Di Picu Sengketa Lahan, Seorang Oknum Warga Desa Muara Dilam Rohul Ajak Duel Wartawan
Foto Istimewa : Locus Peristiwa
ROHUL (ANC) - Salah seorang oknum Warga Desa Muara Dilam, Kecamatan Kuntodarussalam, Kabupaten Rokanhulu (Rohul) diduga menghalangi salah seorang wartawan media online Wartapos melaksanakan tugas peliputan, Kamis, (10/6/2021).
Entah panik apa memang tidak mengerti apa memang merasa preman, Suhartono tidak perduli dengan ketentuan tugas Jurnalistik sesuai Undang-undang Pers Nomor 40 Tahun 1999. Padahal dalam ketentuan UU Pers tersebut Pasal 18 ayat (1) UU Pers menyatakan, “Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).
Peristiwa tersebut bermula dari klaim beberapa warga atas lahan yang terletak ditengah tengah perkebunan sawit PT. SAMS, Yang letaknya berada di Wilayah Desa Muara Dilam Kecamatan Kunto Darusallam seluas 70 hektar adalah milik warga.
Akhirnya, perdebatan sengit tak bisa dihindari antara warga dengan pihak perusahaan sehingga berujung pelarangan liputan oleh Suhartono terhadap Hendri Halawa Wartawan Wartapos, yang saat itu sedang melakukan aktifitas liputannya.
Warga Desa Muara Dilam Kecamatan Kuntodarussalam Suhartono didampingi 4 rekannya datang menggunakan mobil dan langsung menghentikan aktivitas karyawan buruh panen. Tak disangka, saat awak media melakukan peliputan, Saat itu pula dengan sikap arogansinya Suhartono menuding awak media tersebut dengan bahasa yang tidak beretika layaknya seorang preman.
Suhartono menuding bahwa Wartawan Hendrik Halawa ditugaskan oleh PT.SAMS untuk mengawal pemanen yang bekerja pada saat itu.
"Saya ingatkan kau Halawa ya, Jangan macam macam kau,"dengan nada tinggi sambil mendorong tubuh saya, "Ujar Hendrik Halawa meniru ucapan Suhartono.
Lebih lanjut Hendrik Halawa mengatakan pada saat itu dirinya hanya melakukan tugas peliputan, bukan sebagai pengawal buruh panen sebagaimana yang dituduhkan Suhartono.Yang lebih hebatnya lagi Suhartono juga mengajak nya untuk duel.tutupnya(ANC02/EB Nainggolan)
Sempena Hari Buruh Sedunia Tahun 2026,FSPMI Suarakan Keprihatinan Terhadap Laka Kerja Khusus Untuk PT. Ivo Mas Tunggal
AURA(DUMAI) - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Kota Duma.
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Tegaskan Komitmen Pelaksanaan TA Sesuai Prosedur Dan Dampak Ekonomi
AURA(DUMAI) - PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dum.
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Hadirkan Pasar Murah Bagi 1.000 Masyarakat Prasejahtera Di Dumai
AURA(DUMAI) - PT Pertamina (Persero) melalui unit operasi PT Pertamina Patra Nia.
Ketua PPDI Kota Dumai Desak Bongkar Laka Kerja PT. Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat Hingga Unsur Kesengajaan Mencuat
AURA(DUMAI) - Kasus kecelakaan kerja serius yang menimpa PA (inisial), pekerja P.
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Perkuat Daya Saing Pemuda Sekitar Area Operasi Melalui Sertifikasi K3 BNSP
AURA(DUMAI) - PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dum.
Faptekal Laporkan PT. Ivo Mas Tunggal Terkait Kelalaian Berujung Laka Kerja Ke Disnaker Provinsi Riau
AURA(DUMAI) - Babak baru kasus kecelakaan kerja serius yang menimpa PA (inisial).







