Pencarian

AirNav Indonesia, TASPEN, dan Jasindo Garap Tiga Sektor di Boyolali: Kesehatan, Pendidikan, hingga Wisata Desa

Jumat, 21 Agustus 2026 • 11:30:01 WIB
AirNav Indonesia, TASPEN, dan Jasindo Garap Tiga Sektor di Boyolali: Kesehatan, Pendidikan, hingga Wisata Desa
Relawan BUMN bersama warga memanen tembakau di Desa Kembang Kuning, Boyolali, sebagai bagian dari program sosial AirNav Indonesia, TASPEN, dan Jasindo.

Desa Kembang Kuning di lereng Gunung Merbabu menjadi saksi rampungnya rangkaian aksi sosial BUMN yang berlangsung sejak 16 Agustus 2026. AirNav Indonesia bertindak sebagai koordinator utama, menggandeng PT TASPEN (Persero) dan PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) dalam program bertajuk "Sebelas Lokasi, Satu Panggilan untuk Negeri".

Alih-alih hanya membagikan bantuan, para relawan turun langsung ke lapangan untuk bekerja bersama warga. Program ini menyasar tiga sektor utama: layanan kesehatan, pendampingan sekolah dasar, dan pengembangan UMKM setempat.

Bukan Sekadar Seremonial, Manfaat Harus Berkelanjutan

Direktur Utama AirNav Indonesia, Capt. Avirianto Suratno, menegaskan bahwa keberhasilan program ini diukur dari dampak yang dirasakan masyarakat setelah acara usai. "Pengabdian ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan pijakan awal hubungan jangka panjang. Ukuran keberhasilan kami sederhana, yaitu apakah manfaatnya masih terus dirasakan masyarakat setelah kegiatan ini selesai," ujarnya.

Penegasan serupa datang dari Koordinator TJSL Badan Pengaturan BUMN, Fahrudin. Menurutnya, kehadiran BUMN di desa-desa membuktikan bahwa entitas negara tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga memikul tanggung jawab sosial untuk memajukan kesejahteraan masyarakat.

Kolaborasi Warga: dari Makan Bergizi hingga Panen Tembakau

Selama program berlangsung, relawan dan warga bahu-membahu dalam berbagai aktivitas konkret. Pembagian Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu agenda harian yang menyentuh langsung kebutuhan gizi anak-anak dan lansia. Di sektor pariwisata, kawasan Taman Sitinggil turut diperbaiki untuk menarik lebih banyak pengunjung ke desa berhawa sejuk tersebut.

Tak berhenti di situ, kegiatan juga menyentuh sektor agraris yang menjadi tulang punggung ekonomi warga. Panen raya tembakau dilakukan bersama, diiringi penanaman pohon untuk menjaga kelestarian lingkungan. Para petani dan pelaku UMKM lokal juga dibekali pelatihan intensif, mulai dari optimalisasi media sosial untuk promosi, manajemen pengelolaan wisata, keselamatan kerja (K3) pertanian, hingga strategi pemasaran produk lokal agar lebih kompetitif.

Apresiasi Bupati Boyolali: Sinergi Lintas Sektor Dibutuhkan

Bupati Boyolali, Agus Irawan, memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi jajaran BUMN tersebut. Ia menilai kehadiran para relawan memberi dorongan nyata bagi percepatan pembangunan di daerahnya. Menurutnya, akselerasi pembangunan tidak bisa berjalan sendiri dan membutuhkan sinergi lintas sektor yang berkelanjutan antara pemerintah daerah, BUMN, dan masyarakat.

Rangkaian kegiatan di Boyolali ini ditutup bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia bersama warga setempat. Momen ini sekaligus mempertegas komitmen BUMN untuk terus mendukung kemandirian desa dalam jangka panjang, bukan hanya saat program berlangsung.

Sumber: transportasimedia.com

Follow auranusantara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks