Pencarian

Prabowo Klaim 1.000 Km Irigasi dan 4.000 Jembatan Desa Terbangun

Sabtu, 19 September 2026 • 06:02:31 WIB
Prabowo Klaim 1.000 Km Irigasi dan 4.000 Jembatan Desa Terbangun
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan pada Puncak HUT ke-28 Partai Amanat Nasional di Jakarta International Convention Center, Jumat (18/9/2026).

AURANUSANTARA.COMPresiden Prabowo Subianto menyebut pemerintah telah membangun lebih dari 1.000 kilometer jaringan irigasi dan hampir 4.000 jembatan desa selama masa pemerintahannya. Capaian itu disampaikan dalam sambutan Puncak HUT ke-28 Partai Amanat Nasional di Jakarta International Convention Center, Jumat (18/9/2026). Pemerintah menargetkan total 5.000 jembatan desa hingga akhir tahun.

Prabowo menilai pembangunan irigasi dan jembatan sebagai salah satu capaian pemerintah yang menonjol. Ia bahkan meminta konfirmasi langsung kepada Menteri Pertanian Amran di hadapan hadirin saat menyebut angka irigasi yang telah terbangun.

"Saudara-saudara sekalian, ini prestasi bener. Kita juga sudah membuat lebih dari 1.000 kilometer irigasi. Bener Menteri Pertanian Pak Amran? Bener? Berapa ribu kilometer sekarang? Ya, 1.000 kilometer lebih irigasi terbangun," kata Prabowo.

Target 5.000 Jembatan Desa hingga Akhir Tahun

Untuk infrastruktur pedesaan, Prabowo menyebut hampir 4.000 jembatan telah dibangun. Pemerintah menargetkan penambahan sekitar 1.000 unit lagi sebelum tutup tahun.

"Kita sudah membangun hampir 4.000 jembatan, sampai akhir tahun 5.000 jembatan di desa," ujarnya.

Danantara dan Nilai Kekayaan Negara

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo kembali menyoroti keberadaan Danantara sebagai dana kedaulatan Indonesia. Ia menjelaskan kepanjangan nama tersebut sebagai Daya Anagata Nusantara.

"Dana kedaulatan kita punya sekarang, Danantara. Danantara singkatan Daya... aku yang cari nama aku sekarang apa itu? Daya Anagata Nusantara," kata Prabowo.

Menurutnya, "daya" berarti energi, "anagata" berarti masa depan, dan "nusantara" merujuk pada tanah air Indonesia. Prabowo menyebut nilai kekayaan yang dikelola negara mencapai lebih dari US$1.000 triliun dan optimistis angka itu naik dalam tiga hingga empat tahun mendatang.

"Kekayaan kita nilainya lebih dari US$1.000 triliun. Dan saya percaya dan saya yakin 3–4 tahun lagi kekayaan ini akan naik saudara-saudara sekalian," ujarnya.

Swasembada Delapan Komoditas Pangan

Di sektor pangan, Prabowo mengklaim pemerintah telah mencapai swasembada pada delapan komoditas dalam kurun waktu satu tahun. Ia menyebut capaian itu sebagai salah satu hasil paling menonjol.

"Saya sudah pelajari angka-angkanya. Ini salah satu apa pencapaian kita yang menonjol, menonjol. Kita sudah swasembada 8 komoditas pangan dalam satu tahun," ujarnya.

228 Layar Pintar Digital untuk Sekolah dan Pesantren

Pemerintah juga menyampaikan capaian digitalisasi pendidikan. Sebanyak 228 layar pintar digital telah dikirim ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia, dengan rencana penambahan mendekati 300.000 unit pada tahun ini.

"Kita sudah mengirim 228 layar pintar digital untuk semua sekolah Indonesia. Dan tahun ini kita akan tambah, tambah mungkin mendekati 300.000 lagi," kata Prabowo.

Fasilitas tersebut nantinya tidak hanya diberikan kepada sekolah umum, tetapi juga pesantren. Setiap sekolah ditargetkan memiliki empat ruang kelas yang dilengkapi layar digital.

"Tiap sekolah Indonesia termasuk di pesantren-pesantren akan memiliki empat ruang kelas dengan layar digital sehingga anak-anak kita akan punya akses terhadap ilmu pengetahuan dari seluruh dunia bisa diakses oleh setiap sekolah di seluruh tanah air kita," ujarnya.

Sumber: ekonomi.bisnis.com

Follow auranusantara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks