• Ahad, 15 Maret 2026
  • Home
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Budaya
  • Eksbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Dunia
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Budaya
  • Eksbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Dunia
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Terima Kunjungan Politeknik Negeri Medan, Perwira PT KPI RU Dumai Kenalkan Proses Bisnis dan 12 CLSR
Ketua Bundo Kanduang Lis Hafrida: Ilmu dari Kegiatan Ini Dapat Diterapkan Dalam Kehidupan Sehari-hari
Ketum Parpol Jadi Menteri, Larshen Yunus: Presiden Jokowi Ingkari Janjinya Saat Kampanye
Ketua DPD PJS Riau Wahyudi El Panggabean Serahkan Mandat Pembentukan DPC PJS Dumai
Dumai Wakili Provinsi Riau Sebagai Lokasi Penanaman Bibit Mangrove Serentak DPP GPND

  • Home
  • Nasional

Buruh Di Miskinkan Oleh Sistem

Administrator

Sabtu, 30 Januari 2021 14:55:58 WIB
Cetak
Buruh Di Miskinkan Oleh Sistem

JAKARTA(ANC)-Banyak hal yang menimbulkan kemiskinan dan kemiskinan yang paling parah adalah kemiskinan mental atau ahlak. Namun tetap saja kemiskinan itu berawal dari kemiskinan material. Ajaran agama pun menggambarkan bahwa kemiskinan ini akan berakibat kekufuran, orang yang kesulitan material cenderung untuk mengambil jalan pintas, berbuat kriminal yang tentu saja akibatnya akan merugikan banyak pihak.

Praktik perburuhan pada kenyataannya banyak yang melakukan penindasan yang berujung kepada kemiskinan pada kaum buruh tersebut. Padahal menjadi buruh adalah salah satu harapan dari mereka agar dapat memperbaiki nasib dan kehidupan mereka.

Adapapun faktor yang mendorong kemiskinan terhadap kaum butuh adalah :

A. Faktor lingkungan, karena didaerah asal mereka tidak memiliki lahan garapan, kekeringan, iklim yang tidak cocok.untuk bercocok tanam sehingga akhirnya memaksa mereka untuk pindah ke kota dengan bekal pendidikan dan keterampilan seadanya sehingga mereka umumnya bekerja sebagai buruh kelas bawah.

B. Alasan individual karena hanya mengejar status dan kepastian upah meskipun minim tetapi rutin dan pasti yang akhirnya tidak upah mereka tidak pernah dapat memenuhi kebutuhan hidup mereka.

C. Alasan keluarga, banyak buruh yang sudah tidak betah dengan lingkungan kerjanya mereka ingin pindah kerja tetapi keluarga (orangtua, istri) melarang karena ragu dengan kepastian nasib dimasa datang.

D. Penyebab sub budaya yaitu yang menghubungkan kemiskinan dengan krhidupan sehari-hari. Buruh biasanya hidup bersama-sama dalam komunitas butuh yang biasanya sama-sama miskin. Satu sama lain saling membantu untuk berhutang.

E. Sosial politik yang tidak stabil membuat harga- harga melambung tinggi yang tidak sebanding dengan kenaikan upah itu sendiri, belum lagi pajak dan jaminan sosial yang harus dibayar oleh buruh.

F. Penyebab struktural, kebijakan dan praktek ekonomi sebuah negara berdampak secara signifikan kepada negara lain, diantaranya perdagangan bebas dan sistem pengupahan yang memisahkan buruh dengan hasil produksinya.

Kelas buruh muncul sebagai efek dari perkembangan industri baik manufaktur maupun perkebunan berskala besar. Buruh selalu berfikir dalam bingkai perusahaan sehingga posisinya selalu lemah dan tidak bisa mandiri. Buruh sangat tergantung kepada pengusaha/pemilik modal dan karena ketergantungan dan ketakutan ini maka walaupun buruh jumlahnya sangat besar menjadi tidak memiliki pengaruh karena pola berpikir mereka yang selalu diarahkan menjadi personal. Tidak bekerja tidak dibayar upahnya kalau tidak dibayar mereka akan makan apa?, bagaimana dengan istri dan anak-anaknya?, hal-hal seperti ini yang akhirnya membuat mereka menjadi diam dan pasrah menerima “kemiskinan”. Selain itu secara sistematis buruh dipisahkan dari komunitas masyarakat lain, dimulai dengan pemaknaan yang negatif tentang buruh, status kerja, praktik pengupahan dan lain – lain, akibatnya butuh cenderung dimiskinkan secara sistematis.

Apalagi kondisi sekarang ini diperburuk dengan keadaan pandemi Covid-19. Yang mana banyak perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja dengan alasan pandemi tersebut, sementara kalau kita melihat dari rilis daftar orang terkaya di Indonesia, kekayaan mereka secara signifikan tidak terpengaruh oleh pandemi ini, malahan muncul banyak orang kaya baru di Indonesia. Ini sesuatu hal yang perlu disikapi dengan bijaksana bahwa apabila jurang kesenjangan antara si miskin dengan si kaya semakin lebar, maka cepat atau lambat akan memicu gejolak sosial, yang mana kalau kita belajar dari pengalaman sejarah bahwa setiap gejolak sosial yang terjadi akan menimbulkan kerugian yang tidak sedikit dan menimbulkan trauma bagi generasi yang akan datang.(SPNnews) 


 Editor : Alvin khasogi

[ Ikuti AuraNusantara.com ]


AuraNusantara.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Munas SPPK FSPMI Tahun 2026,Ketua DPW FSPMI Riau Satria Putra Kembali Terpilih

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:42:45 WIB

AURA(JAKARTA) - Musyawarah Nasional (MUNAS) 2026 Serikat Pekerja Perkebunan dan .

Nasional

Tim Kuasa Hukum PT ABM Adukan SP3 ke Komisi Reformasi Polri

Selasa, 09 Desember 2025 - 22:59:40 WIB

Jakarta - Tim Kuasa Hukum PT Artha Bumi Mining (PT ABM) mendatangi Komisi Percep.

Nasional

Era Baru Haji di Indonesia, PJS Siap Kawal Program Kementerian Haji Dan Umrah

Selasa, 09 September 2025 - 18:47:04 WIB

AURA(JAKARTA) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, hari ini, Senin (0.

Nasional

Istana Jawab Tuntutan Buruh: Satgas PHK Disetujui, Kenaikan UMP dalam Pembahasan

Rabu, 03 September 2025 - 12:58:54 WIB

Foto : Mensesneg Praseyo HadiAURA(JAKARTA) - Istana Kepresidenan m.

Nasional

Merdeka! 80 Tahun Indonesia Merdeka, Bagaimana dengan Kemerdekaan Pers Kita?

Ahad, 17 Agustus 2025 - 15:26:03 WIB

AURANUSANTARA - Delapan puluh tahun merdeka, Indonesia bukan hanya bebas dari pe.

Nasional

KSPI Tegaskan Komitmen Perlindungan Pekerja Migran dan Penghapusan Kerja Paksa di Pertemuan ITUC Asia-Pasifik

Rabu, 30 Juli 2025 - 06:25:34 WIB

AURA(JAKARTA) - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) memperkuat komitmen.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Ketua Bapemperda Setuju Pemanfataan Lahan Tidur Dijadikan Ranperda

08 Juli 2020
Logo Garuda Diganti Lobster, Prabowo Cs Masih Sabar
08 Juli 2020
Gunakan Rompi Orange dan Tangan Terborgol, Amril Tiba di Pekanbaru
08 Juli 2020
Terkini +INDEKS
Laka Kerja Pada PT. IMT Tuai Sorotan Keras Dari Faptekal Dumai
13 Maret 2026
LPPD Gelar Aksi Berbagi Takjil Dan Sembako Di Bulan Ramadhan
07 Maret 2026
Tangan Tergilas Mesin Konveyor, Pekerja Alami Laka Kerja Di Area PT. IMT
06 Maret 2026
Respon Cepat Tim Fire Brigade PT. Pertamina Patra Niaga RU Dumai Terhadap Kebakaran Lahan Warga
26 Februari 2026
Manager Comrel PT. Pertamina Patra Niaga RU Dumai Tegaskan Pergantian Jabatan Tak Pengaruhi Proses SK Penlok Bufferzone
25 Februari 2026
SB Tekal Gelar Buka Bersama Perkuat Konsolidasi Organisasi
24 Februari 2026
Sejumlah Pedagang Di Kawasan Kampung Kuliner Bukit Gelanggang Keluhkan Penurunan Omset Signifikan
16 Februari 2026
Mendapat Dukungan Masyarakat Dan Memiliki Izin Resmi Dari Pemerintah Lapo Pariban Komitmen Terhadap Aturan
14 Februari 2026
Anak Korban Kecelakaan Lalin Komplek Perumahan Bukit Datuk Tunjuk Hotland Sianturi Sebagai Kuasa Hukum
12 Februari 2026
Mesin Insinerator Instalasi Limbah RSUD Kota Dumai Dilaporkan Meledak, 2 Pekerja Alami Luka Lepuh
11 Februari 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Laka Kerja Pada PT. IMT Tuai Sorotan Keras Dari Faptekal Dumai
  • 2 LPPD Gelar Aksi Berbagi Takjil Dan Sembako Di Bulan Ramadhan
  • 3 Tangan Tergilas Mesin Konveyor, Pekerja Alami Laka Kerja Di Area PT. IMT
  • 4 Respon Cepat Tim Fire Brigade PT. Pertamina Patra Niaga RU Dumai Terhadap Kebakaran Lahan Warga
  • 5 Manager Comrel PT. Pertamina Patra Niaga RU Dumai Tegaskan Pergantian Jabatan Tak Pengaruhi Proses SK Penlok Bufferzone
  • 6 SB Tekal Gelar Buka Bersama Perkuat Konsolidasi Organisasi
  • 7 Sejumlah Pedagang Di Kawasan Kampung Kuliner Bukit Gelanggang Keluhkan Penurunan Omset Signifikan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

AuraNusantara ©2020 | All Right Reserved