AURANUSANTARA.COM — PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 1,47 miliar saham baru melalui Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement. Jumlah itu setara 10 persen dari total modal ditempatkan dan disetor perseroan. Harga pelaksanaan dan calon pemodal belum diumumkan dan akan disampaikan lebih lanjut.
Rencana penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement itu disampaikan Merdeka Gold melalui keterbukaan informasi pada Selasa (20/10/2026). Perseroan menyebut langkah tersebut untuk mengembangkan kegiatan usaha sekaligus memanfaatkan potensi peluang ekspansi.
Lewat private placement, Merdeka Gold berencana memperkuat struktur permodalan. Harga pelaksanaan saham baru, termasuk identitas calon pemodal, belum diputuskan dan akan diumumkan lebih lanjut.
Rincian Saham Baru dan Porsi Modal
Jumlah saham baru yang akan diterbitkan mencapai 1,47 miliar lembar. Angka itu setara 10 persen dari total modal ditempatkan dan disetor perseroan.
Dengan skema ini, pemegang saham lama berpotensi mengalami dilusi kepemilikan hingga 10 persen. Besaran dilusi final bergantung pada jumlah saham yang benar-benar diterbitkan.
Alokasi Dana Hasil Private Placement
Merdeka Gold merinci rencana penggunaan dana hasil private placement. Sebesar 25 persen dialokasikan untuk kebutuhan modal kerja, baik perseroan maupun grup.
Sisanya dipakai untuk pengembangan kegiatan usaha dalam bentuk belanja modal, penyertaan modal, dan sejenisnya. Sebagian dana juga dialokasikan untuk pembayaran kembali (refinancing) atau pelunasan utang, baik sebagian maupun seluruhnya.
Perseroan menegaskan besaran porsi masing-masing pos belum final dan masih bisa berubah. Dengan demikian, komposisi alokasi dana dapat bergeser hingga harga pelaksanaan ditetapkan.
Apa Artinya bagi Pemegang Saham EMAS
Private placement menjadi jalan cepat bagi emiten tambang emas itu untuk menghimpun dana tanpa melalui penawaran umum terbatas. Prosesnya tidak memerlukan hak memesan efek terlebih dahulu bagi pemegang saham lama.
Bagi investor, dua hal yang perlu dicermati adalah harga pelaksanaan dan profil calon pemodal. Harga pelaksanaan yang jauh di bawah harga pasar berpotensi memperbesar tekanan dilusi.
Dana segar untuk belanja modal dan refinancing bisa memperbaiki struktur permodalan perseroan. Namun, dampaknya ke kinerja baru terlihat setelah dana benar-benar terserap ke kegiatan usaha.
Merdeka Gold belum mengungkap jadwal pelaksanaan maupun perkiraan nilai dana yang akan diraih. Nilai transaksi baru bisa dihitung setelah harga pelaksanaan dan jumlah saham final ditetapkan.