<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://auranusantara.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://auranusantara.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026,Bukti Nyata Komitmen Dukung Pembangunan Daerah</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4069/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-raih-peringkat-pertama-kontributor-terbesar-pad-dumai-2026bukti-nyata-komitmen-dukung-pembangunan-daerah</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;Komitmen PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) dalam mendukung pembangunan daerah melalui kontribusi perpajakan &amp;nbsp;kembali menorehkan pengakuan. Pada Upacara Hari Jadi Kota Dumai ke&#45;27 Tahun, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai menerima penghargaan sebagai kontributor terbesar pertama untuk Pendapatan Asli Daerah Kota Dumai melalui PBB&#45;P2 (Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan)Tahun 2026. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi RU II Dumai terhadap pembayaran PBB–P2 dengan total nilai lebih dari Rp 134 miliar, yang diberikan langsung oleh Wali Kota Dumai, H. Paisal, SKM, MARS, kepada General Manager PT Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Iwan Kurniawan di Halaman Kantor Walikota Dumai, Senin (27/4/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penyerahaan penghargaan ini merupakan bagian dari implementasi HUT ke&#45;27 Kota Dumai yang mengusung tema “SDM Unggul, Infrastruktur Berkelanjutan”, sekaligus menjadi bentuk apresiasi Pemko Dumai kepada para wajib pajak kontributif yang memiliki kepatuhan tertinggi sekaligus berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69ef69d30d443.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Dumai, H. Paisal, SKM, MARS, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh wajib pajak yang telah berkontribusi memperkuat kemandirian fiskal daerah untuk kemajuan pembangunan daerah yang berkelanjutan. &quot;Terima kasih kepada seluruh wajib pajak, baik pribadi maupun badan usaha. Kontribusi Anda adalah faktor penentu kemandirian fiskal kita untuk membangun infrastruktur yang berkelanjutan,&quot; ujar Paisal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;General Manager PT Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, Iwan Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya sebagai pimpinan RU II Dumai berterimakasih kepada bapak Walikota atas penghargaan sebagai kontribusi pajak terbesar di Kota Dumai. Mudah&#45;mudahan ini bisa membangun sama&#45;sama Kota Dumai. Tentu kita mensupport, mudah&#45;mudahan kilang juga semakin sukses dan bisa lebih banyak berkontribusi untuk Kota Dumai,” ujar Iwan.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69ef69e206df9.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Penghargaan ini semakin menegaskan komitmen Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dalam menjalankan kewajiban perpajakan daerah secara transparan, patuh, dan bertanggung jawab sebagai bagian dari komitmen tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relation, &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Tengku Muhammad Rum menambahkan ini membuktikan bahwa Kilang Dumai tidak hanya berkomitmen dalam penyediaan energi nasional, tetapi juga mendukung menciptakan nilai tambah &amp;nbsp;pembangunan daerah melalui program&#45;program Pemko Dumai, yakni Dumai Berkhidmat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Penghargaan ini menjadi motivasi untuk kami terus menjaga kepatuhan dan meningkatkan kontribusi positif. Kami berharap kontribusi ini dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan Kota Dumai,” pungkas Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menjadi salah satu dari tiga perusahaan yang meraih penghargaan kategori Kontributor PAD Terbesar yang diberikan oleh Wako Dumai. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain melalui kontribusi pajak, komitmen Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dalam mendukung pembangunan daerah serta pemberdayaan SDM yang unggul juga diwujdkan melalui program Tanggung Jawab Sosial (TJSL) Perusahaan yang berkelanjutan. Berbagai program unggulan yang berfokus pada 4 pilar, meliputi Pertamina Cerdas (pendidikan), Pertamina Sehat (kesehatan), Pertamina Hijau (lingkungan), dan Pertamina Berdikari (pemberdayaan ekonomi).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejumlah program unggulan seperti pemberdayaan nelayan, pendidikan kesetaraan paket C, pelatihan satpam Gada Pratama dan sertifikasi K3, pendampingan UMKM serta pencegahan stunting di Kelurahan Tanjung Palas, Jaya Mukti, dan Mundam terus dijalankan secara berkelanjutan guna memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar wilayah operasi. Inisiatif ini selaras dengan komitmen perusahaan dalam mendukung agenda global Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/16960585530-img-20260427-wa0051.jpg"/><pubDate>Mon, 27 Apr 2026 20:51:46 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4069/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-raih-peringkat-pertama-kontributor-terbesar-pad-dumai-2026bukti-nyata-komitmen-dukung-pembangunan-daerah</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4068/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-dukung-sinergi-pengendalian-karhutla-di-kota-dumai</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) menegaskan komitmennya dalam kesiapsiagaan mendukung pemerintah dalam upaya mitigasi pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kota Dumai. Komitmen ini dibuktikan lewat dukungan penuh Kilang Dumai sebagai tuan rumah pelaksanaan Apel Siaga Pengendalian Karhutla Tahun 2026 di Dumai yang dilaksanakan di Lapangan Bapor Komplek Perumahan Pertamina (Komperta) Bukit Datuk, Minggu (26/4).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dukungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga keandalan operasional kilang sebagai Objek Vital Nasional (Obvitnas) dalam memenuhi pasokan energi, serta memastikan keselamatan lingkungan dan masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;General Manager PT Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, Iwan Kurniawan, menyampaikan bahwa pengendalian karhutla tidak hanya menjadi isu lingkungan, tetapi juga berkaitan langsung dengan keberlangsungan operasional dan keselamatan.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69ee3e77cc5cc.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;“Karhutla merupakan risiko nyata yang harus diantisipasi secara serius karena berdampak langsung terhadap keandalan operasional dan keselamatan lingkungan dan masyarakat. Dampak asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan pekerja, yang dapat berdampak pada aktivitas operasional kilang. Melalui fungsi HSSE, kami terus memperkuat kesiapsiagaan, baik dari sisi personel, peralatan, maupun sistem respons cepat di lapangan demi menjaga kinerja operasional tetap andal sekaligus melindungi masyarakat,” ujar Iwan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apel Siaga Pengendalian Karhutla 2026 di Kota Dumai dipimpin langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) dan &amp;nbsp;diikuti lebih dari 500 personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, serta dihadiri &amp;nbsp;perwakilan berbagai korporasi. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto, Kapolres Dumai, Dandim 0320 Dumai, serta sejumlah undangan lainnya. Keterlibatan lintas sektor ini mencerminkan kesiapsiagaan kolektif Kota Dumai &amp;nbsp;dalam menghadapi potensi karhutla, seiring dengan ancaman cuaca ekstrem yang berlangsung sepanjang 2026.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69ee3e95cf80b.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Dalam arahannya, KLH/BPLH mengatakan sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi mengalami puncak musim kemarau mulai bulan Juli 2026 yang diprediksi bertepatan dengan fenomena El Nino dan mengakibatkan periode ini menjadi jauh lebih kering. Ia menegaskan bahwa keterpaduan, sinergi, serta aksi nyata seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Mengingat kondisi kejadian kebakaran hutan dan lahan di Riau telah terjadi sejak awal tahun 2026, oleh karena itu kita perlu menyiapkan upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan secara terpadu dan sinergis. Peran Swasta dibutuhkan untuk menambah kekuatan yang sudah ada saat ini yaitu TNI/Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, sehingga pelaksanaan pengendalian kebakaran hutan dan lahan dapat terwujud,” tegas Hanif&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69ee3ea8ea9f2.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Dalam penanggulangan karhutla di Kota Dumai, sepanjang tahun 2026 termasuk pada periode siaga Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1447 Hijriah, Kilang Dumai telah menangani sejumlah titik karhutla yang tersebar di Tanjung Palas, Parit Paman, hingga Kelurahan Bukit Timah. Penanganan dilakukan dengan mengerahkan tim Fire Brigade Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, yang diperkuat dengan armada Auxiliary Fire Truck (AFT) serta dukungan suplai air lebih dari 10 trip pemadaman dengan kapasitas rata&#45;rata 5.000–6.000 liter per trip. Durasi penanganan bervariasi, mulai dari sekitar 1 hingga lebih dari 2 jam, tergantung pada kondisi dan luas area terbakar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain penanganan langsung di lapangan, keterlibatan aktif Kilang Dumai dalam mendukung penanggulangan karhutla di Kota Dumai juga diwujudkan dengan penguatan sarana prasarana pemadaman di wilayah lahan gambut yang memiliki tingkat risiko tinggi mudah terbakar dan sulit dipadamkan. Pada 25 maret 2026 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai telah menyerahkan hibah dua unit nozzle gambut kepada Kepolisian Resor (Polres) Dumai. Sebelumnya, RU II Dumai juga telah menyalurkan 10 unit nozzle gambut,3 unit mini portable pump dan 5 roll fire hose (selang pemadam api) kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69ee3ebc9b527.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Nozzle gambut merupakan inovasi yang dikembangkan oleh perwira Pertamina dari Kilang Dumai dan Kilang Sungai Pakning. Alat ini dirancang untuk menginjeksikan air ke dalam tanah guna memadamkan api bawah permukaan (underground fire) hingga tiga kali lebih cepat dibandingkan metode konvensional. Inovasi ini telah memperoleh penghargaan Dharma Karya Muda 2021 dari Kementerian ESDM.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam apel siaga tersebut, Kilang Dumai juga mengerahkan dua pleton personel dari fungsi HSSE dan security. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Manager HSSE Kilang Dumai Syahrial Okzani serta Area Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR Tengku Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui berbagai langkah tersebut, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menegaskan komitmennya untuk terus terlibat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla melalui kolaborasi lintas sektor, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan dan ketahanan energi nasional.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/61081085418-img-20260426-wa0076.jpg"/><pubDate>Sun, 26 Apr 2026 23:35:19 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4068/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-dukung-sinergi-pengendalian-karhutla-di-kota-dumai</guid></item><item><title>Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4067/perkuat-kesadaran-ekologis-pesisir-dosen-jurusan-sosiologi-gelar-pengabdian-di-sdn-3-rupat-utara</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(RUPAT UTARA) &#45; &lt;/strong&gt;Tim dosen Jurusan Sosiologi Universitas Riau melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan menyasar siswa sekolah dasar di wilayah pesisir sebagai upaya menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini. Kegiatan ini berlangsung di SDN 3 Rupat Utara, Desa Teluk Rhu, pada Sabtu (24/04/2026), dengan melibatkan 47 siswa kelas VI.&lt;br&gt;&lt;br&gt;kegiatan pengbdian ini langsung dipimpin oleh Rina Susanti, S.Sos., M.Si., yang memiliki fokus kajian pada Sosiologi Lingkungan dan Kebencanaan, turut bergabung juga dalam tim pengabdian yakni Dr. Dian Kurnia Anggreta, S.Sos., M.Si., Drs. Yoskar Kadarisman, serta Yusuf Krisman Gea, S.Tr.Sos., M.Kesos., dengan dukungan lima mahasiswa.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pemilihan SDN 3 Rupat Utara sebagai mitra didasarkan pada letaknya yang berada di kawasan pesisir Desa Teluk Rhu. Sekaligus dikenal dengan Desa Wisata dengan daya Tarik pesisir dan pantai. Kondisi ini, dinilai strategis untuk membangun kesadaran ekologis pada generasi muda yang hidup berdampingan langsung dengan ekosistem laut.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Anak&#45;anak pesisir memiliki kedekatan yang kuat dengan laut dan pantai. Penting membentuk pemahaman dan kepedulian mereka sejak dini agar mampu menjaga lingkungan sebagai ruang hidup, Terutama dari permasalahan sampah yang menjadi persoalan lingkungan saat ini” ujar Rina Susanti di sela kegiatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69ed9da12bed3.jpg&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan pengabdian ini dikemas secara interaktif dan partisipatif. Rangkaian acara dimulai dengan penyampaian materi di dalam kelas mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir, jenis dan bahaya sampah bagi laut dan pantai, dilanjutkan dengan permainan edukatif berupa tebak jenis sampah untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang klasifikasi limbah. Kegiatan kemudian ditutup dengan aksi bersih pantai dan praktik langsung memilah sampah disepanjang pantai desa Teluk Rhu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pendekatan ini bertujuan tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan kebiasaan positif siswa dalam menjaga lingkungan. Antusiasme siswa terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung, terutama saat terlibat dalam permainan dan aksi lapangan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kepala SDN 3 Rupat Utara, Warni Arfian, S.Pd.SD., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilai memberi manfaat nyata bagi siswa, khususnya mereka yang tinggal di kawasan pesisir yang kian menghadapi persoalan sampah. Ia juga berharap kerja sama serupa dapat berlanjut dengan melibatkan para guru sebagai sasaran berikutnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa kami. Anak&#45;anak antusias karena mendapatkan pengetahuan langsung dari dosen Universitas Riau, selain dari guru nya di sekolah. Mereka juga senang bisa terlibat dalam aksi di pantai, mengumpulkan dan memilah sampah berdasarkan jenisnya. Pemahaman siswa kami semakin kuat. Ke depan, kami berharap ada program lanjutan yang juga menyasar guru, mengingat pentingnya pembinaan berkelanjutan dalam pendidikan lingkungan,” ujarnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Melalui kegiatan ini, Dosen Jurusan Sosiologi Universitas Riau menegaskan komitmennya dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat yang berbasis pada kebutuhan dan potensi lokal. Edukasi lingkungan di wilayah pesisir diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun generasi yang lebih peduli terhadap keberlanjutan ekosistem laut, terutama di Provinsi Riau yang memiliki bentang pesisir luas dan berbatasan langsung dengan negara tetangga, Malaysia.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/6030292525-img-20260426-wa0025.jpg"/><pubDate>Sun, 26 Apr 2026 12:09:38 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4067/perkuat-kesadaran-ekologis-pesisir-dosen-jurusan-sosiologi-gelar-pengabdian-di-sdn-3-rupat-utara</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyatakan Tekan Emosi Dan Tingkatkan Efisiensi Energi</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4066/pertamina-patra-niaga-kilang-sungai-pakning-optimalkan-sistem-flaring-bukti-nyatakan-tekan-emosi-dan-tingkatkan-efisiensi-energi</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;PT Pertamina Patra Niaga Niaga Refinery Unit Dumai Produksi Sungai Pakning terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan melalui optimalisasi sistem flaring di Unit Operasi CDU Kilang Sungai Pakning.(22/04/2026)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program yang mulai diimplementasikan sejak periode Januari hingga Maret 2026 ini difokuskan pada optimasi sistem overhead condenser sebagai langkah strategis dalam menekan pembakaran gas buang (flare) serta mengurangi emisi gas yang terlepas ke atmosfer.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upaya ini dilakukan sebagai respons terhadap pentingnya pengelolaan energi yang lebih efisien, mengingat flare selama ini menjadi salah satu sumber pemborosan energi akibat gas yang tidak termanfaatkan secara optimal. Melalui inovasi ini, perusahaan tidak hanya mengurangi kehilangan energi, tetapi juga meningkatkan recovery yield dari produk bernilai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manager Production PT Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning, Ririanti Safrida, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari transformasi operasional menuju industri energi yang lebih ramah lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69e8b9841ba9a.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;“Optimalisasi sistem flaring ini menjadi salah satu upaya konkret perusahaan dalam mengurangi emisi gas rumah kaca sekaligus meningkatkan efisiensi proses produksi. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang tidak hanya berdampak pada kinerja operasional, tetapi juga mendukung target Net Zero Emission tahun 2060 atau lebih cepat,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara teknis, optimalisasi dilakukan melalui pengaturan sistem kontrol tekanan flare serta peningkatan proses kondensasi off gas menjadi produk yang dapat dimanfaatkan kembali. Dengan pendekatan ini, gas yang sebelumnya terbuang dapat dikonversi menjadi produk bernilai, sehingga memberikan manfaat ekonomi sekaligus lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Implementasi program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam menurunkan emisi gas rumah kaca, sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendukung transisi energi nasional serta pencapaian target Net Zero Emission (NZE).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara terpisah, Area Manager Communication, Relations, &amp;amp; CSR RU II Dumai, Tengku Muhammad Rum menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan operasi yang lebih efisien dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Optimalisasi flaring ini menjadi bukti bahwa setiap proses di kilang terus kami dorong lewat berbagai upaya konkret dan inovasi agar lebih efisien sekaligus ramah lingkungan. Ikhtiar ini tidak hanya memberi dampak untuk peningkatan kinerja operasional, tetapi juga menjadi kontribusi nyata Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan Kilang Sungai Pakning dalam menekan emisi dan mendukung target Net Zero Emission,” pungkas Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui berbagai inovasi berkelanjutan, PT Pertamina Patra Niaga Production Kilang Sungai Pakning terus berupaya menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi tantangan energi masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/55879308586-img-20260422-wa0025.jpg"/><pubDate>Wed, 22 Apr 2026 19:05:50 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4066/pertamina-patra-niaga-kilang-sungai-pakning-optimalkan-sistem-flaring-bukti-nyatakan-tekan-emosi-dan-tingkatkan-efisiensi-energi</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis Di Seluruh Proses Produksi Kliang</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4065/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-pastikan-perempuan-mampu-ambil-peran-strategis-di-seluruh-proses-produksi-kliang</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;Stigma bahwa perempuan hanya identik dengan peran domestik dan tidak mampu bekerja di lingkungan berisiko tinggi kini mulai terpatahkan. Anggapan itu seperti tak lagi punya tempat, dengan melihat realitas di lapangan hari ini. Dibalik raksasa operasional kilang&#45;kilang PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Refinery Unit Dumai yang beroperasi 24 jam tanpa henti, terdapat kontribusi nyata dari para perempuan yang menunjukkan keberanian, ketangguhan, dan profesionalisme.(21/04/2026)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran pekerja perempuan, yang lebih akrab disapa Pertiwi, kini menjadi bagian penting dari denyut operasional kilang yang selama ini kerap dipandang sebagai sektor maskulin. Tidak lagi terbatas di balik meja administrasi, para perempuan di Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai kini hadir dan mengambil peran di seluruh lini operasi perusahaan, termasuk di garis depan area produksi yang menuntut ketelitian tinggi dan kesiapsiagaan penuh.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69e76b53e590c.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Pertiwi tangguh ini mengisi berbagai fungsi strategis, mulai dari produksi dan utilitas air yang memastikan kelancaran pengoperasian kilang, engineering yang menjaga keandalan sarana dan fasilitas (Sarfas) kilang, hingga fungsi Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak berhenti sampai disitu, perempuan juga mengambil peran di bagian Oil Movement yang mengurusi aktivitas lifting dan perkapalan, serta laboratorium yang memastikan kualitas produk agar sesuai dengan standar mutu yang berlaku dan dapat digunakan oleh masyarakat sehari&#45;hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bahkan, berkat kinerja dan kapabilitasnya, Pertiwi di Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai kini juga dipercaya mengisi posisi strategis di level pucuk kepemimpinan, seperti Section Head dan Manager Produksi, yang berperan dalam memimpin tim sekaligus mengambil keputusan penting. Tak hanya di unit operasi Kilang Dumai, hal demikian juga berlaku di unit operasi Kilang Sungai Pakning yang berlokasi di Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69e76b69304dd.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Sebagai bentuk apresiasi terhadap peran perempuan, pada peringatan Hari Kartini, para pekerja perempuan yang tergabung dalam Pertiwi melaksanakan kegiatan pembagian cokelat kepada pekerja di Main Office Kilang Dumai pada Selasa (21/4). Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan sekaligus penguatan budaya kerja yang inklusif di lingkungan perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manager Production Kilang Sungai Pakning sekaligus Ketua Pertiwi RU II, Ririanti Safrida, mengungkapkan bahwa makna perjuangan perempuan terus berkembang seiring dinamika zaman. Jika dahulu Kartini memperjuangkan akses pendidikan bagi perempuan, saat ini perempuan dituntut untuk mampu mengelola informasi secara bijak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Emansipasi saat ini bukan lagi soal ingin sama dengan laki&#45;laki, melainkan tentang kesetaraan akses, memiliki keberanian untuk mengambil keputusan atas hidupnya sendiri, dan saling mendukung,” ujar Ririanti.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69e76b80a7201.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Peringatan Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April menjadi momentum bagi Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai untuk menegaskan komitmennya terhadap inklusivitas bagi seluruh pekerja, khususnya perempuan. Melalui Pertiwi, perusahaan terus mendorong terbukanya ruang yang lebih luas bagi pekerja perempuan untuk berkarya, berinovasi, dan berprestasi di bidangnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR RU II Dumaii, Muhammad Rum, menyampaikan bahwa perusahaan berkomitmen untuk terus mendorong kesetaraan dan inklusivitas di lingkungan kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai meyakini bahwa inklusi dan keberagaman, termasuk peran perempuan di dalamnya, merupakan kekuatan penting dalam mendorong inovasi dan kinerja yang berkelanjutan. Perusahaan terus memberikan ruang yang setara bagi setiap individu untuk berkembang, serta memastikan lingkungan kerja yang aman dan bebas dari kekerasan maupun pelecehan,” pungkas Muhammad Rum.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/17565917743-img-20260421-wa0037.jpg"/><pubDate>Tue, 21 Apr 2026 19:20:37 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4065/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-pastikan-perempuan-mampu-ambil-peran-strategis-di-seluruh-proses-produksi-kliang</guid></item><item><title>Komut PT. PPN Tinjau Operasional Kilang Pertamina Dumai, Tekankan Pelayanan Terbaik Untuk Masyarakat</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4064/komut-pt-ppn-tinjau-operasional-kilang-pertamina-dumai-tekankan-pelayanan-terbaik-untuk-masyarakat</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai menerima kunjungan &amp;nbsp;Komisaris Utama PT Pertamina Patra Niaga, Sabar Yudo Suroso bersama jajaran Dewan Komisaris dan rombongan dalam rangka kunjungan kerja atau Management Walkthrough (MWT) ke Kilang Pertamina Dumai pada Senin (20/4).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya penguatan fungsi pengawasan untuk memastikan operasional kilang berjalan secara andal, aman, dan efisien dalam mendukung ketahanan energi nasional. Selain itu, agenda ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan semangat seluruh Perwira Kilang RU II Dumai pasca integrasi tiga entitas Subholding Pertamina, sehingga tercipta kolaborasi yang semakin solid dalam menjaga rantai pasok energi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rombongan Komisaris Utama PT PPN disambut langsung oleh General Manager PPN Refinery Unit II Dumai, Iwan Kurniawan, bersama Senior Manager Operation &amp;amp; Manufacturing (SMOM) Isnandhi Dwi Saputra serta jajaran tim manajemen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komisaris Utama PT Pertamina Patra Niaga, Sabar Yudo Suroso, menegaskan bahwa Pertamina Patra Niaga (PPN) saat ini tengah menjalankan transformasi strategis untuk menjadi subholding yang lebih fokus pada sektor hilir, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo melalui Danantara.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69e6211a316ac.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;“Fokus utama kita memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, baik dari segi kilang maupun pemasaran,” ujar Sabar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seiring dengan telah bergabungnya tiga Subholding Pertamina sejak 1 Februari 2026, yaitu PPN, PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI), dan Pertamina International Shipping (PIS) menjadi Subholding Downstream, &amp;nbsp;Sabar Yudo Suroso &amp;nbsp;menekankan agar jangan lagi ada silo di lingkungan kerja, melainkan menjadikannya sebagai sebuah semangat baru dalam memperkuat sinergi dan keselarasan kerja antar fungsi dalam satu kesatuan organisasi. “Tidak ada lagi Perwira PPN lama, KPI, dan PIS, melainkan kita adalah Perwira PPN Subholding Downstream,” tegas Sabar&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, keberhasilan integrasi hilir ditentukan oleh peran aktif seluruh Perwira melalui penguatan sinergi lintas fungsi, optimalisasi aset, peningkatan efisiensi, serta transformasi tata kelola, budaya kerja, dan layanan pelanggan yang berdampak nyata bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit II Dumai, Iwan Kurniawan, menyampaikan bahwa operasional kilang saat ini berjalan normal dan optimal, didukung kinerja produksi yang andal serta penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) secara konsisten dan disiplin.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69e62159e4e8c.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;“Kilang RU II Dumai merupakan kilang paling barat yang dimiliki oleh PT Pertamina (Persero) yang &amp;nbsp;memenuhi kebutuhan energi di wilayah Sumbagut. Saat ini Kilang Dumai beroperasional kurang lebih di kapasitas 120 MB untuk Dumai dan sekitar 30 MB di &amp;nbsp;Kilang Sungai Pakning untuk memenuhi wilayah barat dan sebagian Jakarta,” jelas Iwan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, kunjungan Komut PT Pertamina Patra Niaga beserta jajaran menjadi dorongan semangat bagi seluruh Perwira untuk terus menjaga keandalan operasional kilang serta mengoptimalkan kinerja dalam memenuhi kebutuhan BBM di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dan Indonesia pada umumnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Senada dengan hal tersebut, Senior Manager Operation &amp;amp; Manufacturing (SMOM) RU II Dumai, Isnandhi Dwi Saputra, menyampaikan bahwa total kapasitas terpasang Kilang RU II Dumai 170 ribu barel per hari yang dioperasikan melalui dua unit kilang, dengan dukungan pasokan bahan baku (crude oil) domestik, yaitu dari Pertamina Hulu Rokan melalui jaringan pipa dari Minas dan Duri, serta suplai dari Banyu Urip melalui kapal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, Kilang RU II Dumai memproduksi berbagai produk energi seperti diesel, avtur, dan gasoline, serta terus memperkuat kontribusinya terhadap ketahanan energi melalui pengembangan portofolio produk, termasuk realisasi lifting LPG guna memenuhi kebutuhan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menutup rangkaian kegiatan, Komisaris Utama Sabar Yudo Suroso turut menyampaikan apresiasinya atas kinerja seluruh Perwira RU II Dumai yang dinilai mampu menjaga kinerja operasional secara optimal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan Management Walkthrough ini, Kilang Pertamina Dumai menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan operasional serta memperkuat kontribusi terhadap ketahanan energi nasional secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/84794601886-img-20260420-wa0028.jpg"/><pubDate>Mon, 20 Apr 2026 19:51:54 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4064/komut-pt-ppn-tinjau-operasional-kilang-pertamina-dumai-tekankan-pelayanan-terbaik-untuk-masyarakat</guid></item><item><title>Sengketa Lahan Sawit 500 Ha Di Rohil, Ahli Waris Mengadu Ke Mabes Polri Dan DPR RI, Dugaan Keterlibatan Oknum APH Menguat</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4063/sengketa-lahan-sawit-500-ha-di-rohil-ahli-waris-mengadu-ke-mabes-polri-dan-dpr-ri-dugaan-keterlibatan-oknum-aph-menguat</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(ROKAN HILIR) &#45; &lt;/strong&gt;Kasus dugaan penguasaan lahan kebun sawit seluas kurang lebih 500 hektar milik almarhum Sabar Napitupulu bersama istrinya, TarIma Boru Ningolan, di Desa pematang Binje Kep, Pematang Ibul, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir, kian memanas. Pihak ahli waris mengaku hingga kini terus memperjuangkan hak mereka yang diduga telah dikuasai oleh kelompok yang disebut sebagai mafia tanah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam keterangan yang disampaikan ahli waris, lahan tersebut diduga telah dikuasai oleh kelompok berinisial Hulaman Tampubolon cs. Mereka menilai proses hukum yang berjalan tidak berpihak kepada korban, bahkan justru berbalik merugikan pihak ahli waris.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Bukannya mendapatkan keadilan, kami malah dilaporkan dan dijadikan tersangka oleh pihak yang kami duga sebagai mafia tanah,” ungkap salah satu perwakilan ahli waris.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Merasa tidak mendapatkan keadilan di tingkat daerah, ahli waris membawa perkara ini ke tingkat pusat dengan melaporkan kasus tersebut ke Mabes Polri dan DPR RI. Langkah ini diambil sebagai upaya mencari kepastian hukum serta perlindungan atas hak kepemilikan mereka.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69e4a7b4e6a47.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut, ahli waris juga mengungkap dugaan adanya keterlibatan oknum aparat penegak hukum (APH) di wilayah Rokan Hilir. Mereka menyebutkan adanya indikasi oknum dari Polres Rokan Hilir maupun satuan Brimob yang diduga turut menguasai sebagian lahan tersebut, masing&#45;masing sekitar 100 hektar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dugaan ini semakin memperkeruh situasi dan menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap netralitas serta profesionalitas aparat dalam menangani kasus&#45;kasus agraria di daerah tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua umum Garda Asta Cita Indonesia (GACI)Sdr,Rizky Andrika &amp;nbsp;turut angkat bicara terkait kasus ini. Ia menegaskan bahwa dugaan mafia tanah yang melibatkan oknum aparat harus menjadi perhatian serius dan perlu dilakukan pendalaman secara internal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kasus ini harus diusut tuntas secara transparan. Jika benar ada keterlibatan oknum APH, maka harus ditindak tegas agar kepercayaan masyarakat terhadap Polres Rohil dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir bisa kembali pulih,” tegas Ketua GACI.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menambahkan bahwa kondisi sosial di Rokan Hilir saat ini tengah mengalami tekanan akibat berbagai persoalan, termasuk maraknya peredaran narkoba yang belum tertangani secara maksimal. Hal ini dinilai semakin memperburuk tingkat kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jangan sampai krisis kepercayaan masyarakat terhadap aparat semakin dalam. Penegakan hukum yang adil dan transparan menjadi kunci utama agar masyarakat kembali percaya terhadap institusi negara,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kasus ini kini menjadi sorotan publik dan diharapkan mendapat perhatian serius dari pihak berwenang di tingkat pusat untuk memastikan keadilan benar&#45;benar ditegakkan tanpa pandang bulu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/44645783234-img-20260419-wa0028.jpg"/><pubDate>Sun, 19 Apr 2026 22:42:55 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4063/sengketa-lahan-sawit-500-ha-di-rohil-ahli-waris-mengadu-ke-mabes-polri-dan-dpr-ri-dugaan-keterlibatan-oknum-aph-menguat</guid></item><item><title>Realisasi CSR PT. PPN RU II Laksanakan Gotong Royong Bersama Warga Jaya Mukti</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4062/realisasi-csr-pt-ppn-ru-ii-laksanakan-gotong-royong-bersama-warga-jaya-mukti</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;Nuansa kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan terasa kuat di Kelurahan Jaya Mukti. Sejak pukul 08.00 WIB, ratusan peserta yang terdiri dari warga dan pihak perusahaan turun langsung melaksanakan gotong royong di sepanjang Jalan Kesuma, membersihkan sisi kiri dan kanan jalan. Sabtu, (18/04/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini dihadiri Lurah Jaya Mukti Rudi Pandapotan, perwakilan manajemen PT PPN RU II Dumai melalui SH Security R. Cepih H.N., Edy Sumarso (Spv. Nonphysical), Ketua LPMK Agus E., Korlap PT PTC Muslim, Ida Simanjuntak (RT 023), Heri Gunawan (Pamong Bintratibmas), Supriadi (Ketua LPS), serta didukung 70 personel security, 30 warga, dan 6 anggota Ormas Pemuda Pancasila.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian kegiatan dimulai dengan apel dan doa bersama, dilanjutkan sambutan yang menegaskan pentingnya sinergi antara perusahaan dan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69e316f967e5b.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Manager HSSE PT Pertamina Patra Niaga RU II yang diwakili oleh SH Security R. Cepih H.N., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar bersih&#45;bersih lingkungan, melainkan bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dalam kesempatan ini saya mengajak seluruh peserta untuk bekerja dengan ikhlas agar hasilnya maksimal, sekaligus menjadikan kegiatan tersebut sebagai ladang amal. Serta pentingnya menjaga silaturahmi antara perusahaan dan warga Ring 1 agar tetap harmonis,&quot; ucap R. Cepih H.N.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Lurah Jaya Mukti Rudi Pandapotan menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif PT PPN RU II Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kegiatan gotong royong seperti ini memiliki dampak besar, tidak hanya dalam menciptakan lingkungan bersih dan sehat, tetapi juga dalam memperkuat hubungan sosial, dan berharap kolaborasi ini terus berlanjut secara rutin ke depannya,&quot; ujar Lurah Jaya Mukti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis alat gotong royong, pembagian kelompok kerja, hingga aksi bersih&#45;bersih di berbagai titik yang telah ditentukan. Antusiasme peserta terlihat tinggi, mencerminkan semangat kebersamaan yang masih terjaga di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekitar pukul 10.45 WIB, kegiatan ditutup dengan foto bersama dalam keadaan aman dan lancar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara perusahaan dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman. Lebih dari itu, gotong royong ini juga merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dalam membangun hubungan yang harmonis dan berkelanjutan dengan masyarakat Ring 1.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan semangat kolaboratif ini, diharapkan kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan terus tumbuh, sekaligus memperkuat ikatan sosial antara perusahaan dan warga sebagai mitra yang saling mendukung.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/15409865773-img-20260418-wa0051.jpg"/><pubDate>Sat, 18 Apr 2026 12:31:16 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4062/realisasi-csr-pt-ppn-ru-ii-laksanakan-gotong-royong-bersama-warga-jaya-mukti</guid></item><item><title>Ternyata BPJS Ketenagakerjaan Korban Laka Kerja Di Area PT. Ivo Mas Tunggal Belum Aktif</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4061/ternyata-bpjs-ketenagakerjaan-korban-laka-kerja-di-area-pt-ivo-mas-tunggal-belum-aktif</link><description>&lt;p&gt;&lt;i&gt;Foto : Logo BPJS Ketenagakerjaan&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;Ismunandar Ketua Umum Forum Aksi Peduli Tenaga Kerja Lokal (Fap Tekal) Dumai angkat bicara dengan nada keras menyikapi kronologis kejadian yang telah disampaikan langsung oleh orang tua korban PA (inisial) terkait Kecelakaan Kerja (Laka Kerja) yang dialami oleh anaknya di area KCP PT Ivo Mas Tunggal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peristiwa tragis yang terjadi pada 05 Maret 2026 itu bukan hanya meninggalkan luka fisik, tetapi juga memunculkan dugaan serius atas unsur kelalaian hingga potensi unsur kesengajaan di balik insiden yang merenggut tangan kiri seorang pekerja muda akibat tergilas belting konveyor.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mengacu pada kronologi yang beredar, korban mengalami kecelakaan saat mesin dalam kondisi awal tidak beroperasi. Namun secara tiba&#45;tiba, mesin justru diaktifkan di tengah aktivitas kerja tanpa koordinasi yang jelas. Kondisi ini dinilai sebagai kejanggalan serius yang tidak bisa dianggap sepele.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ismunandar dengan tegas menyatakan bahwa kejadian ini telah melewati batas kewajaran sebuah kecelakaan kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ini bukan lagi sekadar lalai, ini sudah masuk kategori dugaan kelalaian fatal yang berpotensi mengarah pada unsur kesengajaan. Tidak masuk akal mesin bisa hidup saat pekerja masih berada di dalam area berbahaya,” tegasnya Ismunandar. Sabtu, (18/04/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menyoroti absennya pengawasan di lokasi kejadian, termasuk keberadaan leader dari pihak PT IMT yang disebut meninggalkan area kerja tepat sebelum insiden terjadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kalau benar leader meninggalkan lokasi, ini pelanggaran serius. Lalu siapa yang bertanggung jawab saat mesin dihidupkan?. Ini bukan hanya soal prosedur, ini soal nyawa manusia,” lanjutnya dengan nada tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, fakta lain yang tak kalah mencengangkan ikut mencuat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, diketahui bahwa saat insiden terjadi, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan korban diduga belum aktif karena belum dibayarkan oleh pihak perusahaan. Kondisi ini semakin memperkuat dugaan adanya pengabaian terhadap hak dasar pekerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ini sangat fatal. Ketika pekerja mengalami kecelakaan, justru dalam kondisi tidak terlindungi. Ini bukan hanya kelalaian administratif, tapi bentuk nyata pengabaian terhadap keselamatan dan masa depan pekerja,” kecam Ismunandar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketum Fap Tekal bahkan menilai, rentetan fakta yang muncul justru semakin menguatkan dugaan adanya sistem kerja yang amburadul, bahkan berpotensi mengorbankan keselamatan pekerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami mencium ada yang tidak beres. Ini bukan sekadar kecelakaan kerja biasa. Ada indikasi kuat bahwa sistem keselamatan tidak berjalan, atau lebih parahnya lagi, ada pembiaran yang berujung pada tragedi,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih jauh, sikap bungkam pihak PT IMT yang hingga kini belum memberikan klarifikasi resmi juga dinilai memperkeruh keadaan dan memicu kecurigaan publik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Diamnya perusahaan justru memperkuat dugaan bahwa ada sesuatu yang ditutup&#45;tutupi. Kalau memang tidak ada yang salah, kenapa harus bungkam? Ini yang membuat publik semakin curiga,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;FAP&#45;Tekal memastikan tidak akan tinggal diam dan akan membawa persoalan ini ke jalur hukum dengan melaporkannya secara resmi ke Polres Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami akan melaporkan secara resmi kasus ini ke Polres Dumai. Ini harus diusut tuntas, tidak boleh ada yang ditutup&#45;tutupi. Jika ada unsur kelalaian atau kesengajaan, maka harus ada pertanggungjawaban hukum,” tegas Ismunandar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, publik kini menunggu langkah tegas dari aparat penegak hukum dan Wasnaker Provinsi Riau untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik insiden ini. Tanpa transparansi dan tindakan nyata, bukan tidak mungkin kepercayaan terhadap keselamatan kerja di lingkungan industri akan semakin runtuh.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/8838300906-img-20260418-wa0026.jpg"/><pubDate>Sat, 18 Apr 2026 11:07:04 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4061/ternyata-bpjs-ketenagakerjaan-korban-laka-kerja-di-area-pt-ivo-mas-tunggal-belum-aktif</guid></item><item><title>Kelompok Nelayan Binaan CSR Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Konsisten Panen Ikan Nila Salin, Wujud Pemberdayaan Ekonomi Berkelanjutan Masyarakat Pesisir</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4060/kelompok-nelayan-binaan-csr-pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-konsisten-panen-ikan-nila-salin-wujud-pemberdayaan-ekonomi-berkelanjutan-masyarakat-pes</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;Kelompok Nelayan Tangkap Mundam Jaya binaan program Tanggung Jawab Sosial (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) kembali memanen ikan nila salin hasil budidaya dengan media kolam bioflok pada Rabu (15/4)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini menjadi bukti nyata konsistensi Kilang Dumai dalam menjalankan program pemberdayaan secara berkelanjutan guna mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir di Dumai, khususnya di Kelurahan Mundam. Program ini juga menjadi tonggak penting kolaborasi antara perusahaan dan kelompok masyarakat, dengan pendekatan terintegrasi yang tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memperkuat kapasitas kelompok dalam mengelola usaha budidaya secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada caturwulan pertama tahun 2026, Kelompok Nelayan Tangkap Mundam Jaya berhasil memanen sebanyak 42,3 kilogram ikan nila salin dengan harga jual Rp35.000 per kilogram.Hasil panen tersebut mendapat sambutan positif dan antusias dari masyarakat sekitar serta pekerja Kilang Pertamina Dumai yang turut membelinya. Hal ini menunjukkan tingginya kepercayaan terhadap kualitas hasil budidaya Kelompok Nelayan Tangkap Mundam Jaya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69e2f88b788d4.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Kelompok Nelayan Tangkap Mundam Jaya merupakan salah satu mitra binaan TJSL Kilang Dumai yang tergabung dalam program Serumpun Paman Bahri (Sinergi Ekologi untuk Masyarakat Pesisir Unggul Pangan Mandiri dan Bahari Lestari). Melalui program ini, Kilang Dumai tidak hanya memberikan dukungan sarana dan prasarana budidaya, tetapi juga mendorong transfer pengetahuan kepada kelompok nelayan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pendampingan teknis budidaya ikan nila salin dengan metode bioflok dilakukan melalui kolaborasi bersama Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Dumai serta Politeknik Perikanan Dumai. Selain itu, kelompok juga memperoleh bantuan 1.000 ekor bibit ikan sebagai modal awal pengembangan usaha.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara berkelanjutan, Kilang Dumai aktif melakukan pendampingan, baik pada aspek teknis budidaya maupun penguatan kapasitas kelompok, guna memastikan program berjalan optimal dan memberikan manfaat ekonomi yang berkesinambungan. Pada momen panen, tim CSR Kilang Dumai turut terlibat tidak hanya dalam proses panen, tetapi juga membantu pemasaran hasil serta melakukan evaluasi sebagai bagian dari strategi pengembangan program ke depan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR PT KPI Unit Dumai, Muhammad Rum, menyampaikan bahwa keberlanjutan program menjadi fokus utama perusahaan dalam menciptakan dampak jangka panjang.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69e2f89adba84.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;“Program ini kami jalankan secara konsisten dengan pendekatan pendampingan berkelanjutan. Kami ingin memastikan bahwa kelompok tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga memiliki kapasitas untuk mengembangkan usahanya secara mandiri dan berdaya saing,” ujar Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan institusi pendidikan menjadi bagian penting dalam memperkuat aspek teknis dan keberlanjutan program pemberdayaan yang dijalankan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Ketua Kelompok Nelayan Tangkap Mundam Jaya, Sulaiman, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan panen perdana tersebut serta apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Kilang Pertamina Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Alhamdulillah, setelah dengan banyaknya tantangan kami belajar budidaya bioflok, hasil panen ini menjadi penyemangat bagi kami. Selama ini kami biasanya mengandalkan melaut. Sejak menjadi mitra binaan dan mendapatkan dukungan serta pendampingan dari Pertamina, kami yakin ini bisa jadi peluang usaha yang bisa kami kembangkan ke depan,” ungkap Sulaiman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan budidaya ikan dengan media bioflok ini merupakan inovasi yang dikembangkan oleh tim CSR Kilang Dumai sebagai solusi alternatif ekonomi bagi nelayan, khususnya saat menghadapi kondisi cuaca yang tidak memungkinkan untuk melaut. Pendekatan ini diharapkan mampu menjaga keberlanjutan pendapatan masyarakat pesisir sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi lokal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ke depan, Kilang Pertamina Dumai akan terus memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui program&#45;program pemberdayaan yang adaptif dan berkelanjutan. Upaya ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya terkait peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan ekonomi lokal, serta pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/60759483941-img-20260418-wa0019.jpg"/><pubDate>Sat, 18 Apr 2026 10:21:09 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4060/kelompok-nelayan-binaan-csr-pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-konsisten-panen-ikan-nila-salin-wujud-pemberdayaan-ekonomi-berkelanjutan-masyarakat-pes</guid></item><item><title>Laka Kerja Di Area PT. Ivo Mas Tunggal, Orang Tua Korban Ungkap Kronologi Kejadian</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4059/laka-kerja-di-area-pt-ivo-mas-tunggal-orang-tua-korban-ungkap-kronologi-kejadian</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;Tabir misteri di balik kecelakaan kerja (laka kerja) yang terjadi di area KCP PT Ivo Mas Tunggal (PT IMT) pada 05 Maret 2026 perlahan mulai terkuak. Insiden tragis tersebut mengakibatkan seorang pekerja alih daya berinisial PA harus kehilangan tangan kirinya setelah tergilas belting conveyor.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, fakta terbaru yang mencuat justru memunculkan pertanyaan serius, apakah insiden ini murni kelalaian, atau justru mengarah pada dugaan unsur kesengajaan?.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kecurigaan ini bukan tanpa dasar. Orang tua korban secara tegas mengungkapkan kronologi yang disampaikan langsung oleh anaknya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, saat pekerjaan kembali dimulai usai istirahat makan siang sekitar pukul 13.00 WIB, kondisi mesin conveyor dalam keadaan tidak beroperasi (off).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ironisnya, di tengah pekerjaan berlangsung, leader yang merupakan karyawan PT IMT justru meninggalkan lokasi kerja. Beberapa saat kemudian, tanpa koordinasi yang jelas, seorang rekan kerja tiba&#45;tiba mengaktifkan mesin conveyor tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Akibat mesin itu dihidupkan secara tiba&#45;tiba, tangan kiri anak saya langsung tergilas hingga akhirnya harus diamputasi,” ungkap orang tua korban dengan nada geram. Kamis, (16/04/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia pun mempertanyakan keras sistem pengawasan dan prosedur kerja di perusahaan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ini kelalaian atau ada unsur kesengajaan?. Bagaimana mungkin mesin bisa dihidupkan saat masih ada pekerja di area kerja tersebut?,” ungkapnya penuh tanda tanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejumlah pertanyaan krusial pun mencuat ke publik. Mulai dari status mesin saat pekerjaan berlangsung, kejelasan izin kerja (permit), hingga keberadaan petugas keselamatan kerja (safety man atau Safety officer) di lokasi saat kejadian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sayangnya, upaya konfirmasi kepada Humas PT. IMT, Marihot Nainggolan dan Septina justru menemui jalan buntu. Hingga berita ini diterbitkan, tidak ada satu pun klarifikasi ataupun penjelasan resmi yang diberikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sikap bungkam ini justru semakin memantik kecurigaan publik. Diamnya pihak perusahaan dinilai memperkuat dugaan adanya kelalaian fatal, bahkan tidak menutup kemungkinan adanya upaya menutupi fakta sebenarnya di balik insiden yang merenggut masa depan seorang pekerja tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kasus ini kini menjadi sorotan, dan publik menunggu keberanian pihak terkait untuk membuka fakta secara transparan. Jika tidak, bukan tidak mungkin tragedi serupa akan kembali terulang di kemudian hari.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/68675044562-img-20260415-wa0003.jpg"/><pubDate>Thu, 16 Apr 2026 16:02:31 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4059/laka-kerja-di-area-pt-ivo-mas-tunggal-orang-tua-korban-ungkap-kronologi-kejadian</guid></item><item><title>Managemen PT. Ice Coco Tidak Hadir Dalam RDP yang Di gelar Komisi I DPRD Dumai</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4058/managemen-pt-ice-coco-tidak-hadir-dalam-rdp-yang-di-gelar-komisi-i-dprd-dumai</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;Ketidakhadiran manajemen PT. Ice Choco Dumai dalam agenda hearing bersama DPRD Kota Dumai pada Senin, 13 April 2026, memicu sorotan tajam. Forum resmi yang seharusnya menjadi ruang penyelesaian justru tidak dimanfaatkan, sementara hak 15 pekerja masih belum menemukan kejelasan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Situasi ini mendorong Forum Aksi Peduli Tenaga Kerja Lokal (Fap Tekal) Dumai mengambil langkah tegas. Surat pemberitahuan aksi penyampaian pendapat di muka umum (Demo) telah dilayangkan kepada Kepala Kepolisian Resort Dumai sebagai bentuk keseriusan dalam memperjuangkan hak pekerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Umum Fap Tekal, Ismunandar, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan lagi menunggu tanpa kepastian. Aksi langsung di depan kantor perusahaan menjadi pilihan untuk memastikan suara pekerja didengar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Forum hearing di DPRD Dumai sudah dibuka, tapi tidak dimanfaatkan oleh pihak perusahaan. Maka kami yang akan datang langsung dan menyampaikan aspirasi di hadapan mereka,” tegas Ismunandar. Rabu, (15/04/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aksi demonstrasi ini dijadwalkan berlangsung mulai 20 April hingga 30 April 2026, sebagai bentuk tekanan terbuka agar perusahaan segera menyelesaikan kewajibannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun tuntutan yang akan disuarakan dalam aksi tersebut antara lain:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1. Mendesak PT. Ice Choco Dumai membayar upah pekerja bulan Maret 2026&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2. Mendesak pembayaran upah lembur atau kelebihan jam kerja pekerja&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3. Mendesak pembayaran kompensasi atas berakhirnya hubungan kerja&lt;/p&gt;&lt;p&gt;4. Meminta pertanggungjawaban atas dugaan penyalahgunaan penyelenggaraan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;5. Mendesak pembayaran THR pekerja&lt;/p&gt;&lt;p&gt;6. Mendesak pembayaran upah sesuai UMK Kota Dumai&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fap Tekal menegaskan, aksi ini merupakan bentuk peringatan serius. Hak pekerja bukan untuk diabaikan, dan setiap keterlambatan atau penghindaran tanggung jawab hanya akan memperbesar gelombang tekanan di lapangan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/952554694-img-20260415-wa0089.jpg"/><pubDate>Thu, 16 Apr 2026 07:31:40 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4058/managemen-pt-ice-coco-tidak-hadir-dalam-rdp-yang-di-gelar-komisi-i-dprd-dumai</guid></item><item><title>Pengurus Faptekal Kunjungi Rumah Korban Tangan Tergilas Konveyor Di PT. Ivo Mas Tunggal</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4057/pengurus-faptekal-kunjungi-rumah-korban-tangan-tergilas-konveyor-di-pt-ivo-mas-tunggal</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;Pengurus Forum Aksi Peduli Tenaga Kerja Lokal (FAP&#45;Tekal) Dumai mengunjungi rumah keluarga PA pada Selasa, 14 April 2026, sebagai bentuk kepedulian terhadap pekerja yang mengalami kecelakaan kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;PA diketahui merupakan pekerja PT ISS yang mengalami musibah tangan tergilas mesin konveyor saat bekerja di areal PT Ivo Mas Tunggal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan empati. Selain bersilaturahmi, rombongan juga menanyakan kondisi terkini korban serta memberikan dukungan moril kepada keluarga agar tetap kuat menghadapi cobaan yang terjadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hadir dalam kegiatan itu Ketua FAP&#45;Tekal Ismunandar atau yang akrab disapa Ngah Nandar, Sekretaris Solihin, Ketua Konsolidasi Iwan Ziro, serta Wakil Ketua Konsolidasi Mariko. Kehadiran mereka menjadi bentuk nyata solidaritas terhadap tenaga kerja lokal yang membutuhkan perhatian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, Ketua FAP&#45;Tekal menyampaikan komitmen organisasi untuk mendampingi keluarga korban dalam menghadapi persoalan yang muncul pasca kecelakaan kerja tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami hadir di sini bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga untuk memastikan bahwa keluarga tidak sendiri dalam menghadapi persoalan ini,” ujar Ismunandar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menegaskan bahwa FAP&#45;Tekal siap membantu dalam berbagai hal, termasuk jika keluarga korban ingin menempuh jalur hukum demi mendapatkan keadilan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami siap membantu segala proses yang diperlukan, baik itu pendampingan dalam gugatan perdata maupun langkah hukum lainnya sesuai kebutuhan keluarga,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, keinginan dari FAP&#45;Tekal turut diaminkan oleh pihak keluarga, orang tua korban turut menyampaikan harapan besar kepada FAP&#45;Tekal agar dapat mendampingi dan membantu keluarga dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami memberikan amanah kepada FAP&#45;Tekal untuk membantu segala urusan yang berkaitan dengan anak kami, termasuk jika harus menempuh jalur hukum,” ungkap orang tua PA.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai bentuk keseriusan, kunjungan tersebut juga ditandai dengan penandatanganan surat pernyataan yang berisi amanah dari pihak keluarga kepada FAP&#45;Tekal untuk melakukan pendampingan hukum pidana dan perdata secara penuh dalam proses yang akan dijalani ke depan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/20454438023-img-20260415-wa0003.jpg"/><pubDate>Wed, 15 Apr 2026 09:07:10 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4057/pengurus-faptekal-kunjungi-rumah-korban-tangan-tergilas-konveyor-di-pt-ivo-mas-tunggal</guid></item><item><title>Faptekal Gelar RDP Terkait Laka Kerja Karyawan OS Di Wilayah PT. Ivo Mas Tunggal</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4056/faptekal-gelar-rdp-terkait-laka-kerja-karyawan-os-di-wilayah-pt-ivo-mas-tunggal</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;Forum Aksi Peduli Tenaga Kerja Lokal (FAP&#45;Tekal) Dumai bersama DPRD Kota Dumai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada 13 April 2026 guna membahas kasus kecelakaan kerja yang dialami karyawan PKWT PT ISS sebagai Maincont PT Ivo Mas Tunggal (IMT).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Dumai, Edison, S.H., didampingi sejumlah anggota dewan serta dihadiri perwakilan perusahaan, instansi terkait, dan keluarga korban.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kasus kecelakaan kerja itu sendiri terjadi pada 5 Maret 2026 sekira pukul 13.00 WIB, saat korban berinisial PA yang bekerja di lokasi PT IMT mengalami insiden tangan terjepit saat sedang menjalankan pekerjaannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam forum tersebut, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan mengungkapkan bahwa korban belum terdaftar sebagai peserta saat kecelakaan terjadi, dan baru didaftarkan pada 15 Maret 2026, atau beberapa hari setelah insiden berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perwakilan PT Ivo Mas Tunggal melalui Humas, Marihot Nainggolan, menyampaikan bahwa secara regulasi prosedur keselamatan dan kesehatan kerja telah dijalankan sesuai standar operasional yang berlaku di perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Sebagai pemilik tempat kerja, kami telah memenuhi prosedur SMK3 sesuai SOP yang berlaku,” ungkap Marihot Nainggolan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari keterangan yang disampaikan dalam rapat, diketahui bahwa saat kejadian terdapat tiga karyawan PT ISS dan satu karyawan PT IMT yang bertugas sebagai pengawas di lokasi kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, akibat kejadian lakakerja tersebut pihak internal perusahaan telah mengambil tindakan terhadap sejumlah karyawan terkait insiden itu, dan kasus ini juga masih dalam proses penanganan oleh Polres Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Anggota DPRD Dumai Idrus, menyayangkan sistem penerimaan tenaga kerja di perusahaan yang dinilai belum memastikan perlindungan dasar bagi pekerja, khususnya terkait kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami melihat adanya kejanggalan, bagaimana bisa pekerja masuk tanpa dibekali BPJS, ini menyangkut keselamatan dan hak dasar tenaga kerja,” tegas Idrus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, mengutip dari pernyataan Humas PT IMT, Idrus menilai bahwa lakakerja yang terjadi itu murni merupakan kelalaian dari pihak perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Tadi bapak humas ada mengatakan bahwa pihak perusahaan sudah mengambil langkah tegas dengan memberi sanksi kepada karyawan perusahaan IMT, dari kata bapak dapat kami simpulkan bahwa pihak IMT secara langsung menjelaskan bahwa lakakerja yang terjadi memang ada campur tangan kelalaian dari PT IMT,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dinas Tenaga Kerja Kota Dumai melalui Kabid HI Afrinaidi turut mengungkapkan bahwa hingga saat ini nama korban belum didaftarkan oleh PT ISS ke instansi tersebut, bahkan dari total 137 pekerja, hanya 23 yang terdaftar dan itu pun berdasarkan data lama tahun 2025.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami menilai syarat kerja antara PT ISS dan PT IMT belum terpenuhi, termasuk kewajiban pelaporan tenaga kerja,” ujar perwakilan Disnaker.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua FAP&#45;Tekal Dumai Ismunandar atau Ngah Nandar mempertanyakan tanggung jawab perusahaan terhadap kejadian tersebut, termasuk dugaan adanya pelanggaran prosedur kerja dan administrasi tenaga kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Di mana tanggung jawab perusahaan, sementara jelas ada kewajiban yang tidak dipenuhi seperti pendaftaran BPJS bagi pekerja kami meminta kepastian dan keputusan perusahaan agar dapat menjamin masa depan pekerja yang menjadi korban, mengingat umurnya baru 19 tahun,” kata Ngah Nandar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Orang tua korban dalam kesempatan itu juga menyampaikan harapannya agar hak&#45;hak anaknya segera dipenuhi, mengingat kondisi korban yang masih dalam perawatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami tidak menginginkan kejadian ini terjadi, dan kami berharap hak&#45;hak anak kami segera diberikan,” ungkap orang tua korban.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;RDP tersebut juga mengemuka dugaan adanya ketidaksesuaian dalam perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) yang digunakan oleh PT ISS, yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;DPRD Dumai menegaskan akan terus memantau dan mengawal kasus ini hingga ada kejelasan tanggung jawab dari pihak perusahaan serta kepastian perlindungan bagi para pekerja ke depan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/82877485574-img-20260414-wa0053.jpg"/><pubDate>Tue, 14 Apr 2026 19:28:31 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4056/faptekal-gelar-rdp-terkait-laka-kerja-karyawan-os-di-wilayah-pt-ivo-mas-tunggal</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga RU II Area Pangkalan Brandan Perkuat Kolaborasi Dengan Komunitas Olahraga Lewat Edu Wisata Exhibition Badminton</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4055/pertamina-patra-niaga-ru-ii-area-pangkalan-brandan-perkuat-kolaborasi-dengan-komunitas-olahraga-lewat-edu-wisata-exhibition-badminton</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai Area Pangkalan Brandan terus mendorong penguatan sinergi dan kolaborasi dengan masyarakat, komunitas, serta pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasional perusahaan.(14/04/2026)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Edu Wisata dan Exhibition Badminton Match yang dilaksanakan pada Minggu (12/4), dengan mengajak komunitas PB Pelangi Reborn Pematangsiantar untuk mengenal lebih dekat sejarah dan peran strategis Kilang Pangkalan Brandan sebagai cikal bakal industri perminyakan nasional. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menghadirkan engagement yang lebih inklusif, sekaligus memperkuat kolaborasi melalui pendekatan edukatif dan interaktif.&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69de3072ae483.jpg&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian kegiatan diawali dengan Exhibition Badminton Match yang berlangsung di GOR RU II Area Pangkalan Brandan mempertemukan tim PB Pertamina Patra Niaga RU II Area Pangkalan Brandan dengan tim PB Pelangi Reborn Kota Pematangsiantar yang berlangsung secara &amp;nbsp;kompetitif &amp;nbsp;dan menjunjung tinggi sportivitas.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Senior Supervisor PT Pertamina Patra Niaga RU II Area Pangkalan Brandan, Nuryudha Efendi Lubis, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Edu Wisata Cikal Bakal Kilang Minyak Pangkalan Brandan yang sarat nilai historis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan bahwa Pangkalan Brandan memiliki posisi penting dalam sejarah energi nasional sebagai titik awal berkembangnya industri perminyakan di Indonesia. “Di sinilah tonggak awal perminyakan nasional dibangun, sekaligus menjadi lokasi kilang pertama Pertamina di Indonesia,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69de30a600763.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Partisipasi komunitas dalam kegiatan ini turut memperkuat kolaborasi lintas sektor. Perwakilan PB Pelangi Reborn Pematangsiantar, Hamdan Anwar Syarif, menyampaikan apresiasinya atas kesempatan yang diberikan serta menilai kegiatan ini mampu mempererat hubungan antar komunitas melalui pendekatan yang inklusif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal senada disampaikan oleh Dr. M. Ade Kurnia yang menegaskan komitmen komunitasnya untuk terus mendukung berbagai inisiatif positif yang dihadirkan oleh Pertamina, khususnya yang berfokus pada penguatan relasi sosial dan edukasi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usai Exhibition Badminton Match, PB Pelangi Reborn Kota Pematangsiantar diajak mengunjungi Monumen Cikal Bakal Kilang Minyak Pangkalan Brandan untuk mengenal lebih dekat Kilang Brandan yang saat ini telah berstatus tidak beroperasi (idle). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai sejarah awal industri perminyakan nasional serta peran strategis Pangkalan Brandan dalam mendukung ketahanan energi Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69de30bb5a3f8.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini menjadi cerminan komitmen Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai dalam melestarikan nilai&#45;nilai sejarah sekaligus meningkatkan literasi publik terhadap sektor energi, sejalan dengan upaya perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara terpisah, Area Manager Communication, Relations, &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga RU II Dumai, Tengku Muhammad Rum, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat engagement dengan pemangku kepentingan. &amp;nbsp;“Kami ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya mempererat hubungan, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui edukasi sejarah energi nasional. Ini menjadi bagian dari komitmen kami dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan,” pungkas Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan ini, Pertamina Patra Niaga RU II Area Pangkalan Brandan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat melalui penguatan aspek edukasi serta pelestarian sejarah energi nasional, sejalan dengan upaya mendukung pembangunan berkelanjutan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/16503583508-img-20260414-wa0065.jpg"/><pubDate>Tue, 14 Apr 2026 19:19:24 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4055/pertamina-patra-niaga-ru-ii-area-pangkalan-brandan-perkuat-kolaborasi-dengan-komunitas-olahraga-lewat-edu-wisata-exhibition-badminton</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dan Kilang Sungai Pakning Sabet Penghargaan PROPER Hijau 2025</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4054/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-dan-kilang-sungai-pakning-sabet-penghargaan-proper-hijau-2025</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai kembali menegaskan komitmennya tidak hanya pada penyediaan energi nasional, tetapi juga pada keberlanjutan dan kebermanfaatan bagi masyarakat sekitar dengan meraih dua penghargaan PROPER Hijau 2025 dalam Anugerah Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia. (09/04/2026)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penghargaan yang diberikan untuk unit operasi Kilang Dumai dan Kilang Sungai Pakning tersebut diterima langsung oleh General Manager Refinery Unit Dumai, Iwan Kurniawan di Gedung Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah, pada Selasa (7/4).&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69d86d6ae7508.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Pada periode 2024&#45;2025, sebanyak 5.476 perusahaan dari berbagai sektor telah mengikuti penilaian PROPER. Pada kategori PROPER Hijau, tercatat 2.428 perusahaan yang mengikuti penilaian oleh KLH, dengan 243 perusahaan berhasil meraih peringkat Hijau. Capaian ini mencerminkan semakin kuatnya komitmen dunia usaha dalam menjalankan kinerja lingkungan secara transparan dan akuntabel.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa PROPER kini telah bertransformasi melampaui fungsi awalnya sebagai instrumen kepatuhan. “PROPER bukan lagi sekadar alat evaluasi administratif. PROPER adalah motor transformasi yang mendorong perusahaan tidak hanya taat, tetapi melampaui ketaatan melalui inovasi, efisiensi sumber daya, dan kontribusi nyata kepada masyarakat,” ujar Menteri Hanif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peringkat Hijau merupakan bentuk pengakuan atas kinerja unggul perusahaan yang tidak hanya memenuhi ketentuan peraturan perundang&#45;undangan di bidang pengelolaan lingkungan hidup, tetapi juga melampaui standar yang ditetapkan melalui inovasi serta pelaksanaan program&#45;program berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69d86d7d8bc60.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Manager HSSE PPN Refinery Unit Dumai, Syahrial Okzani mengatakan capaian ini merupakan cerminan komitmen nyata perusahaan dalam mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam operasional secara konsisten, memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku, serta menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pencapaian ini menjadi wujud konsistensi kami dalam menjalankan operasional yang tidak hanya andal dan aman, tetapi juga berorientasi pada keberlanjutan. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan inovasi serta memperkuat program TJSL guna memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat” ujar Syahrial.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pada PROPER periode 2024&#45;2025, Pertamina Patra NIaga Kilang Dumai mengusung program eko inovasi MOPS (Modifikasi Sistem Burner pada High Pressure Steam (HPS) Boiler 940 B&#45;1 untuk Optimasi Power &amp;amp; Steam Refinery Unit II).Sistem burner ini berdampak pada pengurangan penggunaan fuel oil sehingga terjadi penurunan emisi CO2 sebesar 17.187,60 ton CO2eq pada tahun 2024.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69d86d97e7b9c.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Tidak hanya berfokus pada pengelolaan lingkungan, Kilang Dumai juga berkomitmen menjaga harmonisasi serta menciptakan nilai tambah bagi masyarakat sekitar melalui program pemberdayaan bertajuk “Serumpun Paman Bahari” (Sinergi Ekologi untuk Masyarakat Pesisir Unggul, Pangan Mandiri, dan Bahari Lestari). Program ini berfokus pada penguatan wilayah pesisir Dumai dari ancaman abrasi sekaligus pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Mundam, Tanjung Palas, dan Jaya Mukti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berbagai program seperti Green Laundry Barter Jaya, Bioflok Nila Salin, pencegahan stunting, Pertamina Cerdas, kelas Paket C, Saung REDAKSI, hingga Penghidupan Berkelanjutan Bufferzone telah memberikan dampak sosial ekonomi, di antaranya peningkatan pendapatan hingga Rp9.000.000 per bulan, pendampingan gizi bagi 23 penerima manfaat, serta implementasi Modul Cinta Pesisir di tingkat Sekolah Dasar.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69d86db824a63.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kilang Sungai Pakning mengusung program unggulan “Koloni Gambut Berdikari” yang berfokus pada pemberdayaan kawasan gambut, termasuk petani madu di Desa Tanjung Leban. Melalui program ini, Kilang Sungai Pakning menghadirkan inovasi Sistem Ekstraksi Rotari Nektar Alami (SERANA), yaitu alat ekstraksi madu yang mampu memisahkan madu tanpa merusak lilin sarangnya. &amp;nbsp;Inovasi ini memberikan dampak nyata berupa peningkatan hasil panen hingga 368 kilogram per bulan dan telah mengantongi nomor paten IDS000010146 sebagai pengakuan atas inovasi pekerja lokal Sungai Pakning.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Raihan PROPER Hijau ini semakin menegaskan posisi Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai sebagai entitas yang proaktif dalam mendorong inovasi lingkungan di industri kilang, sekaligus mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta Sustainable Development Goals (SDGs) dalam setiap lini operasionalnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/68994952168-img-20260410-wa0010.jpg"/><pubDate>Fri, 10 Apr 2026 10:26:04 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4054/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-dan-kilang-sungai-pakning-sabet-penghargaan-proper-hijau-2025</guid></item><item><title>Kantor Hukum Suardi Dan Associates Laporkan Dugaan Penyebaran Berita Bohong</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4053/kantor-hukum-suardi-dan-associates-laporkan-dugaan-penyebaran-berita-bohong</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(PEKANBARU) &#45; &lt;/strong&gt;Kantor Hukum DR (c) SUARDI, SH, MH, CPM, CPArb &amp;amp; ASSOCIATES secara resmi menyampaikan laporan pengaduan kepada Kapolda Riau cq. Dirreskrimsus Polda Riau terkait dugaan penyebaran informasi hoaks, fitnah, dan penggiringan opini publik yang dinilai telah menimbulkan keresahan di masyarakat serta merugikan klien dan institusi penegak hukum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam keterangan resminya, Selasa (7/4/26) tim kuasa hukum yang terdiri dari DR (c) Suardi, SH, MH, CPM, CPArb beserta tim advokat lainnya menegaskan bahwa pihaknya sangat keberatan atas pemberitaan dan konten digital yang beredar luas di masyarakat, khususnya melalui media sosial, yang dinilai tidak sesuai dengan fakta hukum yang sebenarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perkara ini bermula dari penangkapan sejumlah individu di salah satu tempat hiburan malam di Pekanbaru pada tanggal 18 Februari 2026. Dalam kejadian tersebut, beberapa nama yang turut diamankan antara lain Putri Lestari, Melia Firanda, Wahyu Candra, Alfinda Aminanda, dan Alif Daffa Chayrawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah penangkapan tersebut, para klien memberikan kuasa hukum resmi kepada kantor hukum DR (c) Suardi &amp;amp; Associates berdasarkan Surat Kuasa Khusus tertanggal 20 Februari 2026. Tim kuasa hukum kemudian menjalankan tugasnya secara profesional dengan mendampingi proses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan hasil pemeriksaan oleh Satresnarkoba Polresta Pekanbaru serta asesmen oleh Tim Asesmen Terpadu BNN Kota Pekanbaru, diperoleh hasil bahwa sebagian klien memenuhi kriteria rehabilitasi medis dan rawat jalan, sementara sebagian lainnya tidak memenuhi syarat sehingga proses hukum tetap dilanjutkan. Seluruh proses tersebut, menurut kuasa hukum, telah berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku di Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun demikian, situasi mulai berkembang ketika muncul pemberitaan dan konten video di media sosial yang dinilai tidak berdasar, tidak melalui konfirmasi kepada pihak kuasa hukum, serta mengandung dugaan penggiringan opini publik. Konten tersebut bahkan disebut&#45;sebut menyudutkan institusi Polri dan menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tim kuasa hukum secara tegas membantah adanya tuduhan terkait aliran dana atau praktik tidak sah dalam penanganan perkara tersebut. Mereka menegaskan bahwa seluruh pembayaran yang diterima merupakan honorarium jasa advokat yang sah, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.&lt;br&gt;Selain itu, diketahui bahwa sebagian klien telah mencabut kuasa dan menunjuk kuasa hukum baru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski demikian, kuasa hukum sebelumnya tetap menyoroti adanya pihak&#45;pihak yang dinilai tidak memiliki legal standing namun turut memberikan pernyataan publik, bahkan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upaya klarifikasi telah dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk keluarga klien, yang menyatakan bahwa terdapat kesalahpahaman dan ketidaksetujuan atas pemberitaan yang telah beredar. Bahkan telah dibuat pernyataan resmi untuk meluruskan informasi tersebut. Namun, menurut kuasa hukum, konten yang dianggap bermasalah masih terus beredar tanpa adanya itikad baik untuk melakukan klarifikasi atau penarikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Atas dasar tersebut, tim kuasa hukum menyimpulkan adanya dugaan kuat pelanggaran hukum berupa penyebaran berita bohong, pencemaran nama baik, serta tindakan yang berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam laporan yang disampaikan kepada pihak kepolisian, dugaan pelanggaran tersebut merujuk pada sejumlah ketentuan hukum, antara lain:&lt;br&gt;Undang&#45;Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), khususnya Pasal 28 ayat (3) terkait penyebaran berita bohong yang menimbulkan kerusuhan di masyarakat&lt;br&gt;Pasal 27 ayat (3) UU ITE terkait pencemaran nama baik melalui media elektronik&lt;br&gt;Pasal 311 KUHP terkait fitnah&lt;br&gt;Tim kuasa hukum berharap agar pihak kepolisian dapat segera menindaklanjuti laporan tersebut secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami berharap proses hukum berjalan objektif dan mampu memberikan kepastian hukum serta keadilan bagi semua pihak yang dirugikan,” ujar perwakilan tim kuasa hukum dalam pernyataan penutupnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemberitaan ini disampaikan kepada awak media sebagai bentuk klarifikasi resmi sekaligus upaya menjaga integritas profesi advokat, melindungi hak klien, serta mendukung penegakan hukum yang adil dan berimbang di Indonesia.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/6815342606-img-20260407-wa0037.jpg"/><pubDate>Wed, 08 Apr 2026 08:03:11 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4053/kantor-hukum-suardi-dan-associates-laporkan-dugaan-penyebaran-berita-bohong</guid></item><item><title>Gandeng APH, Rutan Dumai Gelar Razia Blok Hunian Dan Test Urin Pegawai Di Ikuti Warga Binaan</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4052/gandeng-aph-rutan-dumai-gelar-razia-blok-hunian-dan-test-urin-pegawai-di-ikuti-warga-binaan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;Dalam rangkaian kegiatan memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke&#45;62, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai melaksanakan razia blok hunian bersama Aparat Penegak Hukum (APH) yang terdiri dari Kepolisian, TNI dan BNNK Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba dan barang terlarang, Senin (6/4).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Razia dilaksanakan dengan menyasar kamar&#45;kamar hunian warga binaan secara menyeluruh. Petugas melakukan pemeriksaan terhadap barang&#45;barang yang berada di dalam kamar hunian guna memastikan tidak ada barang terlarang, maupun benda yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam Rutan.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69d3cb7a5a2d3.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam menjaga keamanan serta mendukung program pemberantasan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Razia ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mewujudkan Rutan Dumai yang bersih dari narkoba dan barang terlarang. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke&#45;62,” ujar Karutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain pelaksanaan razia, kegiatan juga dilanjutkan dengan tes urine yang dilakukan kepada seluruh pegawai dan warga binaan. Tes ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh pihak di lingkungan Rutan Dumai bebas dari penyalahgunaan narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar dengan dukungan penuh dari APH. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan pemasyarakatan yang lebih aman, bersih, serta mendukung proses pembinaan bagi warga binaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rutan Dumai berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam mewujudkan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba dan berintegritas.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/93049499908-img-20260406-wa0050.jpg"/><pubDate>Mon, 06 Apr 2026 22:04:45 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4052/gandeng-aph-rutan-dumai-gelar-razia-blok-hunian-dan-test-urin-pegawai-di-ikuti-warga-binaan</guid></item><item><title>Advocat Suardi Dan Rekan Siap Laporkan Ketua DPD Granat Riau Terkait Dugaan Berita Hoax</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4051/advocat-suardi-dan-rekan-siap-laporkan-ketua-dpd-granat-riau-terkait-dugaan-berita-hoax</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(PEKANBARU) &#45; &lt;/strong&gt;Advokat Suardi SH, MH, CPM, CPArb, akan melaporkan Ketua DPD GRANAT Riau ke Mapolda Riau, terkait tuduhan dugaan perkara tangkap lepas di Satresnarkoba Polresta Pekanbaru yang tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Suardi menyatakan bahwa laporan ini merupakan upaya untuk mengungkap kebenaran agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat dan membersihkan nama klien nya dari tuduhan yang tidak berdasar . &quot;Saya tidak akan membiarkan nama baik klien kami dicemarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Saya akan terus berjuang untuk membuktikan kebenaran,&quot; ujar Suardi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Laporan ini terkait dengan pernyataan FS Ketua DPD GRANAT Riau yang diduga menuduh adanya pemberian sejumlah uang kepada oknum penyidik satresnarkoba Polresta Pekanbaru. Suardi menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan akan membuktikan kebenaran di hadapan hukum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Awal mula tuduhan tersebut muncul, saat orang tua salah seorang terduga pengguna narkotika yang ditahan Polresta Pekanbaru mendatangi &amp;nbsp;FS, Ketua DPD Granat Riau .&amp;nbsp;&lt;br&gt;&quot;dari informasi yang kami dapatkan dimana orangtua ALIF DAFFA&amp;nbsp;&lt;br&gt;CHAYRAWAN yang Bernama DESWANDY mencoba berdiskusi dengan FS, Ketua&amp;nbsp;&lt;br&gt;DPD GRANAT Riau Namun dari pengakuan&amp;nbsp;&lt;br&gt;DESWANDY beliau hanya berdiskusi terkait masalah hukum yang di alami&amp;nbsp;&lt;br&gt;anaknya, tanpa ada memberikan surat kuasa apapun kepada Ketua FS, selanjutnya FS &amp;nbsp;mendatangi polresta Pekanbaru, lalu membuat berita&amp;nbsp;&lt;br&gt;serta Vidio di Tiktok, dengan dasar &quot;perkataan&quot; dari DESWANDY saja,&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;tanpa adanya bukti bukti apapun serta tidak ada melakukan koordinasi dan konfirmasi dengan kami sebagai kuasa hukum, tentunya ini menimbulkan pertanyaan besar kepada kami sebagai kuasa hukum. apa kepentingan &amp;nbsp;FS selaku Ketua DPD GRANAT Riau dengan Perkara yang kami tangani, dengan melakukan penggiringan opini terhadap perkara tersebut, sehingga dugaan kami sangat ngotot untuk menjatuhkan Insitusi Polri, dengan membuat berita serta menyebarkannya di akun tiktok, kami sebagai tim kuasa hukum &amp;nbsp;sangat keberatan atas pemberitaan yang beredar.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Uang 200 juta yang disebut, adalah Honorium jasa advocat Tertanggal 20 Februari 2026 (berkas terlampir) murni adalah honorium, tidak ada penyerahan uang apapun terkait&amp;nbsp;&lt;br&gt;penanganan perkara kepada Satresnarkoba Polresta Pekanbaru, dan hal tersebut bisa kami buktikan secara hukum dan saksi.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan adanya berita yang beredar kami sebagai kuasa hukum telah&amp;nbsp;&lt;br&gt;berkali kali ingin berjumpa dengan Ketua DPD GRANAT Riau melalui orang orang terdekat beliau, namun hingga saat ini tidak mendapatkan respon, tujuan kami ingin memastikan maksud dan tujuan terkait opininya yang berkembang dimedia.&quot;Tegas Suriadi kepada awak media.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami hanya ingin permasalahan ini jadi jelas, dan mendapat respon dari pihak penegak hukum&quot; Pungkas Suardi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/17126837040-img-20260406-wa0018.jpg"/><pubDate>Mon, 06 Apr 2026 11:43:27 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4051/advocat-suardi-dan-rekan-siap-laporkan-ketua-dpd-granat-riau-terkait-dugaan-berita-hoax</guid></item><item><title>GMPPD Kota Dumai Dukung Penuh Agus Tera Tetap Nakhodai GRIB JAYA</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4050/gmppd-kota-dumai-dukung-penuh-agus-tera-tetap-nakhodai-grib-jaya</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;Gerakan Mahasiswa Pemuda Peduli Dumai (GMPPD) Kota Dumai menyatakan dukungan penuh kepada Agus Tera untuk tetap memimpin GRIB JAYA Kota Dumai (Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu kota Dumai ).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Sekretaris Umum GMPPD Kota Dumai, Ahmad Aldo Riwaldi. Dalam pernyataannya, ia menilai bahwa sosok Agus Tera merupakan pemimpin yang berpengalaman dan memiliki komitmen kuat dalam menjalankan roda organisasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;“Agus Tera adalah figur pemimpin yang sudah terbukti. Beliau memiliki pengalaman, dedikasi, dan mampu membawa organisasi ke arah yang lebih baik. Kami dari GMPPD Kota Dumai mendukung penuh agar beliau tetap menjadi nahkoda GRIB JAYA Kota Dumai,” ujar Ahmad Aldo Riwaldi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut, Aldo menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Agus Tera, GRIB JAYA Kota Dumai telah banyak melakukan kegiatan positif yang berdampak langsung kepada masyarakat. Hal tersebut menjadi salah satu alasan utama GMPPD memberikan dukungan penuh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;“Kami melihat banyak agenda kegiatan sosial dan positif yang telah dilakukan. Ini menjadi bukti bahwa kepemimpinan Agus Tera layak untuk dipertahankan,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;GMPPD Kota Dumai berharap dengan tetap dipimpinnya GRIB JAYA oleh Agus Tera, organisasi tersebut dapat terus berkembang, solid, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Di akhir pernyataannya, Ahmad Aldo Riwaldi juga mengajak seluruh elemen untuk tetap menjaga persatuan dan mendukung kepemimpinan yang telah terbukti membawa dampak baik bagi organisasi dan masyarakat.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/7030146311-img-20260403-wa0019.jpg"/><pubDate>Fri, 03 Apr 2026 17:37:57 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4050/gmppd-kota-dumai-dukung-penuh-agus-tera-tetap-nakhodai-grib-jaya</guid></item><item><title>Sidang Ke&#45;2 Gugatan Perdata Terhadap FSPMI, Kuasa Hukum Soroti Keadilan dan Dugaan Intervensi</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4049/sidang-ke2-gugatan-perdata-terhadap-fspmi-kuasa-hukum-soroti-keadilan-dan-dugaan-intervensi</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(JAKARTA) &#45; &lt;/strong&gt;Persidangan perkara gugatan perdata Nomor 155/PDT.G/2026/PN JKT.TMR yang diajukan oleh Abdul Bais terhadap Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) memasuki persidangan kedua dan kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (31/3/2026). Sidang yang mendapat pengawalan dari ratusan buruh Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) itu pun menghadirkan pernyataan tegas dari pihak kuasa hukum FSPMI terkait jalannya proses hukum di Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usai persidangan, kuasa hukum FSPMI DPP FSPMI, Ganang, S.H., M.H., C.Me., menjelaskan bahwa agenda sidang kali ini masih berkutat pada aspek legal standing atau keabsahan pihak&#45;pihak yang berperkara. Menurutnya, hal tersebut menjadi krusial karena menyangkut legitimasi gugatan yang diajukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dikesempatan yang sama, kuasa hukum FSPMI lainnya, yakni Pujianto yang datang dari Surabaya melontarkan kritik keras terhadap sistem peradilan di Indonesia. Ia menyebut adanya kekhawatiran bahwa proses hukum dapat dipengaruhi oleh kekuatan modal maupun intervensi pihak tertentu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita tahu realitas di lapangan, seringkali yang menang adalah yang memiliki kekuatan uang. Ini yang menjadi kekhawatiran kami dalam perkara ini,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia bahkan menyinggung sejumlah kasus hukum terdahulu sebagai pembanding, serta mengingatkan pentingnya independensi hakim dalam memutus perkara. Dalam konteks ini, ia mengajak seluruh anggota untuk terus mengawal jalannya persidangan secara terbuka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Persidangan ini terbuka untuk umum. Silakan kawan&#45;kawan ikut menyaksikan, agar semua berjalan transparan dan tidak ada yang ditutup&#45;tutupi,” lanjutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan dalam pandangannya. Ia menegaskan bahwa perjuangan tidak hanya dilakukan melalui aksi massa, tetapi juga melalui jalur hukum, termasuk kemungkinan langkah pidana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami tidak hanya bicara perdata. Jika ada unsur pelanggaran hukum, pidana harus segera ditempuh. Siapapun yang merusak organisasi harus bertanggung jawab secara hukum,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menyinggung pentingnya menjaga marwah organisasi serta mengantisipasi upaya&#45;upaya yang dinilai dapat melemahkan gerakan buruh dari dalam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pujianto menilai bahwa konflik internal maupun gugatan hukum terhadap serikat pekerja bukanlah hal baru. Dalam banyak kasus, dinamika tersebut kerap berkaitan dengan perebutan legitimasi organisasi maupun kepentingan yang lebih luas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sidang perkara ini dijadwalkan akan kembali dilanjutkan dalam waktu dekat dengan agenda lanjutan terkait pembuktian dan pemeriksaan saksi. Pujianto pun kembali menginstruksikan kepada anggota FSPMI untuk terus mengawal proses hukum hingga tuntas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami tetap istiqamah dalam perjuangan. Ini bukan hanya soal perkara hukum, tetapi soal menjaga kehormatan dan keberlangsungan organisasi,” tutup Pujianto.