AURANUSANTARA.COM — Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Kelas Utama mengumumkan lima bandara telah kembali beroperasi, menyusul meluasnya sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau yang sebelumnya melumpuhkan penerbangan di sebagian Jawa dan Sumatera.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi membuka langsung operasional dari Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta. "Per tanggal 8 September pukul 00.01 WIB, Bandara Soekarno-Hatta Banten, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta dan Bandara Husein Sastranegara Bandung dinyatakan aktif kembali," ucapnya dalam pernyataan resmi.
Dua Bandara Banten Menyusul Aktif Pukul 02.25 WIB
Pembukaan dilakukan bertahap. Bandara Budiarto Curug dan Bandara Pondok Cabe di Banten menyusul aktif pada pukul 02.25 WIB setelah evaluasi sebaran abu vulkanik di sekitar wilayah udara setempat.
Berikut jadwal resmi pembukaan kembali lima bandara:
- Bandara Soekarno-Hatta (CGK), Banten — pukul 00.01 WIB
- Bandara Halim Perdanakusuma (HLP), Jakarta — pukul 00.01 WIB
- Bandara Husein Sastranegara (BDO), Bandung — pukul 00.01 WIB
- Bandara Budiarto, Curug Banten — pukul 02.25 WIB
- Bandara Pondok Cabe, Banten — pukul 02.25 WIB
Tiga Bandara di Sumatera Masih Tutup, Maskapai Mulai Normalisasi Jadwal
Penutupan masih berlangsung di Bandara Radin Inten II (Lampung), Bandara M Taufik Kiemas (Sulawesi?—?bukan, Lampung), dan Bandara Salakanagara (Jawa Barat). Otoritas setempat menyatakan penghentian operasional berlaku hingga pukul 10.00 WIB dan akan dievaluasi berkala.
"Kami menginformasikan terdapat tiga Bandar Udara yang masih melaksanakan penghentian operasional penerbangan di Wilayah Kerja Kantor Otban I yang terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau hingga pukul 10.00 WIB," tulis pernyataan resmi Otoritas Bandara Wilayah I Kelas Utama.
Yang Perlu Diketahui Penumpang Hari Ini
Penumpang yang terbang dari atau menuju bandara yang baru dibuka agar memantau ulang jadwal penerbangan. Maskapai berpotensi memberlakukan penjadwalan ulang lantaran akumulasi delay selama penutupan Selasa malam hingga Rabu dini hari.
Untuk bandara yang masih tutup, calon penumpang disarankan menghubungi maskapai masing-masing sebelum berangkat ke bandara. Informasi terkini dapat diakses melalui kanal resmi Otban I dan akun media sosial bandara terkait.