• Sabtu, 21 Maret 2026
  • Home
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Budaya
  • Eksbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Dunia
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Budaya
  • Eksbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Dunia
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Terima Kunjungan Politeknik Negeri Medan, Perwira PT KPI RU Dumai Kenalkan Proses Bisnis dan 12 CLSR
Ketua Bundo Kanduang Lis Hafrida: Ilmu dari Kegiatan Ini Dapat Diterapkan Dalam Kehidupan Sehari-hari
Ketum Parpol Jadi Menteri, Larshen Yunus: Presiden Jokowi Ingkari Janjinya Saat Kampanye
Ketua DPD PJS Riau Wahyudi El Panggabean Serahkan Mandat Pembentukan DPC PJS Dumai
Dumai Wakili Provinsi Riau Sebagai Lokasi Penanaman Bibit Mangrove Serentak DPP GPND

  • Home
  • Daerah
  • Dumai

Olahraga Berujung Maut, Security BUJP PT. Kilang Pertamina Internasional RU II Dumai Meregang Nyawa

Administrator

Jumat, 30 Januari 2026 17:50:38 WIB
Cetak
Olahraga Berujung Maut, Security BUJP PT. Kilang Pertamina Internasional RU II Dumai Meregang Nyawa

AURA(DUMAI) - Sebuah nyawa melayang di tengah aktivitas yang seharusnya menjaga kebugaran. HS, seorang petugas Security BUJP PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) RU II Dumai, dikabarkan meninggal dunia usai mengikuti kegiatan olahraga di Kompleks Perumahan Bukit Datuk, pada Kamis, 22 Januari 2026 lalu. Peristiwa ini tidak hanya menyisakan duka mendalam, tetapi juga memunculkan gelombang pertanyaan serius terkait keselamatan kerja dan pola pendisiplinan di lingkungan security.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, almarhum HS disebut mengikuti kegiatan olahraga bersama meski datang terlambat. Namun ironisnya, almarhum diduga tidak diberikan kesempatan melakukan pemanasan, dan justru dikenakan hukuman fisik berupa push up, sebelum kemudian diwajibkan melanjutkan joging sebanyak dua putaran di area Kolam Telaga Tirta 2

Peristiwa tragis ini memicu keprihatinan mendalam dan menyorot dugaan adanya pola pembinaan fisik yang berpotensi mengabaikan batas kemampuan tubuh pekerja. Seorang sumber yang enggan disebutkan namanya menyampaikan penyesalan mendalam atas kejadian tersebut dan menduga hukuman yang diberikan telah melampaui batas kesanggupan fisik almarhum.

“Sangat disayangkan, nyawa seorang petugas security harus hilang. Dugaan kami, hukuman fisik yang diberikan tidak mempertimbangkan kondisi tubuh almarhum,” ujarnya.

Sumber tersebut juga mempertanyakan sejumlah hal krusial yang hingga kini belum mendapatkan penjelasan resmi dari pihak perusahaan. Di antaranya, apakah terdapat SOP tertulis terkait kegiatan olahraga di bagian Security, serta apakah benar kegiatan olahraga tersebut menggunakan sistem absensi.
Selain itu, mencuat pula dugaan adanya sanksi administratif bagi anggota security yang tidak mengikuti olahraga tanpa keterangan.

“Benarkah jika tidak mengikuti olahraga tanpa alasan yang jelas, anggota security akan dikenai sanksi berupa tidak diberikan lembur atau pengurangan jumlah jam lembur?” tanyanya.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti adanya dugaan kegiatan tambahan di luar tugas pokok.

“Kami juga mendapat informasi bahwa selain olahraga rutin, terdapat kegiatan ekstrakurikuler bela diri Karate di eks Camp Security Bukit Datuk. Apakah kegiatan tersebut bersifat wajib bagi seluruh pekerja security?” tambahnya.

Rentetan pertanyaan tersebut dinilai sangat penting untuk segera dijawab oleh pihak manajemen perusahaan, guna memastikan bahwa sistem pembinaan fisik dan kedisiplinan tidak mengabaikan aspek keselamatan dan kemanusiaan pekerja. Publik berharap adanya evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Sementara itu, awak media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak manajemen PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) RU II Dumai. Syahrial Okzani, selaku Manager HSSE PT KPI RU II, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa penjelasan lebih lanjut akan disampaikan oleh Pak Cepih selaku Section Head Security.
Namun sangat disayangkan, hingga berita ini diterbitkan, Pak Cepih selaku Section Head Security PT KPI RU II belum memberikan tanggapan maupun bantahan, meski telah dilakukan upaya konfirmasi oleh awak media.

Sikap serupa juga ditunjukkan oleh Agustiawan, Manager Comrell PT KPI RU II. Saat dikonfirmasi terkait peristiwa meninggalnya almarhum HS beserta dugaan prosedur olahraga dan sanksi fisik yang diterapkan, yang bersangkutan memilih untuk tidak memberikan jawaban. Hingga berita ini diterbitkan, tidak satu pun klarifikasi ataupun bantahan resmi disampaikan kepada publik.

Menutup keterangannya, narasumber menyampaikan pernyataan keras yang menggugah nurani, menegaskan bahwa nyawa seorang pekerja tidak boleh dipertaruhkan atas nama disiplin atau target apa pun.

“Yang meninggal ini bukan mesin, bukan sekadar nomor absensi, tapi manusia. Seorang pekerja, seorang kepala keluarga. Tidak ada aturan, tidak ada hukuman, tidak ada target yang lebih berharga dari satu nyawa manusia,” tegasnya.

Ia menambahkan, tragedi ini seharusnya menjadi peringatan keras bagi seluruh pihak, agar keselamatan kerja benar-benar ditempatkan di atas segalanya.

“Jangan sampai nyawa seorang security baru dianggap berharga setelah hilang. Kalau sistem kerja justru membuat pekerja takut menolak atau mempertanyakan perintah, maka yang salah bukan pekerjanya, tapi sistemnya. Kami tidak ingin ada korban berikutnya,” pungkasnya.

Tragedi ini menjadi pengingat keras bahwa disiplin kerja tidak boleh dibayar dengan nyawa manusia. Di balik seragam security, ada pekerja yang berhak atas keselamatan dan perlindungan. Publik kini menunggu kejelasan dan tanggung jawab, agar tak ada lagi nyawa pekerja yang melayang demi sistem yang keliru.


 Editor : Hendrik Siagian

[ Ikuti AuraNusantara.com ]


AuraNusantara.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

LPPD Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran Di Dumai Jelang Idul Fitri 2026

Jumat, 20 Maret 2026 - 20:37:31 WIB

AURA(DUMAI) - Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, Lingkar Pemuda Pemudi Dumai (L.

Daerah

Devindo Grup Berbagi Di Bulan Suci Ramadhan, Indahnya Kebersamaan Di Bulan Peruh Berkah

Senin, 16 Maret 2026 - 21:50:07 WIB

AURA(DUMAI) - Bulan suci Ramadhan menjadi momen yang penuh berkah bagi umat Musl.

Daerah

Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Kota Dumai Gelar Pembagian Takjil, Santunan Dhuafa Dan Buka Bersama

Senin, 16 Maret 2026 - 16:40:31 WIB

AURA(DUMAI) - Keluarga besar Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia atau FSPMI.

Daerah

Laka Kerja Pada PT. IMT Tuai Sorotan Keras Dari Faptekal Dumai

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:22:38 WIB

Foto : IIustrasiAURA(DUMAI) - Kasus kecelakaan kerja yang terjadi .

Daerah

LPPD Gelar Aksi Berbagi Takjil Dan Sembako Di Bulan Ramadhan

Sabtu, 07 Maret 2026 - 20:46:55 WIB

AURA(DUMAI) - Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan, Lingkar Pemuda Pemu.

Daerah

Tangan Tergilas Mesin Konveyor, Pekerja Alami Laka Kerja Di Area PT. IMT

Jumat, 06 Maret 2026 - 18:44:39 WIB

AURA(DUMAI) - Kecelakaan kerja kembali terjadi di kawasan industri Kota Dumai se.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Ketua Bapemperda Setuju Pemanfataan Lahan Tidur Dijadikan Ranperda

08 Juli 2020
Logo Garuda Diganti Lobster, Prabowo Cs Masih Sabar
08 Juli 2020
Gunakan Rompi Orange dan Tangan Terborgol, Amril Tiba di Pekanbaru
08 Juli 2020
Terkini +INDEKS
LPPD Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran Di Dumai Jelang Idul Fitri 2026
20 Maret 2026
Devindo Grup Berbagi Di Bulan Suci Ramadhan, Indahnya Kebersamaan Di Bulan Peruh Berkah
16 Maret 2026
Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Kota Dumai Gelar Pembagian Takjil, Santunan Dhuafa Dan Buka Bersama
16 Maret 2026
Laka Kerja Pada PT. IMT Tuai Sorotan Keras Dari Faptekal Dumai
13 Maret 2026
LPPD Gelar Aksi Berbagi Takjil Dan Sembako Di Bulan Ramadhan
07 Maret 2026
Tangan Tergilas Mesin Konveyor, Pekerja Alami Laka Kerja Di Area PT. IMT
06 Maret 2026
Respon Cepat Tim Fire Brigade PT. Pertamina Patra Niaga RU Dumai Terhadap Kebakaran Lahan Warga
26 Februari 2026
Manager Comrel PT. Pertamina Patra Niaga RU Dumai Tegaskan Pergantian Jabatan Tak Pengaruhi Proses SK Penlok Bufferzone
25 Februari 2026
SB Tekal Gelar Buka Bersama Perkuat Konsolidasi Organisasi
24 Februari 2026
Sejumlah Pedagang Di Kawasan Kampung Kuliner Bukit Gelanggang Keluhkan Penurunan Omset Signifikan
16 Februari 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 LPPD Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran Di Dumai Jelang Idul Fitri 2026
  • 2 Devindo Grup Berbagi Di Bulan Suci Ramadhan, Indahnya Kebersamaan Di Bulan Peruh Berkah
  • 3 Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Kota Dumai Gelar Pembagian Takjil, Santunan Dhuafa Dan Buka Bersama
  • 4 Laka Kerja Pada PT. IMT Tuai Sorotan Keras Dari Faptekal Dumai
  • 5 LPPD Gelar Aksi Berbagi Takjil Dan Sembako Di Bulan Ramadhan
  • 6 Tangan Tergilas Mesin Konveyor, Pekerja Alami Laka Kerja Di Area PT. IMT
  • 7 Respon Cepat Tim Fire Brigade PT. Pertamina Patra Niaga RU Dumai Terhadap Kebakaran Lahan Warga

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

AuraNusantara ©2020 | All Right Reserved