Pencarian

IHSG Berpeluang Uji 5.544, BRI Danareksa Jagokan HRUM hingga CUAN

Senin, 26 Oktober 2026 • 06:02:31 WIB
IHSG Berpeluang Uji 5.544, BRI Danareksa Jagokan HRUM hingga CUAN
Pergerakan IHSG di lantai bursa dibuka dengan peluang penguatan ke rentang 5.400–5.544 pada perdagangan Senin (26/10/2026).

AURANUSANTARA.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dengan peluang penguatan ke rentang 5.400–5.544 pada perdagangan Senin (26/10/2026), setelah akhir pekan lalu ditutup melesat 51,35 poin atau 0,95% ke level 5.439. BRI Danareksa Sekuritas menilai penguatan tersebut baru sebatas technical rebound, bukan pembalikan tren, dan merekomendasikan beli saham HRUM, ANTM, serta CUAN.

Riset pagi BRI Danareksa Sekuritas menyebut laju IHSG hari ini dipengaruhi sikap investor terhadap tindak lanjut reformasi BEI dan OJK, stabilitas rupiah, serta arus dana asing. Meski indeks ditutup menguat akhir pekan lalu, pemodal asing justru melanjutkan aksi jual bersih saham senilai Rp 1,29 triliun.

Tekanan jual asing paling besar melanda saham perbankan. BBCA mencatat net sell Rp 766,98 miliar, disusul BBRI senilai Rp 346,82 miliar dan BBNI sebanyak Rp 101,25 miliar.

Pertahanan di Level Psikologis 5.400 Belum Cukup

Secara teknikal, IHSG berhasil bertahan di atas level psikologis 5.400, tetapi masih berada di bawah MA20 sekitar 5.813. Posisi itu membuat tren jangka pendek belum sepenuhnya pulih.

"MACD masih negatif meskipun histogram mulai membaik, sehingga penguatan saat ini masih perlu diperlakukan sebagai technical rebound, belum reversal terkonfirmasi," tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam risetnya.

Dengan gambaran tersebut, pelaku pasar disarankan mencermati level resistance di 5.544 sebagai batas atas penguatan hari ini. Selama MA20 belum ditembus, kenaikan indeks lebih rentan berbalik arah.

Sepuluh Sektor Menguat, Industri dan Konsumer Primer Teratas

Kenaikan IHSG akhir pekan lalu ditopang penguatan hampir seluruh sektor saham. Sektor industri memimpin dengan kenaikan 3,12%, disusul konsumer primer 3,13%, energi 2,48%, dan infrastruktur 1,91%.

  • Sektor transportasi naik 1,59%
  • Konsumer non primer menguat 0,98%
  • Material dasar naik 0,74%
  • Property naik 0,71%
  • Teknologi menguat 0,46%
  • Keuangan naik 0,14%
  • Kesehatan menguat 0,09%

Sejumlah saham kecil melompat hingga menyentuh auto reject atas (ARA). WMUU melesat 33,33% ke Rp 36, TOBA menguat 25% ke Rp 520, FAST naik 25% ke Rp 380, PTSP menguat 25% ke Rp 2.250, dan KONI naik 24,91% ke Rp 1.680.

Tiga Saham Pilihan: HRUM, ANTM, dan CUAN

BRI Danareksa Sekuritas menempatkan HRUM sebagai saham utama yang layak dilirik, dengan target harga Rp 775–810. Rekomendasi beli juga diberikan untuk ANTM pada target Rp 3.000–3.150 dan CUAN pada target Rp 590–620.

HRUM mewakili sektor energi yang ikut menopang indeks, sementara ANTM berada di kelompok material dasar. Adapun CUAN masuk kategori saham dengan volatilitas tinggi yang pergerakannya perlu dicermati lebih ketat.

Fed dan Harga Minyak Jadi Sentimen Pekan Depan

Pekan depan, perhatian pasar beralih ke keputusan suku bunga The Fed dan konferensi pers Jerome Powell pada 29 Oktober. Konsensus pada kalender yang dipantau memperkirakan suku bunga tetap di 4,00%.

Risiko eksternal lain datang dari lonjakan harga minyak Brent ke sekitar US$114 per barel akibat eskalasi geopolitik. Harga energi yang tinggi meningkatkan risiko inflasi global dan bisa menekan daya beli di pasar domestik.

Dari dalam negeri, rilis laporan keuangan kuartal III emiten menjadi katalis yang perlu dicermati. Laporan tersebut menjadi ukuran ketahanan kinerja perusahaan di tengah volatilitas pasar dan arus keluar dana asing.

Bagi investor, kombinasi indeks yang masih di bawah MA20 dan net sell asing yang berlanjut menandakan penguatan hari ini belum layak diperlakukan sebagai sinyal masuk agresif. Pendekatan selektif pada saham berfundamental kuat lebih masuk akal daripada mengejar saham yang sudah menyentuh ARA.

Sumber: investortrust.id

Follow auranusantara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks