Tiga Mahasiswa Lulus Kuliah Berkat BIDIKSIBA PTBA, Ini Kisahnya

Tiga penerima BIDIKSIBA PTBA berhasil menuntaskan studi vokasi di sejumlah politeknik negeri.
Penulis: Fajar
Selasa, 20 Oktober 2026 | 06:22:31 WIB

AURANUSANTARA.COM — Tiga mahasiswa penerima Bantuan Biaya Pendidikan Mahasiswa Sekitar Bukit Asam (BIDIKSIBA) PT Bukit Asam (Persero) Tbk berhasil menuntaskan studi meski terhimpit keterbatasan ekonomi. Program yang dikelola anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID ini membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi muda di sekitar wilayah operasional perusahaan. Kisah mereka menunjukkan dukungan pembiayaan bisa mengubah jalan hidup keluarga.

Fahrezi Al Ghifahri, Novendri, dan Shangriella Andika Chandra Kirana kini menyandang status lulusan perguruan tinggi. Ketiganya menempuh jalur pendidikan vokasi di sejumlah politeknik negeri dengan pembiayaan dari BIDIKSIBA PTBA. Bagi mereka, ijazah bukan sekadar dokumen, melainkan hasil dari perjuangan menembus batas ekonomi keluarga.

Dari Mimpi yang Nyaris Pupus

Fahrezi, pemuda asal Tanjung Enim, sempat mengubur niat kuliah ketika ayahnya divonis kanker usus stadium akhir. Beban biaya keluarga membuat pendidikan tinggi terasa mustahil. Harapan itu kembali menyala setelah ia menerima dukungan BIDIKSIBA.

Fahrezi lantas menempuh studi Teknik Mesin di Politeknik Negeri Malang dan lulus tepat waktu. Kini ia menargetkan karier sebagai maintenance and reliability engineer di sektor manufaktur.

"Dari hari itulah semua mimpi saya berasa nyata untuk digapai," kenang Fahrezi.

Jalan berbeda ditempuh Novendri, anak pedagang sembako asal Lahat. Ia menjadi anggota pertama keluarganya yang mengenyam bangku kuliah. Bantuan BIDIKSIBA, termasuk fasilitas laptop, membuka ruang baginya mendalami teknologi dan robotika.

Novendri menyelesaikan Program Studi Manajemen Informatika di Politeknik Negeri Sriwijaya dengan IPK 3,90 dan predikat cumlaude. Cita-citanya kini jelas: menjadi programmer profesional sekaligus membuka lapangan kerja bagi orang lain.

Riella dan Misi Membangun Pertanian Sumatera

Kisah Shangriella atau Riella berangkat dari keluarga dengan orang tua tunggal. Dukungan BIDIKSIBA mengantarnya menyelesaikan studi Budidaya Tanaman Pangan di Politeknik Negeri Lampung. Ia bahkan menyandang predikat mahasiswa berprestasi.

Riella tidak berhenti di wisuda. Ia ingin melanjutkan pendidikan dan mengembangkan sektor pertanian di Sumatera melalui pengelolaan lahan produktif serta pemberdayaan komunitas petani. Pilihannya mencerminkan tekad mengangkat ekonomi daerah asalnya.

Kepada penerima BIDIKSIBA berikutnya, Riella menyampaikan pesan singkat: "Saat ini kamu sedang proses mengangkat derajat keluarga di mata dunia."

Investasi Jangka Panjang PTBA

Direktur Utama PTBA Bambang Ismawan menegaskan pendidikan adalah fondasi utama pembangunan sumber daya manusia unggul. Melalui BIDIKSIBA, perusahaan memperluas akses pendidikan bagi generasi muda di sekitar wilayah operasional agar kompetensi mereka tumbuh dan kesejahteraan keluarga ikut terangkat.

"Perusahaan meyakini bahwa investasi pada pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Melalui BIDIKSIBA, kami ingin memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi generasi muda untuk meraih pendidikan tinggi, mengembangkan potensi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat," ujar Bambang Ismawan.

Bagi PTBA, keberhasilan tiga wisudawan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan tumbuh bersama masyarakat. Pendidikan yang membuka kesempatan bagi satu generasi ikut menumbuhkan harapan bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa. Wisuda ketiganya bukan akhir perjalanan, melainkan titik awal menuju cita-cita yang lebih luas.

Reporter: Fajar