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/97075675073-img-20260331-wa0015.jpg"/><pubDate>Tue, 31 Mar 2026 14:09:59 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4049/sidang-ke2-gugatan-perdata-terhadap-fspmi-kuasa-hukum-soroti-keadilan-dan-dugaan-intervensi</guid></item><item><title>Pecat Satu Personel, Polres Dumai Gelar Upacara PTDH</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4048/pecat-satu-personel-polres-dumai-gelar-upacara-ptdh</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;Polres Dumai menggelar upacara PTDH (Pemberhentian Tidak dengan Hormat) terhadap seorang personel Polri di halaman Mapolres setempat, Senin (30/03/26) pagi .&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Dumai AKBP Angga F Herlambang sebagai inspektur upacara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upacara tersebut dilaksanakan sebagai bentuk penegakan disiplin dan kode etik di lingkungan Polri, sesuai dengan keputusan pimpinan terkait pemberhentian tidak dengan hormat terhadap Aipda MEP.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pelaksanaannya, upacara diisi dengan simbolisasi penegakan disiplin berupa penandaan silang pada foto personel yang diberhentikan. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian upacara PTDH sebagai bentuk ketegasan institusi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Dumai AKBP Angga F Herlambang, dalam amanatnya menegaskan bahwa upacara ini merupakan bentuk komitmen dalam menjaga marwah dan kehormatan institusi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Upacara PTDH ini merupakan bentuk komitmen pimpinan Polri dalam menegakkan disiplin, kode etik, dan peraturan perundang&#45;undangan yang berlaku di lingkungan Polri,&quot; ujar Kapolres.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menyampaikan bahwa langkah tersebut bukan semata&#45;mata bentuk hukuman, melainkan upaya menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;PTDH bukanlah bentuk kebencian atau penghukuman semata, melainkan langkah tegas institusi untuk menjaga marwah, kehormatan, dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar menjadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran bersama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/1403528204-fb_img_1774939526797.jpg"/><pubDate>Tue, 31 Mar 2026 13:49:14 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4048/pecat-satu-personel-polres-dumai-gelar-upacara-ptdh</guid></item><item><title>Kisah Mereka yang Tetap Bekerja Saat Lebaran</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4047/kisah-mereka-yang-tetap-bekerja-saat-lebaran</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURANUSANTARA &#45; &lt;/strong&gt;Disaat jutaan orang memadati sarana transportasi dan memenuhi jalanan demi ritual mudik menyambut hari raya Idul Fitri, sekelompok orang justru melangkah ke arah berlawanan. Bagi mereka, Hari kemenangan tidak dirayakan di ruang tamu keluarga, melainkan di balik meja operator, ruang mesin, hingga koridor rumah sakit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemenangan dalam Pengabdian&lt;br&gt;Sebut saja Ahmad, seorang teknisi di sebuah pembangkit listrik. Baginya, Idulfitri tahun ini kembali dilewati bersama rekan sejawat. “Sedih pasti ada, apalagi saat mendengar takbir. Tapi kalau kami semua pulang, siapa yang memastikan listrik di rumah&#45;rumah penduduk tetap menyala untuk merayakan Lebaran?” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kisah serupa pun dialami oleh ribuan tenaga medis, petugas keamanan, hingga pekerja sektor transportasi dan logistik. Bagi mereka, “Hari Kemenangan” memiliki arti baru, yaitu kemenangan melawan ego pribadi demi memastikan kenyamanan masyarakat luas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perayaan pun dilakukan secara bersahaja. Salat Id berjamaah di lapangan parkir kantor, lalu dilanjutkan dengan makan ketupat bersama di kantin sebelum kembali ke pos masing&#45;masing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian, bagaimana Aturan Upahnya?&lt;br&gt;Bekerja di hari libur nasional, termasuk IdulFitri, bukan sekadar urusan loyalitas. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah mengatur hak&#45;hak finansial bagi pekerja yang tetap bertugas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berikut adalah poin&#45;poin penting mengenai upah lembur di hari libur resmi berdasarkan UU Ketenagakerjaan dan PP Nomor 35 Tahun 2021:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Wajib Kesepakatan: Pengusaha dapat mempekerjakan pekerja pada hari libur resmi hanya jika jenis pekerjaannya bersifat pelayanan publik atau mendesak, dan harus berdasarkan persetujuan pekerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Status Upah Lembur: Waktu kerja di hari Lebaran dihitung sebagai kerja lembur. Pengusaha wajib membayar upah kerja lembur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Simulasi Perhitungan: Untuk perusahaan dengan 5 hari kerja (40 jam seminggu), perhitungan upah lembur pada hari libur resmi adalah:&lt;br&gt;* Jam ke&#45;1 sampai ke&#45;8: Dibayar 2 kali upah sejam.&lt;br&gt;* Jam ke&#45;9: Dibayar 3 kali upah sejam.&lt;br&gt;* Jam ke&#45;10 hingga ke&#45;12: Dibayar 4 kali upah sejam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian, mengutip pernyataan dari pihak Kemnaker dalam berbagai sosialisasi, perusahaan yang tidak membayarkan upah lembur kepada karyawan yang masuk di hari libur nasional dapat dikenakan sanksi pidana kurungan paling singkat 1 bulan dan paling lama 12 bulan, dan/atau denda paling sedikit Rp10.000.000 dan paling banyak Rp100.000.000.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meskipun cuan tambahan menjadi penghibur lara, bagi para pejuang Lebaran ini, apresiasi tulus dari masyarakat dan keluarga tetaplah menjadi bonus yang paling tak ternilai harganya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/54992692141-20260321_131237.jpg"/><pubDate>Sun, 22 Mar 2026 07:00:34 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4047/kisah-mereka-yang-tetap-bekerja-saat-lebaran</guid></item><item><title>577 Warga Binaan Rutan Dumai Terima Remisi Khusus Idul Fitri 1447 H</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4046/577-warga-binaan-rutan-dumai-terima-remisi-khusus-idul-fitri-1447-h</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai mengusulkan pemberian Remisi Khusus (RK) kepada ratusan warga binaan. Tercatat sebanyak 577 orang diusulkan menerima remisi dari total 723 narapidana dan 175 tahanan, Sabtu (21/3).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari jumlah tersebut, 564 orang merupakan laki&#45;laki dan 13 orang perempuan. Sementara itu, terdapat 6 orang warga binaan laki&#45;laki yang diusulkan menerima remisi khusus langsung bebas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun besaran remisi yang diusulkan bervariasi, mulai dari 15 hari hingga 2 bulan, dengan rincian yang akan mendapatkan remisi 15 hari sebanyak 127 orang, 1 bulan sebanyak 386 orang, 1 bulan 15 hari sebanyak 53 orang, dan 2 bulan sebanyak 11 orang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi, menyampaikan bahwa mayoritas warga binaan yang diusulkan menerima remisi berasal dari kasus narkotika sebanyak 379 orang, sementara 198 orang lainnya berasal dari kasus umum.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://auranusantara.com/gambar/images/69bf2ba322fa9.jpg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;Penyerahan remisi dilakukan secara langsung oleh Karutan usai pelaksanaan Shalat Idul Fitri, dalam suasana yang berlangsung khidmat dan dihadiri oleh seluruh petugas serta warga binaan yang berhak menerima.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam keterangannya, Karutan menegaskan bahwa remisi merupakan hak warga binaan yang telah memenuhi berbagai persyaratan, baik administratif maupun substantif, seperti berkelakuan baik, tidak sedang menjalani hukuman disiplin, serta aktif mengikuti program pembinaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Remisi ini bukan sekadar pengurangan masa pidana, tetapi bentuk kepercayaan negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan. Bagi warga binaan, ini adalah hasil dari kedisiplinan dan kesungguhan dalam mengikuti pembinaan, sekaligus motivasi untuk terus menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Karutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui pemberian remisi ini, Rutan Dumai tidak hanya menghadirkan pengurangan masa pidana, tetapi juga menumbuhkan harapan baru bagi warga binaan. Dengan semangat Idul Fitri, mereka diharapkan mampu kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, produktif, dan bermanfaat.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/16275240190-img-20260321-wa0043.jpg"/><pubDate>Sun, 22 Mar 2026 06:37:23 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4046/577-warga-binaan-rutan-dumai-terima-remisi-khusus-idul-fitri-1447-h</guid></item><item><title>LPPD Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran Di Dumai Jelang Idul Fitri 2026</title><link>https://auranusantara.com/news/detail/4045/lppd-salurkan-bantuan-untuk-korban-kebakaran-di-dumai-jelang-idul-fitri-2026</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;AURA(DUMAI) &#45; &lt;/strong&gt;Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, Lingkar Pemuda Pemudi Dumai (LPPD) menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran yang terjadi di Kelurahan Bumi Ayu, Jalan Nona. Peristiwa kebakaran yang terjadi pada Kamis, 18 Maret lalu tersebut menghanguskan rumah warga dan meninggalkan duka mendalam bagi korban.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bantuan yang disalurkan berupa pakaian dalam jumlah besar, paket sembako, serta uang tunai. Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi antara LPPD Kota Dumai dan LPPD Kecamatan Dumai Selatan. Dari kerja sama tersebut, terkumpul berbagai bentuk bantuan yang diharapkan dapat meringankan beban para korban.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua LPPD Kota Dumai, Agung Gumilang, S.A.P., menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang terjadi. Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pengurus LPPD Kecamatan Dumai Selatan atas gerak cepat dan semangat sosial yang ditunjukkan dalam membantu korban.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Terima kasih kepada seluruh kawan&#45;kawan LPPD Kecamatan Dumai Selatan yang telah bergerak cepat dan penuh kepedulian. Semoga kita semua tetap solid dan terus berada pada titik terbaik sebagai pemuda di Kota Dumai,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aksi sosial ini menjadi bukti nyata peran aktif generasi muda dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat, khususnya menjelang hari besar keagamaan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://auranusantara.com/assets//berita/original/34966073008-img-20260320-wa0057.jpg"/><pubDate>Fri, 20 Mar 2026 20:37:31 +0700</pubDate><guid>https://auranusantara.com/news/detail/4045/lppd-salurkan-bantuan-untuk-korban-kebakaran-di-dumai-jelang-idul-fitri-2026</guid></item></channel></rss>