AURA(RUPAT) - Antrean panjang kendaraan di SPBU Teluk Lecah, Kecamatan Rupat, dengan nomor SPBU 16.287.090, terjadi sejak pagi hari. Puluhan kendaraan roda dua maupun roda empat tampak mengular hingga ke luar area SPBU. Kondisi tersebut menyebabkan masyarakat harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM).
Sejumlah masyarakat yang ditemui di lokasi mengatakan antrean panjang ini bukan disebabkan oleh kelangkaan BBM. Menurut mereka, stok BBM masih tersedia, namun pelayanan dinilai menjadi lebih lambat karena jumlah operator yang bertugas berkurang.
Berdasarkan keterangan beberapa warga, sejumlah operator SPBU dikabarkan ada yang mengundurkan diri dan ada pula yang diberhentikan. Berkurangnya jumlah petugas diduga berdampak pada lambatnya proses pengisian BBM, sehingga antrean kendaraan terus bertambah, terutama pada jam-jam sibuk.
"Sekarang ini memang cukup parah, Pak.
Antreannya panjang sejak salah satu orang yang dulu bertugas di SPBU sudah tidak ada lagi. Dulu beliau cepat tanggap dalam melayani masyarakat, sehingga antrean tidak sepanjang sekarang," ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat mengaku berharap kondisi ini segera mendapat perhatian dari pihak pengelola SPBU. Mereka menilai pelayanan akan kembali normal apabila jumlah operator ditambah sehingga proses pengisian BBM dapat berlangsung lebih cepat dan antrean panjang dapat diurai.
Sejumlah warga juga berharap pengelola atau pemilik SPBU segera mengambil langkah cepat untuk mengatasi persoalan tersebut.
Menurut mereka, apabila memang terjadi kekurangan tenaga operator, sebaiknya segera dilakukan perekrutan atau penambahan petugas agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU Teluk Lecah terkait penyebab berkurangnya jumlah operator maupun langkah yang akan diambil untuk mengatasi antrean panjang yang terjadi.