Review Bose QuietComfort Headphones Gen 2: ANC Terbaik, Tapi Baterai Biasa Saja
AURANUSANTARA.COM — Bose memposisikan QuietComfort Headphones (2nd Gen) sebagai jembatan antara seri flagship Ultra dan generasi sebelumnya. Dengan harga USD 359 (sekitar Rp 5,8 juta), headphone ini membawa fitur Immersive Audio yang tadinya eksklusif di seri Ultra, tapi harus berkompromi di beberapa aspek teknis. Saya memakainya selama beberapa hari untuk perjalanan udara jarak jauh dan commute harian untuk menguji klaim kenyamanan serta performa ANC-nya.
Desain dan Kenyamanan: Plush Padding untuk Penerbangan 8 Jam
Secara visual, build quality-nya masih didominasi plastik, tapi pilihan warna Eucalyptus Green yang saya uji memberi kesan segar. Yang paling menonjol adalah padding headband yang kini hampir melingkari penuh bagian atas—peningkatan signifikan dari generasi sebelumnya yang hanya membalut seperempat bagian.
Untuk pemakaian 8 jam nonstop, tidak ada tekanan berlebih di area telinga atau kepala. Earcup-nya empuk tanpa rasa panas berlebihan. Headphone ini juga bisa dilipat dan disertakan carrying case, meski saat bepergian saya lebih sering menggantungkannya di gagang koper untuk menghemat space.
ANC Paling Efektif di Kelasnya? Ini Temuannya
Performa peredam bising adalah alasan utama headphone ini layak dipertimbangkan. Saat menguji di dalam kabin pesawat, suara dengung mesin dan obrolan penumpang hampir sepenuhnya hilang. Saya membandingkannya langsung dengan Sony WH-1000XM6 dan Apple AirPods Max 2—Bose terasa lebih agresif dalam meredam noise frekuensi rendah.
Aplikasi Bose menyediakan 10 level penyesuaian ANC, tapi perbedaannya sangat halus. Dalam praktiknya, saya jarang menurunkan dari level maksimal. Mode Immersive Audio dengan opsi "Still" dan "Motion" juga bekerja baik sebagai alternatif mendengarkan stereo biasa.
Kualitas Suara: Bass Hangat, Treble Tertahan
Driver yang dipakai tidak berubah dari generasi sebelumnya, tapi penambahan Immersive Audio membuat soundstage terasa lebih luas. Trek Stolen Dance dari Milky Chance menampilkan bass yang punchy dan terkontrol. Sementara itu, vokal Bon Iver di Wash. terdengar jernih dengan pemisahan instrumen yang jelas.
Sayangnya, frekuensi tinggi kurang terbuka. Vokal Michael Jackson di P.Y.T. terasa sedikit "dibatasi", dan suara Tracy Chapman di Fast Car tidak secerah yang saya dengar di headphone premium lain. Profil suaranya hangat dan menyenangkan, tapi bukan yang paling detail di kelasnya.
Fitur yang Hilang: Wear Detection dan Baterai 24 Jam
Ini kelemahan paling sulit saya maafkan di harga segini. Bose menghilangkan fitur wear detection—headphone tidak otomatis menjeda musik saat dilepas dari kepala. Anda harus mematikan secara manual, jika tidak baterai akan terus terkuras. Ini merepotkan saat terburu-buru turun dari pesawat.
Daya tahan baterai mencapai 24 jam tanpa Immersive Audio, dan turun ke 18 jam jika fitur tersebut aktif bersama ANC. Dalam pengujian saya, angka tersebut akurat. Tapi di kelas harga ini, Sony WH-1000XM5 yang sering didiskon menawarkan daya tahan lebih baik. Bahkan Marshall Monitor III bisa mencapai 100 jam.
Konektivitas dan Port: USB-C Lossless Jadi Nilai Tambah
Dukungan Bluetooth 5.4 dan multipoint bekerja mulus—saya berpindah antara iPhone dan iPad tanpa masalah. Yang menarik, Bose menyertakan kabel 3.5mm-to-USB-C dan USB-C-to-USB-C yang sewarna dengan bodi. Melalui kabel USB-C, headphone ini mendukung audio lossless hingga 24-bit/48kHz, nilai tambah untuk pendengar yang menginginkan kualitas maksimal dari sumber digital.
Kelebihan dan Kekurangan
- Kelebihan: ANC terbaik di kelasnya, kenyamanan luar biasa untuk pemakaian lama, tombol fisik yang presisi, dukungan USB-C lossless.
- Kekurangan: Tidak ada wear detection, baterai hanya rata-rata, treble terasa tertahan, tidak punya sertifikasi IP untuk ketahanan air.
Verdict: Untuk Siapa Headphone Ini?
Bose QuietComfort Headphones (2nd Gen) adalah pilihan tepat jika prioritas utama Anda adalah peredam bising terbaik dan kenyamanan untuk penerbangan jarak jauh. Tombol fisiknya juga lebih praktis daripada kontrol sentuh saat memakai sarung tangan atau berbaring di kursi pesawat.
Tapi kalau Anda tipe orang yang sering lupa mematikan perangkat atau butuh daya tahan baterai lebih lama untuk perjalanan dinas berhari-hari, Sony WH-1000XM5 yang harganya lebih murah saat diskon bisa jadi pilihan lebih masuk akal. Headphone ini kurang cocok untuk olahraga—tanpa sertifikasi IP, keringat dan hujan bisa jadi masalah besar.