• Ahad, 19 April 2026
  • Home
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Budaya
  • Eksbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Dunia
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Budaya
  • Eksbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Dunia
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Terima Kunjungan Politeknik Negeri Medan, Perwira PT KPI RU Dumai Kenalkan Proses Bisnis dan 12 CLSR
Ketua Bundo Kanduang Lis Hafrida: Ilmu dari Kegiatan Ini Dapat Diterapkan Dalam Kehidupan Sehari-hari
Ketum Parpol Jadi Menteri, Larshen Yunus: Presiden Jokowi Ingkari Janjinya Saat Kampanye
Ketua DPD PJS Riau Wahyudi El Panggabean Serahkan Mandat Pembentukan DPC PJS Dumai
Dumai Wakili Provinsi Riau Sebagai Lokasi Penanaman Bibit Mangrove Serentak DPP GPND

  • Home
  • Daerah
  • Rohil

Sengketa Lahan Sawit 500 Ha Di Rohil, Ahli Waris Mengadu Ke Mabes Polri Dan DPR RI, Dugaan Keterlibatan Oknum APH Menguat

Administrator

Ahad, 19 April 2026 22:42:55 WIB
Cetak
Sengketa Lahan Sawit 500 Ha Di Rohil, Ahli Waris Mengadu Ke Mabes Polri Dan DPR RI, Dugaan Keterlibatan Oknum APH Menguat

AURA(ROKAN HILIR) - Kasus dugaan penguasaan lahan kebun sawit seluas kurang lebih 500 hektar milik almarhum Sabar Napitupulu bersama istrinya, TarIma Boru Ningolan, di Desa pematang Binje Kep, Pematang Ibul, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir, kian memanas. Pihak ahli waris mengaku hingga kini terus memperjuangkan hak mereka yang diduga telah dikuasai oleh kelompok yang disebut sebagai mafia tanah.

Dalam keterangan yang disampaikan ahli waris, lahan tersebut diduga telah dikuasai oleh kelompok berinisial Hulaman Tampubolon cs. Mereka menilai proses hukum yang berjalan tidak berpihak kepada korban, bahkan justru berbalik merugikan pihak ahli waris.

“Bukannya mendapatkan keadilan, kami malah dilaporkan dan dijadikan tersangka oleh pihak yang kami duga sebagai mafia tanah,” ungkap salah satu perwakilan ahli waris.

Merasa tidak mendapatkan keadilan di tingkat daerah, ahli waris membawa perkara ini ke tingkat pusat dengan melaporkan kasus tersebut ke Mabes Polri dan DPR RI. Langkah ini diambil sebagai upaya mencari kepastian hukum serta perlindungan atas hak kepemilikan mereka.

Lebih lanjut, ahli waris juga mengungkap dugaan adanya keterlibatan oknum aparat penegak hukum (APH) di wilayah Rokan Hilir. Mereka menyebutkan adanya indikasi oknum dari Polres Rokan Hilir maupun satuan Brimob yang diduga turut menguasai sebagian lahan tersebut, masing-masing sekitar 100 hektar.

Dugaan ini semakin memperkeruh situasi dan menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap netralitas serta profesionalitas aparat dalam menangani kasus-kasus agraria di daerah tersebut.

Ketua umum Garda Asta Cita Indonesia (GACI)Sdr,Rizky Andrika  turut angkat bicara terkait kasus ini. Ia menegaskan bahwa dugaan mafia tanah yang melibatkan oknum aparat harus menjadi perhatian serius dan perlu dilakukan pendalaman secara internal.

“Kasus ini harus diusut tuntas secara transparan. Jika benar ada keterlibatan oknum APH, maka harus ditindak tegas agar kepercayaan masyarakat terhadap Polres Rohil dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir bisa kembali pulih,” tegas Ketua GACI.

Ia juga menambahkan bahwa kondisi sosial di Rokan Hilir saat ini tengah mengalami tekanan akibat berbagai persoalan, termasuk maraknya peredaran narkoba yang belum tertangani secara maksimal. Hal ini dinilai semakin memperburuk tingkat kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.

“Jangan sampai krisis kepercayaan masyarakat terhadap aparat semakin dalam. Penegakan hukum yang adil dan transparan menjadi kunci utama agar masyarakat kembali percaya terhadap institusi negara,” tambahnya.

Kasus ini kini menjadi sorotan publik dan diharapkan mendapat perhatian serius dari pihak berwenang di tingkat pusat untuk memastikan keadilan benar-benar ditegakkan tanpa pandang bulu.

 


 Editor : Al Amin

[ Ikuti AuraNusantara.com ]


AuraNusantara.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

Realisasi CSR PT. PPN RU II Laksanakan Gotong Royong Bersama Warga Jaya Mukti

Sabtu, 18 April 2026 - 12:31:16 WIB

AURA(DUMAI) - Nuansa kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan terasa kuat .

Daerah

Ternyata BPJS Ketenagakerjaan Korban Laka Kerja Di Area PT. Ivo Mas Tunggal Belum Aktif

Sabtu, 18 April 2026 - 11:07:04 WIB

Foto : Logo BPJS KetenagakerjaanAURA(DUMAI) - Ismunandar Ketua Umu.

Daerah

Kelompok Nelayan Binaan CSR Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Konsisten Panen Ikan Nila Salin, Wujud Pemberdayaan Ekonomi Berkelanjutan Masyarakat Pesisir

Sabtu, 18 April 2026 - 10:21:09 WIB

AURA(DUMAI) - Kelompok Nelayan Tangkap Mundam Jaya binaan program Tanggung Jawab.

Daerah

Laka Kerja Di Area PT. Ivo Mas Tunggal, Orang Tua Korban Ungkap Kronologi Kejadian

Kamis, 16 April 2026 - 16:02:31 WIB

AURA(DUMAI) - Tabir misteri di balik kecelakaan kerja (laka kerja) yang terjadi .

Daerah

Managemen PT. Ice Coco Tidak Hadir Dalam RDP yang Di gelar Komisi I DPRD Dumai

Kamis, 16 April 2026 - 07:31:40 WIB

AURA(DUMAI) - Ketidakhadiran manajemen PT. Ice Choco Dumai dalam agenda hearing .

Daerah

Pengurus Faptekal Kunjungi Rumah Korban Tangan Tergilas Konveyor Di PT. Ivo Mas Tunggal

Rabu, 15 April 2026 - 09:07:10 WIB

AURA(DUMAI) - Pengurus Forum Aksi Peduli Tenaga Kerja Lokal (FAP-Tekal) Dumai me.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Ketua Bapemperda Setuju Pemanfataan Lahan Tidur Dijadikan Ranperda

08 Juli 2020
Logo Garuda Diganti Lobster, Prabowo Cs Masih Sabar
08 Juli 2020
Gunakan Rompi Orange dan Tangan Terborgol, Amril Tiba di Pekanbaru
08 Juli 2020
Terkini +INDEKS
Sengketa Lahan Sawit 500 Ha Di Rohil, Ahli Waris Mengadu Ke Mabes Polri Dan DPR RI, Dugaan Keterlibatan Oknum APH Menguat
19 April 2026
Realisasi CSR PT. PPN RU II Laksanakan Gotong Royong Bersama Warga Jaya Mukti
18 April 2026
Ternyata BPJS Ketenagakerjaan Korban Laka Kerja Di Area PT. Ivo Mas Tunggal Belum Aktif
18 April 2026
Kelompok Nelayan Binaan CSR Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Konsisten Panen Ikan Nila Salin, Wujud Pemberdayaan Ekonomi Berkelanjutan Masyarakat Pesisir
18 April 2026
Laka Kerja Di Area PT. Ivo Mas Tunggal, Orang Tua Korban Ungkap Kronologi Kejadian
16 April 2026
Managemen PT. Ice Coco Tidak Hadir Dalam RDP yang Di gelar Komisi I DPRD Dumai
16 April 2026
Pengurus Faptekal Kunjungi Rumah Korban Tangan Tergilas Konveyor Di PT. Ivo Mas Tunggal
15 April 2026
Faptekal Gelar RDP Terkait Laka Kerja Karyawan OS Di Wilayah PT. Ivo Mas Tunggal
14 April 2026
Pertamina Patra Niaga RU II Area Pangkalan Brandan Perkuat Kolaborasi Dengan Komunitas Olahraga Lewat Edu Wisata Exhibition Badminton
14 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dan Kilang Sungai Pakning Sabet Penghargaan PROPER Hijau 2025
10 April 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Sengketa Lahan Sawit 500 Ha Di Rohil, Ahli Waris Mengadu Ke Mabes Polri Dan DPR RI, Dugaan Keterlibatan Oknum APH Menguat
  • 2 Realisasi CSR PT. PPN RU II Laksanakan Gotong Royong Bersama Warga Jaya Mukti
  • 3 Ternyata BPJS Ketenagakerjaan Korban Laka Kerja Di Area PT. Ivo Mas Tunggal Belum Aktif
  • 4 Kelompok Nelayan Binaan CSR Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Konsisten Panen Ikan Nila Salin, Wujud Pemberdayaan Ekonomi Berkelanjutan Masyarakat Pesisir
  • 5 Laka Kerja Di Area PT. Ivo Mas Tunggal, Orang Tua Korban Ungkap Kronologi Kejadian
  • 6 Managemen PT. Ice Coco Tidak Hadir Dalam RDP yang Di gelar Komisi I DPRD Dumai
  • 7 Pengurus Faptekal Kunjungi Rumah Korban Tangan Tergilas Konveyor Di PT. Ivo Mas Tunggal

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

AuraNusantara ©2020 | All Right Reserved