BBM Subsidi Jenis Solar Langka, Jerigen Pun Beraksi
Foto : Antrian Salah Satu SPBU Di Rohul
ROHUL ( ANC ) - Sudah beberapa malam ini di Rokan hulu, pemandangan para pemburu BBM subsidi jenis solar ramai mengantri, para pemburu jenis mobil pribadi, truk barang, mobil feri bahkan mobil perusahaan cpo besar sekalipun ikut berbondong-bondong dalam antrian dengan membawa jerigen masing-masing. Bahkan ada yang sampai puluhan jerigen milik satu orang oknum.(13/10/2021).
Dari hasil pandangan visual media. di salah satu SPBU yang terletak di desa talkumain kecamatan Tambusai kabupaten Rokan hulu,. antrian kenderaan. Memanjang sepanjang ratusan meter bahkan kadang sampai kiloan meter mereka rela mengantri demi mendapatkan minyak solar agar dapat melanjutkan perjalanan,
Menurut salah seorang sopir angkutan umum merek sipirok nauli tujuan sibolga - pekan baru mereka terpaksa membeli jerigen agar dapat memperoleh solar , itupun petugas SPBU menyuruh agar ikut antri sesama jerigen berjam jam, Dan setelah mendapatkan giliran sang sopir diberikan 5 liter Solar oleh sang petugas walau sudah ikut antri jerigen berjam-jam di lain jerigen yang penuh.
"Kami kecewa bang dengan perlakuan petugas SPBU , meraka suruh antri sesama jerigen kami sudah ikuti tapi kami cuma diberikan 5 liter, apa ini cukup sampai sibolga ." Tutur Martin. Salah seorang sopir angkutan umum.

Riki salah seorang sopir angkutan buah kelapa sawit menyatakan hal yang sama "aku heran bang pada hal awak ini tinggal di seputaran sini tapi awak harus ikut antrian mobil tronton-tronton perusahaan dan mobil cpo dan truck kayu akasia yang lain." Keluh Riki
Sementara salah seorang warga yang tidak mau namanya disebut menyatakan " kalian para wartawan itu tolong pertanyakan , apakah mobil truk perusahaan seperti PT Gank , mobil loging dan yang lain ini tidak menggunakan solar industri , dan mengapa mereka mencari subsidi solar ."
Dilain pihak, salah seorang pengelola SPBU menyatakan, "ini semua terjadi karena keterbatasan kiriman BBM dari pertamina yang Biasa dapat 32 kl per hari sekarang dipangkas jadi 16 kl." Tutur manejemen SPBU talkkumain
Sementara ketika awak media mempertanyakan pengisian BBM solar ke jerigen dan pemandangan ratusan jerigen banyak di tempat gelap di samping SPBU .beliau mengatakan ,"Abg kan tau jg selama ini mereka normal distribusi solar mereka mengambil sama kita dan dilengkapi surat-surat dari desa., "tuturnya.
"Ini sekarang bukan kasus per SPBU lg bg, sdh menyangkut seluruh spbu.seperti poin 1 tadi : Dan saya sudah konfirmasi juga per org bg. "tambahnya(ANC02/EB Nainggolan)
Sempena Hari Buruh Sedunia Tahun 2026,FSPMI Suarakan Keprihatinan Terhadap Laka Kerja Khusus Untuk PT. Ivo Mas Tunggal
AURA(DUMAI) - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Kota Duma.
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Tegaskan Komitmen Pelaksanaan TA Sesuai Prosedur Dan Dampak Ekonomi
AURA(DUMAI) - PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dum.
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Hadirkan Pasar Murah Bagi 1.000 Masyarakat Prasejahtera Di Dumai
AURA(DUMAI) - PT Pertamina (Persero) melalui unit operasi PT Pertamina Patra Nia.
Ketua PPDI Kota Dumai Desak Bongkar Laka Kerja PT. Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat Hingga Unsur Kesengajaan Mencuat
AURA(DUMAI) - Kasus kecelakaan kerja serius yang menimpa PA (inisial), pekerja P.
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Perkuat Daya Saing Pemuda Sekitar Area Operasi Melalui Sertifikasi K3 BNSP
AURA(DUMAI) - PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dum.
Faptekal Laporkan PT. Ivo Mas Tunggal Terkait Kelalaian Berujung Laka Kerja Ke Disnaker Provinsi Riau
AURA(DUMAI) - Babak baru kasus kecelakaan kerja serius yang menimpa PA (inisial).







