PT.Pasifik Indopalm Industries Dilabrak Emak-emak Tuntut Oknum Karyawan Di Pecat
DUMAI (ANC) — Masih terkait PT Pacific Indopalm Industries (PII) yang terletak di Jalan Raya Dumai-Basilam Baru Km 14, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, beberapa orang emak-emak melabrak kantor security PT PII dan menuntut bertemu dengan salah seorang oknum karyawan bernama Herman Lubis, pada Senin (05/04/2021).
Kehadiran para emak-emak tersebut diketahui ingin mempertanyakan sikap oknum karyawan PT PII tersebut kepada anaknya yang selama ini telah mencari nafkah di Gerbang PT PII sebagai jasa penertiban alat-alat bawaan para supir yang tidak boleh dibawa kedalam perusahaan yaitu berupa dongkrak, kunci-kunci dan lainnya.
Salah seorang emak-emak yang bernama Rokiah dengan nada geram meminta agar pihak security menghadirkan oknum karyawan yang bernama Herman kehadapan mereka serta meminta untuk tidak di sembunyikan.
"Kami ingin Herman dihadirkan sekarang juga dan jangan disembunyikan serta kami juga mau dia dipecat," kata Rokiah.
Rokiah juga menegaskan bahwa dirinya beserta masyarakat Lubuk Gaung akan datang dengan jumlah besar jika permasalahan dengan Herman Lubis tidak diselesaikan.
"Ini masih sedikit ini yang datang, kalau dia (Herman.red) tidak juga dihadirkan serta tidak menyelesaikan permasalahan ini, kami akan datang lebih banyak lagi," tegas Rokiah.
Beruntung amarah emak-emak tersebut dapat diredam oleh rekan-rekan wartawan yang pada saat itu juga memiliki keperluan yang sama dengan para emak-emak tersebut.
Tidak lengah, awak mediapun bertanya kepada emak-emak yang diketahui bernama Rokiah tersebut apa yang membuat mereka mendatangi PT PII.
Dengan sigap Rokiah menjawab, "Anak kami cari makan disini pak, pendapatannya 30 - 50 ribu, itu yang dikutipnya," jelas Rokiah.
Ketika ditanya apa saja yang telah diberikan perusahaan kepada masyarakat sekitar, dengan tenang Rokiah menjawab sebenarnya PT PII selama ini telah bersikap baik kepada mereka.
"Tiap tahun pak, baik perusahaan ini pak, dia tidak menggangu kami, tapi anak buah dibawah ini mengganggu kami," sambungnya.
Rokiah belakangan diketahui adalah Ibu dari Rivai alias Roy yang videonya sempat viral dimedia sosial yang berhasil memvideokan kelakuan oknum karyawan PT PII menertibkan pekerjaan Roy dengan alasan tidak memiliki izin serta menantang agar Roy membawa massa yang banyak dan juga menantang wartawan.
Rokiah berharap PT PII agar oknum karyawan yang bernama Herman Lubis diberhentikan karena bisa membuat citra yang buruk bagi perusahaan.
Hingga berita ini diterbitkan, tim awak media belum mendapatkan informasi dari pihak manajemen apakah permasalahan oknum karyawan yang bernama Herman Lubis telah diproses atau tidak, lantaran pihak perusahaan masih bungkam.
Sempena Hari Buruh Sedunia Tahun 2026,FSPMI Suarakan Keprihatinan Terhadap Laka Kerja Khusus Untuk PT. Ivo Mas Tunggal
AURA(DUMAI) - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Kota Duma.
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Tegaskan Komitmen Pelaksanaan TA Sesuai Prosedur Dan Dampak Ekonomi
AURA(DUMAI) - PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dum.
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Hadirkan Pasar Murah Bagi 1.000 Masyarakat Prasejahtera Di Dumai
AURA(DUMAI) - PT Pertamina (Persero) melalui unit operasi PT Pertamina Patra Nia.
Ketua PPDI Kota Dumai Desak Bongkar Laka Kerja PT. Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat Hingga Unsur Kesengajaan Mencuat
AURA(DUMAI) - Kasus kecelakaan kerja serius yang menimpa PA (inisial), pekerja P.
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Perkuat Daya Saing Pemuda Sekitar Area Operasi Melalui Sertifikasi K3 BNSP
AURA(DUMAI) - PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dum.
Faptekal Laporkan PT. Ivo Mas Tunggal Terkait Kelalaian Berujung Laka Kerja Ke Disnaker Provinsi Riau
AURA(DUMAI) - Babak baru kasus kecelakaan kerja serius yang menimpa PA (inisial).







