Pencarian

Nilai Tukar Nelayan Turun 0,17% jadi 108,85 pada September 2026

Selasa, 06 Oktober 2026 • 06:02:31 WIB
Nilai Tukar Nelayan Turun 0,17% jadi 108,85 pada September 2026
BPS mencatat Nilai Tukar Nelayan turun 0,17 persen menjadi 108,85 pada September 2026.

AURANUSANTARA.COM — Badan Pusat Statistik mencatat Nilai Tukar Nelayan turun 0,17 persen menjadi 108,85 pada September 2026, dari 109,04 pada bulan sebelumnya. Penurunan indikator kesejahteraan rumah tangga nelayan ini terjadi di tengah tekanan pada sektor perikanan tangkap.

NTN dihitung dari perbandingan indeks harga yang diterima nelayan dengan indeks harga yang dibayar nelayan. Nilai di atas 100 berarti nelayan masih memiliki daya beli yang lebih baik dibanding periode dasar.

Penyebab Penurunan NTN September 2026

Penurunan NTN mengindikasikan harga komoditas hasil tangkapan yang diterima nelayan melemah, sementara biaya operasional melaut tidak ikut turun. Kondisi ini menekan margin pendapatan nelayan.

Beberapa faktor yang lazim memengaruhi pergerakan NTN antara lain fluktuasi harga ikan di pasar, kenaikan harga bahan bakar minyak untuk kapal, serta biaya sarana produksi seperti jaring dan umpan.

Arti Angka 108,85 bagi Rumah Tangga Nelayan

Meski turun, posisi NTN di 108,85 masih berada di atas level 100. Ini menandakan secara agregat daya beli nelayan masih relatif terjaga dibanding periode basis perhitungan.

Namun penurunan tipis ini perlu dicermati karena terjadi saat biaya melaut cenderung meningkat. Nelayan dengan skala tangkap kecil biasanya paling cepat merasakan dampaknya.

Dampak ke Sektor Perikanan dan Pelaku Usaha

Bagi pelaku usaha pengolahan dan distributor ikan, pelemahan NTN bisa menjadi sinyal pasokan hasil tangkapan yang berfluktuasi. Harga di tingkat nelayan yang turun tidak selalu langsung ditransmisikan ke harga konsumen akhir.

Investor di sektor perikanan dan pangan biasanya memantau NTN sebagai salah satu indikator permintaan domestik. Angka ini juga menjadi rujukan pemerintah daerah pesisir dalam menyusun program bantuan sarana tangkap.

Yang Perlu Dipantau Selanjutnya

Pergerakan NTN bulan berikutnya akan bergantung pada harga komoditas perikanan di pasar dan stabilitas biaya operasional melaut. BPS merilis data ini secara bulanan sebagai bagian dari statistik indikator kesejahteraan petani dan nelayan.

Sumber: finance.detik.com

Follow auranusantara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks