
AURA(DUMAI) - Kegiatan pemeliharaan kilang berskala besar atau Turn Around Mayor PT Pertamina Patra Niaga Refinery Dumai (Kilang Pertamina Dumai) yang berlangsung sejak 1 Mei 2026 menjadi salah satu agenda strategis nasional guna menjaga keandalan operasional kilang dalam rangka menjaga keberlanjutan energi nasional.
Dalam melaksanakan proyek besar ini, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menegaskan komitmennya terhadap penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai aspek penting keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang dijalankan secara secara konsisten dan tanpa kompromi. Hal ini ditandai dengan digelarnya Apel Grand Safety (GST) Talk Turn Around Mayor 2026, yang dilaksanakan di Lapangan Main Office Kilang Dumai, Selasa (5/5)

Apel Grand Safety Talk tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Operasi PT Pertamina Patra Niaga, Didik Bahagia. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat bagi seluruh pekerja, mitra kerja, dan kontraktor bahwa keselamatan merupakan fondasi utama dalam setiap pekerjaan, khususnya pada pekerjaan yang bersifat besar, kompleks, dan penuh tantangan.
“Saya harapkan TA Mayor ini dapat kita laksanakan hingga selesai dengan capaian zero accident, on quality, on time, dan on budget. Pentingnya aspek HSSE dalam pemenuhan target tersebut menjadikan tanggung jawab kita bersama untuk terus menjaga kesadaran dan semangat budaya HSSE,” ujar Didik.

Lebih lanjut, Didik mendorong seluruh pihak yang terlibat untuk berkomitmen dalam penerapan HSSE melalui implementasi HSSE Golden Rules, yaitu PIP (Patuhi, Intervensi, dan Peduli), 10 Corporate Life Saving Rules (CLSR), serta 9 Perilaku Wajib. Selain itu, pekerja juga diingatkan untuk menerapkan personal risk assessment BETUAH, mendukung upaya zero plastic dan good housekeeping (GHK), serta melaksanakan Toolbox Meeting, sosialisasi JSA, inspeksi peralatan, PSSR dan program-program lain yang berhubungan dengan Aspek HSSE.
“Saya yakin dengan perencanaan yang matang, kerja sama yang solid, disiplin dalam eksekusi, dan komitmen keselamatan yang tinggi, kita mampu menyelesaikan Turn Around Mayor ini dengan hasil terbaik: aman, andal, tepat mutu, tepat waktu, dan zero accident,” tambahnya.
Kegiatan GST Kilang Dumai ini dihadiri oleh General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit II Dumai, Iwan Kurniawan; SMOM RU II Dumai, Isnandhi Dwi Saputra; Chief HSSE PT Pertamina Patra Niaga, Gelar Winayawidhi Suganda; VP Reliability PT Pertamina Patra Niaga, Eko Sunarno; Pjs VP R&PO, Akhmad Syaiful Hasan; serta Senior Manager TA PT Pertamina Patra Niaga, Poltak Alexander S. Kegiatan ini juga diikuti oleh Subkoordinator Keselamatan Instalasi Hilir Migas Kementerian ESDM, M. Bharata Purnama Putra; Inspektur Migas Kementerian ESDM, Satya Wicaksana; serta jajaran pemangku kepentingan di Kota Dumai, termasuk TNI/Polres Dumai, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP.

Dalam laporannya, General Manager PT PPN RU II Dumai, Iwan Kurniawan menyampaikan bahwa pelaksanaan TA Mayor 2026 Kilang Dumai berlangsung selama 42 hari on to on, termasuk dari shut down hingga start up kembali kilang pada 11 Juni mendatang. “Durasi pekerjaan telah dibuat secara terperinci dan telah dilakukan alignment pekerjaan dengan Direksi Pengawas maupun Kontraktor,” ujar Iwan.
Pelaksanaan TA Mayor Kilang Dumai mencakup unit Hydro Skimming Complex (HSC), Hydrocracking Complex (HCC), Heavy Oil Complex (HOC), serta bagian Utilities. Proyek pekerjaan ini telah disusun secara terukur dan terencana secara menyeluruh, serta mematuhi seluruh regulasi dan prosedur yang berlaku. Selain itu, terkait dengan aspek HSSE Perusahaan juga telah menyusun Risk Assessment dan JSA terhadap semua paket pekerjaan serta telah dilakukan MCU dan Safety Induction untuk semua pekerja yang terlibat.

Resmi digelarnya GST TA Mayor Kilang Dumai ditandai dengan penyerahan bendera K3, serta penyerahan simbolis Alat Pelindung Diri (APD), Surat Izin Kerja Aman (SIKA), JSA serta vitamin kepada perwakilan kontraktor dan Safetyman TA Kilang Dumai sebagai bentuk komitmen terhadap penerapan sistem kerja yang aman dan terukur.
Bertepatan dengan peringatan International Firefighters Day (IFFD) pada 4 Mei 2026, manajemen juga memberikan apresiasi kepada tim Fire Brigade Kilang Dumai melalui penyematan pita secara simbolis. Apresiasi ini menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan kesiapsiagaan dalam menjaga keselamatan, tidak hanya di lingkungan operasional kilang, tetapi juga bagi masyarakat dan lingkungan sekitar wilayah operasional Perusahaan.
Sebagai wujud kepedulian sosial, Kilang Pertamina Dumai turut menyerahkan santunan senilai Rp30 Juta kepada tiga panti asuhan di Kota Dumai. Inisiatif ini turut mencerminkan komitmen serta upaya perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat sekaligus menciptakan nilai tambah berkelanjutan melalui program tanggung jawab sosial yang berdampak.
Kegiatan Apel Grand Safety Talk Turn Around Mayor 2026 kemudian ditutup dengan pembacaan pesan-pesan keselamatan oleh dua anak pekerja Kilang Dumai. Pesan tersebut menjadi pengingat kuat bagi seluruh pekerja akan pentingnya bekerja secara selamat sebagai bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga, dan lingkungan kerja, sekaligus memperkuat awareness selama pelaksanaan TA Mayor 2026.