Persoalan Investasi Indonesia Tak Bisa Selesai Hanya Dengan UU Cipta Kerja
JAKARTA(ANC)-Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance ( Indef) Tauhid Ahmad menilai Undang-undang Cipta Kerja tak serta-merta bisa menyelesaikan persoalan investasi di Indonesia.
Menurut dia, UU Cipta Kerja yang memiliki 11 klaster itu sebagian besar hanya untuk menyelesaikan permasalahan bagaimana memulai bisnis di Indonesia.
“Kita mengakui investasi tetap dibutuhkan, tapi tidak cukup dengan UU Cipta Kerja saja,” ujar Tauhid dalam diskusi virtual, (19/10/2020).
Tauhid menjelaskan, beberapa aspek lain juga perlu dibenahi untuk memperbaiki iklim investasi di Indonesia. Misalnya dengan perbaikan infrastruktur dan pemberantasan korupsi.
“Perlu perbaikan infrastruktur listrik, pemberantasan korupsi, pelayanan pajak, hingga penyesuaian suku bunga pinjaman yang lebih kompetitif dan jauh lebih rendah,” kata dia.
Tauhid pun mengakui, dalam UU Cipta Kerja ini ada aspek positifnya untuk bangsa Indonesia. Namun, dia melihat perlu ada penambahan dalam beleid tersebut.
“Namun banyak hal yang perlu diperbaiki ekosistem maupun persyaratan, khususnya beberapa ekosistem yang menyangkut daftar negatif investasi, kewajiban pencadangan usaha dan alih teknologi bagi UMKM hingga kawasan industri,” ucap dia.
Dia pun meminta kepada semua pihak untuk mengawal aturan turunan dari UU Cipta Kerja ini. Hal tersebut harus dilakukan agar masyarakat Indonesia tak mengalami dampak negatif dari aturan ini.
“Karena saya rasa masih cukup panjang, karena pemerintah lagi menyusun RPP, dan RPP ini harus sudah dikebut sampai Desember dan ini lost, sampai tidak ada publik yang terlibat. Jadi ini yang khawatir, kalau ini sudah ini dan lost, dan akhirnya suara rakyat sudah tidak signifikan didengarkan. Agar tidak merugikan masyarakat terutama UMKM,” ungkapnya.(SPNnews)
PT Astra International Ajak Generasi Muda NTB Ciptakan Dampak Nyata Lewat SATU Indonesia Awards
MATARAM — Rangkaian Bincang Inspiratif 17th SATU Indonesia Awards 2026 resmi ditutup di Kot.
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih 3 Penghargaan Di Ajang IDEAS 2026
AURA(JAKARTA) - PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina D.
Komitmen Sosial Astra, United Tractors dan BNPB Latih Kader Kampung Tangguh Bencana
Surabaya – Sebagai bagian dari komitmen Grup Astra dalam mendukung pembangunan.
Pernyataan Sikap FSPMI Terhadap Permenaker No. 7 Tahun 2026 Tentang Alih Daya
AURA(JAKARTA) - Presiden FSPMI, Suparno SH., menyampaikan sejumlah catatan kriti.
Sidang Ke-2 Gugatan Perdata Terhadap FSPMI, Kuasa Hukum Soroti Keadilan dan Dugaan Intervensi
AURA(JAKARTA) - Persidangan perkara gugatan perdata Nomor 155/PDT.G/2026/PN JKT..
Munas SPPK FSPMI Tahun 2026,Ketua DPW FSPMI Riau Satria Putra Kembali Terpilih
AURA(JAKARTA) - Musyawarah Nasional (MUNAS) 2026 Serikat Pekerja Perkebunan dan .







