Pencarian

Serangan Bandara Riyadh Tewaskan 12 Orang, Penerbangan Umrah Surabaya Tetap Normal

Kamis, 15 Oktober 2026 • 06:02:31 WIB
Serangan Bandara Riyadh Tewaskan 12 Orang, Penerbangan Umrah Surabaya Tetap Normal
Sejumlah korban luka dievakuasi pasca serangan di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi.

AURANUSANTARA.COM — Sebanyak 12 orang tewas dan 309 lainnya luka dalam serangan yang menyasar Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi. Meski begitu, jadwal penerbangan jemaah umrah dari Bandara Juanda Surabaya menuju Jeddah dan Madinah dilaporkan tidak mengalami gangguan.

Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) memastikan operasional penerbangan langsung dari Bandara Internasional Juanda Surabaya berjalan seperti biasa. Pemantauan dilakukan terhadap maskapai Garuda Indonesia dan Lion Air yang melayani rute langsung ke Jeddah maupun Madinah.

Ketua DPD AMPHURI Jawa Timur Mochammad Sufyan Arief menyebut tidak ada perubahan jadwal dari kedua maskapai tersebut. Informasi dari Lion Air pagi itu juga menunjukkan proses keberangkatan berjalan lancar.

"Alhamdulillah penerbangan Garuda dan Lion yang direct dari Juanda ke Jeddah ataupun Madinah masih kondisi normal. Info Lion tadi pagi juga aman, infonya sudah masuk gate," kata Sufyan, Rabu (14/10).

Dampak Serangan di Riyadh terhadap Jemaah

Serangan yang diduga dilancarkan kelompok Houthi menghantam Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, pada Sabtu (10/10). Korban tewas mencakup empat warga negara Arab Saudi, dua warga Bangladesh, serta masing-masing satu warga Amerika Serikat, Yordania, Palestina, Suriah, Sudan, dan Mesir.

Akun Inside the Haramain, yang melaporkan perkembangan di Masjidil Haram Makkah dan Masjid Nabawi Madinah, menyebut jemaah dan pengunjung kedua masjid suci termasuk di antara korban. Dua dokter yang diwawancarai wartawan menyatakan sejumlah jemaah yang hendak beribadah ke Makkah terluka saat menunggu giliran naik pesawat.

Imbauan Waspada bagi Calon Jemaah Umrah

Kendati penerbangan langsung dari Surabaya bebas hambatan, Sufyan mengingatkan calon jemaah umrah untuk tetap waspada. Situasi keamanan di Timur Tengah dinilai bisa berubah cepat tanpa peringatan.

"Jemaah diimbau terus berkoordinasi dengan agen penyelenggara umrah dan maskapai masing-masing guna memastikan jadwal keberangkatan, mengingat situasi keamanan di Timur Tengah yang sewaktu-waktu dapat berubah," ujarnya.

Kabar soal normalnya penerbangan dari Juanda memberi kelegaan bagi calon jemaah umrah asal Jawa Timur. Namun koordinasi rutin dengan penyelenggara perjalanan tetap menjadi langkah penting di tengah eskalasi konflik kawasan.

Sumber: cnnindonesia.com

Follow auranusantara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks