<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://auranusantara.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://auranusantara.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>KNPI Dumai Gelar Tabligh Akbar Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4102/knpi-dumai-gelar-tabligh-akbar-sambut-tahun-baru-islam-1448-hijriah</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Dumai menggelar Tabligh Akbar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 12 Juni 2026, pukul 19.30 WIB di Masjid Al&#45;Falah, Jalan Budi Kemuliaan, Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tabligh Akbar ini turut menghadirkan penceramah nasional, Ustaz Dennis Lim Setiawan, yang dikenal luas melalui dakwahnya di berbagai daerah di Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini turut mengusung tema “Hijrah Pemuda, Menguatkan Ukhuwah dan Menebarkan Syiar Islam untuk Dumai yang Berkah”.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/6a2cfdaab4df5.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Ketua DPD KNPI Kota Dumai, Nanda Aulia Rahmat, mengatakan bahwa momentum Tahun Baru Islam menjadi waktu yang tepat bagi para pemuda untuk melakukan refleksi diri sekaligus memperkuat nilai&#45;nilai keislaman dalam kehidupan sehari&#45;hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami ingin menjadikan peringatan 1 Muharram sebagai momentum kebangkitan pemuda untuk terus berhijrah ke arah yang lebih baik, baik dalam akhlak, kepedulian sosial maupun kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah,” ujar Nanda Aulia Rahmat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat Kota Dumai. KNPI berharap kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan itu dapat memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Melalui Tabligh Akbar ini kami ingin memperkuat tali silaturahmi, membangun persaudaraan, serta menghadirkan ruang dakwah yang menyejukkan bagi seluruh lapisan masyarakat,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nanda menambahkan bahwa kehadiran Ustaz Dennis Lim Setiawan diharapkan mampu memberikan inspirasi dan motivasi kepada generasi muda untuk lebih dekat dengan nilai&#45;nilai agama serta menjadikan hijrah sebagai bagian dari perjalanan hidup yang positif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Semoga kegiatan ini menjadi sarana menambah ilmu, memperkuat keimanan, serta membawa keberkahan bagi Kota Dumai,” tutup Nanda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang diprakarsai DPD KNPI Kota Dumai masa bakti 2025–2028 tersebut diharapkan menjadi salah satu agenda keagamaan yang mampu mempererat hubungan antar warga sekaligus menumbuhkan semangat pemuda dalam menebarkan syiar Islam dan nilai&#45;nilai kebaikan di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/63362071416-img-20260613-wa0037.jpg"/><pubDate>Sat, 13 Jun 2026 13:50:24 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4102/knpi-dumai-gelar-tabligh-akbar-sambut-tahun-baru-islam-1448-hijriah</guid></item><item><title>Anak Tempatan Jadi Penonton, Proyek Pembangunan Tanki Timbun PT. DPA Terancam Di Guncang Aksi Massa</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4101/anak-tempatan-jadi-penonton-proyek-pembangunan-tanki-timbun-pt-dpa-terancam-di-guncang-aksi-massa</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;Proyek pembangunan empat unit tangki timbun milik PT Dumai Paricipta Abadi (PT DPA) yang dikerjakan oleh PT Duta Raya Sejati menuai sorotan tajam dari masyarakat dan pemuda tempatan. Proyek bernilai besar yang berdiri di wilayah Kota Dumai itu diduga tidak memberikan ruang yang layak bagi tenaga kerja lokal dan pemuda tempatan untuk ikut terlibat dalam pekerjaan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kekecewaan masyarakat semakin menguat setelah muncul informasi bahwa mayoritas bahkan diduga seluruh pekerja yang berada di lokasi proyek bukan berasal dari Dumai maupun lingkungan tempatan. Kondisi ini memicu pertanyaan besar mengenai komitmen perusahaan terhadap pemberdayaan tenaga kerja lokal yang selama ini menjadi harapan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perwakilan pemuda tempatan Jalan Bahtera TPI Lama, Bung Ales, menilai kondisi tersebut sebagai bentuk ketidakpedulian terhadap nasib masyarakat sekitar yang hingga kini masih banyak menganggur dan membutuhkan pekerjaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jangan sampai kami masyarakat dan pemuda tempatan hanya menjadi penonton di kampung sendiri. Masih banyak pemuda yang tidak bekerja dan seharusnya mereka diberikan kesempatan untuk ikut bekerja di proyek tersebut,&quot; tegas Bung Ales, Selasa (10/06/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, apabila informasi yang beredar benar, maka kondisi tersebut patut diduga bertentangan dengan semangat Peraturan Daerah Kota Dumai Nomor 10 Tahun 2004 yang mengatur prioritas penggunaan tenaga kerja lokal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kalau benar pekerja lokal tidak dilibatkan, ini jelas melukai rasa keadilan masyarakat. Kami melihat proyek besar berdiri di wilayah kami, tetapi manfaatnya tidak dirasakan oleh warga sekitar,&quot; ujar Bung Ales.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bung Ales juga memperingatkan bahwa kesabaran masyarakat memiliki batas. Ia menegaskan bahwa apabila aspirasi masyarakat terus diabaikan, gelombang aksi massa berpotensi terjadi dalam waktu dekat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kalau seperti ini terus, kami bersama masyarakat dan pemuda akan turun melakukan aksi besar&#45;besaran. Jangan sampai perusahaan menganggap suara masyarakat tempatan tidak penting. Kami ingin hak kami sebagai warga daerah ini dihargai,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Senada dengan itu, sejumlah pemuda tempatan Jalan Bahtera TPI Lama secara kompak menyatakan penolakan terhadap kondisi yang mereka anggap tidak berpihak kepada masyarakat sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami tidak mau menjadi penonton di wilayah kami sendiri. Kami meminta Pemko Dumai, Disnaker Dumai dan DPRD Dumai segera turun tangan. Dengarkan jeritan masyarakat sebelum persoalan ini berkembang menjadi gejolak yang lebih besar,&quot; ujar mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mereka bahkan mengancam akan menggelar demonstrasi besar&#45;besaran apabila tidak ada langkah konkret dari pihak terkait untuk menjawab keresahan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Industrial (HI) Disnaker Dumai, Afrinaidi, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan terkait persyaratan kerja PT Duta Raya Sejati dalam pekerjaan pembangunan tangki timbun di PT DPA.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, upaya konfirmasi kepada pihak kontraktor dan perusahaan belum membuahkan hasil yang memuaskan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manager PT Duta Raya Sejati, Legiman, sebelumnya menyampaikan bahwa pihak HRD akan menghubungi wartawan pada keesokan harinya. Namun hingga berita ini diterbitkan, tidak ada penjelasan lanjutan yang diberikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal serupa juga terjadi saat konfirmasi dilakukan kepada pihak manajemen PT DPA. Pihak perusahaan sempat menyatakan akan mengarahkan komunikasi kepada bagian humas, dan akan mengirimkan no Humas, namun hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan resmi yang disampaikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Minimnya respons dari pihak perusahaan justru semakin menambah tanda tanya publik. Masyarakat kini menunggu langkah tegas dari Pemerintah Daerah dan Instansi terkait untuk memastikan apakah proyek tersebut telah memenuhi ketentuan ketenagakerjaan serta memberikan kesempatan yang adil bagi tenaga kerja lokal sebagaimana yang diharapkan masyarakat Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/76459849598-img-20260610-wa0062.jpg"/><pubDate>Wed, 10 Jun 2026 16:46:38 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4101/anak-tempatan-jadi-penonton-proyek-pembangunan-tanki-timbun-pt-dpa-terancam-di-guncang-aksi-massa</guid></item><item><title>KKN Fakultas Kedokteran UNRI Berupa Pemeriksaan Gratis Dan Sosialisasi Kesehatan Di Kecamatan Bukit Kapur, Camat Haturkan Apresiasi Dan Ucapan Terima Kasih</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4100/kkn-fakultas-kedokteran-unri-berupa-pemeriksaan-gratis-dan-sosialisasi-kesehatan-di-kecamatan-bukit-kapur-camat-haturkan-apresiasi-dan-ucapan-terima-k</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;Fakultas Kedokteran Universitas Riau(UNRI) Laksanakan Kuliah Kerja Nyata pada Puskesmas Kecamatan Bukit Kapur Sebagai Bentuk Pengabdian Masyarakat Merealisasikan Nilai&#45;nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembukaan Dan Pelaksanaan Kegiatan Tersebut Merupakan Sinergi Gerakan Peduli Kesehatan (SIGAP) Bersama Kuliah Kerja Nyata(KKN) Mahasiswa/i Fakultas Kedokteran UNRI Bekerja sama Dengan Puskesmas Bukit Kapur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Scrining TBC, Senam Bersama Serta Sosialisasi Penyakit Tidak Menular yang Di Ikuti Lapisan Masyarakat Kecamatan Bukit Kapur adalah Program Nyata Yang Di Usung.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/6a29309dc6916.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Dalam Kegiatan Tersebut Hadir Langsung Camat Bukit Kapur Ns. Teguh Widodo, S. Kep, MKM , Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Bukit Kapur Netti Darlina, SKM, Kepala Puskesmas Rika Widyana S. Kep, M. Kep Beserta beserta Petugas Scrining, Lurah Bagan Besar, Lurah Bukit Nenas, Lurah Bagan Besar Timur, Babinsa, Bhabinkamtibmas Serta Ketua Kader Di Wilayah Kerja Puskesmas Bukit Kapur.(10/06/2026)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan Sosialisasi Kencing Manis, Kanker, Penyakit Paru Tidak Menular Turut Melengkapi Kegiatan Tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam Kesempatan Tersebut Camat Bukit Kapur Mengungkapkan Harapan dan apresiasinya, Kegiatan Lintas Sektoral ini Meskinya Dapat Terus Berlanjut, Selain Adik&#45;adik Mahasiswa/i Dapat Menyalurkan Studi, Masyarakat Juga Sangat Terbantu, Banyak Manfaat yang di Dapat Untuk Meningkatkan Derajat Kesehatan Secara Optimal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menutup Acara Camat Bukit Kapur Beserta Tim Mengucapkan Ribuan Terima Kasih Kepada Peserta Kuliah Kerja Nyata(KKN) Fakultas Kedokteran UNRI, Puskesmas Bukit Kapur Dan Staff, Kader Serta Seluruh Masyarakat Yang Berpartisipasi Dalam Kegiatan ini.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/25830869708-img-20260610-wa0054.jpg"/><pubDate>Wed, 10 Jun 2026 16:38:48 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4100/kkn-fakultas-kedokteran-unri-berupa-pemeriksaan-gratis-dan-sosialisasi-kesehatan-di-kecamatan-bukit-kapur-camat-haturkan-apresiasi-dan-ucapan-terima-k</guid></item><item><title>Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Dumai Barat Dan Jajaran Laksanakan Pengecekan Perkarangan Pangan Di Wilayah Binaan</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4099/dukung-program-ketahanan-pangan-nasional-polsek-dumai-barat-dan-jajaran-laksanakan-pengecekan-perkarangan-pangan-di-wilayah-binaan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;Mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Dumai Barat melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Ratu Sima melaksanakan pengecekan pekarangan pangan bergizi bersama petani di wilayah binaan, Senin (08/06/2026). Kegiatan ini difokuskan pada pemantauan perkembangan tanaman jagung manis guna memastikan hasil pertanian masyarakat dapat berkembang optimal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Personel Bhabinkamtibmas Kelurahan Ratu Sima Bripka Edy Suryanto turun langsung bersama petani melakukan pengecekan lahan pertanian yang berada di Jalan M H Thamrin RT 04 Kelurahan Ratu Sima, Kecamatan Dumai Selatan. Lahan seluas 20 meter x 25 meter milik R Simatupang tersebut saat ini ditanami jagung manis dengan kondisi tanaman tumbuh subur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Dumai Barat AKP Dedi Nofarizal, S.H., M.H. diwakili Bhabinkamtibmas Kelurahan Ratu Sima Bripka Edy Suryanto menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan dilakukan secara rutin sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan yang dijalankan pemerintah bersama masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kegiatan pengecekan ini terus kami lakukan bersama petani agar perkembangan tanaman dapat dipantau secara langsung serta mengetahui kendala yang dihadapi di lapangan,” ujar Bripka Edy Suryanto.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain memantau kondisi tanaman, kegiatan tersebut juga diisi dengan koordinasi bersama petani terkait pola perawatan tanaman, pemupukan, hingga upaya menjaga produktivitas lahan agar hasil panen nantinya dapat lebih maksimal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pendampingan kepada petani menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional, karena keberhasilan sektor pertanian dimulai dari perhatian terhadap lahan produktif masyarakat,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sinergi antara Bhabinkamtibmas dan petani diharapkan terus terjalin melalui kegiatan pendampingan dan monitoring berkala, sehingga pekarangan pangan bergizi yang dikelola masyarakat dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik bersama petani, kami optimistis hasil pertanian masyarakat dapat meningkat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah,” tutup Bripka Edy Suryanto.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/81852511101-img-20260608-wa0034.jpg"/><pubDate>Mon, 08 Jun 2026 12:37:22 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4099/dukung-program-ketahanan-pangan-nasional-polsek-dumai-barat-dan-jajaran-laksanakan-pengecekan-perkarangan-pangan-di-wilayah-binaan</guid></item><item><title>Kantor Bea Dan Cukai Dumai Gagalkan Penyelundupan Muatan Ilegal 427 Koli Pakaian Bekas Asal Malaysia</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4098/kantor-bea-dan-cukai-dumai-gagalkan-penyelundupan-muatan-ilegal-427-koli-pakaian-bekas-asal-malaysia</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;Sebagai wujud nyata komitmen menjaga perbatasan negara dari masuknya barang&#45;barang ilegal dan dilarang, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui gugus tugas Patroli Laut Terpadu &quot;Jaring Sriwijaya 2026&quot; berhasil menggagalkan penyelundupan sarana pengangkut KM. Bintang Mas 88.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapal tersebut kedapatan membawa muatan ilegal berupa pakaian bekas (ballpress) sebanyak kurang lebih 427 koli asal Malaysia yang ditujukan ke Tanjung Balai Asahan, Sumatra Utara. Penindakan gemilang ini merupakan hasil kolaborasi dan sinergi strategi berskala besar yang melibatkan berbagai unsur, antara lain Direktorat Penindakan dan Penyidikan, Kantor Wilayah DJBC Riau, Kantor Wilayah DJBC Sumatra Utara, Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau, Pangkalan Sarana Operasi (Pangsarop) Bea Cukai Tanjung Balai Karimun, KPPBC Tipe Madya Pabean C Teluk Nibung, serta KPPBC Tipe Madya Pabean B Dumai.(08/06/2026)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/6a264d37e2c2e.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan sharing data intelijen dalam gugus tugas Ops Jaring Sriwijaya (JS) 2026, diperoleh informasi adanya upaya penyelundupan ballpress dari Malaysia dengan tujuan Tg Balai Asahan/pesisir timur Sumut menggunakan KM. Bintang Mas 88, dan ditindaklanjuti dengan kesiapsiagaan segenap unsur patroli laut sejak tgl 29 Mei 2026. Pada Rabu, 03 Juni 2026 sekitar pukul 11.00 WIB, diperoleh informasi spesifik dan peka waktu bahwa target telah melintasi Selat Malaka dengan haluan mengarah ke perairan perbatasan Sumatra Utara dan Riau. Menanggapi hal tersebut, taktik penyekatan dan kolaborasi strategi segera diluncurkan secara serentak pada pukul 11.30 WIB. Satgas Patla Teluk Nibung menggunakan armada BC 15031 dan BC 1508 segera bergerak langsung dari Teluk Nibung, sementara Satgas Patla Riau dengan armada BC 9004 yang sedang melakukan ronda laut meluncur dari Dumai, dan Satgas Patla Kepri dengan armada BC 20005 bergerak cepat dari posisi Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah melakukan pengejaran secara intensif (hot pursuit), pada pukul 17.00 WIB, Satgas Patla Teluk Nibung berhasil mendeteksi dan melakukan pemeriksaan awal terhadap KM. Bintang Mas 88 di Perairan Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kapal mengangkut muatan berupa pakaian bekas (ballpress) sebanyak kurang lebih 427 koli tanpa dilindungi dokumen kepabeanan yang sah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya, pada pukul 17.45 WIB, Satgas Patla BC 9004 Riau tiba di lokasi untuk bergabung, disusul perkuatan posisi dari Satgas Patla BC 20005 Kepri di radius kurang lebih 3 mil laut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tepat pada pukul 19.00 WIB, kapal target beserta 5 orang kru yang terdiri dari nahkoda, KKM, dan crew berhasil dikuasai sepenuhnya oleh Satgas Patla Bersama. Mengingat kondisi cuaca di laut dan adanya kebocoran pada lambung KM. Bintang Mas 88, petugas segera mengambil tindakan cepat dengan menggiring kapal target menuju Dumai demi keamanan barang bukti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terhadap 5 orang kru kapal tersebut, saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh tim penyidik Kantor Wilayah DJBC Riau bersama Korwas PPNS Polda Riau. Para tersangka saat ini ditahan di Rumah Tahanan Kelas IIB Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perkiraan total nilai komoditi beserta sarana pengangkut kapal yang berhasil diamankan ditaksir mencapai Rp3.900.000.000,&#45; (Tiga Miliar Sembilan Ratus Juta Rupiah). Kasus ini diduga kuat melanggar Pasal 102 huruf a Undang&#45;Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang&#45;Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keberhasilan operasi bersama ini memberikan dampak positif yang signifikan dalam memutus mata rantai penyelundupan secara fisik atas komoditi yang dilarang impornya. Selain itu, langkah tegas ini berkontribusi langsung dalam melindungi masyarakat dari dampak buruk kesehatan, mencegah persaingan pasar yang tidak sehat pada komoditi Tekstil dan Produk Tekstil (TPT), serta memiliki andil besar dalam melindungi industri TPT di dalam negeri.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/54226825470-img-20260608-wa0028.jpg"/><pubDate>Mon, 08 Jun 2026 12:04:03 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4098/kantor-bea-dan-cukai-dumai-gagalkan-penyelundupan-muatan-ilegal-427-koli-pakaian-bekas-asal-malaysia</guid></item><item><title>Lingkar Pemuda Pemudi Dumai Gelar Aksi Di PT. Mayatama Dumai</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4097/lingkar-pemuda-pemudi-dumai-gelar-aksi-di-pt-mayatama-dumai</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;Lingkar Pemuda Pemudi Dumai (LPPD) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor PT Mayatama pada Jumat (5/6/2026). Aksi yang berlangsung dengan tensi tinggi tersebut diikuti oleh puluhan massa yang menyuarakan berbagai tuntutan terkait keberadaan kabel&#45;kabel yang dinilai semrawut dan mengganggu ketertiban di Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam aksi tersebut, massa menyayangkan ketidakhadiran pimpinan PT Mayatama Dumai. Menurut mereka, absennya pimpinan perusahaan menyebabkan berbagai pertanyaan dan tuntutan yang disampaikan tidak memperoleh jawaban yang memadai. Perwakilan perusahaan yang hadir, yakni Humas dan Manajer Operasional, dinilai tidak mampu memberikan penjelasan yang jelas atas persoalan yang dipersoalkan oleh massa aksi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Koordinator Massa, Syafiq As&apos;ha, dengan tegas menyampaikan kekecewaannya terhadap pihak perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/6a24495aeef9b.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&quot;Tidak ada gunanya perwakilan yang dihadirkan di sini karena sangat amat kosong dan tidak bisa menjawab apa&#45;apa terkait tuntutan yang kami sampaikan,&quot; ujar Syafiq As&apos;ha di hadapan massa aksi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Senada dengan itu, Koordinator Aksi, Abdurrahman Haris, menegaskan bahwa pihaknya mendesak PT Mayatama untuk segera melakukan penertiban terhadap kabel&#45;kabel yang dinilai semrawut di berbagai titik Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami meminta seluruh tuntutan yang telah kami sampaikan segera ditindaklanjuti, terutama terkait penertiban kabel&#45;kabel yang semrawut dan mengganggu estetika serta keselamatan masyarakat Kota Dumai,&quot; tegas Abdurrahman Haris.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah melalui penyampaian aspirasi dan dialog antara massa aksi dengan pihak perusahaan, demonstrasi ditutup dengan penandatanganan berita acara tuntutan. Dokumen tersebut ditandatangani oleh Koordinator Massa, Koordinator Aksi, serta Manajer Operasional PT Mayatama sebagai bentuk komitmen untuk menindaklanjuti tuntutan yang diajukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Massa menegaskan akan kembali melakukan langkah lanjutan apabila dalam batas waktu yang telah ditentukan tidak terdapat penyelesaian yang konkret terhadap tuntutan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aksi demonstrasi berlangsung dalam pengawalan aparat keamanan dan berakhir dengan situasi yang tetap kondusif meskipun sempat diwarnai suasana panas dalam penyampaian aspirasi.(rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/3122711587-img-20260606-wa0100.jpg"/><pubDate>Sat, 06 Jun 2026 09:34:22 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4097/lingkar-pemuda-pemudi-dumai-gelar-aksi-di-pt-mayatama-dumai</guid></item><item><title>Pentas Seni Silat Dan Tari Zapin Melayu Meriahkan Kelurahan Mundam, KKSSI Kecamatan Medang Kampai Sukses Lestarikan Budaya Melayu</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4096/pentas-seni-silat-dan-tari-zapin-melayu-meriahkan-kelurahan-mundam-kkssi-kecamatan-medang-kampai-sukses-lestarikan-budaya-melayu</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;Kekerabatan Kesultanan Siak Sri Indrapura (KKSSI) Wilayah Kecamatan Medang Kampai kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya Melayu melalui penyelenggaraan Pentas Seni Silat dan Tari Zapin Melayu yang berlangsung meriah di Lapangan Lampu Colok RT 05, Kelurahan Mundam, Jumat malam (5/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan budaya yang dihadiri utusan KKSSI dari berbagai wilayah, tokoh masyarakat, pejabat pemerintahan, serta para pecinta seni dan budaya Melayu ini berlangsung penuh semangat dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Datok Panglima Perang KKSSI, Nurcahyono alias Batin Alamsyah bin Ramli bin Awaludin bin Kayul bin Gani, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur sekaligus upaya memperkenalkan nilai&#45;nilai budaya Melayu kepada generasi muda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pentas seni silat Melayu ini kami gelar sebagai bentuk apresiasi terhadap sembilan aliran silat yang tampil malam ini, yakni Silat Pukul, Tuah Jebat, Sendeng, Pengian 7 Langkah, Saidina, Langbuana, Silat 21, Bunian Jantan, dan Pawang Lion. Kami berharap kegiatan ini bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga menambah ilmu, wawasan, serta kecintaan masyarakat terhadap budaya Melayu yang sarat nilai sopan santun, keberanian, dan jati diri bangsa,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Datok Temenggung Junaidi Z selaku Ketua Pelaksana. Dalam keterangannya, ia menyampaikan bahwa pentas seni budaya ini merupakan wadah untuk mempererat persaudaraan antarperguruan silat sekaligus menjaga eksistensi budaya Melayu agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami ingin menjadikan kegiatan ini sebagai ruang silaturahmi, persatuan, dan pelestarian budaya. Melalui pentas seni ini, generasi muda dapat mengenal dan mencintai budaya Melayu yang menjadi identitas serta kebanggaan kita bersama,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara tersebut mendapat dukungan penuh dari Datok Setia Amanah Muhammad Amir Muttakin, S.I.P., para Datok, anggota Dewan, serta seluruh Hulubalang KKSSI.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Turut hadir memberikan dukungan dan semangat dalam kegiatan tersebut, yaitu:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Datok Alias Wali Negeri, utusan KKSSI Bukit Batu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Datok Abu Lizar bin Alwi, utusan KKSSI Pulau Rupat Utara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran para utusan dari berbagai wilayah menunjukkan kuatnya ikatan persaudaraan dalam menjaga dan melestarikan budaya Melayu di Bumi Lancang Kuning.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Camat Medang Kampai, Indra Safawi, S.Sos., memberikan apresiasi tinggi terhadap terselenggaranya kegiatan budaya tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pemerintah Kecamatan Medang Kampai sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan KKSSI ini. Pentas seni budaya seperti ini memiliki nilai positif yang besar dalam menjaga warisan budaya Melayu, memperkuat persatuan masyarakat, serta membentuk karakter generasi muda agar tetap mengenal akar budayanya. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi agenda budaya yang membanggakan bagi Medang Kampai,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara juga dihadiri oleh Lurah Kelurahan Mundam, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta para pecinta seni budaya Melayu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di kesempatan yang sama, Sandi Pratama, tokoh muda silat Melayu Kota Dumai sekaligus guru salah satu perguruan silat, menyampaikan harapannya agar kegiatan serupa terus dilaksanakan secara berkesinambungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Silat Melayu bukan hanya seni bela diri, tetapi juga pendidikan karakter, adab, dan jati diri Melayu. Melalui kegiatan seperti ini, generasi muda dapat memahami nilai&#45;nilai luhur yang diwariskan para pendahulu. Kami berharap pentas budaya seperti ini terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi daerah lainnya,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pentas Seni Silat dan Tari Zapin Melayu yang berlangsung hingga malam hari tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Penampilan para pesilat dan penari zapin berhasil memukau penonton yang memadati lokasi acara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan ini, KKSSI Medang Kampai berharap kecintaan terhadap budaya Melayu semakin tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat sehingga warisan leluhur tetap terjaga.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/85695607971-img-20260606-wa0035.jpg"/><pubDate>Sat, 06 Jun 2026 18:22:53 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4096/pentas-seni-silat-dan-tari-zapin-melayu-meriahkan-kelurahan-mundam-kkssi-kecamatan-medang-kampai-sukses-lestarikan-budaya-melayu</guid></item><item><title>PT. MMJ Salurkan 5 Ekor Sapi Kurban Untuk Darul Aman Dan Tanjung Kapal, Wujud Kepedulian Sosial Di Hari Raya Idul Adha</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4095/pt-mmj-salurkan-5-ekor-sapi-kurban-untuk-darul-aman-dan-tanjung-kapal-wujud-kepedulian-sosial-di-hari-raya-idul-adha</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(RUPAT) &#45; &lt;/strong&gt;Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, semangat kepedulian sosial kembali ditunjukkan dunia usaha kepada masyarakat. PT Marita Makmur Jaya (MMJ) menyalurkan bantuan hewan kurban melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat Desa Darul Aman dan Kelurahan Tanjung Kapal, Kecamatan Rupat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam program bantuan tahun 2026 ini, PT MMJ menyerahkan sebanyak lima ekor sapi kurban, terdiri dari tiga ekor sapi untuk Desa Darul Aman dan dua ekor sapi untuk Kelurahan Tanjung Kapal. Penyerahan bantuan dilakukan pada 26 Mei 2026 dan diterima langsung oleh panitia kurban serta perwakilan pemerintah setempat.&lt;br&gt;Khusus di Desa Darul Aman, tiga ekor sapi jantan yang sehat dan memenuhi syarat syariat kurban diserahkan secara simbolis oleh perwakilan manajemen PT MMJ kepada panitia kurban di tiga masjid. Kegiatan tersebut turut disaksikan Sekretaris Desa, kepala dusun, dan panitia kurban setempat.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/6a19a6e32688c.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Program bantuan hewan kurban ini merupakan bagian dari komitmen tahunan PT MMJ dalam menjalankan program CSR di bidang keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Tahun 2026 menjadi tahun kelima pelaksanaan program tersebut sejak pertama kali dijalankan perusahaan sebagai bentuk kepedulian dan kedekatan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah Desa Darul Aman menyambut hangat bantuan tersebut. Kepala Desa Darul Aman, Nurazmi, S.A.P., yang diwakili Sekretaris Desa Ibrahim, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada manajemen PT MMJ atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/6a19a6ef3ec1f.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;“Kami atas nama Pemerintah Desa dan seluruh masyarakat Desa Darul Aman mengucapkan terima kasih yang sebesar&#45;besarnya kepada manajemen PT MMJ. Bantuan sapi kurban ini adalah bukti nyata kepedulian perusahaan terhadap warga kami.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Insyaallah, amanah ini akan kami kelola dengan baik dan daging kurbannya akan didistribusikan secara adil kepada warga yang berhak menerima.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Semoga kerja sama dan kebaikan ini membawa berkah, serta PT MMJ semakin maju,” ujar Ibrahim.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan terus terjalin dengan baik demi mendukung pembangunan sosial dan meningkatkan kesejahteraan warga.&lt;br&gt;Sementara itu, pihak PT MMJ berharap bantuan hewan kurban tersebut tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan ibadah Idul adha, tetapi juga mampu menghadirkan kebahagiaan dan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat dalam menyambut hari besar keagamaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Proses penyembelihan dan pendistribusian daging kurban dijadwalkan berlangsung pada 27 Mei 2026 dan akan dikelola langsung oleh panitia kurban di tiga masjid, yakni Masjid Baiturrahim, Masjid Nurul Ilham, dan Masjid Nurul Iman.&lt;br&gt;Melalui program CSR yang berkelanjutan ini, PT MMJ diharapkan dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta memperkuat hubungan harmonis dengan lingkungan sekitar perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/54309414922-img-20260529-wa0050.jpg"/><pubDate>Fri, 29 May 2026 21:47:38 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4095/pt-mmj-salurkan-5-ekor-sapi-kurban-untuk-darul-aman-dan-tanjung-kapal-wujud-kepedulian-sosial-di-hari-raya-idul-adha</guid></item><item><title>Penih Khidmat, Rutan Dumai Gelar Sholat Idul Adha Dan Penyembelihan Hewan Kurban</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4094/penih-khidmat-rutan-dumai-gelar-sholat-idul-adha-dan-penyembelihan-hewan-kurban</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;Suasana penuh khidmat menyelimuti Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai saat pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah yang diikuti oleh seluruh warga binaan dan petugas, Rabu (27/5). Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelaksanaan Sholat Idul Adha ini menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta mempererat kebersamaan antara petugas dan warga binaan. Bertindak sebagai imam dan khatib, menyampaikan pesan tentang makna pengorbanan, keikhlasan, serta pentingnya menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi menyampaikan bahwa perayaan Idul Adha di lingkungan Rutan Dumai tidak hanya menjadi kegiatan ibadah semata, namun juga sarana pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/6a16d93ee1671.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;“Momentum Idul Adha mengajarkan nilai keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan semangat positif bagi seluruh warga binaan untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Enang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usai pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban yang dilaksanakan di area Rutan Dumai. Hewan kurban yang disembelih kemudian dibagikan kepada warga binaan serta masyarakat yang membutuhkan di sekitar lingkungan rutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jumlah hewan kurban yang disembelih tahun ini sebanyak 6 ekor, yang terdiri dari 3 ekor sapi dan 3 ekor kambing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Proses penyembelihan dilakukan sesuai syariat Islam dengan melibatkan petugas dan panitia kurban secara gotong royong. Suasana kebersamaan tampak begitu terasa selama rangkaian kegiatan berlangsung.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/91234293775-img-20260527-wa0021.jpg"/><pubDate>Wed, 27 May 2026 18:45:17 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4094/penih-khidmat-rutan-dumai-gelar-sholat-idul-adha-dan-penyembelihan-hewan-kurban</guid></item><item><title>Faptekal Dukung Langkah Wasnaker Bongkar Tuntas Kasus Laka Kerja PT. Ivo Mas Tunggal</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4093/faptekal-dukung-langkah-wasnaker-bongkar-tuntas-kasus-laka-kerja-pt-ivo-mas-tunggal</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;Kasus kecelakaan kerja (Laka Kerja) yang terjadi di area KCP PT Ivo Mas Tunggal pada 5 Maret 2026 lalu kini tidak lagi dipandang sebagai sekadar insiden biasa. Peristiwa yang menyebabkan seorang pekerja mengalami cedera berat hingga tangannya harus diamputasi akibat tergilas mesin konveyor memunculkan desakan keras agar fakta&#45;fakta di balik kejadian tersebut dibuka secara terang kepada publik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Insiden yang merenggut masa depan seorang pekerja itu dinilai tidak boleh berhenti hanya pada status “musibah” semata. Di tengah besarnya dampak yang ditanggung korban, pertanyaan&#45;pertanyaan serius kini mulai mengemuka: bagaimana sistem keselamatan kerja diterapkan, bagaimana prosedur pengamanan mesin dijalankan, dan apakah ada kelalaian yang luput dari pengawasan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Umum Forum Aksi Peduli Tenaga Kerja Lokal (FAP TEKAL) Dumai, Ismunandar, menegaskan pihaknya mendukung langkah Wasnaker Provinsi Riau bongkar tuntas Kasus Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal. Selasa, (26/05/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami mendukung pihak Wasnaker untuk &amp;nbsp;bongkar tuntas Kasus Laka Kerja PT Ivo Mas Tunggal,&quot; ujar pria yang kerap disapa Ngah Nandar ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, kasus ini harus diusut secara menyeluruh dan profesional agar tidak menyisakan ruang untuk berspekulasi ataupun tanda tanya di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami meminta Wasnaker turun memeriksa secara profesional terkait dugaan kelalaian yang menyebabkan kecelakaan kerja ini bisa terjadi,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menyoroti kronologi yang menurutnya perlu diuji melalui pemeriksaan mendalam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Bagaimana bisa mesin konveyor yang awalnya tidak dalam posisi aktif atau mati, namun tiba&#45;tiba ada yang menghidupkan mesin tersebut saat masih ada pekerja yang sedang melakukan aktivitas di area itu?,&quot; ucap Ismunandar penuh tanda tanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi FAP TEKAL, pertanyaan tersebut bukan sekadar detail teknis, melainkan bagian penting yang harus dijawab secara terbuka. Sebab jika benar ditemukan adanya pelanggaran prosedur atau unsur kelalaian, maka publik menilai harus ada pihak yang bertanggung jawab, bukan sekadar menjadikan insiden tersebut berlalu tanpa kejelasan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami menunggu hasil pemeriksaan agar penyebab dan siapa yang harus bertanggung jawab terhadap dugaan kelalaian ini dapat terungkap secara terang,&quot; tutup Ismunandar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan kerja bukan sekadar formalitas di atas kertas. Ketika sebuah kecelakaan meninggalkan dampak permanen bagi seorang pekerja, publik pun menuntut agar kebenaran tidak berhenti di balik pagar perusahaan, tetapi hadir secara terbuka melalui proses pemeriksaan yang objektif dan transparan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/2891327933-img-20260526-wa0061.jpg"/><pubDate>Tue, 26 May 2026 20:23:11 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4093/faptekal-dukung-langkah-wasnaker-bongkar-tuntas-kasus-laka-kerja-pt-ivo-mas-tunggal</guid></item><item><title>Laporan Bergulir Di Polres Dumai, Dugaan Pelanggaran Pelayaran PT. Indopalm Pasific Industries Di Sorot, Bukti Dan Kesaksian Masuk Ke Penyidik</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4092/laporan-bergulir-di-polres-dumai-dugaan-pelanggaran-pelayaran-pt-indopalm-pasific-industries-di-sorot-bukti-dan-kesaksian-masuk-ke-penyidik</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;Proses hukum terkait dugaan pelanggaran aturan pelayaran yang menyeret nama PT Pacific Indopalm Industries terus bergulir dan kini memasuki tahapan lanjutan. Setelah sebelumnya pada Sabtu, 16 Mei 2026, Forum Aksi Peduli Tenaga Kerja Lokal (FAP Tekal) Dumai melalui Ketua Umumnya, Ismunandar, melaporkan sejumlah pimpinan perusahaan tersebut ke Polres Dumai, perkembangan terbaru menunjukkan langkah penyelidikan mulai berjalan dengan pemanggilan pelapor beserta saksi&#45;saksi untuk dimintai keterangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada Jumat, 22 Mei 2026, pihak Polres Dumai memanggil Ismunandar bersama dua orang eks pekerja PT Indopalm untuk memberikan keterangan di hadapan penyidik. Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses pendalaman terhadap laporan yang telah disampaikan sebelumnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ismunandar menyampaikan bahwa dirinya bersama dua eks pekerja PT Indopalm telah menyerahkan sejumlah bukti pendukung dan memberikan keterangan kepada penyidik kepolisian. Berbagai pertanyaan yang diajukan selama pemeriksaan, menurutnya, telah dijelaskan secara rinci dan dituangkan ke dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Sabtu, (22/05/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut, dua eks pekerja yang hadir sebagai saksi juga menerangkan bahwa pada 22 April 2026 mereka menerima perintah dari pimpinan perusahaan melalui surat perintah tugas untuk melakukan pengawasan dan pengawalan serta mengikuti pelayaran. Namun berdasarkan keterangan yang disampaikan kepada penyidik, pelayaran tersebut diduga dilakukan tanpa adanya Surat Persetujuan Berlayar (SPB) dari instansi berwenang, baik dari KSOP maupun Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak hanya itu, Ismunandar juga meminta pihak kepolisian agar memperluas proses pendalaman dengan memanggil perusahaan pelayaran beserta nahkoda kapal untuk memberikan keterangan secara utuh terkait dokumen perizinan dan kronologi perjalanan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami juga meminta kepada pihak kepolisian untuk memanggil perusahaan pelayaran dan nahkoda kapal agar memberikan keterangan terkait surat izin berlayar atas nama Dedi Irwansyah dan Rudi Setiawan, termasuk menjelaskan kronologis perjalanan sejak keberangkatan dari Pelabuhan Buatan, Kabupaten Siak, hingga tiba di Jetty PT PII Dumai,&quot; ujar Ismunandar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan bahwa FAP Tekal tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan seluruh tahapan pemeriksaan kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jika dalam hasil penyidikan nantinya memang ditemukan adanya pelanggaran terhadap Undang&#45;Undang Pelayaran, maka kami tetap menghormati dan menaati proses hukum yang berlaku. Namun perusahaan juga harus bersiap menyambut aksi berjilid&#45;jilid yang akan kami lakukan di gerbang PT Indopalm Industries Pasifik Lubuk Gaung Dumai,&quot; tegas Ismunandar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kasus ini pun kini menjadi perhatian berbagai pihak dan masih menunggu hasil pendalaman serta langkah lanjutan dari penyidik Polres Dumai terhadap seluruh pihak yang berkaitan dalam perkara tersebut.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/85887999797-img-20260523-wa0049.jpg"/><pubDate>Sat, 23 May 2026 16:31:58 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4092/laporan-bergulir-di-polres-dumai-dugaan-pelanggaran-pelayaran-pt-indopalm-pasific-industries-di-sorot-bukti-dan-kesaksian-masuk-ke-penyidik</guid></item><item><title>Polsek Rupat Cek Perkembangan Tanaman Jagung, Dukung Swasembada Pangan 2026</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4091/polsek-rupat-cek-perkembangan-tanaman-jagung-dukung-swasembada-pangan-2026</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(RUPAT) &#45; &lt;/strong&gt;Dalam upaya mendukung program Swasembada Pangan Tahun 2026 serta Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Polsek Rupat melaksanakan pengecekan perkembangan tanaman jagung di lahan milik Kelompok Tani Harapan Baru, Kelurahan Batu Panjang, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Selasa (19/05/2026).&lt;br&gt;Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Rupat AKP Faisal, S.H., didampingi Bhabinkamtibmas Bripka Angga Bayu Pratama bersama anggota Kelompok Tani Harapan Baru, Riadi.&lt;br&gt;Pengecekan dilakukan pada lahan pertanian seluas 0,7 hektare yang ditanami jagung pipil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, tanaman jagung menunjukkan perkembangan yang cukup baik dan sebagian tanaman mulai memasuki fase berbuah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Rupat AKP Faisal, S.H. mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan produktif masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Polri terus mendorong kelompok tani dan masyarakat untuk memanfaatkan lahan produktif dengan menanam jagung sebagai langkah nyata mendukung ketahanan serta swasembada pangan nasional,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pelaksanaannya, terdapat sejumlah kendala yang dihadapi petani, di antaranya kondisi cuaca kemarau yang menyebabkan keterbatasan pasokan air pada masa awal penanaman. Selain itu, serangan hama monyet juga menjadi tantangan karena merusak buah jagung sehingga pertumbuhan tanaman di beberapa titik kurang merata.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski menghadapi hambatan tersebut, Polsek Rupat bersama kelompok tani tetap berkomitmen melakukan pendampingan dan pengecekan rutin guna memastikan tanaman dapat tumbuh optimal hingga memasuki masa panen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/38972770654-img-20260519-wa0051.jpg"/><pubDate>Tue, 19 May 2026 22:35:20 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4091/polsek-rupat-cek-perkembangan-tanaman-jagung-dukung-swasembada-pangan-2026</guid></item><item><title>Polsek Rupat Kawal Ketahanan Pangan, Tanaman Jagung Mulai Berbuah Meski di Uji Kemarau Dan Hama</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4090/polsek-rupat-kawal-ketahanan-pangan-tanaman-jagung-mulai-berbuah-meski-di-uji-kemarau-dan-hama</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(RUPAT) &#45; &lt;/strong&gt;Dalam upaya mendukung program swasembada pangan nasional serta pelaksanaan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, jajaran Polsek Rupat terus menunjukkan komitmennya dengan turun langsung memantau perkembangan sektor pertanian di wilayah hukumnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dipimpin langsung Kapolsek Rupat, AKP Faisal, SH, tim melakukan pengecekan tanaman jagung pipil di lahan binaan Kelompok Tani Harapan Baru yang berada di Kelurahan Batu Panjang, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Senin (18/5/2026).&lt;br&gt;Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut turut dihadiri Ps. Kanit Binmas AIPTU Ahmad Fauzi serta perwakilan kelompok tani, Riadi. Pemantauan dilakukan di area pertanian seluas sekitar 0,7 hektare yang menjadi bagian dari target besar Gerakan Penanaman Jagung guna memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran aparat kepolisian di tengah para petani menjadi bukti nyata bahwa Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif mendukung sektor strategis seperti pertanian demi kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung terlihat tumbuh cukup baik berkat perawatan rutin yang dilakukan para petani. Bahkan sebagian tanaman telah memasuki fase pembuahan, menandakan harapan besar terhadap hasil panen mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun demikian,&amp;nbsp;&lt;br&gt;perjalanan menuju panen tidak sepenuhnya berjalan mulus. Tim monitoring menemukan sejumlah kendala yang menjadi tantangan utama bagi petani. Faktor cuaca menjadi hambatan terbesar pada awal masa tanam. Musim kemarau yang melanda wilayah Rupat menyebabkan keterbatasan pasokan air sehingga pertumbuhan tanaman tidak berlangsung maksimal dan cenderung tidak merata.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, ancaman hama berupa kawanan monyet juga menjadi persoalan serius. Hewan liar tersebut kerap merusak buah jagung yang sedang berkembang sehingga berpotensi mengurangi kualitas maupun kuantitas hasil panen petani.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Rupat, AKP Faisal, SH, menegaskan bahwa pendampingan yang dilakukan pihak kepolisian merupakan bentuk dukungan penuh terhadap masyarakat dan program pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan.&lt;br&gt;Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan produktif yang dimiliki agar dapat memberikan nilai ekonomi sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kendala seperti cuaca dan gangguan hama memang menjadi tantangan yang harus kita hadapi bersama. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat kita untuk terus bergerak,” ujar AKP Faisal.&lt;br&gt;“Kita berkomitmen penuh untuk terus mendampingi, memantau, dan memastikan program strategis pemerintah ini berjalan sesuai rencana. Kita ingin memastikan setiap jengkal lahan produktif dimanfaatkan sebaik mungkin demi terwujudnya swasembada pangan yang tangguh,” tambahnya.&lt;br&gt;Dengan adanya sinergi antara kepolisian dan masyarakat tani, diharapkan program ketahanan pangan dapat berjalan optimal serta mampu meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah Kecamatan Rupat dan sekitarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/1172441552-img-20260519-wa0059.jpg"/><pubDate>Tue, 19 May 2026 22:30:26 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4090/polsek-rupat-kawal-ketahanan-pangan-tanaman-jagung-mulai-berbuah-meski-di-uji-kemarau-dan-hama</guid></item><item><title>Terkait Penanganan Dugaan Tindak Pidana Laka Kerja Di PT. Ivo Mas Tunggal, Polres Dumai informasikan Proses Tetap Berlanjut</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4089/terkait-penanganan-dugaan-tindak-pidana-laka-kerja-di-pt-ivo-mas-tunggal-polres-dumai-informasikan-proses-tetap-berlanjut</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;Proses penanganan dugaan tindak pidana kecelakaan kerja di PT Ivo Mas Tunggal akan tetap terus berjalan. Informasi tersebut disampaikan pihak Polres Dumai kepada Ketua Forum Aksi Peduli Tenaga Kerja Lokal (FAP&#45;Tekal) Dumai, Ismunandar atau yang akrab disapa Ngah Nandar saat rapat koordinasi di Jalan Pattimura, Selasa 19 Mei 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kasus tersebut menjadi perhatian serius FAP&#45;Tekal setelah seorang pekerja mengalami kecelakaan kerja hingga menyebabkan tangan korban harus diamputasi. Dugaan adanya unsur kelalaian perusahaan pun kini menjadi sorotan dalam proses penanganan yang sedang berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam rapat koordinasi itu, Ngah Nandar menyebut pihaknya menghormati langkah hukum yang sedang dilakukan aparat kepolisian dan berharap seluruh proses dapat berjalan secara profesional serta transparan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami mendapat penjelasan bahwa proses dugaan tindak pidana lakakerja ini masih terus berjalan. Tentunya kami menghormati proses hukum yang sedang dilakukan pihak kepolisian,” ujar Ngah Nandar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, dari hasil penelusuran yang dilakukan FAP&#45;Tekal, ditemukan sejumlah indikasi kelalaian yang dinilai perlu didalami lebih lanjut oleh pihak berwenang, terutama terkait pengawasan keselamatan kerja di area operasional perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menilai kondisi di lapangan memperlihatkan adanya kelemahan pengawasan terhadap mesin kerja yang diduga menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan hingga mengakibatkan pekerja mengalami luka berat permanen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Dugaan yang kami temukan di antaranya kurangnya pengawasan di area kerja sehingga mesin yang seharusnya tidak aktif justru hidup secara tiba&#45;tiba. Selain itu, kami juga menduga ada unsur kesengajaan terkait pekerja yang tidak didaftarkan ke BPJS,” kata Ngah Nandar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski demikian, FAP&#45;Tekal menegaskan tetap menunggu hasil pemeriksaan resmi dari Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Riau sebagai bagian dari proses lanjutan untuk mengungkap dugaan pelanggaran yang terjadi dalam kasus kecelakaan kerja tersebut.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/68715395757-img-20260519-wa0058.jpg"/><pubDate>Tue, 19 May 2026 22:07:08 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4089/terkait-penanganan-dugaan-tindak-pidana-laka-kerja-di-pt-ivo-mas-tunggal-polres-dumai-informasikan-proses-tetap-berlanjut</guid></item><item><title>Alvin Khasogi Pimpin FSPMI Kota Dumai Periode 2026&#45;2031</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4088/alvin-khasogi-pimpin-fspmi-kota-dumai-periode-20262031</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Provinsi Riau resmi mengesahkan dan menetapkan susunan kepengurusan Konsulat Cabang FSPMI Kota Dumai periode 2026–2031. Pengesahan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor Kep. 003/DPW FSPMI RIAU/V/2026 yang ditetapkan di Pelalawan, Riau, pada 5 Mei 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengesahan kepengurusan KC FSPMI Kota Dumai dilakukan sebagai langkah memperkuat keterwakilan, pengembangan, dan pembinaan organisasi serikat pekerja di wilayah Kota Dumai. Struktur kepengurusan baru diharapkan mampu membawa semangat baru dalam memperjuangkan hak serta kesejahteraan pekerja di berbagai sektor industri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam surat keputusan tersebut dijelaskan bahwa pembentukan kepengurusan KC FSPMI Kota Dumai telah melalui Rapat Cabang Khusus yang dilaksanakan di Jalan Tegalega, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai pada 3 Mei 2026. Hasil rapat kemudian menjadi dasar pengajuan pengesahan kepada DPW FSPMI Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;DPW FSPMI Provinsi Riau juga menyebutkan bahwa proses pembentukan struktur kepengurusan telah sesuai dengan garis kebijakan organisasi Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan lampiran surat keputusan, Mhd Alfien Dicky Khasogi ditetapkan sebagai Ketua KC FSPMI Kota Dumai periode 2026–2031. Dalam kepengurusan tersebut turut bergabung sejumlah pengurus lainnya seperti Tamba Parasian Hutabarat sebagai Wakil Ketua I, Aldinod Fenrico Marta sebagai Wakil Ketua II, hingga Hermalinda Purwaningsih sebagai Bendahara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua KC FSPMI Kota Dumai, Mhd Alfien Dicky Khasogi, menyampaikan bahwa amanah yang diberikan akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi memperkuat solidaritas pekerja di Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami akan berupaya menjadikan KC FSPMI Kota Dumai sebagai wadah perjuangan pekerja yang solid, terbuka, dan mampu memperjuangkan hak&#45;hak buruh secara profesional serta bermartabat,” ujar Alfien.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, keberadaan organisasi serikat pekerja memiliki peran penting dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis antara pekerja dan perusahaan, sekaligus menjadi ruang aspirasi bagi para pekerja di berbagai sektor industri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Alfien juga menegaskan bahwa kepengurusan baru akan fokus membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen pekerja, perusahaan, maupun pemerintah daerah agar tercipta iklim ketenagakerjaan yang sehat dan produktif di Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, KC FSPMI Kota Dumai berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya anggota melalui pendidikan organisasi, pelatihan ketenagakerjaan, serta penguatan advokasi terhadap persoalan&#45;persoalan yang dihadapi pekerja di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan terbentuknya kepengurusan baru tersebut, FSPMI Kota Dumai diharapkan semakin aktif memperjuangkan aspirasi pekerja serta memperkuat solidaritas buruh dalam menghadapi tantangan dunia industri yang terus berkembang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran kepengurusan baru juga menjadi momentum bagi organisasi untuk memperluas jaringan perjuangan dan meningkatkan kontribusi nyata terhadap perlindungan hak&#45;hak pekerja di Kota Dumai maupun Provinsi Riau secara umum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;DPW FSPMI Provinsi Riau berharap kepengurusan KC FSPMI Kota Dumai periode 2026–2031 dapat menjalankan roda organisasi dengan baik, menjaga kekompakan internal, serta terus menghadirkan program&#45;program yang bermanfaat bagi anggota dan masyarakat pekerja secara luas.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/94032734051-img-20260516-wa0033.jpg"/><pubDate>Sat, 16 May 2026 17:54:04 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4088/alvin-khasogi-pimpin-fspmi-kota-dumai-periode-20262031</guid></item><item><title>Faptekal Seret Pimpinan PT. Pasific Indopalm Industries Ke Polres Dumai Terkait Pelanggaran Ketentuan Pelayaran</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4087/faptekal-seret-pimpinan-pt-pasific-indopalm-industries-ke-polres-dumai-terkait-pelanggaran-ketentuan-pelayaran</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;Polemik dugaan pelanggaran di sektor pelayaran kembali mencuat di Kota Dumai. Kali ini, Ketua Umum FAP TEKAL, Ismunandar, menyatakan pihaknya secara resmi telah melaporkan jajaran pimpinan PT Pacific Indopalm Industries (PII), yakni General Manager (GM) dan HR &amp;amp; GA Manager, ke Polres Dumai terkait dugaan pelanggaran Undang&#45;Undang Pelayaran, Sabtu (16/05/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Laporan tersebut dilayangkan menyusul adanya dugaan penugasan pekerja yang disebut tidak memiliki sertifikasi dan kompetensi pelayaran, namun tetap diperintahkan ikut dalam aktivitas pelayaran perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami FAP TEKAL Dumai resmi melaporkan GM dan HR &amp;amp; GA Manager PT Pacific Indopalm Industries ke Polres Dumai agar menyelidiki adanya dugaan tindak pidana pelanggaran undang&#45;undang pelayaran. Kami memberikan kepercayaan penuh kepada pihak kepolisian untuk mengusut persoalan ini, karena masalah seperti ini sangat merugikan pekerja atau buruh,&quot; tegas Ismunandar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Ismunandar, laporan tersebut mengacu pada dugaan penugasan terhadap dua pekerja, yakni Rudi Setiawan yang menjabat sebagai Tank Farm Operator dan Dedi Irwansyah sebagai Security Officer. Keduanya disebut diperintahkan pada 22 April 2026 oleh pihak perusahaan melalui Muhammad Iqbal selaku HR &amp;amp; GA Manager untuk melakukan pengawasan, pengawalan, sekaligus mengikuti pelayaran menggunakan BG Tongkang COMET 09/TB METEOR 09 dari Pelabuhan Astra&#45;Buatan menuju Dumai atau PII&apos;s Jetty.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;FAP&#45;TEKAL menilai penugasan tersebut menimbulkan pertanyaan serius, lantaran kedua pekerja itu diduga tidak memiliki sertifikasi maupun kompetensi sebagaimana dipersyaratkan dalam ketentuan pelayaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ini bukan persoalan administratif biasa. Jika benar ada pekerja yang tidak memiliki kompetensi pelayaran namun ditugaskan dalam kegiatan pelayaran, maka aspek keselamatan kerja dan keselamatan pelayaran patut dipertanyakan. Jangan sampai pekerja dijadikan tameng ataupun &apos;tumbal&apos; dari kebijakan yang berpotensi menyalahi aturan,&quot; lanjutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Atas dasar itu, FAP&#45;TEKAL meminta Kapolres Dumai untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan mengambil langkah hukum apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku, termasuk dugaan pelanggaran terhadap Undang&#45;Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran yang mengatur sistem angkutan perairan, keselamatan, keamanan, dan perlindungan lingkungan maritim.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut perlindungan hak pekerja serta standar keselamatan dalam aktivitas pelayaran.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/38983433435-img-20260516-wa0026.jpg"/><pubDate>Sat, 16 May 2026 16:25:01 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4087/faptekal-seret-pimpinan-pt-pasific-indopalm-industries-ke-polres-dumai-terkait-pelanggaran-ketentuan-pelayaran</guid></item><item><title>Potongan Ojol Dipereteli 8 Persen, Kapan Mulai Berlakunya?</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4086/potongan-ojol-dipereteli-8-persen-kapan-mulai-berlakunya</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(PURWAKARTA) &#45; &lt;/strong&gt;Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 yang mengatur tarif potongan ojek online. Jika kini pasukan ojol harus menyetor 20 persen, ke depannya hanya 8 persen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapan kebijakan itu mulai berlaku?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hingga sekarang, potongan aplikasi untuk ojol masih 20 persen alias belum ada perubahan. Menurut Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) perubahan komisi dari 20 ke 8 persen untuk mitra driver kemungkinan berlaku mulai bulan depan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Mudah&#45;mudahan Juni (bisa diterapkan),” ujar Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor di Gedung BP Jamsostek, Jakarta, dikutip dari CNN Indonesia, Senin (11/5).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Afriansyah, pemanggilan para aplikator akan dilakukan dalam waktu dekat. Tujuannya untuk mendengar pendapat sebelum kebijakan diimplementasikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ini akan segera kita panggil, karena Perpres&#45;nya ini sendiri kan baru keluar kemarin dan insya Allah kita akan sesuai dengan arahan Presiden, 8 persen pemotongan,” tuturnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dia mengklaim, sejauh ini aplikator belum ada yang menyampaikan keberatan secara terbuka ke Kemenaker. Meski demikian, pihaknya tetap akan memanggil mereka untuk memastikan pandangan secara terbuka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ini dalam proses, kami sedang melakukan komunikasi dengan pihak aplikator besar, ya. Tapi mereka sudah tahu. Ini akan segera kita panggil,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam peringatan Mayday 2026, Lima Konfederasi Serikat Pekerja terbesar hadir di Monas. Diantaranya, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dengan mengusung sebelas tuntutan. Dari sebelas tuntutan, Turunkan Potongan Tarif Ojol menjadi 10 persen adalah salah satunya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pidatonya saat peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Monumen Nasional, Presiden Prabowo menyampaikan ketidaksetujuannya terhadap skema potongan dua digit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen, harus di bawah 10 persen.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Presiden, para pengemudi ojol bekerja keras setiap hari, menghadapi risiko kecelakaan, kemacetan, cuaca buruk, hingga tekanan target pendapatan. Karena itu, pembagian hasil harus lebih adil.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/11632342621-20260503_091148-1.jpg"/><pubDate>Tue, 12 May 2026 17:50:50 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4086/potongan-ojol-dipereteli-8-persen-kapan-mulai-berlakunya</guid></item><item><title>Dugaan Pelanggaran Pelayaran PT. Pasific Indopalm Industries Di Seret Ke KSOP Kelas I Dumai, Faptekal Soroti Pekerja Tanpa Sertifikasi Ikut Berlayar</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4085/dugaan-pelanggaran-pelayaran-pt-pasific-indopalm-industries-di-seret-ke-ksop-kelas-i-dumai-faptekal-soroti-pekerja-tanpa-sertifikasi-ikut-berlayar</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;Gelombang sorotan terhadap PT Pacific Indopalm Industries terus membesar. Setelah sebelumnya surat permohonan hearing resmi dilayangkan ke DPRD Kota Dumai, kini perusahaan tersebut kembali diterpa dugaan persoalan serius yang menyeret sektor pelayaran. Forum Aksi Peduli Tenaga Kerja Lokal (Fap Tekal) Dumai resmi melaporkan dugaan pelanggaran pelayaran ke Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Dumai usai muncul pengaduan adanya pekerja non pelaut yang ikut diberangkatkan dalam pelayaran kapal tongkang diduga tanpa dibekali sertifikasi maupun dokumen resmi pelaut sebagaimana yang diwajibkan dalam aturan keselamatan pelayaran nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Laporan tersebut muncul setelah adanya pengaduan dari dua pekerja perusahaan yakni Rudi Setiawan yang menjabat sebagai Tank Farm Officer dan Dedi Irwansyah selaku Security Officer. Keduanya diduga diperintahkan pihak perusahaan untuk melakukan pengawasan dan pengawalan sekaligus ikut dalam pelayaran BG Tongkang COMET 09/TB METEOR 09 dari Pelabuhan Astra Buatan menuju Dumai – PII’s Jetty pada 22 April 2026 lalu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Parahnya, kedua pekerja tersebut diduga tidak memiliki sertifikasi, kompetensi, maupun dokumen resmi pelaut sebagaimana diwajibkan dalam ketentuan Undang&#45;Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran. Perintah itu disebut berasal dari Muhammad Iqbal selaku HR &amp;amp; GA Manager perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Umum Fap Tekal Dumai, Ismunandar menegaskan pihaknya meminta KSOP Kelas I Dumai segera melakukan pemeriksaan atas dugaan pelanggaran yang dinilai sangat fatal tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ini bukan sekadar persoalan administrasi biasa. Dunia pelayaran memiliki aturan ketat terkait keselamatan dan kompetensi. Kalau benar pekerja non&#45;pelaut diikutsertakan dalam pelayaran tanpa BST, tanpa sijil, dan tanpa dokumen pelaut, maka ini sangat berbahaya dan patut diproses sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegas Ismunandar. Jum&apos;at, (08/05/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, Undang&#45;Undang Pelayaran secara tegas melarang perusahaan mempekerjakan seseorang di atas kapal tanpa kompetensi dan dokumen resmi pelaut. Bahkan, perusahaan maupun pihak terkait dapat dikenakan sanksi pidana penjara hingga denda ratusan juta rupiah apabila terbukti melanggar ketentuan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain ancaman pidana, Fap Tekal juga menyoroti potensi sanksi administratif berupa penahanan kapal, pembekuan izin usaha hingga pencabutan izin operasional perusahaan apabila hasil pemeriksaan menemukan adanya pelanggaran serius.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Keselamatan pelayaran tidak boleh dipermainkan. Jangan sampai pekerja yang tidak memiliki kompetensi pelaut justru ditempatkan dalam aktivitas berisiko tinggi di atas kapal. Ini menyangkut nyawa manusia,” lanjutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fap Tekal juga mengingatkan bahwa mulai tahun 2026 regulasi pelayaran semakin diperketat, termasuk kewajiban sertifikat Basic Safety Training (BST) sesuai standar International Maritime Organization (IMO).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mereka menilai, apabila dugaan tersebut benar terjadi, maka tindakan itu tidak hanya melanggar aturan pelayaran nasional, tetapi juga menunjukkan lemahnya pengawasan terhadap keselamatan kerja di sektor maritim.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami berharap KSOP Kelas I Dumai menindaklanjuti laporan ini secara profesional dan transparan demi menjaga marwah keselamatan pelayaran serta perlindungan terhadap tenaga kerja,” tutup Ismunandar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat dikonfirmasi, pihak Management PT Pacific Indopalm Industries belum ada memberikan tanggapan maupun jawaban hingga berita ini diterbitkan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/43826610316-img-20260508-wa0053.jpg"/><pubDate>Fri, 08 May 2026 19:31:08 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4085/dugaan-pelanggaran-pelayaran-pt-pasific-indopalm-industries-di-seret-ke-ksop-kelas-i-dumai-faptekal-soroti-pekerja-tanpa-sertifikasi-ikut-berlayar</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Perluas Program Pengelolaan Mangrove Dan Pelatihan Vokasi, Komitmen Nyata Dukung Pembangunan Berkelanjutan</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4084/pertamina-patra-niaga-perluas-program-pengelolaan-mangrove-dan-pelatihan-vokasi-komitmen-nyata-dukung-pembangunan-berkelanjutan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;PT Pertamina Patra Niaga melalui Fungsi Project R&amp;amp;P Dumai terus memperkuat komitmennya dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) &amp;nbsp;di wilayah operasional Kota Dumai. Komitmen ini dibuktikan melalui Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) Project Sustainability &amp;amp; Community Development Initiative antara Pertamina Patra Niaga dengan Universitas Riau dan Badan Latihan Kerja Provinsi Riau Tahun 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penandatanganan PKS dilaksanakan di Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Riau pada 30 April 2026 oleh Sr. Project Manager New DHT Complex Dumai, Basuki Winarno &amp;nbsp;dengan dan Kepala LPPM Universitas Riau Prof. Dr. Mubarak, M. Si serta Ketua pengurus KPRI BLK Provinsi Riau, Andy Kurniawan, ST.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69fdd025cc8be.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Kolaborasi ini menjadi bentuk komitmen nyata perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kota Dumai yang difokuskan pada dua sektor utama, yakni pengelolaan biodiversitas melalui konservasi mangrove dan &amp;nbsp;pengembangan kawasan eco&#45;eduwisata, serta pemberdayaan dan peningkatan kapasitas masyarakat. Program tersebut mencakup pelatihan keterampilan, pendampingan masyarakat, penguatan kewirausahaan, hingga pengembangan model pembangunan berbasis keberlanjutan yang nantinya akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional Perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sr. Project Manager New DHT Complex Dumai, Basuki Winarno mengatakan bahwa Kolaborasi ini diharapkan mampu menjadi salah satu bentuk implementasi Program Strategic Initiative Direktorat Infrastruktur, Proyek &amp;amp; Asset Integrity PT Pertamina Patra Niaga &amp;nbsp;yaitu PRASAKTI KARYA SADHANA. “Kolaborasi ini diharapkan menjadi wadah transfer pengetahuan, penguatan kompetensi, serta menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan melalui pendekatan partisipatif dan inklusif,” ujar Basuki.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, penandatanganan PKS ini menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem kolaboratif antara dunia industri, akademisi, dan lembaga pelatihan vokasi dalam menghadirkan program&#45;program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69fdd035d97d7.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;“Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan implementasi program sustainability dan community development dapat berjalan secara efektif, terukur, dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah secara berkelanjutan,” tambah Basuki.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada sektor lingkungan, PT Pertamina Patra Niaga bersama Universitas Riau melanjutkan program pengelolaan biodiversitas mangrove yang telah berjalan sejak 2023 untuk mendukung pengembangan Eco Edupark Dumai sebagai pusat &amp;nbsp;edukasi, penelitian, dan wisata mangrove &amp;nbsp;berbasis lingkungan. Sejak program tersebut bergulir, Fungsi Project R&amp;amp;P Dumai Pertamina Patra Niaga turut berkontribusi mendukung pelestarian ekosistem mangrove melalui program biodiversitas dan forestasi lewat kegiatan penanaman, pemeliharaan, dan pembibitan secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada tahun ini, program pengelolaan mangrove tersebut diperkuat melalui penanaman 2.000 bibit mangrove serta pembangunan infrastruktur jembatan di kawasan pesisir Kampus UNRI Purnama. Inisiatif ini tidak hanya mendukung pelestarian biodiversitas pesisir, tetapi juga memperkuat fungsi mangrove sebagai pelindung alami kawasan pantai dari abrasi dan dampak perubahan iklim. Langkah tersebut menjadi bagian penting komitmen Perusahaan dalam implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan sekaligus mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69fdd04e3cc5f.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Di sektor pembangunan sosial, melalui kerjasama dengan BLK Provinsi Riau, &amp;nbsp;Pertamina Patra Niaga &amp;nbsp;Fungsi Project R&amp;amp;P Dumai akan menghadirkan program pelatihan operator listrik industri untuk masyarakat di lima kelurahan ring 1 Perusahaan, diantaranya yaitu Kelurahan Tanjung Palas, Jaya Mukti, Buluh Kasap, Laksamana, dan Bukit Datuk. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi teknis sekaligus memperkuat daya saing tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan industri, seiring dengan posisi Kota Dumai sebagai salah satu kawasan Industri nasional. Inisiatif ini &amp;nbsp;menjadi wujud nyata komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Patra Niaga Project R&amp;amp;P Dumai dan Kilang Pertamina Dumai dalam menghadirkan kebermanfaatan sosial dan penciptaan nilai tambah untuk masyarakat, khususnya di wilayah sekitar operasional Project R&amp;amp;P Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga melalui Fungsi Project R&amp;amp;P Dumai juga telah melaksanakan pelatihan pengelasan SMAW 3G pada Juni 2025 serta pelatihan tata boga pada 2024 sebagai bagian dari program pengembangan kapasitas masyarakat yang dijalankan secara berkelanjutan. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui inisiatif kolaborasi ini, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya tidak hanya dalam penyediaan suplai energi sekaligus menjaga ketahanan energi nasional, tetapi juga menciptakan kebermanfaatan jangka panjang bagi masyarakat, baik dari aspek sosial, ekonomi, maupun lingkungan sejalan dengan penerapan tata kelola perusahaan yang baik.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/77011049240-img-20260508-wa0036.jpg"/><pubDate>Fri, 08 May 2026 19:00:30 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4084/pertamina-patra-niaga-perluas-program-pengelolaan-mangrove-dan-pelatihan-vokasi-komitmen-nyata-dukung-pembangunan-berkelanjutan</guid></item><item><title>Cetak Milestone Di Kuartal II 2026,Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Lifting LPG Reborn Ke Depot LPG</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4083/cetak-milestone-di-kuartal-ii-2026pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-lifting-lpg-reborn-ke-depot-lpg</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;Di tengah dinamika geopolitik global sepanjang 2026 yang memengaruhi stabilitas pasokan dan harga energi, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) menunjukkan peran strategisnya dalam memenuhi kebutuhan energi masyarakat serta ketahanan energi nasional. Hal ini diwujudkan lewat lifting/pengiriman produk LPG Reborn sebesar 500 MT ke Depot Gas LPG Dumai melalui jaringan pipa pada Selasa (5/5).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peresmian lifting kembali LPG Reborn dari Kilang Pertamina Dumai ini ditandai secara simbolis melalui penekanan sirine oleh Direktur Operasi Kilang PT PPN, Didik Bahagia, dalam rangkaian kunjungan kerja (Management Walkthrough) ke Kilang Dumai yang bertepatan dengan Apel Siaga Grand Safety Talk Turn Around (TA) Mayor 2026. “Capaian ini merupakan respons nyata atas tantangan ketidakpastian pasokan energi global serta meningkatnya kebutuhan energi dalam negeri, yang menempatkan LPG sebagai komoditas strategis dan membutuhkan penguatan dari sisi produksi domestik,” ujar Didik Bahagia.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69fbe539301e8.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Didik turut mengapresiasi dedikasi dan kerja keras seluruh Perwira Kilang Dumai atas capaian lifting LPG Reborn tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini mencerminkan kemampuan Kilang Dumai dalam menjawab tantangan global sekaligus menjaga keandalan pasokan energi nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan lifting LPG reborn ini merupakan respon cepat Kilang Dumai dalam melihat ketidakpastian pasokan energi global serta meningkatnya kebutuhan energi dalam negeri. Sebagai salah satu komoditas krusial yang sangat dibutuhkan masyarakat atau para pelaku usaha, termasuk UMKM, pasokan LPG perlu diperkuat melalui peningkatan produksi domestik. Melalui optimalisasi unit proses, Kilang Dumai kembali mampu memproduksi dan melaksanakan lifting LPG sebagai kontribusi nyata dalam menjaga ketahanan dan kemandirian energi nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;General Manager PT PPN Kilang Dumai, Iwan Kurniawan, menjelaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan keandalan operasional dan kinerja fasilitas. “Melalui peremajaan sarana dan fasilitas, serta optimalisasi kualitas dan kuantitas produk LPG, pada April 2026 Kilang Dumai kembali berhasil melaksanakan lifting LPG Reborn ke Integrated Terminal LPG Dumai,” ujar Iwan.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69fbe54a86eed.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Keberhasilan lifting LPG reborn ini, lanjut Iwan, tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi seluruh Perwira Kilang Dumai serta dukungan dari masyarakat. “Semoga kontribusi dari Kilang Dumai dalam memenuhi kebutuhan LPG dapat memberikan manfaat yang sebesar&#45;besarnya bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” sambungnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Capaian ini menjadi milestone penting bagi Kilang Pertamina Dumai pada kuartal II 2026 sekaligus melanjutkan keberhasilan Februari 2024 yang &amp;nbsp;berhasil mencatatkan tonggak penting dengan terlaksananya produksi dan penyaluran LPG kepada konsumen. Hal ini menjadi bukti nyata kapabilitas Kilang Dumai dalam mendukung pemenuhan kebutuhan energi nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kendati sempat terhenti, melalui upaya optimasi &amp;nbsp;serta peningkatan keandalan fasilitas yang dilakukan secara kontinu dan konsisten, pada April 2026 Kilang Dumai kembali mencatatkan capaian penting dengan berhasil memproduksi LPG ke Terminal Domestic Gas Dumai. Keberhasilan ini mencerminkan sinergi dan ketangguhan seluruh Perwira, sekaligus mempertegas peran Kilang Dumai sebagai kilang strategis di wilayah Sumbagut dalam menjaga kesinambungan pasokan energi bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69fbe55937b38.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations, &amp;amp; CSR PPN Kilang Dumai, Tengku Muhammad Rum menambahkan bahwa dengan ketidakpastian kondisi geopolitik saat ini, stabilitas energi nasional juga dapat semakin diperkuat dengan dukungan seluruh masyarakat melalui gerakan bijak menggunakan energi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk memulai perilaku bijak menggunakan energi sebagai upaya kita bersama menjaga stabilitas energi nasional,” pungkas Muhamammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai juga berkomitmen menjaga keandalan operasional serta memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan guna memastikan distribusi energi berjalan aman, lancar, dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/84378624879-img-20260507-wa0009.jpg"/><pubDate>Thu, 07 May 2026 17:38:42 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4083/cetak-milestone-di-kuartal-ii-2026pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-lifting-lpg-reborn-ke-depot-lpg</guid></item><item><title>Kelurahan Rimba Sekampung Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Manfaatkan Pekarangan Sebagai Sumber Pangan Bergizi</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4082/kelurahan-rimba-sekampung-dukung-ketahanan-pangan-nasional-manfaatkan-pekarangan-sebagai-sumber-pangan-bergizi</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;Gerakan penguatan ketahanan pangan terus dilaksanakan di Kota Dumai Khususnya Kecamatan Dumai Kota dengan memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan bergizi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Kota, Bhabinkamtibmas turun langsung melakukan pengecekan Perkarangan Bergizi sebagai bagian dari upaya nyata mendukung ketahanan pangan nasional, Kamis pagi, 7 Mei 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Rimba Sekampung BRIPKA RYAN AKBAR dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Dumai kota BRIPKA F.S TAMBUNAN yang aktif mendampingi masyarakat dalam mengembangkan lahan produktif berbasis ketahanan pangan.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69fb2c65cc1d0.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Kehadirannya tidak sekadar memantau, tetapi juga menjadi penggerak semangat warga dalam mengoptimalkan potensi pekarangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perkarangan yang dikunjungi berada di Kelurahan Rimba Sekampung Jalan Belimbing RT 13 milik warga bernama Bapak Asrul Chaniago dan Kelurahan Dumai Kota Jalan Dahlia RT 08 Milik Sdri Nora Elida Lubis. Di lokasi tersebut, tanaman jenis Cabai ,Terong, Sayur Kale dan Tomat tumbuh hijau dan subur, menjadi salah satu contoh keberhasilan program ketahanan pangan di tingkat masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Suasana penuh keakraban terlihat saat Bhabinkamtibmas berdialog langsung dengan Pemilik Perkarangan Bergizi, membahas teknik perawatan hingga kendala yang dihadapi. Pendekatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan melalui kolaborasi yang berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program pekarangan pangan bergizi yang dijalankan ini menjadi salah satu strategi dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga. Selain mampu memenuhi kebutuhan sehari&#45;hari, hasil panen juga berpotensi meningkatkan ekonomi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69fb2c825da9f.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Bhabinkamtibmas Kelurahan Rimba Sekampung dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Dumai Kota yang mewakili Kapolsek Dumai Kota IPTU MUHAMMAD DIQBAL &amp;nbsp;S.H., M.H. menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan Bagian dukungan Polsek Dumai Kota terhadap program ketahanan pangan/ Perkarangan Bergizi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Dengan semangat kebersamaan, kami berharap ketahanan pangan di wilayah ini semakin meningkat dan mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman dan kondusif. Pendampingan serta pengecekan akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan keberhasilan program sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Dumai Kota.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/91386326570-img-20260506-wa0058.jpg"/><pubDate>Wed, 06 May 2026 18:57:03 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4082/kelurahan-rimba-sekampung-dukung-ketahanan-pangan-nasional-manfaatkan-pekarangan-sebagai-sumber-pangan-bergizi</guid></item><item><title>Program Ketahanan Pangan Polsek Tambusai</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4081/program-ketahanan-pangan-polsek-tambusai</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(ROHUL)&#45; &lt;/strong&gt;Swasembada pangan merupakan prioritas utama dalam program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang bertujuan mewujudkan kemandirian pangan dan memperkuat ketahanan nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Strategi ini fokus pada peningkatan produksi pangan dalam negeri, optimalisasi sumber daya pertanian, serta pembangunan infrastruktur irigasi untuk mencapai kedaulatan pangan pada tahun 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam rangka mendukung Program tersebut diatas &amp;nbsp;Polsek Tambusai bekerja sama dengan PT. PSA dalam &amp;nbsp;Ketahanan pangan di wilayah Kec. Tambusai sebagai wujud dari Kecintaan Polsek Tambusai Terhadap &amp;nbsp;kelompok &amp;nbsp;petani di PT. PSA untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polsek Tambusai berkomitmen &amp;nbsp;akan terus melakukan &amp;nbsp;pendampingan langsung kepada para petani sebagai wujud nyata Polisi Cinta Petani melalui &amp;nbsp;kegiatan yang dilaksanakan yaitu pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil jenis monokultur di &amp;nbsp;perkebunan PT. PSA &amp;nbsp;Kecamatan Tambusai.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/80520356267-img-20260506-wa0028.jpg"/><pubDate>Wed, 06 May 2026 10:12:37 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4081/program-ketahanan-pangan-polsek-tambusai</guid></item><item><title>Pernyataan Sikap FSPMI Terhadap Permenaker No. 7 Tahun 2026 Tentang Alih Daya</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4080/pernyataan-sikap-fspmi-terhadap-permenaker-no-7-tahun-2026-tentang-alih-daya</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(JAKARTA) &#45; &lt;/strong&gt;Presiden FSPMI, Suparno SH., menyampaikan sejumlah catatan kritis dan keberatan mendalam terkait implementasi Permenaker No. 7 Tahun 2026 tentang Alih Daya. FSPMI menilai regulasi ini berpotensi merugikan hak&#45;hak pekerja dan menciptakan ketidakpastian hukum di lingkungan kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Poin Keberatan Utama:&lt;br&gt;Ketidakjelasan Definisi Operasional (Pasal 3 Ayat 2):&lt;br&gt;Khususnya pada huruf (e) mengenai &quot;layanan penunjang operasional&quot;, redaksi ini dinilai multitafsir. Hal ini akan memicu perdebatan internal di perusahaan dalam menentukan hal tersebut akan menjadi perdebatan diinternal perusahaan terkait mana yang pekerjaan penunjang dan mana yang bukan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dominasi Disnaker dan Pengabaian Peran Buruh (Pasal 5):&lt;br&gt;Berdasarkan Pasal 5 Ayat (2), (3), dan (4), kewenangan mutlak dalam menentukan sah atau tidaknya jenis pekerjaan penunjang berada di tangan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) melalui mekanisme pencatatan perjanjian. FSPMI menilai, Disnaker belum tentu memahami kondisi riil di setiap perusahaan. Memberikan kewenangan ini sepenuhnya kepada Disnaker ibarat memberikan &quot;cek kosong&quot; dalam menentukan jenis&#45;jenis pekerjaan penunjang tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lemahnya Sanksi Hukum:&lt;br&gt;Berbeda dengan Permenaker No. 19 Tahun 2012 yang memiliki konsekuensi hukum kuat, Permenaker No. 7 Tahun 2026 hanya mengatur sanksi administratif. Ketiadaan sanksi yang tegas diprediksi akan meningkatkan angka pelanggaran oleh perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tuntutan FSPMI:&lt;br&gt;&#45; Pasal 3 Ayat (2) huruf € Permenaker No. 7 Tahun 2026 tentang Alih Daya DIHAPUS&lt;br&gt;&#45; Pasal 5 Ayat (2), (3) dan (4) harus DIREVISI yang pada intinya adalah agar Perusahaan dan Serikat Pekerja dapat diikutsertakan dalam menentukan jenis&#45;jenis pekerjaan penunjang tersebut dan ada harus konsekuensi hukum apabila Perusahaan melanggar Pasal 3 ayat (2) maka pekerja nya berubah statusnya menjadi pekerja tetap atau PKWTT&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/21332330479-fb_img_1778036485086.jpg"/><pubDate>Wed, 06 May 2026 10:05:35 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4080/pernyataan-sikap-fspmi-terhadap-permenaker-no-7-tahun-2026-tentang-alih-daya</guid></item><item><title>Direktur Operasi Kilang PT. Pertamina Patra Niaga Pimpin Apel Grand Safety Talk Turn Around Mayor 2026 Kilang Dumai</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4079/direktur-operasi-kilang-pt-pertamina-patra-niaga-pimpin-apel-grand-safety-talk-turn-around-mayor-2026-kilang-dumai</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;Kegiatan pemeliharaan kilang berskala besar atau Turn Around Mayor PT Pertamina Patra Niaga Refinery Dumai (Kilang Pertamina Dumai) yang berlangsung sejak 1 Mei 2026 menjadi salah satu agenda strategis nasional guna menjaga keandalan operasional kilang dalam rangka menjaga keberlanjutan energi nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam melaksanakan proyek besar ini, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menegaskan komitmennya terhadap penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai aspek penting keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang dijalankan secara secara konsisten dan tanpa kompromi. Hal ini ditandai dengan digelarnya Apel Grand Safety (GST) Talk Turn Around Mayor 2026, yang dilaksanakan di Lapangan Main Office Kilang Dumai, Selasa (5/5)&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69f9c055c3c2b.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Apel Grand Safety Talk tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Operasi PT Pertamina Patra Niaga, Didik Bahagia. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat bagi seluruh pekerja, mitra kerja, dan kontraktor bahwa keselamatan merupakan fondasi utama dalam setiap pekerjaan, khususnya pada pekerjaan yang bersifat besar, kompleks, dan penuh tantangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya harapkan TA Mayor ini dapat kita laksanakan hingga selesai dengan capaian zero accident, on quality, on time, dan on budget. Pentingnya aspek HSSE dalam pemenuhan target tersebut menjadikan tanggung jawab kita bersama untuk terus menjaga kesadaran dan semangat budaya HSSE,” ujar Didik.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69f9c070b1b32.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut, Didik mendorong seluruh pihak yang terlibat untuk berkomitmen dalam penerapan HSSE melalui implementasi HSSE Golden Rules, yaitu PIP (Patuhi, Intervensi, dan Peduli), 10 Corporate Life Saving Rules (CLSR), serta 9 Perilaku Wajib. Selain itu, pekerja juga diingatkan untuk menerapkan personal risk assessment BETUAH, mendukung upaya zero plastic dan good housekeeping (GHK), serta melaksanakan Toolbox Meeting, sosialisasi JSA, inspeksi peralatan, PSSR dan program&#45;program lain yang berhubungan dengan Aspek HSSE.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya yakin dengan perencanaan yang matang, kerja sama yang solid, disiplin dalam eksekusi, dan komitmen keselamatan yang tinggi, kita mampu menyelesaikan Turn Around Mayor ini dengan hasil terbaik: aman, andal, tepat mutu, tepat waktu, dan zero accident,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan GST Kilang Dumai ini dihadiri oleh General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit II Dumai, Iwan Kurniawan; SMOM RU II Dumai, Isnandhi Dwi Saputra; Chief HSSE PT Pertamina Patra Niaga, Gelar Winayawidhi Suganda; VP Reliability PT Pertamina Patra Niaga, Eko Sunarno; Pjs VP R&amp;amp;PO, Akhmad Syaiful Hasan; serta Senior Manager TA PT Pertamina Patra Niaga, Poltak Alexander S. Kegiatan ini juga diikuti oleh Subkoordinator Keselamatan Instalasi Hilir Migas Kementerian ESDM, M. Bharata Purnama Putra; Inspektur Migas Kementerian ESDM, Satya Wicaksana; serta jajaran pemangku kepentingan di Kota Dumai, termasuk TNI/Polres Dumai, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69f9c09a0402f.jpg&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam laporannya, General Manager PT PPN RU II Dumai, Iwan Kurniawan menyampaikan bahwa pelaksanaan TA Mayor 2026 Kilang Dumai berlangsung selama 42 hari on to on, termasuk dari shut down hingga start up kembali kilang pada 11 Juni mendatang. “Durasi pekerjaan telah dibuat secara terperinci dan telah dilakukan alignment pekerjaan dengan Direksi Pengawas maupun Kontraktor,” ujar Iwan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelaksanaan TA Mayor Kilang Dumai mencakup unit Hydro Skimming Complex (HSC), Hydrocracking Complex (HCC), Heavy Oil Complex (HOC), serta bagian Utilities. Proyek pekerjaan ini telah disusun secara terukur dan terencana secara menyeluruh, serta mematuhi seluruh regulasi dan prosedur yang berlaku. Selain itu, terkait dengan aspek HSSE &amp;nbsp;Perusahaan juga telah menyusun Risk Assessment dan JSA terhadap semua paket pekerjaan serta telah dilakukan MCU dan Safety Induction untuk semua pekerja yang terlibat.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69f9c0b8ab380.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Resmi digelarnya GST TA Mayor Kilang Dumai ditandai dengan penyerahan bendera K3, serta penyerahan simbolis Alat Pelindung Diri (APD), Surat Izin Kerja Aman (SIKA), JSA serta vitamin kepada perwakilan kontraktor dan Safetyman TA Kilang Dumai sebagai bentuk komitmen terhadap penerapan sistem kerja yang aman dan terukur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bertepatan dengan peringatan International Firefighters Day (IFFD) pada 4 Mei 2026, manajemen juga memberikan apresiasi kepada tim Fire Brigade Kilang Dumai melalui penyematan pita secara simbolis. Apresiasi ini menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan kesiapsiagaan dalam menjaga keselamatan, tidak hanya di lingkungan operasional kilang, tetapi juga bagi masyarakat dan lingkungan sekitar wilayah operasional Perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai wujud kepedulian sosial, Kilang Pertamina Dumai turut menyerahkan santunan senilai Rp30 Juta kepada tiga panti asuhan di Kota Dumai. Inisiatif ini turut mencerminkan komitmen &amp;nbsp;serta upaya perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat sekaligus menciptakan nilai tambah berkelanjutan melalui program tanggung jawab sosial yang berdampak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan Apel Grand Safety Talk Turn Around Mayor 2026 kemudian ditutup dengan pembacaan pesan&#45;pesan keselamatan oleh dua anak pekerja Kilang Dumai. Pesan tersebut menjadi pengingat kuat bagi seluruh pekerja akan pentingnya bekerja secara selamat sebagai bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga, dan lingkungan kerja, sekaligus memperkuat awareness selama pelaksanaan TA Mayor 2026.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/73615413293-img-20260505-wa0019.jpg"/><pubDate>Tue, 05 May 2026 17:04:52 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4079/direktur-operasi-kilang-pt-pertamina-patra-niaga-pimpin-apel-grand-safety-talk-turn-around-mayor-2026-kilang-dumai</guid></item><item><title>PHK Sepihak Mencuat, Faptekal Seret PT.Pasifik Indopalm Industri Hearing Ke DPRD</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4078/phk-sepihak-mencuat-faptekal-seret-ptpasifik-indopalm-industri-hearing-ke-dprd</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;Skandal ketenagakerjaan yang diduga sarat pelanggaran mencuat ke permukaan di Kota Dumai. Forum Aksi Peduli Tenaga Kerja Lokal (Fap Tekal) secara resmi menyeret PT Pacifik Indopalm Industries ke hadapan DPRD Kota Dumai melalui permohonan hearing, setelah menerima laporan serius dari pekerja yang mengaku dipecat secara sepihak tanpa pesangon, di tengah dugaan kelalaian fatal perusahaan dalam menjamin keselamatan kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dua buruh tersebut, Rudi Setiawan (Tank Farm Operator) dan Dedi Irwansyah (Security Officer) yang bekerja di PT Pacifik Indopalm Industries, dikabarkan mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) secara mendesak tanpa pesangon. Alasan yang digunakan perusahaan disebut&#45;sebut karena kelalaian yang dianggap merugikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, tudingan itu justru dibantah keras oleh Ketua Umum Fap Tekal, Ismunandar. Ia menilai, persoalan ini bukan sekadar kelalaian pekerja, melainkan indikasi kuat adanya kegagalan sistem dari pihak perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Bagaimana mungkin pekerja disalahkan, sementara mereka ditugaskan menjaga tongkang di tengah perairan Selat Dumai tanpa jaminan keselamatan yang jelas?. Ini patut dipertanyakan,” tegas Ismunandar. Selasa, (05/05/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fap Tekal mengungkapkan, kedua pekerja tersebut ditugaskan untuk mengamankan Tongkang Komet 09 di wilayah perairan, sebuah tugas yang dinilai berisiko tinggi. Dari hasil analisis mereka, terdapat sejumlah dugaan pelanggaran serius yang justru mengarah pada kelalaian perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mulai dari tidak diterapkannya Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), hingga dugaan penyalahgunaan standar keamanan ISPS Code yang semestinya diperuntukkan bagi pengamanan fasilitas pelabuhan, bukan operasional kapal yang berlayar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak hanya itu, Fap Tekal juga menyoroti ketiadaan sertifikasi penting bagi pekerja yang ditugaskan di wilayah perairan, seperti Basic Safety Training (BST), Survival Craft and Rescue Boat (SCRB), hingga Medical First Aid (MEFA).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ini bukan sekadar kelalaian administratif. Ini menyangkut keselamatan nyawa pekerja. Perusahaan diduga abai, bahkan terkesan melempar tanggung jawab kepada buruh,” lanjut Ismunandar dengan nada tajam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Atas dasar itu, Fap Tekal mendesak PT Pacifik Indopalm Industries untuk segera membayarkan pesangon kepada pekerja yang di&#45;PHK secara sepihak. Mereka juga meminta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Dumai untuk tidak tinggal diam dan memberikan sanksi tegas atas dugaan penyalahgunaan kewenangan terkait sertifikasi dan kompetensi pelayaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak berhenti di situ, Fap Tekal juga meminta DPRD Kota Dumai segera memanggil sejumlah pihak terkait dalam forum hearing, di antaranya Dinas Tenaga Kerja Provinsi Riau, Dinas Tenaga Kerja Kota Dumai, KSOP Kelas I Dumai, serta pimpinan PT Pacifik Indopalm Industries.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Perusahaan seharusnya bercermin sebelum melontarkan tuduhan tanpa dasar kuat. Dalam kasus ini, justru pekerja yang menjadi korban karena tidak dijaminnya keselamatan dan kesehatan kerja,” tegasnya lagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, pihak manajemen PT Pacifik Indopalm Industries membenarkan adanya persoalan tersebut. Namun, mereka mengarahkan agar penyelesaian dilakukan melalui mediasi di Dinas Tenaga Kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pagi iya ada… mereka sudah saya arahkan ke Disnaker untuk mediasi,” tulis pihak manajemen singkat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika ditanya lebih jauh mengenai kronologi kejadian, termasuk apakah pekerja tersebut benar menjalankan tugas di tengah perairan, pihak perusahaan justru enggan memberikan penjelasan rinci.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Nanti saja kita ketemuan di Disnaker,” jawabnya singkat, tanpa menyentuh inti persoalan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sikap tertutup ini pun semakin memantik tanda tanya besar. Publik kini menunggu, apakah DPRD Kota Dumai akan benar&#45;benar turun tangan mengurai polemik ini, atau justru kasus ini akan tenggelam tanpa kejelasan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/13247596562-img-20260505-wa0013.jpg"/><pubDate>Tue, 05 May 2026 15:42:11 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4078/phk-sepihak-mencuat-faptekal-seret-ptpasifik-indopalm-industri-hearing-ke-dprd</guid></item></channel></rss>