Pencarian

Alex Lanier Ukir Sejarah untuk Prancis di Final Kejuaraan Dunia BWF 2026

Senin, 24 Agustus 2026 • 04:02:32 WIB
Alex Lanier Ukir Sejarah untuk Prancis di Final Kejuaraan Dunia BWF 2026
Alex Lanier meraih gelar juara Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah mengalahkan Kodai Naraoka dua gim langsung di New Delhi, India.

AURANUSANTARA.COM — Lanier menuntaskan laga final dengan kemenangan dua gim langsung di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India, Minggu (28/6). Ia menutup pertandingan dengan skor identik 21-11, 21-11 atas Naraoka yang merupakan unggulan kedua turnamen.

Gelar ini melengkapi pesta Prancis di ajang yang baru pertama kali digelar di India tersebut. Sebelumnya, ganda campuran Thom Gicquel/Delphine Delrue sukses merebut gelar juara setelah mengalahkan pasangan nomor satu dunia asal China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping.

Kemenangan Spesial untuk Bulutangkis Prancis

Lanier tak menampik kemenangannya terasa manis karena datang di hari yang sama dengan keberhasilan Gicquel/Delrue. Ia mengaku ingin memberikan kebahagiaan ganda bagi negaranya setelah melihat rekan setimnya lebih dulu mengangkat trofi.

"Hari ini adalah harinya Prancis; saat nomor ganda campuran menang, semua orang merasa bahagia. Saya berpikir bahwa saya harus memberikan mereka alasan untuk tersenyum dua kali dan momen istimewa ganda, serta mencetak sejarah lagi," ucap Lanier dinukil dari France 24.

Pencapaian Gicquel/Delrue sendiri sudah menjadi sejarah tersendiri. Mereka adalah wakil Prancis pertama yang sukses menjuarai Kejuaraan Dunia BWF sejak turnamen pertama kali digelar pada 1977.

Modal Fisik dan Mental yang Matang

Di laga puncak, Lanier tampil dominan dan tidak memberi banyak ruang bagi Naraoka untuk mengembangkan permainan. Ia menegaskan dirinya siap menghadapi gaya bermain apa pun yang ditawarkan lawan, baik permainan cepat maupun reli panjang.

"Saya menunjukkan kepada Kodai bahwa saya mampu bermain dengan kecepatan tinggi, dan juga sanggup bermain dalam durasi panjang, bahkan hingga dua jam atau lebih," jelas peraih medali emas Pesta Olahraga Eropa 2023 itu.

"Maksud saya, saya benar-benar siap. Sekarang saya merasa pegal dan lelah, namun saat di lapangan saya merasa lebih bertenaga dan percaya pada kondisi fisik saya," sambung atlet yang kini menempati peringkat 10 dunia tersebut.

Kemenangan ini menjadi pencapaian tertinggi dalam karier Lanier di ajang individu. Sebelumnya, ia sempat mencuri perhatian dengan menembus semifinal All England 2025 dan memenangkan dua gelar Tur Dunia BWF pada musim lalu.

Sumber: cnnindonesia.com

Follow auranusantara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks