Nevada Izinkan Uber, Tesla, dan Waymo Tarik Bayaran untuk Layanan Robotaxi di Las Vegas

Nevada Transportation Authority menyetujui izin operasi layanan robotaxi berbayar bagi Tesla, Waymo, dan Uber di Nevada.
Penulis: Fajar
Jumat, 21 Agustus 2026 | 16:31:01 WIB

Nevada Transportation Authority (NTA) telah menyetujui aplikasi tiga raksasa teknologi untuk mendapatkan izin Autonomous Vehicle Network Company. Persetujuan ini memungkinkan mereka secara legal mengenakan tarif kepada penumpang untuk layanan taksi otonom, sebuah langkah maju yang signifikan bagi industri kendaraan tanpa awak di Amerika Serikat bagian barat.

Jatah Deploy Robotaxi: Tesla Dapat Kuota Terbesar

Dari ketiga perusahaan tersebut, Tesla mendapatkan jatah operasional terbesar. Berdasarkan laporan investor Tesla, Sawyer Merritt, otoritas Nevada memberikan izin kepada perusahaan milik Elon Musk itu untuk mengerahkan hingga 5.000 unit robotaxi

Menariknya, izin Tesla tidak terbatas hanya di Clark County. Perusahaan disebutkan boleh beroperasi di seluruh wilayah Nevada, dengan syarat wajib memberi tahu agensi terkait jika ingin memperluas cakupan layanannya.

Target Realistis dan Protokol Darurat

Meski mendapat kuota maksimal 5.000 unit, Tesla menegaskan angka tersebut hanyalah batas atas. Dalam sesi tanya jawab bersama otoritas, perusahaan menyatakan akan "sangat senang" jika bisa mencapai 2.500 robotaxi beroperasi di jalanan Nevada pada 2027.

Terkait aspek keselamatan, Tesla juga mengungkapkan tengah bekerja sama dengan aparat penegak hukum. Kolaborasi ini bertujuan memproduksi video berdurasi lima menit yang berisi panduan langkah demi langkah bagi responden pertama (first responders) saat menghadapi insiden yang melibatkan kendaraan otonom mereka.

Waymo dan Uber: 1.000 Unit untuk Masing-masing

Waymo, yang merupakan unit usaha otonom dari Alphabet, juga mendapat lampu hijau untuk mengoperasikan 1.000 robotaxi di wilayah tersebut. Sebelumnya, Waymo telah diizinkan beroperasi secara penuh tanpa pengemudi keselamatan di Las Vegas sejak Juli lalu. Dengan izin baru ini, mereka kini resmi bisa memungut biaya layanan dari penumpang.

Uber pun tak ketinggalan. Sarfraz Maredia, Global Head of Autonomous Mobility & Delivery di Uber, mengumumkan bahwa aplikasi perusahaannya untuk menawarkan layanan robotaxi berbayar di Nevada telah disetujui. Uber akan mengerahkan 1.000 robotaxi di Clark County, yang akan dioperasikan bermitra dengan Amazon's Zoox dan Hyundai's Motional.

Dampak bagi Lanskap Transportasi Las Vegas

Keputusan ini menandai perubahan besar bagi industri pariwisata dan transportasi di Las Vegas, kota yang selama ini identik dengan layanan taksi dan limusin konvensional. Dalam setahun ke depan, wisatawan dan warga lokal diprediksi akan lebih sering menjumpai kendaraan tanpa pengemudi di sekitar Strip dan area sekitarnya.

Persetujuan ini juga menjadi ujian nyata bagi kesiapan regulasi dan infrastruktur Nevada dalam mengakomodasi kendaraan otonom dalam skala besar. Keberhasilan operasional di Nevada bisa menjadi preseden bagi negara bagian lain di AS untuk mengadopsi regulasi serupa.

Dengan total potensi hingga 7.000 unit robotaxi yang diizinkan beroperasi, Nevada bersiap menjadi salah satu pusat uji coba layanan taksi otonom komersial terbesar di dunia. Bagi konsumen, ini berarti pilihan transportasi baru yang lebih modern, meski masih perlu dibuktikan dari sisi keandalan dan keamanannya di tengah keramaian kota.

Reporter: Fajar