• Sabtu, 02 Mei 2026
  • Home
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Budaya
  • Eksbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Dunia
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Budaya
  • Eksbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Dunia
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Terima Kunjungan Politeknik Negeri Medan, Perwira PT KPI RU Dumai Kenalkan Proses Bisnis dan 12 CLSR
Ketua Bundo Kanduang Lis Hafrida: Ilmu dari Kegiatan Ini Dapat Diterapkan Dalam Kehidupan Sehari-hari
Ketum Parpol Jadi Menteri, Larshen Yunus: Presiden Jokowi Ingkari Janjinya Saat Kampanye
Ketua DPD PJS Riau Wahyudi El Panggabean Serahkan Mandat Pembentukan DPC PJS Dumai
Dumai Wakili Provinsi Riau Sebagai Lokasi Penanaman Bibit Mangrove Serentak DPP GPND

  • Home
  • Daerah
  • Dumai

Dugaan Limbah Berwarna Hitam Mengapung Di Dermaga Navigasi Yang Di Pagari Oil Boom

Administrator

Senin, 28 November 2022 16:23:09 WIB
Cetak
Dugaan Limbah Berwarna Hitam Mengapung Di Dermaga Navigasi Yang Di Pagari Oil Boom

AURA (DUMAI) - Pelabuhan kawasan Pelindo Dumai merupakan kawasan pelabuhan industri, yang mana dalam kawasan pelabuhan ini terdapat banyak berdiri perusahaan.

Secara keseluruhan perusahaan yang berada dikawasan pelabuhan Pelindo tersebut aliran pembuangan airnya mengarah ke laut.

Namun tentunya setiap perusahaan sebelum melakukan pembuangan air atau sejenis lainnya tentunya harus mengikuti Undang-undang Lingkungan Hidup dan Aturan Kementerian LHK serta peraturan lainnya, agar pihak perusahaan tidak membuang limbah sembarangan kelaut yang dapat merugikan masyarakat.

Karena tidak adanya pengawasan di kawasan pesisir ini telah memunculkan masalah lingkungan yang cukup mengkhawatirkan akibat pembuangan limbah industri yang diduga sering terjadi.

Kini persoalan laut Dumai tercemar Limbah kembali terjadi pada Jum'at (25/11/2022) di kawasan Pelabuhan Pelindo. Adanya dugaan limbah berwarna hitam mengapung di areal Dermaga yang disebut Dermaga Navigasi yang diketahui sudah terpagar Oil Boom.

Dari informasi yang dirangkum awak media, bahwa dugaan limbah berwarna hitam tersebut berasal dari aliran Drainase, yang mana aliran Drainase tersebut ada 2 perusahaan yang diduga menggunakannya, yaitu Perusahaan PT.Naga Mas Palmoil dan PT.IBP.

"Ada 2 perusahaan yang menggunakan drainase tersebut," sebut warga yang enggan namanya disebutkan.

"Namun belum diketahui itu dugaan limbah berasal dari perusahaan mana. Dan dugaan limbah tersebut diduga bekas bakaran boiler" tandas warga ini.

Terkait hal ini, awak media mencoba konfirmasi kepada Novian yang disebut sebagai Humas PT.Naga Mas Palmoil. Novian mengatakan, bahwa PT. Nagamas tidak pernah membuang limbah ke laut.

"Silahkan cek aja pak ke lokasi dan telusuri agar informasi yang bapak dapatkan lebih akurat." pungkas Novian via WhatsAppnya.

Awak media mencoba konfirmasi kepada Sormin dan Yunus selaku Humas PT.IBP via WhatsAppnya dari Jum'at 25 November 2002, namun hingga berita ini diterbitkan pada Senin 28 November 2022, kedua Humas ini tak menjawab.

Terkait persoalan ini, awak media mencoba konfirmasi kepada Dameria selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dumai Jum'at 25 November 2002, apakah pihak DLH Dumai sudah mengetahui akan persoalan ini, Dameria mengatakan belum mendapat kabar terkait persoalan ini.

Terkait persoalan ini, awak media mencoba konfirmasi kepada Syafe'i (Yopi) Humas Pelindo Dumai via WhatsAppnya, Yopi mengatakan,"silahkan hubungi humas Pelindo Multy Terminal," jawabnya, Jum'at (25/11/2022).

Dengan adanya penyampaian Yopi, awak media mencoba konfirmasi secara langsung kekantor Pelindo kepada Kai selaku Manager Pelindo Multy Terminal (PMT).

Kai menyampaikan, sebenarnya itu bukan kewenangan kita dibagian Multy Terminal, melainkan bagian Cabang Pelindo Dumai. Sebab yang bagian kita adalah ketika ada tumpahan minyak dari kapal yang sandar dipelabuhan. Sedangkan temuan rekan-rekan media, itu berasal dari drainase.

Awak media mencoba mempertanyakan, dari mana asal dugaan limbah yang berwarna hitam tersebut, Kai menjawab,"Kita belum mengetahui asalnya dari mana," ucapnya.

Kai menyampaikan, bahwa temuan awak media tersebut belum tentu limbah, bisa saja air peceran drainase yang mengalir kelaut.

"Setelah dikroscek oleh anggota kita, bahwa dugaan limbah tersebut sudah tidak ada lagi. Namun meskipun begitu, kita akan pertanyakan kedua perusahaan yang menggunakan Drainase tersebut. Apa hasilnya nanti akan kita kabari pada Senin 28 November." tandas Kai sembari mengirimkan foto kepada awak media.

Dari penyampaian Kai yang mengatakan bahwa dugaan limbah berwarna hitam tersebut sudah tidak ada lagi, tentunya menjadi sebuah pertanyaan oleh awak media, tentu saja dugaan limbah tersebut sudah ada lagi, sebab temuan dugaan limbah tersebut mengapung dilaut pada saat air laut pasang. Sedang dokumentasi yang diperlihatkan Kai kondisi air laut sudah surut.

Awak media mempertanyakan, siapa yang membersihkan limbah tersebut. Kai tidak memberikan keterangan. Dan jika dugaan limbah tersebut sudah tidak ada lagi, jelas limbah tersebut keluar dari perangkap oil boom dan mengalir kelaut.

Sesuai dengan janji Kai akan memberikan kabar pada Seni 28 November 2022, awak media kembali mengkonfirmasi kepada Kai via WhatsApp nya, Kai mengatakan, bahwa persoalan ini udah saya infokan kepada HSSE Pelindo 1 Cabang Dumai.

"Saya sudah sampaikan, namun belum ada jawaban. Nanti akan saya kabari lagi." tandas Kai.

Hingga berita ini diterbitkan, Kai belum memberikan informasi lebih lanjut.

Dengan adanya temuan awak media ini, persoalan ini juga sudah disampaikan kepada Walikota Dumai H.Paisal sembari mengatakan,"Angkat saja, konfirmasi kepada DLH," sebut Walikota Dumai via WhatsAppnya Jum'at (25/11/2022).

Warga berharap Walikota Dumai mengusut tuntas dari mana asal yang diduga limbah berwarna hitam tersebut dan diberi sanksi tegas kepada pihak perusahaan yang sudah membuang limbah kelaut.

Agar perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Dumai tidak lagi membuang limbahnya ke laut, yang berpotensi dapat merugikan masyarakat, khususnya masyarakat nelayan.


 Editor : Alvin khasogi

[ Ikuti AuraNusantara.com ]


AuraNusantara.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

Sempena Hari Buruh Sedunia Tahun 2026,FSPMI Suarakan Keprihatinan Terhadap Laka Kerja Khusus Untuk PT. Ivo Mas Tunggal

Jumat, 01 Mei 2026 - 18:45:46 WIB

AURA(DUMAI) - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Kota Duma.

Daerah

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Tegaskan Komitmen Pelaksanaan TA Sesuai Prosedur Dan Dampak Ekonomi

Kamis, 30 April 2026 - 20:50:55 WIB

AURA(DUMAI) - PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dum.

Daerah

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Hadirkan Pasar Murah Bagi 1.000 Masyarakat Prasejahtera Di Dumai

Rabu, 29 April 2026 - 20:06:22 WIB

AURA(DUMAI) - PT Pertamina (Persero) melalui unit operasi PT Pertamina Patra Nia.

Daerah

Ketua PPDI Kota Dumai Desak Bongkar Laka Kerja PT. Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat Hingga Unsur Kesengajaan Mencuat

Rabu, 29 April 2026 - 17:13:13 WIB

AURA(DUMAI) - Kasus kecelakaan kerja serius yang menimpa PA (inisial), pekerja P.

Daerah

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Perkuat Daya Saing Pemuda Sekitar Area Operasi Melalui Sertifikasi K3 BNSP

Selasa, 28 April 2026 - 20:36:38 WIB

AURA(DUMAI) - PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dum.

Daerah

Faptekal Laporkan PT. Ivo Mas Tunggal Terkait Kelalaian Berujung Laka Kerja Ke Disnaker Provinsi Riau

Selasa, 28 April 2026 - 19:30:30 WIB

AURA(DUMAI) - Babak baru kasus kecelakaan kerja serius yang menimpa PA (inisial).

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Ketua Bapemperda Setuju Pemanfataan Lahan Tidur Dijadikan Ranperda

08 Juli 2020
Logo Garuda Diganti Lobster, Prabowo Cs Masih Sabar
08 Juli 2020
Gunakan Rompi Orange dan Tangan Terborgol, Amril Tiba di Pekanbaru
08 Juli 2020
Terkini +INDEKS
Sempena Hari Buruh Sedunia Tahun 2026,FSPMI Suarakan Keprihatinan Terhadap Laka Kerja Khusus Untuk PT. Ivo Mas Tunggal
01 Mei 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Tegaskan Komitmen Pelaksanaan TA Sesuai Prosedur Dan Dampak Ekonomi
30 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Hadirkan Pasar Murah Bagi 1.000 Masyarakat Prasejahtera Di Dumai
29 April 2026
Ketua PPDI Kota Dumai Desak Bongkar Laka Kerja PT. Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat Hingga Unsur Kesengajaan Mencuat
29 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Perkuat Daya Saing Pemuda Sekitar Area Operasi Melalui Sertifikasi K3 BNSP
28 April 2026
Faptekal Laporkan PT. Ivo Mas Tunggal Terkait Kelalaian Berujung Laka Kerja Ke Disnaker Provinsi Riau
28 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026,Bukti Nyata Komitmen Dukung Pembangunan Daerah
27 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai
26 April 2026
Perkuat Kesadaran Ekologis Pesisir, Dosen Jurusan Sosiologi Gelar Pengabdian di SDN 3 Rupat Utara
26 April 2026
Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring, Bukti Nyatakan Tekan Emosi Dan Tingkatkan Efisiensi Energi
22 April 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Sempena Hari Buruh Sedunia Tahun 2026,FSPMI Suarakan Keprihatinan Terhadap Laka Kerja Khusus Untuk PT. Ivo Mas Tunggal
  • 2 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Tegaskan Komitmen Pelaksanaan TA Sesuai Prosedur Dan Dampak Ekonomi
  • 3 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Hadirkan Pasar Murah Bagi 1.000 Masyarakat Prasejahtera Di Dumai
  • 4 Ketua PPDI Kota Dumai Desak Bongkar Laka Kerja PT. Ivo Mas Tunggal, Dugaan Kelalaian Berat Hingga Unsur Kesengajaan Mencuat
  • 5 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Perkuat Daya Saing Pemuda Sekitar Area Operasi Melalui Sertifikasi K3 BNSP
  • 6 Faptekal Laporkan PT. Ivo Mas Tunggal Terkait Kelalaian Berujung Laka Kerja Ke Disnaker Provinsi Riau
  • 7 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Peringkat Pertama Kontributor Terbesar PAD Dumai 2026,Bukti Nyata Komitmen Dukung Pembangunan Daerah

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

AuraNusantara ©2020 | All Right Reserved