Pencarian

Penerapan PSBB Lagi, Pengusaha Bus Berharap Mendapat Stimulus Dari Pemerintah

Rabu, 13 Januari 2021 • 14:55:36 WIB
Penerapan PSBB Lagi, Pengusaha Bus Berharap Mendapat Stimulus Dari Pemerintah

JAKARTA(ANC)-Pandemi Covid-19 masih saja terjadi di Indonesia. Berbagai cara coba dilakukan pemerintah untuk mengurangi penyebarannya, salah satunya menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Ketat Jawa – Bali yang dimulai 11 – 25 Januari 2021.

Namun dengan adanya PSBB ketat ini, berbagai sektor ikut terganggu, misalnya seperti transportasi darat, terutama para Pengusaha otobus (PO). Pemilik PO Sumber Alam Anthony Steven Hambali mengatakan, ada pembatasan seperti ini, berpengaruh pada okupansi bus.

“Hari ini saja okupansi hanya 30 persen. Setiap pengumuman pemerintah semacam PSBB, pasti turun penumpangnya,” ucap Anthony (11/1/2021).

Anthony mengatakan, untuk urusan harga tiket sebenarnya tidak ada peningkatan. Sayangnya walau harganya normal, penumpang tetap minim. Dirinya berharap ada stimulus ekonomi.

“Kami berharap selain ada pembatasan, harus diberikan pula stimulus ekonomi. Kalau tidak, masyarakat dan pengusaha akan terus berusaha untuk jalan,” kata Anthony.

Selain itu, pemerintah seharusnya memetakan sektor yang terdampak dari adanya PSBB ini. Kemudian mendapatkan insentif dari pemerintah. Apabila tidak ada stimulus, Anthony memprediksi di bulan April, usaha bus akan macet.

“Misalnya dari sektor perbankan, perpajakan, tidak ada keringanan. Bank restruk sampai Maret, kalau tidak perpanjang relaksasinya, rasanya kredit bakal macet,” ucapnya.(SPNnews) 

Follow auranusantara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Redaksi
Profil Penulis Redaksi

Editor: Alvin khasogi

Lihat Profil

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks