AURANUSANTARA.COM — PT Pertamina (Persero) bersama Pertamina Foundation menggelar Pertamina SMEXPO Regional Yogyakarta 2026 di Pasar Ngasem pada 2-4 Oktober 2026, melibatkan 47 UMKM dari Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Aceh. Ajang bertema "Lokal Jadi Vokal" ini menjadi ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk memperkenalkan produk, memperluas akses pasar, dan membangun jejaring. Penyelenggaraan di Yogyakarta sendiri tercatat konsisten menuai antusiasme tinggi dalam dua tahun terakhir.
Peserta tahun ini mencapai 47 UMKM. Mereka tidak hanya datang dari Yogyakarta dan sekitarnya, tetapi juga dari Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Aceh. Produk yang dipamerkan mencakup kuliner, fashion, kerajinan, dan produk kreatif berbasis potensi lokal.
Bukan Sekadar Pameran Produk
President Director Pertamina Foundation, Agus Mashud S Asngari, menegaskan SMEXPO dirancang sebagai ruang membuka akses lebih luas bagi UMKM. Menurutnya, ajang ini bukan hanya soal jual-beli produk di lokasi.
"Kita ingin membuka pintu yang lebih luas untuk UMKM. Pintu untuk bertemu pembeli, bertemu mitra, memperluas pasar, membangun jaringan, dan tentu saja semakin percaya diri membawa produknya ke pasar yang lebih besar," ujarnya melalui keterangan pers, Minggu (4/10/2026).
Melalui forum ini, pelaku usaha kecil diharapkan bisa meningkatkan kapasitas usaha sekaligus membangun relasi dengan mitra dagang yang lebih besar.
Rekam Jejak Yogyakarta dalam Dua Tahun Terakhir
Penyelenggaraan SMEXPO di Yogyakarta pada 2024 dan 2025 tercatat menuai antusiasme kuat. Dua edisi tersebut mencatat lebih dari 3.000 pengunjung dan lebih dari 6.000 produk terjual.
Nilai transaksi yang dibukukan pada periode itu menembus Rp4 miliar. Atas capaian tersebut, Yogyakarta mendapat apresiasi sebagai Best Host City SMEXPO Regional 2025.
Rekam jejak itu menjadi dasar bagi Pertamina dan Pertamina Foundation untuk kembali menggelar ajang serupa di kota yang sama pada 2026.
Yang Dibawa Pulang Pelaku Usaha
Bagi UMKM peserta, manfaat SMEXPO tidak berhenti pada penjualan selama tiga hari pameran. Pertemuan dengan calon pembeli dan mitra usaha menjadi bekal untuk memperluas pasar setelah acara berakhir.
Produk berbasis potensi lokal yang dipamerkan juga membuka peluang masuk ke jaringan distribusi yang lebih luas. Ini sejalan dengan tema "Lokal Jadi Vokal" yang mendorong produk daerah tampil lebih percaya diri di pasar yang lebih besar.
Kehadiran peserta dari luar Jawa, termasuk Aceh, menunjukkan jangkauan SMEXPO Regional tidak lagi terbatas pada wilayah sekitar tuan rumah.
Penutup: Gelaran di Pasar Ngasem menegaskan posisi SMEXPO sebagai salah satu kanal Pertamina dalam mendorong UMKM naik kelas, dengan Yogyakarta sebagai titik yang terbukti mampu menarik pengunjung dan transaksi dalam dua edisi sebelumnya.