Pencarian

OJK Kejar Reformasi Pasar Modal demi Cegah Indonesia Turun Kasta di MSCI

Kamis, 22 Oktober 2026 • 06:42:02 WIB
OJK Kejar Reformasi Pasar Modal demi Cegah Indonesia Turun Kasta di MSCI
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyampaikan komitmen pemerintah mempertahankan status Indonesia sebagai emerging market di hadapan MSCI.

AURANUSANTARA.COM — Otoritas Jasa Keuangan menegaskan komitmennya mempertahankan status Indonesia sebagai emerging market di mata MSCI, menyusul konsultasi reklasifikasi ke standalone market yang dibuka lembaga indeks global tersebut. Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyatakan pemerintah akan terus memperbaiki pasar modal agar tetap kredibel dan likuid. Perbaikan itu disebut sudah menjadi arahan Presiden Prabowo Subianto sejak Januari lalu, bukan semata respons atas tekanan MSCI.

"Jangan (sampai turun ke standalone). Kami tetap berusaha supaya Indonesia di emerging market," kata perempuan yang akrab disapa Kiki itu di Kompleks Istana Kepresidenan usai Sidang Kabinet Paripurna, Rabu (21/10).

Konsultasi MSCI Berlangsung hingga April 2027

MSCI membuka konsultasi atas usulan mereklasifikasi Indonesia menjadi standalone market setelah sebelumnya mengeluarkan peringatan pada Juni bahwa status emerging market bisa dicabut jika masalah aksesibilitas pasar berlanjut. Konsultasi berjalan hingga 30 April 2027, dengan keputusan final dijadwalkan paling lambat 30 Juni 2027.

Dalam pernyataan yang dikutip Reuters, MSCI menyebut investor telah menyuarakan kekhawatiran soal struktur kepemilikan yang tidak transparan, konsentrasi kepemilikan saham, serta dugaan perdagangan terkoordinasi. Faktor-faktor itu dinilai mengikis kelayakan investasi di pasar saham Indonesia.

"Oleh karena itu, MSCI menganggap klasifikasi berkelanjutan Indonesia sebagai Emerging Market tidak lagi sesuai dan membuka konsultasi mengenai usulan untuk mereklasifikasi Indonesia sebagai Standalone Market," kata MSCI.

Enforcement Jadi Sorotan, OJK Umumkan Denda Terbesar

Kiki mengakui masih ada celah dalam penegakan aturan di pasar modal. OJK menyebut telah mengumumkan denda terbesar sepanjang sejarah pada Jumat pekan lalu dan berjanji melanjutkan langkah penegakan hukum ke depan.

"Kalau melihat data negara lain, kita cukup baik kok (kondisinya), mungkin ada yang masih belum (maksimal) seperti penegakan atau enforcement. Namun Jumat lalu kami sudah mengumumkan denda terbesar sepanjang sejarah. Kedepan kami akan terus lakukan enforcement," ujarnya.

Reformasi yang dijalankan mencakup upaya menjadikan pasar modal lebih kredibel, likuid, dan transparan sebagai rumah investasi jangka panjang. Komunikasi dengan MSCI dilakukan melalui Direktur Utama Bursa Efek Indonesia.

Prabowo: Indonesia Tidak Takut Siapa Pun

Presiden Prabowo Subianto memberi tanggapan tegas atas langkah MSCI dalam pembukaan Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Rabu (21/10). Ia menegaskan posisi Indonesia tidak gentar menghadapi tekanan pihak mana pun.

"Saya hanya katakan kepada MSCI, Bangsa Indonesia tidak takut siapa pun, dan tidak akan gentar," kata Prabowo.

Prabowo menyebut Indonesia tengah menghadapi banyak tantangan dan gangguan, sementara rakyat menuntut lebih banyak dari pemerintah. Ia bahkan menyinggung opsi penghematan besar-besaran bila diperlukan.

"Kalau perlu kita adakan penghematan besar-besaran, kita lebih hemat lagi nanti," ucapnya.

Apa Artinya bagi Investor dan Emiten

Reklasifikasi ke standalone market berpotensi mengubah bobot Indonesia dalam indeks acuan global yang diikuti dana investasi internasional. Penurunan status umumnya berdampak pada aliran dana asing, karena sebagian manajer investasi memiliki mandat yang membatasi eksposur hanya pada pasar berkembang.

OJK melaporkan progres perkembangan emiten kuartal II 2026 dan struktur pasar modal kepada Presiden dalam sidang kabinet. Kiki menyatakan tidak ada pesan khusus dari Prabowo terkait gejolak pasar modal saat ini, selain arahan perbaikan yang sudah berjalan sejak awal tahun.

Bagi pelaku pasar, tenggat konsultasi hingga April 2027 memberi ruang bagi regulator dan bursa untuk membuktikan perbaikan tata kelola. Namun sinyal yang dikirim MSCI menunjukkan perhatian utama tetap pada transparansi kepemilikan dan praktik perdagangan, dua area yang selama ini menjadi catatan investor asing di pasar saham Indonesia.

Sumber: katadata.co.id

Follow auranusantara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks