• Sabtu, 14 Maret 2026
  • Home
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Budaya
  • Eksbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Dunia
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Hukrim
  • Budaya
  • Eksbis
  • Pendidikan
  • Parlemen
  • Video
  • Dunia
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Terima Kunjungan Politeknik Negeri Medan, Perwira PT KPI RU Dumai Kenalkan Proses Bisnis dan 12 CLSR
Ketua Bundo Kanduang Lis Hafrida: Ilmu dari Kegiatan Ini Dapat Diterapkan Dalam Kehidupan Sehari-hari
Ketum Parpol Jadi Menteri, Larshen Yunus: Presiden Jokowi Ingkari Janjinya Saat Kampanye
Ketua DPD PJS Riau Wahyudi El Panggabean Serahkan Mandat Pembentukan DPC PJS Dumai
Dumai Wakili Provinsi Riau Sebagai Lokasi Penanaman Bibit Mangrove Serentak DPP GPND

  • Home
  • Pendidikan

EVOLUSI UPAH MINIMUM DAN KESEJAHTERAAN SOSIAL

Administrator

Jumat, 16 Februari 2024 20:20:33 WIB
Cetak
EVOLUSI UPAH MINIMUM DAN KESEJAHTERAAN SOSIAL

Konsep upah minimum dan kesejahteraan sosial telah mengalami evolusi panjang dan kompleks, diwarnai dengan perdebatan dan perubahan seiring perkembangan zaman. Artikel ini akan membahas bagaimana konsep ini berkembang dan bagaimana mereka saling terkait.

Awal Mula Upah Minimum

Gagasan tentang upah minimum pertama kali muncul pada abad ke-19, di tengah revolusi industri dan munculnya kelas pekerja. Pada masa itu, kondisi kerja sangat buruk, dengan jam kerja panjang dan upah rendah yang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup layak.

Pada awalnya, upah minimum hanya mencakup beberapa kategori pekerja dan berupaya melindungi mereka yang dianggap sangat rentan. Selandia Baru adalah negara pertama yang menerapkan upah minimum pada tahun 1894, diikuti oleh negara bagian Victoria di Australia pada tahun 1896, dan Inggris pada tahun 1909. Seringkali, upah minimum dianggap sebagai tindakan sementara, yang akan dihapuskan secara bertahap setelah terjadi tawar-menawar upah antar negara. mitra sosial akan dibentuk. Bentuk-bentuk awal upah minimum terkadang menargetkan perlindungan terhadap pekerja rumahan atau perempuan.

Gerakan buruh mulai menuntut upah minimum yang layak untuk memastikan pekerja dapat hidup dengan layak.  dan sejak saat itu, konsep ini diadopsi oleh banyak negara di seluruh dunia.

Upah minimum di Indonesia sudah ada sejak 1969. Selama 50 tahun, Indonesia tiga kali mengganti standar kebutuhan hidup sebagai dasar penetapan upah minimum. Ada dua jenis upah minimum di Indonesia yang berlaku di tingkat provinsi (UMP) dan kabupaten, kota (UMK).

Upah minimum bermula ditetapkannya kebutuhan fisik minimum (KFM) pada 1956 melalui kesepakatan tripartit dan ahli gizi. Regulasi upah minimum pertama kali diperkenalkan pada awal 1970-an setelah dibentuknya Dewan Penelitian Pengupahan Nasional dan Daerah.

Baca juga:  AKADEMISI KRITIK PERPRES TK

Kebijakan upah minimum berlaku setelah keluarnya Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 05 Tahun 1989. Upah minimum berdasarkan pertimbangan KFM, indeks harga konsumen (IHK). Adapun perluasan kesempatan kerja, upah umum regional, kelangsungan dan perkembangan perusahaan, juga tingkat berkembangnya ekonomi regional atau nasional.

Perkembangan Kesejahteraan Sosial

Kesejahteraan sosial muncul sebagai respons terhadap kemiskinan dan ketidaksetaraan yang meluas. Pada awalnya, program kesejahteraan sosial bersifat amal dan sukarela. Namun, seiring waktu, program ini berkembang menjadi sistem yang lebih terstruktur dan komprehensif yang disediakan oleh pemerintah.

Kesejahteraan sosial merupakan suatu kondisi terpenuhinya kebutuhan dasar manusia yang meliputi sandang, pangan, papan, kesehatan, pendidikan, dan pekerjaan. Perkembangannya sejalan dengan perjalanan sejarah manusia dan selalu dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti perubahan sosial, ekonomi, politik, dan budaya.

Pada masa lampau, kesejahteraan sosial umumnya dipraktikkan dalam bentuk tradisi gotong royong dan filantropi. Masyarakat saling membantu dan memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan. Di beberapa kerajaan kuno, seperti Mesir Kuno dan Romawi, terdapat program-program bantuan sosial yang disediakan oleh pemerintah untuk rakyatnya.

Revolusi Industri di abad ke-18 dan 19 membawa perubahan besar dalam struktur sosial dan ekonomi masyarakat. Urbanisasi dan industrialisasi menyebabkan munculnya berbagai masalah sosial, seperti kemiskinan, pengangguran, dan eksploitasi pekerja.

Kondisi ini mendorong munculnya gagasan tentang negara kesejahteraan (welfare state) di Eropa pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Negara kesejahteraan bertanggung jawab untuk menyediakan berbagai program dan layanan sosial untuk rakyatnya, seperti jaminan sosial, pendidikan, dan kesehatan.


 Editor : Alvin Khasogi

[ Ikuti AuraNusantara.com ]


AuraNusantara.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Pendidikan

Catatan Jelang HUT RI, Mahmud Marhaba : Kemerdekaan Hakiki Impian Insan Pers

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 11:43:36 WIB

AURANUSANTARA - Tanggal 17 Agustus, kita bangsa Indonesia merayakan Hari Ulang T.

Pendidikan

ATURAN PAJAK THR

Ahad, 31 Maret 2024 - 14:09:10 WIB

Foto : IlustrasiAUR.

Pendidikan

Diktator adalah Pemerintah dengan Kekuasaan Mutlak, Kenali Jenis dan Cirinya

Selasa, 20 Februari 2024 - 17:04:18 WIB

Diktator Italia Benito Mussolini (Wikipedia/Public Domain).

Pendidikan

Hancurnya Politik Akibat Politik Uang

Ahad, 04 Februari 2024 - 18:41:58 WIB

AURANUSANTARA - Dalam era modern ini, politik tidak lagi hanya mengacu pada peny.

Pendidikan

ETIKA PERBURUHAN

Selasa, 21 Februari 2023 - 12:57:55 WIB

Ilustrasi AURANUSANTARA - Etika perburuhan adalah seperangkat n.

Pendidikan

HAK DAN KEWAJIBAN PEKERJA

Selasa, 23 Agustus 2022 - 13:40:17 WIB

Ilustrasi .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Ketua Bapemperda Setuju Pemanfataan Lahan Tidur Dijadikan Ranperda

08 Juli 2020
Logo Garuda Diganti Lobster, Prabowo Cs Masih Sabar
08 Juli 2020
Gunakan Rompi Orange dan Tangan Terborgol, Amril Tiba di Pekanbaru
08 Juli 2020
Terkini +INDEKS
Laka Kerja Pada PT. IMT Tuai Sorotan Keras Dari Faptekal Dumai
13 Maret 2026
LPPD Gelar Aksi Berbagi Takjil Dan Sembako Di Bulan Ramadhan
07 Maret 2026
Tangan Tergilas Mesin Konveyor, Pekerja Alami Laka Kerja Di Area PT. IMT
06 Maret 2026
Respon Cepat Tim Fire Brigade PT. Pertamina Patra Niaga RU Dumai Terhadap Kebakaran Lahan Warga
26 Februari 2026
Manager Comrel PT. Pertamina Patra Niaga RU Dumai Tegaskan Pergantian Jabatan Tak Pengaruhi Proses SK Penlok Bufferzone
25 Februari 2026
SB Tekal Gelar Buka Bersama Perkuat Konsolidasi Organisasi
24 Februari 2026
Sejumlah Pedagang Di Kawasan Kampung Kuliner Bukit Gelanggang Keluhkan Penurunan Omset Signifikan
16 Februari 2026
Mendapat Dukungan Masyarakat Dan Memiliki Izin Resmi Dari Pemerintah Lapo Pariban Komitmen Terhadap Aturan
14 Februari 2026
Anak Korban Kecelakaan Lalin Komplek Perumahan Bukit Datuk Tunjuk Hotland Sianturi Sebagai Kuasa Hukum
12 Februari 2026
Mesin Insinerator Instalasi Limbah RSUD Kota Dumai Dilaporkan Meledak, 2 Pekerja Alami Luka Lepuh
11 Februari 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Laka Kerja Pada PT. IMT Tuai Sorotan Keras Dari Faptekal Dumai
  • 2 LPPD Gelar Aksi Berbagi Takjil Dan Sembako Di Bulan Ramadhan
  • 3 Tangan Tergilas Mesin Konveyor, Pekerja Alami Laka Kerja Di Area PT. IMT
  • 4 Respon Cepat Tim Fire Brigade PT. Pertamina Patra Niaga RU Dumai Terhadap Kebakaran Lahan Warga
  • 5 Manager Comrel PT. Pertamina Patra Niaga RU Dumai Tegaskan Pergantian Jabatan Tak Pengaruhi Proses SK Penlok Bufferzone
  • 6 SB Tekal Gelar Buka Bersama Perkuat Konsolidasi Organisasi
  • 7 Sejumlah Pedagang Di Kawasan Kampung Kuliner Bukit Gelanggang Keluhkan Penurunan Omset Signifikan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

AuraNusantara ©2020 | All Right Reserved