AURANUSANTARA.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih rawan melanjutkan koreksi pada perdagangan hari ini, dengan target support terdekat di level 5.850. Dua analis sekuritas berbeda menilai pelemahan indeks justru membuka peluang rebound jangka pendek jika level tersebut tercapai. Sejumlah saham pilihan pun direkomendasikan, mulai dari perbankan hingga komoditas.
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berada dalam fase koreksi jangka pendek. Menurut dia, posisi indeks saat ini berada pada bagian wave v dari wave c dari wave [y] pada label hitam, sehingga berpotensi melanjutkan penurunan ke rentang 5.850-5.911.
Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.887 dan 5.744, dengan resistance di 6.216 dan 6.296. Dari sejumlah saham yang direkomendasikannya, ada BRMS, JPFA, MBMA, ANTM, dan XISI.
IHSG Ditutup di Bawah 6.000, 602 Saham Terkoreksi
Tekanan jual sudah terlihat pada perdagangan sebelumnya. IHSG ditutup melemah 157,61 poin atau minus 2,59 persen ke level 5.936, menembus batas psikologis 6.000.
Nilai transaksi tercatat Rp 13,66 triliun dengan volume saham yang diperdagangkan mencapai 62,14 miliar lembar. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 114 saham menguat, 602 saham terkoreksi, dan 77 saham stagnan.
Binaartha: Rebound Berpeluang Muncul Setelah Sentuh 5.850
Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova melihat sisi lain dari pelemahan indeks. Menurut dia, IHSG mulai mendekati target koreksi di level 5.850 dan berpeluang mengalami rebound setelah area support tersebut tercapai.
"Setelah menyentuh level 5.850, IHSG diperkirakan berpeluang rebound untuk memulai fase pemulihan jangka pendek," ujar Ivan.
Ivan memprediksi IHSG bergerak di level support 5.850, 5.768, dan 5.607, dengan resistance di 6.128, 6.237, 6.432, dan 6.552. Saham yang direkomendasikannya adalah BBRI, MBMA, dan TLKM.
Dua Pandangan, Satu Titik Temu: Level 5.850
Meski berbeda dalam penekanan, kedua analis menyoroti level 5.850 sebagai area kunci. Bagi Herditya, rentang 5.850-5.911 masih menjadi zona koreksi lanjutan. Bagi Ivan, level tersebut justru menjadi titik balik yang membuka fase pemulihan jangka pendek.
Perbedaan ini mencerminkan ketidakpastian arah indeks dalam beberapa sesi ke depan. Investor yang ingin masuk perlu mencermati apakah level support tersebut mampu bertahan atau justru jebol ke bawah.
Saham Pilihan Kedua Sekuritas
Rekomendasi saham dari kedua analis mencakup sektor yang berbeda:
- MNC Sekuritas: BRMS, JPFA, MBMA, ANTM, dan XISI
- Binaartha Sekuritas: BBRI, MBMA, dan TLKM
MBMA muncul di kedua daftar, sementara saham perbankan dan telekomunikasi besar seperti BBRI dan TLKM masuk dalam rekomendasi Binaartha. Adapun ANTM mewakili sektor komoditas dalam rekomendasi MNC Sekuritas.
Catatan redaksi: artikel ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.