Akibat Tak Mampu Beli Tiang PLN Swadaya, Salah Satu Warga Di Desa Batas Terpaksa Puluhan Tahun Lampu Kaleng

Selasa, 29 Juni 2021

Foto : Lokasi Rumah Warga Terdampak

ROHUL (ANC) - Diera digitalisasi ini, sungguh miris melihat ada daerah di desa Batas  kecamatan Tambusai kabupaten Rohul yang sampai detik ini belum pernah menikmati penerangan arus listrik. pada hal dimasa saat ini kita tau betapa pentingnya bagi warga arus listrik, selain penerangan, siswa sekarang harus belajar dari Rumah/Daring.keperluan WiFi, dll.(29/06/2021)

Seperti rintihan salah satu kepala keluarga bermarga Siregar kepada awak media Auranusantara.Com. " Sudah lebih sepuluh sepuluh tahun yang lalu banyak yang datang kesini ,  mau uruskan PLN ini agar sampai kesini, dari anak anak saya masih kecil, sampai sekarang anak saya sudah punya anak. Ada yang ngumpulkan tanda tangan , sebutkan nominal dan banyak lagi dan terakhir kami disuruh membeli tiang listrik secara swadaya" tuturnya. 

Foto : Warga Saat Malam Menggunakan Lampu Kaleng

Sementara kepala desa Batas T. musrial yang baru saja diangkat jadi pengurus partai PDI perjuangan di PAC Tambusai, mengatakan, sudah berbuat dan berusaha tapi PLN belum mengabulkan. "kita sudah pernah buat proposal ke PLN. Dan bila diperlukan kita akan buat lagi." Terang kades desa Batas.

Terkait hal ini pihak media mencoba mengkonfirmasi Unit Layanan PLN  pasir Pangaraian (ULP) PP. "Coba kita cari mas, tapi kalau sudah beberapa tahun yang lalu. Kami ragu karna orangnya sudah berganti-ganti,Diusahakan kalaul ada daftar nama pelanggannya juga."tutur Heru selaku pimpinan /ULP , lewat pesan What's app nya. 

setidaknya ada lima kepala rumah tangga yang membutuhkan listrik , diluar karyawan yang memiliki sebidang kebun di sana dan bila di total semuanya ada puluhan rumah tangga yang memiliki identitas desa Batas.(ANC02/EB Nainggolan)