• Jumat, 19 Juni 2026
  • Home
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Budaya
  • Eksbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Dunia
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Budaya
  • Eksbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Dunia
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Terima Kunjungan Politeknik Negeri Medan, Perwira PT KPI RU Dumai Kenalkan Proses Bisnis dan 12 CLSR
Ketua Bundo Kanduang Lis Hafrida: Ilmu dari Kegiatan Ini Dapat Diterapkan Dalam Kehidupan Sehari-hari
Ketum Parpol Jadi Menteri, Larshen Yunus: Presiden Jokowi Ingkari Janjinya Saat Kampanye
Ketua DPD PJS Riau Wahyudi El Panggabean Serahkan Mandat Pembentukan DPC PJS Dumai
Dumai Wakili Provinsi Riau Sebagai Lokasi Penanaman Bibit Mangrove Serentak DPP GPND

  • Home
  • Daerah

Ribuan Buruh Sukabumi Terancam di PHK, Apindo Ungkap Penyebabnya

Administrator

Senin, 11 Juli 2022 15:58:45 WIB
Cetak
Ribuan Buruh Sukabumi Terancam di PHK, Apindo Ungkap Penyebabnya

SUKABUMI (ANC) - Ribuan buruh yang bekerja di Pabrik Sukabumi terancam kena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Hal itu dikatakan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, ribuan buruh yang terancam di PHK khusus yang berkerja di sektor industri padat karya yang beraktivitas di Kabupaten Sukabumi. Ini terjadi karena dampak dari terjadinya krisis global.

Ketua DPK APINDO Kabupaten Sukabumi, Sudarno kepada Radar Sukabumi mengatakan, perkembangan tentang situasi dan kondisi pada bisnis sektor garment di tingkat internasional, bahwa dengan adanya gejolak perekonomian di negara mayoritas buyer industri garment di Indonesia itu adalah Negara Amerika telah berpengaruh besar terhadap perkembangan order-order yang diberikan oleh para buyer ke negara tujuan atau negara tempat produsen, terutama di Indonesia.

“Khsusunya untuk di Kabupaten Sukabumi terhitung pada Juli 2022 ini, sudah ada beberapa perusahaan yang bergerak pada industri padat karya atau industri garment yang ordernya ada di cancel, pending kemudian ada juga yang dilakukan pengurangan dari order sebelumnya,” kata Sudarno kepada Radar Sukabumi pada Minggu (10/07).

Hal ini berdampak serius terhadap keberlangsungan industri. Bahkan, di Kabupaten Sukabumi sudah ada 10 perusahaanpada sektor padat karya yang melakukan rencana dan sudah memulai per Juli 2022 ini pengurangan karyawannya atau PHK sampai periode Oktober 2022 nanti.

Ini harus mendapatkan perhatian serius. Lantaran, dengan semakin banyaknya angkatan kerja yang membutuhkan lapangan pekerjaan. Namun, justru pada kondisi saat ini di industri padat karya atau industri garment malah ada pengurangan karyawan dengan jumlahnya cukup sigsnifikan.

“Jadi dari 10 perusahaan itu, ada sekitar 4.650 orang karyawan yang sedang dan akan di proses PHK sampai Oktober 2022 nanti. Nah, belum lagi akan ada perusahaan yang berencana meliburkan karyawannya. Ini juga akan dilakukan beberapa perusahaan, khususnya pada perusahaan padat karya yang ada di Kabupaten Sukabumi,” paparnya

Saat ini, DPK APINDO Kabupaten Sukabumi sedang melakukan pendataan secara real. Namun, berdasarkan data sementara dari jumlah total 72 perusahaan yang tercatat sebagai anggota APINDO Kabupaten Sukabumi, hanya ada sekitar 35 perusahaan lainnya yang bergerak dalam bidang padat karya atau garment.

“Jadi hampir 50 persen jumlah perusahaan yang terdata di APINDO Kabupaten Sukabumi, akan terkena dampak dari krisis global itu,” ujarnya.

Menurutnya, pendataan ini perlu dilakukan oleh DPK APINDO Kabupaten Sukabumi untuk mengetahui apakah semua perusahaan itu terkena dampak dari pengurangan order, cancel order maupun pending ordernya. Sehingga berdampak pada PHK karyawan dan meliburkan karyawannya.

Namun demikian, per 9 Juli 2022 sudah ada sepuluh perusahaan yang menyampaikan datanya kepada DPK APINDO Kabupaten Sukabumi dengan jumlah 4.650 pekerja yang akan dilakukan pengurangan sampai Oktober 2022 nanti.

“Tentunya jumlah ini akan terus bertambah, seiring dengan informasi yang akan diterima oleh DPK APINDO,” tandasnya.

Ketika disinggung menganai nama-nama 10 perusahaan yang saat ini tengah berencana dan sudah mulai melakukan PHK, akibat dampak dari krisis global tersebut. DPK APINDO Kabupaten Sukabumi mengaku, belum bisa memberikan jawaban terkait nama-nama perusahaan tersebut.

“Mohon maaf belum bisa kami sebutkan nama-nama dari 10 perusahaan itu. Karena data ini masih berkembang dan bisa berubah. Jadi nanti detailnya sampai akhir Juli atau awal Agustus 2022 akan kita informasikan kembali tekait perkembangan situasi sektor industri garmen di Kabupaten Sukabumi,” timpalnya.

Meksi demikian, DPK APINDO Kabupaten Sukabumi berharap kepada para buruh agar dapat memahami dan mengerti akan situasi dan kondisi saat ini. Karena hal ini, menurutnya merupakan fakta yang harus diterima.

Terlebih lagi, para pengusaha pun tidak berkeinginan untuk melakukan pengurangan karyawannya. Lantaran, semakin berkurangnya karyawan. Maka, secara otomatis pasti akan semakin berkurang hasil produksi dan akan semakin berkurang quantity ekspor terhadap income yang diterima oleh perusahaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sukabumi, Usman Jaelani kepada Radar Sukabumi mengatakan, pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi melalui Dinakertrans Kabupaten Sukabumi saat ini tengah melakukan kajian dan memang antisipasi yang mungkin bisa dilakukan sementara untuk menyikapi dampak krisis global itu, akan diatasi melalui program padat karya.

“Iya, jika akan ada dampak dari krisis global, dimana setiap perusahaan akan melakukan PHK secara besar-besaran, itu akan diatasi dengan padat karya. Tetapi itu tergantung dengan adanya besaran program dari pemerintah daerah,” kata Usaman.

Program padat karya ini, sambung Usman, disamping pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi selain bisa mempekerjakan mereka yang mengalami pengangguran, juga infrastuktur bisa terbangun. Namun, demikian itu tergantung dari anggaran yang diberikan pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi dalam menyikapi krisis global.

“Selain itu, kita juga akan mendorong pelatihan-pelatihan melalui BLK dan lainnya,” bebernya.

Pelatihan melalui padat karya ini, sangat penting dilakukan agar mereka atau warga yang menganggur itu memiliki skill yang baik sehingga mereka dapat bisa bersaing. Terlebih lagi, akibat krisis global itu diakuinya telah didominasi oleh para buruh yang berkerja di perusahaan dalam bidang padat karya.

Karena industri padat karya tersebut mayoritasnya untuk memenuhi kebutuhan ekspor ke negara Eropa. Sehingga secara otomatis, akibat krisis global itu akan terkena dampaknya hingga para buruh di Kabupaten Sukabumi terancam di PHK secara besar-besaran.

“Kalau untuk prediksi jumlah buruh yang akan terncam di PHK selama krisis global itu, kami belum tahu ya. Namun, untuk jumlah total buruh di Kabupaten Sukabumi itu rata-rata sekitar 200.000. Nah, dari ratusan ribu ini kemungkinan 50 persen buruh itu akan terkena dampak dari krisis global. Sehingga akan dilakukan PHK. Tapi, itu mudah-mudahan jangan sampai terjadi,” pungkasnya.


Sumber : radarsukabumi.com /  Editor : Al Amin

[ Ikuti AuraNusantara.com ]


AuraNusantara.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

Walikota Di Laporkan,Koneng Tokoh Masyarakat Dumai Angkat Bicara

Senin, 15 Juni 2026 - 17:09:53 WIB

AURA(DUMAI) - Dalam menjaga kondisi Kota Dumai aman , damai dan kondusif tentu t.

Daerah

Kunjungan Dan Konsulidasi Perdana DPW FSPMI Riau ke Kota Dumai, Konsulat Cabang Ucapkan Selamat Kepada Said Iqbal Sebagai Penasehat Presiden RI

Senin, 15 Juni 2026 - 16:59:41 WIB

AURA(DUMAI) - Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (D.

Daerah

KNPI Dumai Gelar Tabligh Akbar Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:50:24 WIB

AURA(DUMAI) - Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) .

Daerah

Anak Tempatan Jadi Penonton, Proyek Pembangunan Tanki Timbun PT. DPA Terancam Di Guncang Aksi Massa

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:46:38 WIB

AURA(DUMAI) - Proyek pembangunan empat unit tangki timbun milik PT Dumai Paricip.

Daerah

KKN Fakultas Kedokteran UNRI Berupa Pemeriksaan Gratis Dan Sosialisasi Kesehatan Di Kecamatan Bukit Kapur, Camat Haturkan Apresiasi Dan Ucapan Terima Kasih

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:38:48 WIB

AURA(DUMAI) - Fakultas Kedokteran Universitas Riau(UNRI) Laksanakan Kuliah Kerja.

Daerah

Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Dumai Barat Dan Jajaran Laksanakan Pengecekan Perkarangan Pangan Di Wilayah Binaan

Senin, 08 Juni 2026 - 12:37:22 WIB

AURA(DUMAI) - Mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Dumai .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Ketua Bapemperda Setuju Pemanfataan Lahan Tidur Dijadikan Ranperda

08 Juli 2020
Logo Garuda Diganti Lobster, Prabowo Cs Masih Sabar
08 Juli 2020
Gunakan Rompi Orange dan Tangan Terborgol, Amril Tiba di Pekanbaru
08 Juli 2020
Terkini +INDEKS
Walikota Di Laporkan,Koneng Tokoh Masyarakat Dumai Angkat Bicara
15 Juni 2026
Kunjungan Dan Konsulidasi Perdana DPW FSPMI Riau ke Kota Dumai, Konsulat Cabang Ucapkan Selamat Kepada Said Iqbal Sebagai Penasehat Presiden RI
15 Juni 2026
KNPI Dumai Gelar Tabligh Akbar Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
13 Juni 2026
Anak Tempatan Jadi Penonton, Proyek Pembangunan Tanki Timbun PT. DPA Terancam Di Guncang Aksi Massa
10 Juni 2026
KKN Fakultas Kedokteran UNRI Berupa Pemeriksaan Gratis Dan Sosialisasi Kesehatan Di Kecamatan Bukit Kapur, Camat Haturkan Apresiasi Dan Ucapan Terima Kasih
10 Juni 2026
Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Dumai Barat Dan Jajaran Laksanakan Pengecekan Perkarangan Pangan Di Wilayah Binaan
08 Juni 2026
Kantor Bea Dan Cukai Dumai Gagalkan Penyelundupan Muatan Ilegal 427 Koli Pakaian Bekas Asal Malaysia
08 Juni 2026
Lingkar Pemuda Pemudi Dumai Gelar Aksi Di PT. Mayatama Dumai
06 Juni 2026
Pentas Seni Silat Dan Tari Zapin Melayu Meriahkan Kelurahan Mundam, KKSSI Kecamatan Medang Kampai Sukses Lestarikan Budaya Melayu
06 Juni 2026
PT. MMJ Salurkan 5 Ekor Sapi Kurban Untuk Darul Aman Dan Tanjung Kapal, Wujud Kepedulian Sosial Di Hari Raya Idul Adha
29 Mei 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Kunjungan Dan Konsulidasi Perdana DPW FSPMI Riau ke Kota Dumai, Konsulat Cabang Ucapkan Selamat Kepada Said Iqbal Sebagai Penasehat Presiden RI
  • 2 KNPI Dumai Gelar Tabligh Akbar Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
  • 3 Anak Tempatan Jadi Penonton, Proyek Pembangunan Tanki Timbun PT. DPA Terancam Di Guncang Aksi Massa
  • 4 KKN Fakultas Kedokteran UNRI Berupa Pemeriksaan Gratis Dan Sosialisasi Kesehatan Di Kecamatan Bukit Kapur, Camat Haturkan Apresiasi Dan Ucapan Terima Kasih
  • 5 Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Dumai Barat Dan Jajaran Laksanakan Pengecekan Perkarangan Pangan Di Wilayah Binaan
  • 6 Kantor Bea Dan Cukai Dumai Gagalkan Penyelundupan Muatan Ilegal 427 Koli Pakaian Bekas Asal Malaysia
  • 7 Lingkar Pemuda Pemudi Dumai Gelar Aksi Di PT. Mayatama Dumai

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

AuraNusantara ©2020 | All Right Reserved