Pencarian

Harga BBM Pertamina per 19 Oktober 2026, Nonsubsidi Masih Pakai Tarif September

Senin, 19 Oktober 2026 • 07:21:31 WIB
Harga BBM Pertamina per 19 Oktober 2026, Nonsubsidi Masih Pakai Tarif September
Pembeli mengisi BBM nonsubsidi di SPBU Pertamina yang masih memberlakukan harga September 2026.

AURANUSANTARA.COM — Pertamina belum menyesuaikan harga bahan bakar minyak nonsubsidi untuk Oktober 2026, sehingga sejumlah produk seperti Pertamax Turbo dan Dexlite masih memakai tarif yang berlaku sejak 2 September 2026. Penetapan harga itu mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kondisi masyarakat. Pembeli di SPBU seluruh Indonesia masih membayar harga lama untuk produk nonsubsidi, sementara BBM subsidi tidak berubah.

Kebijakan tersebut membuat sejumlah produk nonsubsidi dibanderol lebih tinggi dibanding periode sebelumnya. Di sisi lain, BBM subsidi tetap di harga lama. Pembeli di SPBU seluruh Indonesia masih membayar tarif yang sama seperti pekan-pekan sebelumnya.

Pertamax Turbo dan Dexlite Masih di Harga September

Untuk wilayah dengan pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) 5 persen, termasuk DKI Jakarta dan sekitarnya, Pertamax Turbo dijual Rp19.600 per liter. Angka itu naik dari sebelumnya Rp18.300 per liter.

Pertamax Green 95 dipasarkan Rp19.150 per liter, naik dari sebelumnya Rp16.600 per liter. Kenaikan paling tajam terjadi pada Dexlite yang kini Rp23.700 per liter dari sebelumnya Rp19.700 per liter.

Pertamina Dex melesat jadi Rp25.200 per liter dari sebelumnya Rp21.150 per liter. Harga Pertamax sendiri tetap Rp15.950 per liter.

BBM Subsidi Tidak Berubah

Di segmen bersubsidi, Pertalite masih dijual Rp10.000 per liter. Bio Solar tetap di angka Rp6.800 per liter. Harga keduanya tidak mengalami perubahan pada periode ini.

Selisih harga antara produk nonsubsidi dan bersubsidi cukup lebar. Pertamina Dex, misalnya, hampir empat kali lipat harga Bio Solar. Kondisi ini membuat sebagian pengguna kendaraan diesel tetap bergantung pada BBM subsidi.

Mengapa Harga Ditahan

Pertamina menyatakan penyesuaian harga nonsubsidi tidak dilakukan gegabah. Perusahaan mempertimbangkan berbagai faktor dan kondisi masyarakat sebelum mengubah tarif. Harga BBM nonsubsidi umumnya mengikuti pergerakan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah.

Dengan harga yang belum berubah, konsumen memiliki kepastian biaya bahan bakar untuk sementara waktu. Namun, harga Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, dan Pertamina Dex yang sudah naik sejak September tetap membebani pengguna kendaraan pribadi dan pelaku usaha transportasi.

Bagi pemilik kendaraan bermesin bensin, Pertamax di Rp15.950 per liter menjadi pilihan di antara Pertalite yang bersubsidi dan Pertamax Turbo yang lebih mahal. Sementara pengguna diesel menghadapi pilihan antara Bio Solar bersubsidi dan Dexlite atau Pertamina Dex yang jauh lebih tinggi.

Daftar harga ini berlaku di SPBU Pertamina seluruh Indonesia, dengan catatan wilayah tertentu dapat memiliki angka berbeda mengikuti besaran PBBKB daerah masing-masing.

Sumber: inews.id

Follow auranusantara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks