Pencarian

Ultra Voucher (UVCR) Terbitkan 200 Juta Saham Baru Lewat Rights Issue

Sabtu, 19 September 2026 • 06:22:01 WIB
Ultra Voucher (UVCR) Terbitkan 200 Juta Saham Baru Lewat Rights Issue
PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) berencana menerbitkan 200 juta saham baru melalui skema rights issue non-preemptive.

AURANUSANTARA.COM — PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) atau Ultra Voucher berencana menerbitkan 200 juta saham baru melalui skema penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau rights issue. Jumlah itu setara maksimal 10 persen dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Aksi korporasi ini menyusul persetujuan pemegang saham yang akan dimintakan dalam RUPSLB pada 27 Oktober 2026.

Rencana penambahan modal tersebut tertuang dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dipublikasikan Jumat (18/9/2026). Manajemen Ultra Voucher menyebut langkah ini sebagai upaya memperkokoh ketahanan finansial sekaligus mengamankan kecukupan likuiditas operasional dan ekspansi usaha ke depan.

Direktur Ultra Voucher Riky menegaskan bahwa penerbitan saham baru ini bukan sekadar pemenuhan kebutuhan modal jangka pendek, melainkan bagian dari strategi pendanaan yang lebih panjang.

"Rencana penguatan permodalan ini menjadi salah satu langkah perseroan untuk memperkuat fondasi pendanaan guna mendukung pengembangan bisnis Ultra Voucher ke depannya," ujar Riky dalam keterangan resmi, Jumat (18/9/2026).

Skema Rights Issue dan Jumlah Saham yang Diterbitkan

Perseroan akan menerbitkan sebanyak 200 juta saham baru. Jumlah tersebut setara maksimal 10 persen dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh saat ini. Skema yang dipilih adalah penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD), yang dalam praktik pasar modal sering disebut sebagai rights issue non-preemptive.

Melalui mekanisme ini, pemegang saham lama tidak otomatis mendapatkan hak untuk memesan saham baru terlebih dahulu. Artinya, ada potensi dilusi kepemilikan bagi investor yang tidak berpartisipasi, meskipun besaran efeknya bergantung pada harga pelaksanaan dan serapan pasar saat eksekusi nanti.

Timeline Eksekusi dan Agenda RUPSLB

Realisasi aksi korporasi ini dijadwalkan bergulir dalam rentang tiga hingga enam bulan sejak perseroan mengantongi persetujuan pemegang saham. Untuk itu, Ultra Voucher akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 27 Oktober 2026 guna meminta mandat aksi emisi tersebut.

Jika tidak ada kendala agenda, proses penerbitan saham baru bisa mulai berjalan setelah RUPSLB memberikan restu. Manajemen belum mengungkap harga pelaksanaan maupun calon investor yang akan menyerap saham baru tersebut.

Alasan Ultra Voucher Perkuat Permodalan

Langkah ini muncul di tengah kebutuhan platform voucher digital untuk menjaga likuiditas sekaligus membiayai ekspansi. Ultra Voucher dikenal sebagai salah satu pemain awal di segmen voucher digital Indonesia, dengan model bisnis yang menghubungkan merchant dengan konsumen melalui platform digital.

Bagi perseroan, tambahan modal dari rights issue bisa menjadi bantalan untuk memperkuat struktur permodalan. Namun, tanpa rincian harga pelaksanaan dan peruntukan dana yang lebih spesifik, investor masih perlu mencermati detail final dalam prospektus yang akan diterbitkan kemudian.

Apa Artinya bagi Pemegang Saham UVCR

Investor yang memegang saham UVCR perlu memperhatikan dua hal utama. Pertama, potensi dilusi kepemilikan jika saham baru diserap pihak lain tanpa hak memesan efek terlebih dahulu bagi pemegang saham lama. Kedua, dampak terhadap rasio keuangan perseroan jika dana hasil emisi digunakan untuk membayar kewajiban atau memperkuat modal kerja.

Pasar biasanya merespons rencana rights issue dengan mencermati harga pelaksanaan relatif terhadap harga pasar saham saat ini. Semakin besar diskon yang diberikan, semakin besar pula potensi tekanan pada harga saham di pasar sekunder. Sebaliknya, jika dana digunakan untuk ekspansi yang produktif, aksi ini bisa menjadi katalis positif jangka menengah.

Sampai berita ini diturunkan, manajemen Ultra Voucher belum merilis jadwal pasti pelaksanaan rights issue maupun estimasi dana yang akan diraih dari penerbitan 200 juta saham baru tersebut.

Sumber: idxchannel.com

Follow auranusantara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks