Pencarian

Perlinsos Digital 2026 Kejar 48 Juta Keluarga, Daftar lewat perlinsos.kemensos.go.id

Kamis, 01 Oktober 2026 • 09:01:31 WIB
Perlinsos Digital 2026 Kejar 48 Juta Keluarga, Daftar lewat perlinsos.kemensos.go.id
Menteri Sosial Saifullah Yusuf memimpin Rapat Tingkat Menteri Perluasan Perlinsos dan Rencana Implementasi Tahun 2027 di Gedung Aneka Bhakti Kementerian Sosial, Jakarta.

AURANUSANTARA.COM — Pemerintah menargetkan 48 juta keluarga atau sekitar 50 persen populasi nasional terdaftar dalam platform Perlindungan Sosial Digital (Perlinsos Digital) hingga akhir 2026, sebagai persiapan sistem penyaluran bantuan sosial yang mulai berlaku 2027. Warga yang ingin menjadi calon penerima PKH dan BPNT perlu menyiapkan NIK dan nomor meter listrik PLN untuk mendaftar. Pendaftaran dibuka melalui perlinsos.kemensos.go.id, namun status kelayakan sepenuhnya ditentukan hasil verifikasi sistem.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan Perlinsos Digital akan menjadi pintu masuk baru bagi masyarakat yang ingin terdaftar sebagai calon penerima bantuan sosial, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). Hingga kini, lebih dari 5,6 juta keluarga telah mendaftar melalui platform tersebut, didukung lebih dari 289 ribu Agen Perlinsos di berbagai daerah.

"Target kita adalah 50 persen penduduk atau sekitar 48 juta keluarga terdaftar Perlinsos Digital," kata Gus Ipul, sapaan Saifullah Yusuf, dalam Rapat Tingkat Menteri Perluasan Perlinsos dan Rencana Implementasi Tahun 2027 di Gedung Aneka Bhakti Kementerian Sosial, Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Registrasi Bukan Jaminan Dapat Bansos

Mensos menegaskan registrasi melalui Perlinsos Digital tidak otomatis membuat seseorang menjadi penerima bansos. Sistem akan melakukan pemadanan data dan verifikasi untuk memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar berhak.

"Pintu pendaftaran terbuka bagi siapapun, sistem yang menilai kelayakan. Warga mendaftar, sistem yang akan memverifikasi dan menilai, lalu ditetapkan layak atau tidak layak dengan alasan yang jelas," ujarnya.

Platform ini juga ditujukan untuk memperbarui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) serta menyederhanakan proses pendataan melalui pemanfaatan teknologi. Langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah memiliki data yang dinamis.

Siapa yang Bisa Mendaftar

Mulai 2027, masyarakat yang ingin menjadi calon penerima PKH dan BPNT dapat melakukan registrasi melalui situs perlinsos.kemensos.go.id. Dokumen yang perlu disiapkan:

  • Nomor Induk Kependudukan (NIK)
  • Nomor meter listrik PLN
  • Mengikuti proses verifikasi wajah

Pemerintah menegaskan registrasi tersebut merupakan tahap awal pendataan. Penetapan penerima bansos tetap bergantung pada hasil verifikasi data dan persyaratan masing-masing program bantuan sosial.

Cara dan Tantangan Pendaftaran

Perluasan registrasi menghadapi sejumlah tantangan. Tidak semua masyarakat memiliki akses maupun kemampuan menggunakan teknologi digital, terutama kelompok lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, dan warga yang tinggal di wilayah terpencil.

"Keterbatasan teknologi tidak boleh menjadi alasan mereka tidak terdata," tegas Gus Ipul.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah menggencarkan Gerakan Nasional Peduli Tetangga yang mengajak masyarakat membantu warga di sekitarnya melakukan registrasi Perlinsos Digital. Mensos menghitung, jika satu Agen Perlinsos rata-rata mampu membantu pendaftaran 30 keluarga, dibutuhkan sekitar 2,4 juta agen untuk menjangkau target 48 juta keluarga — hampir 10 kali lipat jumlah agen yang tersedia saat ini.

"Jadi kuncinya satu, perluasan Agen Perlinsos," ujarnya.

Peran Luhut dan Target Harian

Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP) Luhut Binsar Pandjaitan menekankan pentingnya kolaborasi lintas kementerian, pemerintah daerah, hingga masyarakat untuk mengejar target registrasi tersebut.

"Target kita 48 juta keluarga harus terdaftar. Ini menjangkau 50% populasi nasional. Jadi, target kita sekarang pengen dapat 500 ribu keluarga per hari," kata Luhut.

Menurutnya, keberhasilan Perlinsos Digital akan menjadi fondasi penting dalam memperbaiki tata kelola perlindungan sosial di Indonesia.

"Semua harus satu padu. Ini akan menunjukkan keadilan dan kebersamaan republik ini. Kita singkirkan perbedaan dan konsentrasi di sini. Karena ini merupakan basis luar biasa, dan game changer untuk pemerintahan Presiden Prabowo," ujarnya.

Waspada Penipuan Berkedok Bansos

Masyarakat diimbau hanya mendaftar melalui kanal resmi perlinsos.kemensos.go.id dan tidak mempercayai pihak yang menjanjikan kelulusan sebagai penerima bansos dengan imbalan uang. Pendaftaran melalui Agen Perlinsos tidak dipungut biaya, dan keputusan kelayakan sepenuhnya berada di tangan sistem verifikasi pemerintah.

Informasi lebih lanjut mengenai syarat, jadwal pencairan, dan bank penyalur per program dapat diakses melalui kanal resmi Kementerian Sosial serta dinas sosial setempat.

Sumber: cnbcindonesia.com

Follow auranusantara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks