AURANUSANTARA.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih rawan terkoreksi pada perdagangan Kamis (5/11/2026), setelah sebelumnya menguat 0,32% ke level 4.919. MNC Sekuritas menilai pergerakan indeks secara intraday cenderung sideways dan telah mencapai target koreksi minimal, dengan area koreksi berikutnya diproyeksikan di rentang 4.763-4.807.
Riset MNC Sekuritas menyebut posisi IHSG saat ini diperkirakan masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [v]. Level support ditempatkan di 4.847 dan 4.763, sementara resistance berada di 5.143 dan 5.247.
Dari sisi teknikal, pelemahan lanjutan bukan skenario utama. Indeks disebut sudah melewati target koreksi minimal sebelumnya, sehingga ruang penurunan diperkirakan terbatas pada rentang yang sudah dipetakan.
Empat Saham Pilihan MNC Sekuritas untuk Perdagangan Hari Ini
MNC Sekuritas merilis empat saham yang layak dicermati investor pada sesi perdagangan kali ini. Rekomendasi datang dari pembacaan pola gelombang harga masing-masing emiten, bukan dari katalis fundamental baru.
- CPIN — Buy on Weakness. Saham ini terkoreksi 1,25% ke Rp 2.370, namun disertai volume pembelian. Posisi harga diperkirakan berada pada bagian dari wave v dari wave (a).
- ENRG — masuk dalam daftar pantauan analis teknikal MNC Sekuritas untuk perdagangan hari ini.
- ICBP — turut disorot sebagai salah satu emiten yang pergerakannya perlu diperhatikan.
- UNVR — melengkapi empat saham yang direkomendasikan pada riset kali ini.
CPIN Terkoreksi 1,25% tapi Ada Volume Pembelian
Penurunan CPIN ke Rp 2.370 terjadi bersamaan dengan munculnya volume pembelian. Bagi analis teknikal, kombinasi harga turun dan volume beli yang tetap masuk sering dibaca sebagai tanda akumulasi, bukan distribusi.
Pembacaan wave v dari wave (a) mengindikasikan harga sedang berada di ujung satu siklus koreksi jangka pendek. Skema buy on weakness dipilih karena potensi pembalikan arah dinilai lebih besar daripada risiko penurunan lanjutan.
Arti Level 4.763-4.807 bagi Investor
Rentang 4.763-4.807 menjadi acuan utama. Jika IHSG turun ke area itu, MNC Sekuritas melihatnya sebagai bagian dari skenario koreksi yang masih wajar, bukan awal tren turun baru.
Sebaliknya, penembusan resistance di 5.143 akan membatalkan skenario koreksi dan membuka ruang penguatan lebih lanjut. Level 5.247 menjadi target berikutnya bila resistance pertama berhasil dilewati.
Pergerakan indeks pada sesi sebelumnya yang menguat 0,32% ke 4.919 menunjukkan tekanan jual belum dominan. Namun penguatan tipis itu belum cukup untuk menyimpulkan bahwa koreksi sudah berakhir.
Yang Perlu Dicermati Sebelum Transaksi
Rekomendasi teknikal berbasis wave dan level support-resistance bersifat jangka pendek. Investor perlu menyesuaikan ukuran posisi dengan toleransi risiko masing-masing, terutama karena IHSG masih berada dalam fase koreksi.
Volume transaksi harian dan arah pergerakan saham perbankan serta komoditas akan menentukan apakah indeks bertahan di atas support atau justru menguji rentang 4.763-4.807. Tanpa konfirmasi volume, sinyal buy on weakness pada CPIN dan saham lain di daftar belum bisa dianggap final.