• Selasa, 28 April 2026
  • Home
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Budaya
  • Eksbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Dunia
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Budaya
  • Eksbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Dunia
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Terima Kunjungan Politeknik Negeri Medan, Perwira PT KPI RU Dumai Kenalkan Proses Bisnis dan 12 CLSR
Ketua Bundo Kanduang Lis Hafrida: Ilmu dari Kegiatan Ini Dapat Diterapkan Dalam Kehidupan Sehari-hari
Ketum Parpol Jadi Menteri, Larshen Yunus: Presiden Jokowi Ingkari Janjinya Saat Kampanye
Ketua DPD PJS Riau Wahyudi El Panggabean Serahkan Mandat Pembentukan DPC PJS Dumai
Dumai Wakili Provinsi Riau Sebagai Lokasi Penanaman Bibit Mangrove Serentak DPP GPND

  • Home
  • Daerah
  • Dumai

Laka Kerja Pada PT. IMT Tuai Sorotan Keras Dari Faptekal Dumai

Administrator

Jumat, 13 Maret 2026 21:22:38 WIB
Cetak
Laka Kerja Pada PT. IMT Tuai Sorotan Keras Dari Faptekal Dumai

Foto : IIustrasi

AURA(DUMAI) - Kasus kecelakaan kerja yang terjadi di area operasional pabrik PT. Ivomas Tunggal (PT. IMT) pada Kamis siang, 5 Maret 2026 lalu menuai sorotan keras dari Forum Aksi Peduli Tenaga Kerja Lokal (Fap Tekal) Dumai.

Ketua Umum Fap Tekal Dumai, Ismunandar, menilai ada sejumlah kejanggalan serius dalam insiden tersebut. Seorang pekerja alih daya dari PT International Service System (PT. ISS) berinisial PA dilaporkan mengalami luka berat setelah tangan kirinya diduga tergilas rantai konveyor saat bekerja di area operasional pabrik PT Ivomas Tunggal.

Yang menjadi perhatian serius, kata Ismunandar, berdasarkan informasi yang diperoleh pihaknya, status kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan milik pekerja tersebut diduga belum aktif saat peristiwa kecelakaan kerja itu terjadi.

"Ini yang menjadi temuan kami di lapangan. Ketika laka kerja itu terjadi, BPJS Ketenagakerjaan pekerja tersebut diduga belum aktif. Ini tentu menimbulkan konflik kepentingan dan berpotensi merugikan pekerja,” tegas Ismunandar kepada awak media. Jumat, (13/03/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut sangat memprihatinkan, mengingat pekerja sudah ditempatkan di area kerja yang memiliki risiko tinggi, namun diduga belum mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sebagaimana mestinya.

Fap Tekal Dumai pun menyatakan tidak akan tinggal diam. Untuk meluruskan persoalan ini, pihaknya telah mengambil sejumlah langkah dengan menyampaikan laporan dan informasi kepada pihak terkait.

"Kami sudah menyampaikan informasi ini kepada Disnakertrans Provinsi Riau, khususnya di bidang pengawasan, serta kepada pihak Polres Dumai agar persoalan ini bisa dibuka secara terang benderang,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Fap Tekal juga akan melayangkan surat kepada DPRD Kota Dumai untuk meminta digelarnya Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna mengungkap secara jelas duduk perkara kecelakaan kerja tersebut.

“Kami juga akan menyurati DPRD Dumai agar segera dilakukan RDP. Ini penting supaya semua pihak bisa menjelaskan secara terbuka apa yang sebenarnya terjadi,” lanjut Ismunandar.

Bahkan, Fap Tekal Dumai juga membuka kemungkinan akan melakukan aksi di depan PT. Ivomas Tunggal apabila tidak ada penjelasan yang transparan dari pihak perusahaan.

"Setelah ini kami juga akan melakukan aksi di PT. IMT untuk meminta kejelasan. Bagaimana bisa pekerja dari PT. ISS yang diduga belum aktif kepesertaan BPJS Ketenagakerjaannya sudah melakukan pekerjaan di area PT. Ivomas Tunggal yang jelas memiliki risiko kerja tinggi,” tegasnya.

Sementara itu, untuk memastikan informasi yang beredar, awak media telah mencoba mengkonfirmasi pihak BPJS Ketenagakerjaan Dumai melalui pesan WhatsApp. Dari keterangan yang diperoleh, pihak BPJS Ketenagakerjaan menyebut bahwa pekerja berinisial PA tersebut memang belum terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.

Di sisi lain, hingga berita ini diterbitkan, baik pihak manajemen PT. Ivomas Tunggal maupun PT. International Service System (PT. ISS) belum memberikan keterangan resmi. Saat dikonfirmasi oleh awak media, kedua pihak perusahaan tersebut memilih bungkam dan belum memberikan tanggapan terkait insiden kecelakaan kerja yang menimpa pekerja tersebut.

Sikap diam dan bungkam dari manajemen kedua perusahaan ini justru memunculkan berbagai pertanyaan di tengah publik. Bungkamnya pihak PT. IMT dan PT. ISS dinilai semakin memperkuat dugaan adanya persoalan serius yang sengaja ditutup-tutupi terkait perlindungan keselamatan dan jaminan sosial pekerja.

Fap Tekal Dumai menilai, transparansi dari pihak perusahaan sangat dibutuhkan agar tidak menimbulkan spekulasi liar di masyarakat. Jika memang tidak ada yang disembunyikan, seharusnya perusahaan berani memberikan penjelasan secara terbuka kepada publik.

"Keselamatan pekerja bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi merupakan tanggung jawab moral dan hukum yang harus dipenuhi oleh setiap perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja, terlebih di lingkungan kerja dengan risiko tinggi seperti di area operasional pabrik," tegas Ismunandar.


 Editor : Hendrik Siagian

[ Ikuti AuraNusantara.com ]


AuraNusantara.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

Faptekal Laporkan PT. Ivo Mas Tunggal Terkait Kelalaian Berujung Laka Kerja Ke Disnaker Provinsi Riau

Selasa, 28 April 2026 - 19:30:30 WIB

AURA(DUMAI) - Babak baru kasus kecelakaan kerja serius yang menimpa PA (inisial).

Daerah

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026,Bukti Nyata Komitmen Dukung Pembangunan Daerah

Senin, 27 April 2026 - 20:51:46 WIB

AURA(DUMAI) - Komitmen PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pert.

Daerah

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai

Ahad, 26 April 2026 - 23:35:19 WIB

AURA(DUMAI) - PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dum.

Daerah

Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara

Ahad, 26 April 2026 - 12:09:38 WIB

AURA(RUPAT UTARA) - Tim dosen Jurusan Sosiologi Universitas Riau melaksanakan ke.

Daerah

Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyatakan Tekan Emosi Dan Tingkatkan Efisiensi Energi

Rabu, 22 April 2026 - 19:05:50 WIB

AURA(DUMAI) - PT Pertamina Patra Niaga Niaga Refinery Unit Dumai Produksi Sungai.

Daerah

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis Di Seluruh Proses Produksi Kliang

Selasa, 21 April 2026 - 19:20:37 WIB

AURA(DUMAI) - Stigma bahwa perempuan hanya identik dengan peran domestik dan tid.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Ketua Bapemperda Setuju Pemanfataan Lahan Tidur Dijadikan Ranperda

08 Juli 2020
Logo Garuda Diganti Lobster, Prabowo Cs Masih Sabar
08 Juli 2020
Gunakan Rompi Orange dan Tangan Terborgol, Amril Tiba di Pekanbaru
08 Juli 2020
Terkini +INDEKS
Faptekal Laporkan PT. Ivo Mas Tunggal Terkait Kelalaian Berujung Laka Kerja Ke Disnaker Provinsi Riau
28 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026,Bukti Nyata Komitmen Dukung Pembangunan Daerah
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara
26 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyatakan Tekan Emosi Dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis Di Seluruh Proses Produksi Kliang
21 April 2026
Komut PT. PPN Tinjau Operasional Kilang Pertamina Dumai, Tekankan Pelayanan Terbaik Untuk Masyarakat
20 April 2026
Sengketa Lahan Sawit 500 Ha Di Rohil, Ahli Waris Mengadu Ke Mabes Polri Dan DPR RI, Dugaan Keterlibatan Oknum APH Menguat
19 April 2026
Realisasi CSR PT. PPN RU II Laksanakan Gotong Royong Bersama Warga Jaya Mukti
18 April 2026
Ternyata BPJS Ketenagakerjaan Korban Laka Kerja Di Area PT. Ivo Mas Tunggal Belum Aktif
18 April 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026,Bukti Nyata Komitmen Dukung Pembangunan Daerah
  • 2 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
  • 3 Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara
  • 4 Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyatakan Tekan Emosi Dan Tingkatkan Efisiensi Energi
  • 5 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Perempuan Mampu Ambil Peran Strategis Di Seluruh Proses Produksi Kliang
  • 6 Komut PT. PPN Tinjau Operasional Kilang Pertamina Dumai, Tekankan Pelayanan Terbaik Untuk Masyarakat
  • 7 Sengketa Lahan Sawit 500 Ha Di Rohil, Ahli Waris Mengadu Ke Mabes Polri Dan DPR RI, Dugaan Keterlibatan Oknum APH Menguat

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

AuraNusantara ©2020 | All Right Reserved