Kanal

Telah Di Diskresi Polisi, Mesin Adu Ketangkasan Kembali Marak Di Bengkalis

AURA(BENGKALIS) - Keberadaan Gelar Permainan atau mesin ketangkasan tembak ikan kian marak pada kabupaten kota di provinsi Riau,dari hasil pantauan Diduga keberadaan gelper kian marak di Kabupaten Bengkalis setelah sebelumnya sempat tutup dan telah di diskresi oleh Polres Bengkalis.

Berdasarkan hasil Pantaun awak Media, Gelper atau disebut ketangkasan tembak ikan beroperasi kembali di jalan Yos sudarso pada Swalayan 88 Bengkalis tepatnya disamping Hotel Marina.(24/04/2024) 

Kuat dugaan kembali beroperasinya gelper pada tempat dimaksud tak tersentuh aparat penegak hukum yang ber wilayah di kabupaten Bengkalis Pemilik Gelper Seperti kebal hukum meski telah di diskresi Polres Setempat.

Dari keterangan Narasumber yang Enggan mencantumkan identitas nya pada penerbitan berita ini menyampaikan kepada awak media "bahwa ada salah seorang Berinisial T berperan sebagai Pembagi Atensi untuk oknum-oknum yang di duga turut membekingi kegiatan berunsur  perjudian tersebut".Kata pemberi informasi

Kepada pihak berwenang agar dapat bertindak tegas sesuai Perintah Kapolri
Terkait jenis perjudian harus ditindak tegas. Khusus pihak Satpol PP Bengkalis sebagai penegak aturan PERDA Kabupaten Bengkalis  Mohon di tidak tegas Gelper yang telah kembali Beroperasi.

Dari Penelusuran Lebih Lanjut di lokasi,Penjual Koin Berinisial "EK" Dan "AS" Saat di konfirmasi mengatakan jika ada oknum Wartawan T lah yang mengurusnya.

Sekedar informasi saat awak media berada dilokasi turut terlihat beberapa orang anak di duga masih Dibawah umur ikut bermain Gelper.

Untuk melengkapi informasi awak media meminta nomor kontak berinisial Y yang disebut-sebut sebagai humas usaha gelper yang ada pada swalayan 88, namun saat dihubungi pesan What's app nya berdering,hingga berita ini diterbitkan Y belum memberikan keterangan.

Sebagai pertimbangan,kegiatan Gelper/mesin adu ketangkasan Pernah Beroperasi dengan bebas di kabupaten bengkalis.kehadirannya mendapat kecaman keras dari kaum emak-emak karena para suami yang candu kurang memberikan kebutuhan ekonomi rumah tangga akibat habis di meja adu ketangkasan.

Ikuti Terus AuraNusantara

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER