Pencarian

Pupuk Subsidi Mulai Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih, Amran Kawal Pupuk Indonesia

Sabtu, 17 Oktober 2026 • 06:02:01 WIB
Pupuk Subsidi Mulai Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih, Amran Kawal Pupuk Indonesia
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberi arahan kepada jajaran PT Pupuk Indonesia terkait penyaluran pupuk subsidi melalui Kopdes Merah Putih.

AURANUSANTARA.COM — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memerintahkan penyaluran pupuk subsidi melalui Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang mulai beroperasi serentak pada Kamis (15/10). Instruksi itu ditujukan langsung kepada jajaran direksi PT Pupuk Indonesia agar mengawal distribusi dari pabrik hingga ke petani. Langkah ini diklaim memangkas rantai pasok yang selama ini panjang.

Amran menyampaikan instruksi tersebut saat ditemui di Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman, DIY, Kamis (15/10). Ia menegaskan Pupuk Indonesia harus memastikan pupuk subsidi tersedia di koperasi sejak hari pertama operasional.

"Pokoknya kami minta kepada Pupuk Indonesia, hari ini direkturnya, kawal," ujar Amran.

Dari Pabrik Langsung ke Kopdes, Lalu ke Petani

Penyaluran bantuan pemerintah melalui Kopdes dirancang untuk memperpendek jalur distribusi. Petani diharapkan memperoleh pupuk subsidi lebih mudah tanpa melewati rantai pasok yang berlapis.

"Dari pabrik langsung Kopdes, Kopdes langsung petani. Begitu pula sebaliknya, nanti off-taker Kopdes yang menjadi off-taker," ujar Amran.

Koperasi juga berperan sebagai pembeli hasil panen petani, mulai dari gabah hingga kedelai, sebelum komoditas tersebut disalurkan ke Perum Bulog.

"Jadi, (Kopdes Merah Putih) ini memperpendek rantai pasok," tegas Amran.

Kementan Kerahkan 50 Ribu Pegawai Dampingi Petani

Kementerian Pertanian memiliki sekitar 50 ribu pegawai yang diminta terus mendampingi masyarakat, khususnya petani, dalam mengakses bantuan dan layanan pemerintah.

"Layani rakyat, kita pelayan rakyat kapan saja, sesuai kewenangan kita masing-masing. Jangan biarkan rakyat jalan sendiri," tegasnya.

29 Ribu Unit Siap, 8 Ribu Jadi Fokus Pengisian Pasokan

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut dari target moderat 35 ribu unit hingga akhir tahun, sekitar 29 ribu unit di antaranya telah siap. Sebanyak 8 ribu unit menjadi fokus utama pengisian pasokan barang kebutuhan pokok serta barang subsidi pekan ini.

"Saudara-saudara, mulai besok kita akan melakukan monitoring, ya, sebenarnya ya ke seluruh apa namanya Kopdes ini. 8 ribu dulu pertama," ujar Zulhas dalam konferensi pers di kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Rabu (14/10).

Pengawasan massal dilakukan perwakilan seluruh kementerian, jajaran Panglima Kodam (Pangdam), gubernur, hingga bupati di seluruh daerah.

Pupuk, Gula, Minyak Goreng hingga Beras SPHP Masuk Tahap Awal

Pada tahap awal operasional, jaringan Kopdes Merah Putih dilengkapi berbagai kebutuhan barang subsidi. Daftarnya mencakup:

  • Pupuk subsidi
  • Gula
  • Minyak goreng
  • Gas LPG
  • Beras SPHP dari Bulog

Zulhas menerangkan kelengkapan fasilitas operasional Kopdes mencakup sarana transportasi hingga ketersediaan beras subsidi untuk masyarakat. Pengisian dan penyempurnaan fasilitas dilakukan bertahap mengingat skala proyek yang besar.

Posko 24 Jam Pantau Kendala Lapangan Sebulan ke Depan

Pemerintah menargetkan seluruh kendala lapangan teratasi dalam satu bulan melalui posko pemantauan 24 jam di Kemenko Pangan. Zulhas mengaku akan menerima laporan setiap sore dan turun tangan langsung jika ada hambatan yang tidak bisa ditembus.

"Kita akan monitor kegiatan kita selama 1 bulan ini, mana yang sudah bagus, mana yang belum, mana yang ada hambatan. Saya tiap sore akan dapat laporan. Yang nggak bisa ditembus, saya akan turun tangan agar ini bisa berjalan dengan baik," pungkasnya.

Sumber: cnnindonesia.com

Follow auranusantara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks