Musim Panen Kerang Bulu Diperkirakan Pada akhir September 2020
BAGANSIAPIAPI(ANC)-Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengendalian Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Wilayah III Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau,Hermanto menegaskan memasuki musim panen kurang bulu yang di perkirakan pada akhir bulan September 2020 di perairan laut Rokan Hilir,Pihak meminta masyarakat nelayan tradisonal Rohil untuk memaksimalkan potensi hasil tangkapan.
"Kita berharap masyarakat nelayan pencari kerang tradisional di Rohil dapat memaksimalkan musim kerang bulu tahun ini yang di perkirakan akhir bulan September ini."Katanya saat di temui di ruang kerjannya,akhir pekan ini.
Hermanto juga mengingatkan para nelayan tradisional Rohil untuk saling menjaga keamanan dan tidak saling cemburu saat memanen kerang bulu ini dan jangan sampai terjadi insiden seperti tahun 2018 lalu.
"Saya berharap tidak terjadi insiden seperti tahun 2018 lalu,akibat masuknya nelayan dari Tanjung Balai Asahan di Perairan Rohil ini."Tegasnya lagi.
Artinya,sambungnya lagi nelayan di seluruh Republik Indonesia ini punya hak yang sama,jangan sampai kencemburuan akibat alat tangkap yang berbeda saat memanennya.
Selagi tidak menyalahi alat tankap dan UUD yang berlaku nelayan dimana pun boleeh masuk asal mengikuti aturan main yang sudah di buat serta harus mengikuti kaidah masyarakat tempatan seperti pengunaan alat tangkap yang ramah lingkungan.
"Kita minta penggunaan alat tangkap kerang karut mini yang ramah lingkungan bukan di tarik pakai tank kerang (drage),namun ini perlu pembuktian ilmiah secara utuh tapi kalau di lihat secara kasat mata pengunaan alat ini bibit kerang ikut terangkat dan pecah,hal ini membuat kelangsungan hidup kerang bisa punah."Paparnya.
Saat di tanya terkait pengawasan Hermanto menjelaskan untuk memantau jalannya musim kerang bulu ini,pihak juga akan melakukan patroli rutin dan pengawasan mengunakan Kapal Kurau 01 dengan kecepatan 20 Knot atau 20 Mil/ jam yang berusia selama 12 tahun.
"Kita secara rutin menyisir melakukan pengawasan di perairan Rohil sampai ke perairan Kota Dumai hingga sampai perbatasan Malaysia,Pulau Jemur dan Pasir Limau Kapas dan Bagansiapiapi hingga 4 hari lama berlayar."Pungkasnya.
RSUD dr. Suhatman Kota Dumai Gelar Apel Rutin Bulanan
AURA(DUMAI) - RSUD dr. Suhatman Kota Dumai melaksanakan apel rutin bulanan yang .
Bipartit Gagal FSPMI Kota Dumai Laporkan PT. Tridaya Dimensi Indonesia Ke Dinas Tenaga Kerja
AURA(DUMAI) - Upaya penyelesaian perselisihan hubungan industrial antara eks pek.
BAZMA Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Hadirkan Pelatihan Khatib Jum'at dan Pelatihan Bina Mualaf Untuk Masyarakat
AURA(DUMAI) - BAZMA (Baituzzakah Amanah Manfaat Ummat) PT Pertamina Patra Niaga .
SPBU Nomor 16.287.090 Teluk Lecah di Duga Tutup Lebih Awal, Warga Kecewa
AURA(RUPAT) - SPBU Teluk Lecah bernomor 16.287.090 diduga menutup pelayanan lebi.
Persatuan Wanita Patra Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dan DPPA Kota Dumai Tanamkan Budaya Anti-Bullying di SD IT Brilliant
AURA(DUMAI) - Berangkat dari kepedulian terhadap isu bully dan mewujudkan lingku.
Polda Riau Dan Polres Bengkalis Di Minta Selidiki Dugaan Manipulasi Takaran BBM Di SPBU 16.287.090
AURA(RUPAT) - Antrean panjang kembali terjadi di SPBU 16.287.090 dalam beberapa .







