AURANUSANTARA.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dengan peluang penguatan menuju rentang 6.541-6.581 pada perdagangan Selasa (22/9), setelah ditutup melemah 0,88 persen ke level 6.384 pada sesi sebelumnya. Dua analis sekuritas menempatkan level 6.370 sebagai penentu arah indeks hari ini. Selama support itu bertahan, rebound masih terbuka; jika jebol, koreksi berpotensi berlanjut ke 6.290.
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai IHSG masih bergerak dalam kondisi mixed. Menurutnya, indeks berada pada bagian wave iv dari wave (c) sehingga rawan menguji kembali area 6.290-6.370 sebelum menentukan arah lanjutan.
"IHSG diperkirakan masih berada pada bagian wave iv dari wave (c) pada label hitam sehingga rawan menguji kembali area 6.290-6.370. Namun, selama mampu bertahan di atas 6.370, IHSG berpeluang menguat ke rentang 6.541-6.581," ujar Herditya dalam riset hariannya.
Level Support dan Resistance yang Dipantau Hari Ini
MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.371 dan 6.279, dengan resistance di 6.585 dan 6.633. Dari kubu lain, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova melihat peluang rebound yang sama, tetapi memberi penekanan lebih besar pada risiko koreksi lebih dalam.
"Selama support 6.370 bertahan, IHSG berpeluang rebound menuju area 6.582-6.639. Namun, jika menembus di bawah 6.370, koreksi berpotensi berlanjut menuju 6.290," ujar Ivan.
Binaartha memprediksi indeks bergerak di level support 6.370, 6.290, dan 6.179, dengan resistance 6.639, 6.752, 6.835, dan 6.916. Kedua analis sama-sama menempatkan 6.370 sebagai garis pemisah antara skenario rebound dan koreksi lanjutan.
Rekomendasi Saham dari Kedua Sekuritas
Herditya merekomendasikan empat saham untuk dicermati pelaku pasar hari ini, sementara Ivan menyodorkan daftar berbeda dengan penekanan pada sektor energi dan telekomunikasi.
- MNC Sekuritas: ASII, BBNI, DEWA, HRTA
- Binaartha Sekuritas: ADMR, ADRO, EMTK, TLKM
Daftar tersebut mencerminkan pilihan masing-masing rumah riset atas saham yang dinilai punya peluang teknikal menarik di tengah indeks yang belum keluar dari fase konsolidasi.
Tekanan Jual Warnai Penutupan Sebelumnya
Pada perdagangan Senin (21/9), IHSG ditutup di level 6.384, melemah 56,43 poin atau minus 0,88 persen dari sesi sebelumnya. Mengutip RTI Infokom, nilai transaksi mencapai Rp11,84 triliun dengan volume 26,90 miliar saham diperdagangkan.
Dari sisi breadth pasar, 280 saham menguat, 354 saham terkoreksi, dan 156 saham stagnan. Jumlah saham yang turun lebih banyak ketimbang yang naik, menandakan tekanan jual masih mendominasi perdagangan kemarin.
Apa Artinya bagi Investor Hari Ini
Posisi IHSG saat ini berada tepat di atas level yang disorot kedua analis. Selama indeks bertahan di atas 6.370, skenario rebound ke area 6.541-6.639 masih terbuka. Sebaliknya, penembusan ke bawah level itu membuka ruang koreksi menuju 6.290 dan berpotensi menguji 6.179.
Bagi pelaku pasar, rentang 6.370-6.384 menjadi zona krusial yang layak dipantau pada sesi pembukaan. Keputusan investasi tetap perlu mempertimbangkan toleransi risiko masing-masing, mengingat indeks belum menunjukkan sinyal keluar dari fase konsolidasi.