Laporan Bergulir Di Polres Dumai, Dugaan Pelanggaran Pelayaran PT. Indopalm Pasific Industries Di Sorot, Bukti Dan Kesaksian Masuk Ke Penyidik
AURA(DUMAI) - Proses hukum terkait dugaan pelanggaran aturan pelayaran yang menyeret nama PT Pacific Indopalm Industries terus bergulir dan kini memasuki tahapan lanjutan. Setelah sebelumnya pada Sabtu, 16 Mei 2026, Forum Aksi Peduli Tenaga Kerja Lokal (FAP Tekal) Dumai melalui Ketua Umumnya, Ismunandar, melaporkan sejumlah pimpinan perusahaan tersebut ke Polres Dumai, perkembangan terbaru menunjukkan langkah penyelidikan mulai berjalan dengan pemanggilan pelapor beserta saksi-saksi untuk dimintai keterangan.
Pada Jumat, 22 Mei 2026, pihak Polres Dumai memanggil Ismunandar bersama dua orang eks pekerja PT Indopalm untuk memberikan keterangan di hadapan penyidik. Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses pendalaman terhadap laporan yang telah disampaikan sebelumnya.
Ismunandar menyampaikan bahwa dirinya bersama dua eks pekerja PT Indopalm telah menyerahkan sejumlah bukti pendukung dan memberikan keterangan kepada penyidik kepolisian. Berbagai pertanyaan yang diajukan selama pemeriksaan, menurutnya, telah dijelaskan secara rinci dan dituangkan ke dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Sabtu, (22/05/2026).
Lebih lanjut, dua eks pekerja yang hadir sebagai saksi juga menerangkan bahwa pada 22 April 2026 mereka menerima perintah dari pimpinan perusahaan melalui surat perintah tugas untuk melakukan pengawasan dan pengawalan serta mengikuti pelayaran. Namun berdasarkan keterangan yang disampaikan kepada penyidik, pelayaran tersebut diduga dilakukan tanpa adanya Surat Persetujuan Berlayar (SPB) dari instansi berwenang, baik dari KSOP maupun Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.
Tidak hanya itu, Ismunandar juga meminta pihak kepolisian agar memperluas proses pendalaman dengan memanggil perusahaan pelayaran beserta nahkoda kapal untuk memberikan keterangan secara utuh terkait dokumen perizinan dan kronologi perjalanan.
"Kami juga meminta kepada pihak kepolisian untuk memanggil perusahaan pelayaran dan nahkoda kapal agar memberikan keterangan terkait surat izin berlayar atas nama Dedi Irwansyah dan Rudi Setiawan, termasuk menjelaskan kronologis perjalanan sejak keberangkatan dari Pelabuhan Buatan, Kabupaten Siak, hingga tiba di Jetty PT PII Dumai," ujar Ismunandar.
Ia menegaskan bahwa FAP Tekal tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan seluruh tahapan pemeriksaan kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
"Jika dalam hasil penyidikan nantinya memang ditemukan adanya pelanggaran terhadap Undang-Undang Pelayaran, maka kami tetap menghormati dan menaati proses hukum yang berlaku. Namun perusahaan juga harus bersiap menyambut aksi berjilid-jilid yang akan kami lakukan di gerbang PT Indopalm Industries Pasifik Lubuk Gaung Dumai," tegas Ismunandar.
Kasus ini pun kini menjadi perhatian berbagai pihak dan masih menunggu hasil pendalaman serta langkah lanjutan dari penyidik Polres Dumai terhadap seluruh pihak yang berkaitan dalam perkara tersebut.
Polsek Rupat Cek Perkembangan Tanaman Jagung, Dukung Swasembada Pangan 2026
AURA(RUPAT) - Dalam upaya mendukung program Swasembada Pangan Tahun 2026 serta P.
Polsek Rupat Kawal Ketahanan Pangan, Tanaman Jagung Mulai Berbuah Meski di Uji Kemarau Dan Hama
AURA(RUPAT) - Dalam upaya mendukung program swasembada pangan nasional serta pel.
Terkait Penanganan Dugaan Tindak Pidana Laka Kerja Di PT. Ivo Mas Tunggal, Polres Dumai informasikan Proses Tetap Berlanjut
AURA(DUMAI) - Proses penanganan dugaan tindak pidana kecelakaan kerja di PT Ivo .
Alvin Khasogi Pimpin FSPMI Kota Dumai Periode 2026-2031
AURA(DUMAI) - Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Pr.
Faptekal Seret Pimpinan PT. Pasific Indopalm Industries Ke Polres Dumai Terkait Pelanggaran Ketentuan Pelayaran
AURA(DUMAI) - Polemik dugaan pelanggaran di sektor pelayaran kembali mencuat di .
Dugaan Pelanggaran Pelayaran PT. Pasific Indopalm Industries Di Seret Ke KSOP Kelas I Dumai, Faptekal Soroti Pekerja Tanpa Sertifikasi Ikut Berlayar
AURA(DUMAI) - Gelombang sorotan terhadap PT Pacific Indopalm Industries terus me.







