LPPD Gelar Aksi Damai Di Depan Polres Dumai, Desak Penutupan Seluruh Quarry Yang Di Duga Ilegal
AURA(DUMAI) - Lingkar Pemuda Pemudi Dumai (LPPD) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Kepolisian Resor (Polres) Dumai, Selasa (7/7/2026).
Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan dugaan maraknya aktivitas galian C ilegal yang dinilai masih beroperasi di sejumlah wilayah di Kota Dumai.
Massa aksi menyebutkan bahwa dugaan aktivitas galian C ilegal berada di beberapa titik, di antaranya Kecamatan Medang Kampai, Bukit Kapur, Bukit Timah, dan Mekar Sari. LPPD menilai aktivitas tersebut berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan serta merugikan masyarakat apabila tidak segera ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam orasinya, Koordinator Lapangan LPPD, M. Syafiq Ash'a, mendesak Kapolres Dumai agar mengambil langkah tegas terhadap seluruh aktivitas quarry yang diduga tidak memiliki legalitas.
"Kami mendesak Kapolres Kota Dumai untuk menutup semua quarry yang ada di Kota Dumai. Penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu demi menjaga kelestarian lingkungan dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat," tegas M. Syafiq Ash'a di hadapan peserta aksi.
Sementara itu, Ketua Harian LPPD, Abdurrahman Haris, mengajak seluruh pihak untuk tidak mengorbankan kelestarian alam demi kepentingan ekonomi sesaat.
"Jangan rusak bumi demi uang," ujar Abdurrahman Haris dalam pernyataannya yang disambut oleh peserta aksi.
Dalam kesempatan yang sama, Agung Gumilang Ketua LPPD menyampaikan bahwa mereka akan terus mengawal persoalan tersebut hingga mendapat tindak lanjut yang nyata dari aparat penegak hukum.
"Jika dalam waktu yang telah di sepakati dalam aksi tersebut belum ada tindakan tegas dari Kapolres Dumai, maka kami akan mendesak kasus ini hingga ke Kapolda, bahkan sampai kepada Kapolri," Tegas Agung Gumilang.
Melalui aksi damai tersebut, LPPD berharap aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan, penertiban, serta penegakan hukum terhadap setiap aktivitas galian C yang terbukti melanggar peraturan perundang-undangan.
Organisasi tersebut juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawasi pengelolaan sumber daya alam agar tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan, keselamatan masyarakat, dan kepatuhan terhadap hukum yang berlaku.
Aksi demonstrasi berlangsung secara tertib dengan pengawalan dari aparat kepolisian. Hingga kegiatan berakhir, massa aksi menyampaikan aspirasi melalui orasi dan penyerahan tuntutan kepada pihak Polres Dumai sebagai bentuk harapan agar persoalan dugaan galian C ilegal segera ditindaklanjuti secara serius.
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Luncurkan Program JITU, Perkuat Budaya Inovasi Dan Continuous Improvement Untuk Mendorong Operational Excellence
AURA(DUMAI) - PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dum.
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Terima Kunjungan PT. Pertamina Petrochemical Trading, Perkuat Sinergi Bisnis Petrokimia Nasional
AURA(DUMAI) - Guna mengoptimalkan potensi bisnis petrokimia, Pertamina Patra Nia.
Bipartit I Gagal, FSPMI Kota Dumai Akan Laporkan Pemilik Wisma Cemara Ke Polda Riau
AURA(DUMAI) - FSPMI Kota Dumai menyatakan perundingan Bipartit I terkait perseli.
Di Duga Terjadi Kejanggalan Dalam Pengelolaan Usaha Ternak Bebek BUMDes Teluk Pecah Tahun Anggaran 2025
AURA(TELUK PECAH) - Pengelolaan usaha ternak bebek milik Badan Usaha Milik Desa .
RSUD dr. Suhatman Kota Dumai Gelar Apel Bersama Jajaran Satuan Pengamanan
AURA(DUMAI) - RSUD dr. Suhatman Kota Dumai menggelar kegiatan apel bersama jajar.
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Terima Kunjungan Mahasiswa Nasional Hingga Internasional, Ajak Pahami Proses Bisnis Hilir Migas Dan Aspek Safety
AURA(DUMAI) - Upaya meningkatkan literasi masyarakat mengenai proses bisnis ener.







