Pencarian

SPBU BUMD Baru di Penajam Disiapkan untuk Perluas Akses BBM Subsidi

Selasa, 08 September 2026 • 06:03:01 WIB
SPBU BUMD Baru di Penajam Disiapkan untuk Perluas Akses BBM Subsidi
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menyiapkan pembangunan SPBU baru di kawasan Korpri untuk memperluas akses BBM subsidi bagi masyarakat.

AURANUSANTARA.COM — Kabupaten Penajam Paser Utara saat ini baru memiliki tujuh SPBU. Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor menilai jumlah itu belum sepenuhnya menjangkau masyarakat, terutama warga yang bermukim jauh dari titik pengisian BBM. Kondisi ini menjadi dasar pemerintah daerah untuk menambah titik layanan baru.

Rencana ini bukan sekadar menambah jumlah SPBU. Pemerintah kabupaten menargetkan pengawasan distribusi BBM subsidi bisa lebih ketat, sekaligus menekan praktik pengetapan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Dikelola Penuh Perumda Benuo Taka

Berbeda dengan SPBU pada umumnya yang kerap melibatkan pihak swasta, pembangunan SPBU baru ini akan menggunakan modal dari badan usaha milik daerah (BUMD). Seluruh proses pengelolaannya nanti dijalankan langsung oleh Perumda Benuo Taka tanpa keterlibatan pihak ketiga.

"Pemerintah kabupaten ingin kuota BBM subsidi tersalurkan tepat sasaran. Distribusi BBM subsidi harus terkendali dan praktik pengetapan BBM yang selama ini dikeluhkan masyarakat dapat ditekan," kata Mudyat di Penajam, Senin (7/9).

Dengan skema ini, pemerintah daerah berharap pengelolaan SPBU tidak hanya memperkuat pengawasan, tetapi juga bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi perusahaan daerah.

Lokasi Sudah Ditentukan, Ini Alasannya

Pemerintah kabupaten telah mengarahkan pembangunan SPBU di kawasan Korpri, Jalan Gerbang Madani Kilometer 9, Nipah-Nipah, Penajam. Lahan yang digunakan merupakan aset tanah milik Perumda Benuo Taka.

Pemilihan lokasi mempertimbangkan luas area jalan yang memadai. Dengan begitu, antrean kendaraan saat pengisian dapat ditampung di dalam kawasan SPBU dan tidak mengganggu arus lalu lintas di jalan umum.

Sebelum pembangunan direalisasikan, Perumda Benuo Taka telah diarahkan untuk berkonsultasi dan mempelajari sistem bisnis serta operasional SPBU. Hal ini dilakukan agar pengelolaan nantinya berjalan sesuai standar yang berlaku.

Dukung Sektor Produktif Masyarakat

Kehadiran SPBU baru ini disiapkan untuk memperluas akses BBM subsidi bagi kegiatan produktif masyarakat. Sektor transportasi, pertanian, perkebunan, dan perikanan menjadi prioritas utama yang diharapkan merasakan manfaatnya.

PT Pertamina Patra Niaga menyambut baik rencana penambahan titik layanan ini. Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Edi Mangun mengatakan pihaknya siap berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten.

"Kami siap berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara. Setiap rencana penambahan titik layanan tetap perlu memenuhi ketentuan yang berlaku, baik dari sisi lokasi maupun persyaratan teknis lainnya," ujar Edi.

Meski mendukung, Pertamina menegaskan setiap SPBU baru wajib memenuhi regulasi yang ada. Persyaratan lokasi dan aspek teknis menjadi prasyarat utama yang tidak bisa ditawar sebelum operasional dimulai.

Belum ada kepastian jadwal pembangunan maupun target operasional SPBU baru tersebut. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui kanal komunikasi resmi Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara atau Perumda Benuo Taka.

Sumber: koran-jakarta.com

Follow auranusantara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks