Pencarian

Pelindo Belawan Benahi Layanan Non-Petikemas, Arus Barang Jadi Prioritas

Jumat, 16 Oktober 2026 • 06:22:31 WIB
Pelindo Belawan Benahi Layanan Non-Petikemas, Arus Barang Jadi Prioritas
Pelindo Regional 1 Belawan menggelar focus group discussion bersama pemangku kepentingan untuk membahas layanan non-petikemas.

AURANUSANTARA.COM — PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 1 Belawan menggelar focus group discussion bersama sejumlah pemangku kepentingan untuk mempercepat dan memperbaiki kualitas layanan operasional non-petikemas di Pelabuhan Belawan. Langkah itu diambil karena kelancaran arus barang di pelabuhan tersebut bergantung pada koordinasi banyak pihak, mulai dari operator terminal hingga instansi kepabeanan. Perbaikan ini menyasar langsung aktivitas bongkar muat barang yang selama ini menjadi tulang punggung logistik Sumatera Utara.

Executive General Manager Pelindo Regional 1 Belawan, Yusrizal, menegaskan bahwa peningkatan pelayanan kepelabuhanan tidak bisa dikerjakan sendiri oleh satu pihak. Menurut dia, Pelabuhan Belawan merupakan ekosistem yang melibatkan banyak institusi dengan tugas dan kewenangan masing-masing.

"Pelabuhan merupakan ekosistem yang melibatkan banyak pihak dengan tugas dan kewenangan masing-masing. Karena itu, peningkatan pelayanan tidak dapat dilakukan secara terpisah," ujar Yusrizal di Medan, Sumatera Utara, Kamis (15/10).

Pernyataan itu disampaikan Yusrizal dalam forum diskusi yang mempertemukan Pelindo dengan para pemangku kepentingan di Pelabuhan Belawan. Ia menekankan pentingnya komunikasi terbuka agar setiap kendala bisa dipahami bersama dan dicarikan solusi sesuai peran masing-masing pihak.

Fokus pada Layanan Non-Petikemas

Diskusi tersebut menyoroti percepatan dan peningkatan layanan jasa kepelabuhanan, khususnya pada kegiatan operasional non-petikemas. Aktivitas ini mencakup penanganan barang curah dan general cargo yang tidak melewati jalur kontainer.

Sejumlah kendala yang dibahas meliputi aspek operasional terminal, ketentuan kepabeanan, serta koordinasi antarpihak yang terlibat dalam arus barang. Dari pembahasan itu, para peserta forum mengidentifikasi hambatan sekaligus merumuskan langkah perbaikan agar pelayanan berjalan lebih efektif dan efisien.

Forum tersebut dihadiri Kepala Kantor Bea Cukai Belawan Agus Sujendro, Direktur Operasi dan Teknik Pelindo Multi Terminal Wahyu Pradityo, perwakilan KSOP Utama Belawan, serta Asosiasi Tangki Timbun dan Pemompaan Belawan.

Masukan Pemangku Kepentingan Jadi Acuan

Bagi Pelindo Regional 1 Belawan, masukan dari para pemangku kepentingan menjadi bahan penting untuk memahami dinamika pelayanan di lapangan. Yusrizal menyebut komunikasi yang terbangun diharapkan memperlancar koordinasi dan mendukung perbaikan layanan secara berkelanjutan.

"Komunikasi yang terbangun diharapkan dapat membantu memperlancar koordinasi serta mendukung upaya perbaikan layanan secara berkelanjutan," ucapnya.

Pelindo memandang hubungan baik dengan regulator, operator, dan pengguna jasa sebagai bagian krusial dalam menjaga kelancaran aktivitas kepelabuhanan. Kolaborasi itu juga dinilai penting untuk mempertahankan posisi Pelabuhan Belawan sebagai salah satu simpul logistik utama di Sumatera Utara.

Peran Belawan bagi Logistik Sumut

Pelabuhan Belawan selama ini menjadi pintu masuk dan keluar barang bagi wilayah Sumatera Utara dan sekitarnya. Kelancaran operasional di sana menentukan kecepatan distribusi komoditas, mulai dari bahan kebutuhan pokok hingga barang industri.

Karena itu, hambatan sekecil apa pun pada arus barang berpotensi menimbulkan biaya tambahan bagi pelaku usaha. Perbaikan layanan non-petikemas menjadi salah satu titik yang perlu terus dijaga agar tidak menjadi bottleneck dalam rantai logistik regional.

Pelindo Regional 1 Belawan menyatakan akan menindaklanjuti hasil diskusi dengan langkah perbaikan yang melibatkan seluruh pihak terkait. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan menjaga kepercayaan pengguna jasa sekaligus memperkuat peran pelabuhan dalam perekonomian Sumatera Utara.

Sumber: koran-jakarta.com

Follow auranusantara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks