AURANUSANTARA.COM — PAMA CCOS keluar sebagai juara umum PAMA Fire Rescue Challenge (PFRC) ke-11 tahun 2026, mengalahkan PAMA MCIP dan PAMA Head Office yang masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga. Kompetisi yang berlangsung di Cileungsi, Bogor, pada 5–10 Oktober 2026 ini diikuti 19 tim dan menjadi panggung evaluasi jelang Indonesia Fire Rescue Challenge (IFRC) di Timika, Papua.
PT Pamapersada Nusantara (PAMA) menutup gelaran tahunan PAMA Fire Rescue Challenge (PFRC) ke-11 dengan PAMA CCOS sebagai juara umum. Posisi kedua diraih PAMA MCIP, sementara PAMA Head Office melengkapi tiga besar. Kompetisi ini mempertemukan 19 tim dari berbagai wilayah operasional PAMA Group.
PFRC bukan sekadar ajang unjuk keterampilan. Kegiatan ini dirancang untuk mengukur kesiapan personel Emergency Response Team (ERT) dalam menghadapi situasi darurat, mulai dari pemadaman kebakaran hingga operasi penyelamatan korban. Enam kategori dipertandingkan, termasuk simulasi penyelamatan di ruang sempit, bawah air, dan bangunan runtuh.
Enam Kategori Uji Keterampilan ERT
Setiap tim wajib melewati serangkaian tes yang mensimulasikan kondisi darurat sesungguhnya. Kategori Fireman Competency Test menguji kemampuan dasar pemadaman api melalui tes tertulis dan keterampilan individu. Sementara Structural Fire Search and Rescue and Road Accident Rescue menuntut personel mengevakuasi korban dari bangunan terbakar dan kecelakaan lalu lintas.
Kategori lain meliputi High Angle Rescue Technique and Confined Space Rescue, Under Water Rescue, Collapsed Structure Search and Rescue, serta Firefighter Combat Challenge. Kombinasi ini memastikan setiap anggota ERT memiliki kompetensi menyeluruh, bukan hanya di satu bidang keahlian.
SRGS Division Head PAMA, TH Puguh Sasetyo, menyatakan PFRC menjadi sarana menguji kesiapan tim sekaligus memacu personel meningkatkan keterampilan. Peningkatan kualitas penyelenggaraan dan spesifikasi perlombaan turut mendukung persiapan menghadapi berbagai kondisi darurat.
"Intinya, kami akan terus meningkatkan kompetensi tim untuk menunjang kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai kondisi darurat di site maupun di seluruh instalasi PAMA Group di Indonesia. Kami juga harus selalu siap berpartisipasi apabila dibutuhkan untuk memberikan bantuan kemanusiaan," ujar Puguh kepada awak media di Cileungsi, Bogor, Sabtu (11/10).
Persiapan Menuju IFRC di Timika
PFRC ke-11 menjadi momentum evaluasi sebelum tim gabungan PAMA berlaga di Indonesia Fire Rescue Challenge (IFRC) yang digelar di PT Freeport Indonesia, Timika, Papua, pada 22 Oktober–1 November mendatang. Tim yang diberangkatkan merupakan kombinasi personel dari head office, CCOS, dan sejumlah site.
Puguh menambahkan, tim akan beristirahat terlebih dahulu sebelum fokus pada persiapan teknis. Latihan lanjutan dan evaluasi kekurangan selama kompetisi menjadi agenda utama. Penyegaran kemampuan dinilai penting karena IFRC akan mempertemukan tim-tim berkompetensi tinggi, termasuk tim dari Freeport.
"Untuk sementara, tim akan beristirahat terlebih dahulu. Selanjutnya, kami akan fokus pada persiapan teknis untuk kompetisi di Papua," imbuhnya.
PAMA juga akan mengevaluasi pelaksanaan PFRC ke-11 bersama panitia untuk mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki. Perusahaan mempertimbangkan usulan penyelenggaraan kompetisi serupa dengan cakupan Astra Group, dengan memperhatikan kesiapan dan kebutuhan masing-masing perusahaan.
Budaya Keselamatan dan Kepedulian Kemanusiaan
Direktur KPP Mining, Tutut Rahendro, menilai PFRC berperan penting dalam membangun kesiapsiagaan sekaligus menjaga kondisi fisik personel ERT. Anggota tim penyelamat harus memiliki daya tahan tinggi dan kemampuan merespons keadaan darurat secara cepat.
"PFRC menjadi ajang yang mendorong mereka untuk terus menjaga kebugaran tubuh. Selain itu, kegiatan ini juga diselenggarakan agar kita tidak kehilangan golden moment atau momen krusial ketika terjadi keadaan darurat," kata Tutut.
Keterampilan yang diperoleh melalui latihan dan kompetisi, menurut Tutut, tidak hanya berguna di lingkungan kerja tetapi juga dapat diterapkan dalam misi kemanusiaan di berbagai wilayah Indonesia. Pengalaman tersebut diharapkan membentuk personel yang semakin matang dan mampu menjadi instruktur bagi anggota yang lebih muda.
KPP Mining sendiri menurunkan dua tim, yakni KPP 1 dan KPP 2. "Kalau dari KPP Mining, tahun lalu teman-teman mungkin belum berhasil meraih juara pertama. Namun, sekarang sudah ada yang berhasil menjadi juara pertama. Ke depannya, harapan kami tentu bisa meningkatkan prestasi lagi, bahkan meraih gelar juara umum," imbuhnya.
Direktur PT Asmin Bara Bronang, Erdhani Febrianto, mengapresiasi manajemen PAMA Group atas penyelenggaraan PFRC yang dinilainya terus meningkat, baik dari sisi kualitas maupun skenario perlombaan. Erdhani menyebut PFRC sebagai miniatur fungsi ERT yang sesungguhnya.
"Saya melihat kegiatan seperti ini merupakan miniatur dari fungsi ERT yang sesungguhnya. Secara filosofis, ERT memiliki dua aspek utama yang harus diemban, yaitu aspek kemanusiaan dan aspek keselamatan jiwa," ujar Erdhani.
Ia menekankan, keberhasilan dalam kompetisi tidak semata-mata diukur dari prestasi yang diraih. Semangat dan keterampilan yang diperoleh harus diterapkan kembali di area kerja masing-masing agar ERT dapat berfungsi optimal. Selain menangani keadaan darurat, tim ERT juga diharapkan berperan aktif mendorong pencegahan insiden.
"Bahkan, tim ERT diharapkan mampu memberikan nilai tambah, antara lain dengan mengajak dan mengampanyekan kegiatan-kegiatan yang bersifat incident prevention atau pencegahan insiden," pungkasnya.
Daftar Pemenang PFRC ke-11
Berikut hasil lengkap kompetisi:
- Fireman Competency Test: Juara 1 PAMA MCIP, Juara 2 PAMA Head Office, Juara 3 PAMA CCOS
- Collapsed Structure Search and Rescue: Juara 1 PAMA CCOS, Juara 2 PT Kalimantan Prima Persada 1, Juara 3 PAMA Head Office
- High Angle Rescue Technique and Confined Space Rescue: Juara 1 PAMA Head Office, Juara 2 PAMA CCOS, Juara 3 PAMA MCIP
- Under Water Rescue: Juara 1 PAMA CCOS, Juara 2 PAMA INDO, Juara 3 PAMA Head Office
- Structural Fire Search and Rescue and Road Accident Rescue: Juara 1 PAMA CCOS, Juara 2 PAMA MCIP, Juara 3 PT Head Office
- Firefighter Combat Challenge: Juara 1 PT Kalimantan Prima Persada 1, Juara 2 PAMA MCIP, Juara 3 PAMA Head Office
Penghargaan individu diberikan kepada Muhamad Sulhan (Best Captain, Kapten PAMA CCOS), Darino (Best SCBA, PAMA CCOS), dan Rahman (Best Medic, PAMA CCOS). Adapun Best Safety Team diraih PAMA MCIP.
Penyelenggaraan PFRC secara berkelanjutan diharapkan meningkatkan kompetensi personel ERT PAMA Group, tidak hanya dalam aspek teknis penyelamatan tetapi juga dalam penerapan budaya keselamatan dan pencegahan insiden di lingkungan kerja.