Pencarian

Bus Rombongan Pelayat di Kenya Terguling Dihantam Truk, 24 Tewas

Selasa, 27 Oktober 2026 • 06:22:31 WIB
Bus Rombongan Pelayat di Kenya Terguling Dihantam Truk, 24 Tewas
Bus rombongan pelayat terguling dan dihantam truk di Kenya, menyebabkan 24 orang tewas.

AURANUSANTARA.COM — Sebanyak 24 orang tewas setelah bus rombongan pelayat terguling dan dihantam truk di Kenya. Bus itu diduga gagal menyalip kendaraan lain sebelum kecelakaan terjadi.

Bus yang membawa rombongan peziarah itu ringsek akibat benturan. Belum ada keterangan resmi soal jumlah korban luka maupun identitas para penumpang.

Kronologi Kecelakaan

Berdasarkan laporan yang beredar, bus melaju di jalur yang sama dengan truk. Saat berupaya menyalip kendaraan di depannya, bus kehilangan kendali hingga terguling ke badan jalan.

Truk yang melaju dari arah berlawanan tak sempat menghindar dan menghantam bus yang sudah terjungkal. Benturan itulah yang menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.

Rombongan Pelayat Jadi Korban

Seluruh penumpang bus merupakan bagian dari rombongan pelayat yang tengah dalam perjalanan. Perjalanan yang semula untuk melayat berubah menjadi musibah di tengah jalan.

Data sementara menyebut 24 orang meninggal di lokasi kejadian. Otoritas setempat masih melakukan pendataan korban dan menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.

Bahaya Menyalip di Jalan Raya

Kecelakaan akibat gagal menyalip kerap berujung fatal, terutama melibatkan kendaraan besar seperti bus dan truk. Manuver mendahului di jalur sempit memberi ruang reaksi yang sangat pendek bagi pengemudi lain.

Kasus di Kenya menambah daftar insiden serupa di sejumlah negara. Faktor kelelahan pengemudi, kondisi jalan, dan kepadatan lalu lintas biasanya ikut memperbesar risiko.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari kepolisian Kenya soal penyebab kecelakaan maupun langkah penanganan korban. Penyelidikan masih berjalan untuk memastikan apakah ada pelanggaran aturan lalu lintas dalam insiden tersebut.

Sumber: cnbcindonesia.com

Follow auranusantara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks