Lalai Jalankan Prosedur Operasional,Tumpahan Minyak CPO Di Area Dermaga PT. MSSP Genangi Laut
AURA(DUMAI) - Tumpahan minyak Crude Palm Oil (CPO) mencemari perairan Dumai setelah insiden di area dermaga PT Meridan Sejati Surya Plantation. Kejadian ini diduga akibat kelalaian perusahaan dalam menjalankan prosedur operasional yang benar saat proses bongkar muat.(17/03/2025)
Menurut informasi yang dihimpun, tumpahan minyak terjadi pada 6 Maret 2025 di Jety Meridan saat kapal tanker MT. Ginga Merlin tengah melakukan proses loading. Seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa peristiwa ini berpotensi merusak ekosistem laut di sekitar Dumai.
“Pihak perusahaan seharusnya memiliki prosedur ketat dalam menangani muatan minyak sawit agar kejadian seperti ini tidak terjadi. Tapi, ini bukan pertama kalinya ada insiden seperti ini di wilayah Dumai,” ungkapnya.
Tim media telah mencoba menghubungi salah satu manajemen PT Meridan Sejati Surya Plantation, Thomas Tan, untuk mendapatkan klarifikasi terkait insiden ini. Namun, hingga berita ini diterbitkan, Thomas Tan enggan memberikan komentar.
Sementara itu, dampak dari tumpahan minyak ini mulai terlihat. Sejumlah nelayan di sekitar perairan Dumai mengaku resah karena air laut yang tercemar berpotensi merusak hasil tangkapan mereka. Selain itu, pencemaran ini juga dapat berdampak pada ekosistem laut, termasuk biota yang bergantung pada perairan tersebut.
Aktivis lingkungan pun turut angkat suara, mendesak pemerintah dan otoritas terkait untuk segera mengambil tindakan tegas. “Harus ada pertanggungjawaban dari pihak perusahaan. Ini bukan hanya tentang bisnis, tapi juga tentang kelangsungan lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujar seorang aktivis lingkungan dari Dumai.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Meridan Sejati Surya Plantation maupun otoritas terkait mengenai langkah penanganan dan sanksi yang akan dijatuhkan. Insiden ini semakin memperkuat kekhawatiran tentang lemahnya pengawasan terhadap industri yang beroperasi di kawasan pesisir Dumai.
Pencemaran laut akibat tumpahan minyak bukan hanya masalah lokal, tetapi juga mencerminkan lemahnya kepatuhan perusahaan terhadap regulasi lingkungan. Masyarakat kini menunggu tindakan konkret dari pemerintah dan pihak berwenang untuk memastikan kejadian serupa tidak kembali terulang.
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Perkuat Daya Saing Pemuda Sekitar Area Operasi Melalui Sertifikasi K3 BNSP
AURA(DUMAI) - PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dum.
Faptekal Laporkan PT. Ivo Mas Tunggal Terkait Kelalaian Berujung Laka Kerja Ke Disnaker Provinsi Riau
AURA(DUMAI) - Babak baru kasus kecelakaan kerja serius yang menimpa PA (inisial).
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026,Bukti Nyata Komitmen Dukung Pembangunan Daerah
AURA(DUMAI) - Komitmen PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pert.
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
AURA(DUMAI) - PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dum.
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara
AURA(RUPAT UTARA) - Tim dosen Jurusan Sosiologi Universitas Riau melaksanakan ke.
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyatakan Tekan Emosi Dan Tingkatkan Efisiensi Energi
AURA(DUMAI) - PT Pertamina Patra Niaga Niaga Refinery Unit Dumai Produksi Sungai.







