• Sabtu, 02 Mei 2026
  • Home
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Budaya
  • Eksbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Dunia
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Budaya
  • Eksbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Dunia
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Terima Kunjungan Politeknik Negeri Medan, Perwira PT KPI RU Dumai Kenalkan Proses Bisnis dan 12 CLSR
Ketua Bundo Kanduang Lis Hafrida: Ilmu dari Kegiatan Ini Dapat Diterapkan Dalam Kehidupan Sehari-hari
Ketum Parpol Jadi Menteri, Larshen Yunus: Presiden Jokowi Ingkari Janjinya Saat Kampanye
Ketua DPD PJS Riau Wahyudi El Panggabean Serahkan Mandat Pembentukan DPC PJS Dumai
Dumai Wakili Provinsi Riau Sebagai Lokasi Penanaman Bibit Mangrove Serentak DPP GPND

  • Home
  • Daerah
  • Dumai

Datuk Amin Sebut Masyarakat Butuh Kayu Untuk Peti Mayat Dan Bangun Rumah

Administrator

Ahad, 06 November 2022 22:07:00 WIB
Cetak
Datuk Amin Sebut Masyarakat Butuh Kayu Untuk Peti Mayat Dan Bangun Rumah

AURA ( DUMAI ) - Kebutuhan bahan baku kayu seperti papan, broti, kusen pintu, kusen jendela, daun pintu, daun jendela, peti mayat, perahu nelayan, kapal pompong nelayan, kandang ayam, meja dan kursi pelajar dari tahun ke tahun semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan manusia dimuka bumi ini. Sehingga tak terlepas dari kebutuhan bahan baku kayu.

Bahan baku kayu juga tak hanya dibutuhkan oleh masyarakat awam saja melainkan juga dibutuhkan untuk setiap pembangunan pemerintah, baik pemerintah eksekutif, legislatif, yudikatif dan devlover perumahan.

Namun kebutuhan bahan baku kayu ini selalu menjadi pro kontra dimata manusia dan selalu yang dikemukan oleh sebagian kalangan merupakan praktek illegal loging, padahal sudah jelas menjadi kebutuhan masyarakat yang tak bisa di elakkan.

Hal ini dikemukakan Datuk Amin selaku masyarakat Dumai, bahwa kebutuhan bahan baku kayu seperti papan, broti, kusen pintu, kusen jendela, daun pintu, daun jendela, peti mayat, perahu sampan nelayan, kapal pompong nelayan, kandang ayam, meja dan kursi pelajar sangat dibutuhkan masyarakat khususnya masyarakat Kota Dumai.

"Pada umumnya bahan baku kayu tak bisa dihindari sebagai kebutuhan masyarakat. karena tidak semua masyarakat mampu membangun rumah menggunakan kerangka baja ringan, baik untuk kerangka kuda-kuda rumah, kusen pintu dan jendela," ucap Datuk Amin, Minggu (06/11/2022).

Menurut Datuk Amin, dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat tersebut, semestinya tidak ada lagi sebutan praktek illegal loging. Sebab yang membutuhkan adalah masyarakat.

"Jika pasokan bahan baku kayu sudah tidak ada, mau pakai apa masyarakat untuk membangun pondok dikebun maupun diladang untuk tempat berteduh, serta mau pakai apa masyarakat membangun rumah. Dan mau pakai apa untuk dijadikan peti mayat, kalau ada orang yang meninggal," ujar Datuk Amin.

Lanjutnya,"Tidak semua masyarakat Kota Dumai mempunyai ekonomi mapan untuk membangun rumah menggunakan kerangka baja ringan, sehingga solusi masyarakat adalah bahan baku kayu, karena bahan baku kayu masih terjangkau oleh masyarakat." ujar Datuk Amin.

Menurut Datuk Amin, dirinya hanya memberikan pencerahan, bahwa dengan meningkatnya kebutuhan bahan baku kayu untuk masyarakat, tentunya harus ada yang mengolah kayu tersebut, dari kayu bulat untuk dijadikan bahan jadi, seperti broti, papan dan lainnya.

Datuk Amin juga menyebutkan, bahwa Aparat Penegak Hukum juga harus mempertimbangkan untuk bertindak akan beredarnya isu praktek illegal loging tersebut. Sebab menurutnya, kebutuhan bahan baku kayu merupakan kebutuhan yang tak dapat dipisahkan oleh masyarakat. Terkecuali bahan jadi tersebut di ekspor, bukan untuk kebutuhan masyarakat lokal.

"Jika ini dibasmi, maka masyarakat dipastikan akan kesulitan untuk membangun apa saja yang notabenenya dengan menggunakan bahan baku dari kayu termasuk orang meninggal mau menggunakan apa untuk peti mayatnya," cetus Datuk Amin.

Menurut saya, lanjut Datuk Amin, jika lebih besar manfaatnya bagi masyarakat, untuk apa ini dipersoalkan.

Datuk Amin juga berharap kepada Walikota Dumai untuk membuat kebijakan atau membuat Perda atau Perwako tentang penggunaan kayu dari hutan untuk kebutuhan masyarakat lokal. Agar para pekerja pengolah kayu tak lagi disebut-sebut pembalak liar. Padahal sudah jelas olahan kayunya untuk kebutuhan masyarakat.

Seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur, mengeluarkan Perda Nomor 14 Tahun 2013, yaitu Pemanfaatan Kayu Untuk Pemenuhan Kebutuhan Lokal Untuk Kepentingan Umum Dan Membangun Rumah Tinggal Penduduk Di Dalam Wilayah Kabupaten Kutai Barat.

"Namun Perda Pemerintah Kutai Barat tersebut, apakah saat ini masih diberlakukan atau tidak, sebab sudah 9 tahun yang lalu, apakah masih berlaku di tahun 2022 ini. Setidaknya saya mengapresiasi Bupatinya, karena sang Bupati tidak mungkin membuat Perda jika tidak ada manfaatnya bagi masyarakat," ujar Datuk Amin.

"Nah ini bisa menjadi rujukan Walikota Dumai untuk belajar dengan Pemkab Kutai Barat, bagaimana sistem membuat Perdanya. Sehingga masyarakat tak lagi dihantui dengan istilah sebutan illegal loging," sebutnya.

Datuk Amin juga berharap kepada DPRD Dumai dapat membantu mencarikan solusi terkait persoalan ini, agar masyarakat pekerja dan pembeli tak lagi dihantui dengan sebutan yang menakutkan oleh oknum-oknum pencapai niat dengan sebutan pembalak liar dan bahan baku kayunya disebut illegal loging.

Jangan sampai hanya karena keinginan seseorang tersebut tidak terpenuhi, maka para oknum-oknum ini menggembor-gemborkan bahwa itu praktek illegal loging, lalu mendesak Aparat Penegak Hukum untuk bertindak. Nah lalu jika tidak ada lagi bahan baku kayu, terus masyarakat mau menggunakan apa untuk membangun rumahnya, terus siapa yang bertanggung jawab." sebut Datuk Amin lagi.

Datuk Amin berharap Aparat Penegak Hukum selalu tidak ada kesalahan terhadap masyarakat pengolah kayu tersebut. Karena mereka hanya pekerja yang memenuhi kebutuhan masyarakat atas permintaan masyarakat.

"Jika masyarakat secara keseluruhan tidak lagi membutuhkan bahan baku kayu untuk membangun apapun, maka dipastikan para pengolah kayu dihutan berhenti, karena tidak ada lagi peminatnya." tandas Datuk Amin.


 Editor : Alvin khasogi

[ Ikuti AuraNusantara.com ]


AuraNusantara.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

Sempena Hari Buruh Sedunia Tahun 2026,FSPMI Suarakan Keprihatinan Terhadap Laka Kerja Khusus Untuk PT. Ivo Mas Tunggal

Jumat, 01 Mei 2026 - 18:45:46 WIB

AURA(DUMAI) - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Kota Duma.

Daerah

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Tegaskan Komitmen Pelaksanaan TA Sesuai Prosedur Dan Dampak Ekonomi

Kamis, 30 April 2026 - 20:50:55 WIB

AURA(DUMAI) - PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dum.

Daerah

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Hadirkan Pasar Murah Bagi 1.000 Masyarakat Prasejahtera Di Dumai

Rabu, 29 April 2026 - 20:06:22 WIB

AURA(DUMAI) - PT Pertamina (Persero) melalui unit operasi PT Pertamina Patra Nia.

Daerah

Ketua PPDI Kota Dumai Desak Bongkar Laka Kerja PT. Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat Hingga Unsur Kesengajaan Mencuat

Rabu, 29 April 2026 - 17:13:13 WIB

AURA(DUMAI) - Kasus kecelakaan kerja serius yang menimpa PA (inisial), pekerja P.

Daerah

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Perkuat Daya Saing Pemuda Sekitar Area Operasi Melalui Sertifikasi K3 BNSP

Selasa, 28 April 2026 - 20:36:38 WIB

AURA(DUMAI) - PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dum.

Daerah

Faptekal Laporkan PT. Ivo Mas Tunggal Terkait Kelalaian Berujung Laka Kerja Ke Disnaker Provinsi Riau

Selasa, 28 April 2026 - 19:30:30 WIB

AURA(DUMAI) - Babak baru kasus kecelakaan kerja serius yang menimpa PA (inisial).

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Ketua Bapemperda Setuju Pemanfataan Lahan Tidur Dijadikan Ranperda

08 Juli 2020
Logo Garuda Diganti Lobster, Prabowo Cs Masih Sabar
08 Juli 2020
Gunakan Rompi Orange dan Tangan Terborgol, Amril Tiba di Pekanbaru
08 Juli 2020
Terkini +INDEKS
Sempena Hari Buruh Sedunia Tahun 2026,FSPMI Suarakan Keprihatinan Terhadap Laka Kerja Khusus Untuk PT. Ivo Mas Tunggal
01 Mei 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Tegaskan Komitmen Pelaksanaan TA Sesuai Prosedur Dan Dampak Ekonomi
30 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Hadirkan Pasar Murah Bagi 1.000 Masyarakat Prasejahtera Di Dumai
29 April 2026
Ketua PPDI Kota Dumai Desak Bongkar Laka Kerja PT. Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat Hingga Unsur Kesengajaan Mencuat
29 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Perkuat Daya Saing Pemuda Sekitar Area Operasi Melalui Sertifikasi K3 BNSP
28 April 2026
Faptekal Laporkan PT. Ivo Mas Tunggal Terkait Kelalaian Berujung Laka Kerja Ke Disnaker Provinsi Riau
28 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026,Bukti Nyata Komitmen Dukung Pembangunan Daerah
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara
26 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyatakan Tekan Emosi Dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Sempena Hari Buruh Sedunia Tahun 2026,FSPMI Suarakan Keprihatinan Terhadap Laka Kerja Khusus Untuk PT. Ivo Mas Tunggal
  • 2 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Tegaskan Komitmen Pelaksanaan TA Sesuai Prosedur Dan Dampak Ekonomi
  • 3 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Hadirkan Pasar Murah Bagi 1.000 Masyarakat Prasejahtera Di Dumai
  • 4 Ketua PPDI Kota Dumai Desak Bongkar Laka Kerja PT. Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat Hingga Unsur Kesengajaan Mencuat
  • 5 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Perkuat Daya Saing Pemuda Sekitar Area Operasi Melalui Sertifikasi K3 BNSP
  • 6 Faptekal Laporkan PT. Ivo Mas Tunggal Terkait Kelalaian Berujung Laka Kerja Ke Disnaker Provinsi Riau
  • 7 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026,Bukti Nyata Komitmen Dukung Pembangunan Daerah

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

AuraNusantara ©2020 | All Right Reserved