AURANUSANTARA.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dengan peluang penguatan terbatas pada perdagangan Senin (26/10), setelah pekan lalu ditutup di level 5.439 atau naik 0,95 persen. Dua analis sekuritas menilai ruang kenaikan masih terbuka, tetapi sinyal bearish divergence membuat risiko koreksi teknikal belum hilang. Pelaku pasar diminta mencermati area resistance 5.458-5.561 sebagai penentu arah indeks hari ini.
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih punya tenaga untuk melanjutkan penguatan. Syaratnya, indeks mampu menembus level resistance 5.458 lebih dulu.
"Peluang penguatan lanjutan terbuka jika IHSG mampu menembus resistance 5.458, dengan target berikutnya di 5.561. Namun, waspadai potensi koreksi ke area 5.350-5.827," ujar Herditya dalam riset hariannya.
Untuk perdagangan hari ini, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.185 dan 4.915, dengan resistance di 5.460 dan 5.563. Sejumlah saham direkomendasikannya, yakni AMMN, BULL, ENRG, dan GGRM.
Bearish Divergence Bayangi Kenaikan Lima Hari Beruntun
Pandangan berbeda datang dari Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova. Menurutnya, penguatan indeks sepanjang pekan lalu justru membuka ruang pengujian ulang (retest) dalam waktu dekat.
"IHSG telah naik selama lima hari berturut-turut dengan sinyal bearish divergence, menandakan adanya potensi untuk segera melakukan retest, yang diperkirakan masih menjadi bagian dari wave iv yang belum usai," ujar Ivan.
Ivan memprediksi IHSG bergerak di level support 5.185, 4.972, dan 4.767, sementara resistance berada di 5.561, 5.716, dan 5.936 hari ini. Saham yang direkomendasikannya adalah AMRT, ASII, PGEO, dan TLKM.
Modal Awal: Ditutup 5.439 dengan 477 Saham Menguat
Pada penutupan Jumat (23/10) sore, IHSG berada di level 5.439. Indeks menguat 51,35 poin atau setara 0,95 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Nilai transaksi hari itu mencapai Rp16,19 triliun dengan volume saham yang diperdagangkan sebanyak 43,93 miliar saham. Dari seluruh saham yang aktif, 477 menguat, 187 terkoreksi, dan 129 stagnan.
Dua Skenario yang Perlu Dicermati Investor
Membaca dua proyeksi di atas, ada dua skenario yang bisa disiapkan pelaku pasar. Skenario pertama, IHSG menembus 5.458 dan melanjutkan kenaikan menuju 5.561 seperti perkiraan Herditya.
Skenario kedua, indeks gagal bertahan di atas resistance dan masuk fase retest ke area 5.350-5.827 sebagaimana diperingatkan Ivan. Level support 5.185 menjadi garis pembatas yang disebut kedua analis.
Perhatikan bahwa keduanya sama-sama menempatkan 5.185 sebagai support kunci dan 5.561 sebagai resistance utama. Selisih pandangan lebih pada arah jangka pendek, bukan pada peta level harga.
Dari sisi rekomendasi, tidak ada saham yang disebut bersamaan oleh kedua sekuritas. MNC Sekuritas menyoroti AMMN, BULL, ENRG, dan GGRM, sedangkan Binaartha memilih AMRT, ASII, PGEO, dan TLKM.
Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.