AURANUSANTARA.COM — Pemerintah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra sebesar Rp 900 ribu kepada masyarakat berpenghasilan rendah pada September 2026, dengan pencairan dilakukan tiga bulan sekali. Warga yang terdata sebagai penerima dapat mengecek statusnya menggunakan 16 digit NIK di situs resmi Cek Bansos Kementerian Sosial. Pastikan hanya mengakses domain resmi Kemensos agar terhindar dari situs palsu yang mengatasnamakan bantuan pemerintah.
Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra kembali disalurkan pemerintah pada September 2026. Program ini menyasar masyarakat berpenghasilan rendah yang masuk dalam kelompok desil 1 sampai 4 berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Bagi warga yang sebelumnya sudah terdata sebagai penerima, pengecekan status pencairan kini bisa dilakukan secara mandiri. Caranya cukup dengan memasukkan 16 digit NIK KTP pada situs resmi Cek Bansos Kementerian Sosial.
Besaran Bantuan yang Diterima
BLT Kesra diberikan sebesar Rp 300.000 per bulan. Namun, penyalurannya dilakukan tiga bulan sekali, sehingga penerima yang berhak akan mendapat total Rp 900 ribu dalam satu kali pencairan.
Skema ini berbeda dari bantuan yang dicairkan bulanan. Penerima perlu memahami jadwal agar tidak salah menghitung kapan dana masuk ke rekening atau kantor pos.
Siapa yang Berhak Menerima
Penerima BLT Kesra adalah masyarakat berpenghasilan rendah yang terdaftar dalam kelompok desil 1 sampai 4 DTSEN. Data ini menjadi acuan utama pemerintah dalam menentukan siapa yang layak mendapat bantuan.
Warga yang ingin mengetahui apakah namanya masuk sebagai penerima dapat mengecek langsung melalui kanal resmi. Status desil kesejahteraan dan riwayat bantuan yang tercatat di data Kemensos juga bisa dilihat di halaman yang sama.
Cara Cek Penerima Pakai NIK
- Buka browser melalui HP, laptop, atau komputer.
- Masuk ke situs resmi Cek Bansos Kementerian Sosial.
- Pastikan halaman yang dibuka benar-benar menggunakan domain resmi Kemensos.
- Masukkan 16 digit NIK KTP pada kolom pencarian yang tersedia.
- Lihat informasi desil kesejahteraan dan bantuan sosial yang tercatat atas nama Anda.
Langkah ini penting dilakukan sebelum mendatangi kantor desa atau kelurahan. Dengan mengecek lebih dulu, warga bisa memastikan statusnya tanpa perlu antre panjang.
Waspadai Situs Palsu
Modus penipuan yang mengatasnamakan bantuan pemerintah masih marak. Pelaku kerap membuat situs mirip halaman resmi untuk mencuri data pribadi warga.
Pastikan hanya mengakses domain resmi Kemensos. Jangan pernah memberikan data NIK, nomor rekening, atau kode OTP kepada pihak yang mengaku sebagai petugas penyalur bantuan.
Informasi lengkap mengenai jadwal pencairan, bank penyalur, dan tahapan program dapat diakses melalui kanal resmi Kementerian Sosial. Warga yang mengalami kendala atau menemukan indikasi pungutan liar disarankan melaporkannya ke dinas sosial setempat atau kanal pengaduan resmi pemerintah.